24 Juni 2022

Mengenal Nyctophobia, Penyebab Si Kecil Takut Gelap

Nyctophobia adalah fobia takut kegelapan. Apakah bisa sembuh?

Apakah Si Kecil merasa ketakutan ketika mati listrik? Atau tidak bisa tidur jika lampu kamar dimatikan? Bisa jadi Si Kecil mengidap nyctophobia, Moms.

Nyctophobia merupakan fobia atau rasa takut berlebihan ketika gelap atau berada di tempat/ruangan yang minim cahaya.

Pada dasarnya, fobia ini tidak berbahaya, namun jika sudah parah kemungkinan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Fobia gelap kerap dialami oleh anak-anak dan biasanya akan hilang ketika dewasa. Lantas, bagaimana jika fobia ini belum hilang meskipun sudah dewasa?

Apakah ada terapi untuk menyembuhkannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca Juga: Kenali Claustrophobia atau Fobia akan Ruang Sempit dan Gelap

Apa Itu Nyctophobia?

Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 01.jpeg
Foto: Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 01.jpeg

Foto: Anak Takut Gelap (Orami Photo Stock)

Nyctophobia merupakan fobia gelap yang menyebabkan penderitanya mengalami rasa takut yang berlebihan ketika berada di suatu tempat yang gelap.

Tidak hanya itu saja, rasa takut ini juga bisa muncul meskipun hanya membayangkan suasana gelap.

Fobia gelap pada umumnya dialami oleh anak-anak dan mencapai puncaknya pada usia 4-6 tahun.

Lalu, ketika menginjak usia 9 tahun akan berkurang dengan sendirinya. Jika tidak, ini bisa terbawa hingga dewasa dan berkembang menjadi fobia.

Orang dengan fobia gelap merasa tidak aman ketika berada di tempat gelap karena takut dengan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.

Misalnya, anak-anak takut gelap karena ada monster dan hantu, sedangkan orang dewasa karena ada benda-benda tajam yang berbahaya. Tidak jarang pula fobia gelap ini disebabkan oleh trauma masa lalu.

Lebih lanjut, penelitian dari National Library of Medicine mengungkapkan, di Amerika perempuan lebih rawan terkena gangguan kegelisahan (anxiety disorder) daripada laki-laki.

Nah, salah satu gangguan yang didominasi perempuan adalah fobia, Moms.

Orang yang takut gelap mungkin tidak menganggap bahwa kondisi ini berbahaya. Namun, jika ditelaah lebih dalam, kondisi ini bisa memicu beberapa gangguan seperti insomnia.

Baca Juga: Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Separation Anxiety pada Anak, Catat!

Perbedaan Nyctophobia dan Achluophobia

Selalu Takut Pada Gelap (hips.hearstapps.com).jpg
Foto: Selalu Takut Pada Gelap (hips.hearstapps.com).jpg (hips.hearstapps.com)

Foto: Takut Gelap (Orami Photo Stock)

Pernahkah Moms mendengar istilah achluophobia? Achluophobia merupakan fobia gelap dan erat hubungannya dengan nyctophobia.

Sejauh ini, banyak yang menganggap bahwa achluophobia dan nyctophobia sama saja. Pasalnya, fobia gelap memang memiliki banyak sebutan, antara lain nyctophobia, achluophobia, dan scotophobia.

Semua istilah tersebut mengacu pada satu kondisi yaitu ketika seseorang memiliki rasa takut yang berlebihan terhadap kegelapan.

Rasa takut ini bahkan bisa menyebabkan perubahan fisik seperti jantung berdebar, badan berkeringat, hingga mulut kering.

Penyebab Nyctophobia

Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 03.jpg
Foto: Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 03.jpg

Foto: Fobia Anak (Orami Photo Stock)

Mengapa seseorang takut gelap tanpa alasan yang pasti? Padahal tidak ada hal-hal berbahaya di ruangan gelap tersebut.

Melansir Cleveland Clinic, para peneliti percaya bahwa nyctophobia disebabkan oleh para leluhur kita pada zaman dahulu.

Mereka beristirahat di ruang terbuka, bahkan ketika malam sekalipun, jadi harus tetap waspada dengan predator yang bisa menyerang.

Sementara itu, jika melihat kondisi saat ini dimana lingkungan tempat tinggal sudah jauh lebih aman, mengapa tetap ada orang yang takut gelap ya, Moms?

Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya trauma masa lalu. Misalnya, seseorang mengalami kejadian negatif ketika berada di ruangan gelap.

Lantas trauma itu terbawa hingga dewasa dan akhirnya menyebabkan nyctophobia.

Selain karena pengalaman pribadi, fobia gelap juga bisa disebabkan karena keturunan. Mungkin ada anggota keluarga yang mengidap fobia gelap atau jenis fobia lainnya.

Ciri-Ciri Nyctophobia

Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 04.jpg
Foto: Balita Takut Gelap, Ini 3 Cara Mengatasinya 04.jpg

Foto: Takut Gelap (Orami Photo Stock)

Orang yang takut gelap belum tentu mengidap nyctophobia. Bisa jadi ia hanya takut gelap seperti orang pada umumnya.

Pengidap nyctophobia cenderung merasakan takut yang berlebihan di ruangan gelap atau yang minim cahaya. Padahal sebenarnya ruangan itu tidak berbahaya dan biasa-biasa saja.

Nah, berikut ini beberapa kondisi yang bisa membuat pengidap nyctophobia bergidik ngeri, yaitu:

  • Masuk ke ruangan gelap atau minim cahaya
  • Tidur dalam keadaan lampu kamar dimatikan
  • Waktu petang dan malam hari
  • Menonton TV/film yang berlatar belakang malam hari
  • Membayangkan diri sendiri ada di ruangan gelap

Apakah Moms, Dads, dan Si Kecil merasakan takut ketika berada di situasi diatas? Jika iya, ada kemungkinan Moms dan keluarga mengalami nyctophobia.

Pada level yang lebih parah, fobia gelap bahkan bisa menyebabkan penderitanya merasa sangat tidak nyaman, antara lain:

Adakah Tes Nyctophobia?

konsultasi-dokter
Foto: konsultasi-dokter (canva.com)

Foto: Konsultasi Psikolog (Orami Photo Stock)

Setelah mencocokkan apakah Moms dan keluarga mengidap fobia gelap atau tidak, Moms mungkin ingin melakukan tes untuk mengetahui keakuratannya.

Sayangnya, hingga kini belum ada tes yang bisa memberikan hasil spesifik terkait fobia yang dialami seseorang.

Para psikolog biasanya menggunakan metode DS5-M untuk membantu mendiagnosis gangguan kesehatan mental seseorang.

Baca Juga: 3 Cara Tes Kesehatan Mental serta Manfaatnya, Bisa Dicoba!

Cara Penanganan Nyctophobia

5 Konsultasi Dokter.jpg
Foto: 5 Konsultasi Dokter.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Psikiater (Orami Photo Stock)

Pertanyaan pertama yang muncul yaitu, apakah fobia gelap bisa disembuhkan? Ada beberapa cara untuk mengurangi/menyembuhkan fobia gelap, tergantung seberapa parah gejalanya.

Ada beberapa terapi yang biasanya digunakan psikolog untuk mengatasi fobia. Salah satunya yaitu terapi eksposur atau exposure therapy.

Terapi ini akan membantu Moms mengubah respon tubuh ketika menghadapi hal-hal yang ditakuti.

Lambat laun tubuh akan terbiasa dan bisa beradaptasi dengan baik ketika Moms berada di situasi gelap.

Berikut ini contoh ilustrasi singkat bagaimana terapi eksposur dilakukan:

  • Pasien diminta membayangkan berada di ruangan gelap
  • Psikolog menunjukkan gambar/video ruangan gelap
  • Pasien dibawa ke situasi gelap secara langsung

Terapi ini dilakukan secara bertahap sampai pasien merasa terbiasa dengan gelap dan bisa mengatasi rasa takutnya.

Mungkin butuh waktu yang tidak singkat hingga pasien bisa sembuh total. Namun hal ini juga tergantung pada respon pasien.

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22785-nyctophobia-fear-of-the-dark
  • https://www.verywellmind.com/fear-of-dark-2671872
  • https://ijsrset.com/PDF.php?pid=5310&v=6&i=1&y=2019&m
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3135672/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.