Kesehatan

23 September 2021

Obat Dekongestan: Manfaat, Dosis, Efek Samping dan Aturan Minum

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Bagi yang memiliki riwayat alergi seperti flu, sepertinya sudah tak asing lagi dengan obat dekongestan. Ini adalah salah satu obat untuk mengatasi gejala alergi karena flu, Moms.

Dekongestan adalah jenis obat yang dapat membantu pernapasan menjadi lebih lega akibat hidung tersumbat.

Ini biasa dipakai untuk meringankan gejala seperti pilek, flu, demam, dan reaksi alergi.

Siapa sajakah yang dibolehkan memakai dekongestan? Serta bagaimana cara kerja obat ini? Berikut penjelasannya.

Manfaat Dekongestan

manfaat obat dekongestan untuk pilek.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Ketika alergi timbul, sebagian orang tak merasa membaik setelah minum golongan obat antihistamin.

Untuk itu, Moms perlu mencoba untuk konsumsi obat dekongestan. Dekongestan termasuk golongan obat pelega pernapasan.

Melansir Family Doctor, manfaat dekongestan adalah dapat mengatasi masalah hidung tersumbat, flu, serta reaksi alergi.

Gejala dari hidung tersumbat yang umum dialami yakni seperti:

  • Kesulitan bernapas dengan normal
  • Keluarnya cairan kental dari hidung
  • Hidung meler
  • Nyeri pada bagian wajah dan hidung
  • Indra penciuman berkurang
  • Sakit kepala

Alergi membuat lapisan hidung membengkak. Nah, cara kerja obat ini yakni untuk mengecilkan pembuluh darah dan jaringan yang membengkak.

Hal ini membuat Moms dapat bernapas lebih lega melalui hidung seperti sediakala.

Dekongestan tersedia dalam bentuk pil, cairan, obat tetes hidung, dan semprotan hidung.

Moms bisa menemukan golongan obat ini dengan berbagai merek dagang, seperti:

  • Vaporing decongestant
  • Triaminic syrup
  • Aqua maris nasal spray
  • Rhinos
  • Procold
  • Fludexin dan banyak lagi

Baca Juga: Mengenal Analgetik atau Analgesik dan Antipiretik, Berikut Kegunaan dan Efek Sampingnya

Sejumlah obat menggabungkan antihistamin dan dekongestan. Jadi sebaiknya, ketahui lagi apa kebutuhan Moms dengan dokter masing-masing, ya.

Dosis Obat dan Aturan Pakai

dosis dekongestan untuk dewasa dan anak-anak.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Melansir Badan Pengawas Obat Nasional (BPOM), dekongestan bisa digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat dalam waktu tidak lebih dari 7 hari.

Pemakaian lebih dari seminggu bisa memperparah gejala yang sedang dirasakan.

Bagaimana dengan aturan pakai dan dosis mengonsumsi obat dekongestan? Dekongestan bisa dikonsumsi untuk orang dewasa dan anak-anak.

Berikut dosis obat dan aturan pakai untuk orang dewasa dan anak-anak:

  • Orang dewasa: 60 mg sebanyak 4-6 kali
  • Anak-anak (6-12 tahun): 30 mg sebanyak 4-6 kali

Melansir Medline Plus, semprotan hidung bekerja lebih cepat daripada dekongestan minum.

Jika menggunakan dekongestan minum, gunakan sendok takar yang sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.

Dalam hal ini, hindari gunakan sendok makan sehari-hari ya, Moms.

Untuk dekongestan cair yang harus dihirup, pastikan dipakai dengan benar yakni memotong kapsul dan menuangkan isi cairan ke dalam wadah.

Apakah aturan dosis ini bisa dipakai untuk semua orang? Tentu tidak ya, Moms. Aturan dosis ini tak menjadi acuran rata untuk setiap orang.

Sebaiknya ikuti anjuran dokter dan membaca petunjuk penggunaan obat pada kemasan.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Baca Juga: Pentingnya Mengenal Obat Penyubur Kandungan dari Dokter, Jangan Salah Pilih!

Usahakan untuk tidak menggunakan dekongestan secara berlebihan untuk mencegah efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi, Moms.

Efek Samping Dekongestan

efek samping obat dekongestan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Penggunaan obat apa pun perlu mengenal efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Pada setiap orang, efek samping mungkin akan berbeda-beda. Tenang Moms, ini normal terjadi setelah mengonsumsi obat jenis apapun.

Obat dekongestan biasanya tidak memiliki efek samping berat. Mengutip National Heatlh Services, kemungkinan efek samping ringan yang dirasakan meliputi:

Dekongestan minum membuat sebagian orang merasa gelisah atau sulit untuk tidur. Untuk efek samping yang parah mungkin saja terjadi dan gejalanya meliputi:

  • Tekanan darah tinggi
  • Perubahan detak atau ritme jantung
  • Tremor
  • Pingsan atau kehilangan kesadaran
  • Mati rasa atau nyeri di tangan atau kaki
  • Kejang
  • Disfungsi urine

Meski jarang terjadi, sebagian orang bisa mengalami efek samping yang cukup berat. Hal tersebut yakni reaksi alergi parah (anafilaksis).

Tentu, efek samping ini akan hilang ketika Moms berhenti minum obat tersebut.

Berbeda halnya dengan semprotan hidung yang cenderung tidak menyebabkan berbagai efek samping di atas.

Peringatan Sebelum Konsumsi Obat

Manfaat dan Efek Samping Dekongestan, Simak di Sini!.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tak semua orang bisa konsumsi dekongestan sebagai cara mengatasi gejala hidung tersumbat.

Jangan minum dekongestan jika memiliki salah satu penyakit berikut ini:

Perlu diketahui juga, dekongestan tidak boleh diberikan kepada anak di bawah usia 6 tahun.

Ini juga berlaku untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum menggunakan dekongestan.

Hindari juga mencampurkan konsumsi obat ini dengan obat jenis lain.

Misalnya, mengonsumsi dekongestan bersama sejumlah obat antidepresan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berbahaya.

Hal ini untuk mencegah kemungkinan adanya efek samping dan reaksi negatif yang ditimbulkan.

Baca Juga: Mengenal Sindaktili, Kondisi saat Jari Bayi Dempet dan Berselaput

Alternatif Obat Dekongestan

4 Cara Alami Alternatif Dekongestan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Dekongestan tak selalu hadir dalam bentuk minum ataupun semprotan hidung.

Melansir Harvard Health Medicines, obat dekongestan memiliki beberapa jenis alternatif yang bisa dicoba.

Jika Moms ingin menghindari konsumsi obat sama sekali, dapat mencoba berbagai dekongestan alami untuk melegakan pernapasan.

Berikut beberapa cara alami yang bisa dicoba di rumah:

  • Tidur dengan memakai strip hidung untuk membantu bernapas lebih baik.
  • Mandi dengan air hangat.
  • Melakukan uap hidung dengan handuk panas.
  • Minum banyak cairan, terutama minuman hangat, untuk membuat lendir tetap lembab dan mengalir.
  • Memasang pelembap ruangan.
  • Mengonsumsi ibuprofen atau parasetamol untuk menurunkan gejala demam

Baca Juga: Amankah Mengonsumsi Antibiotik Saat Hamil? Ketahui Penjelasannya!

Hindari makanan pedas untuk mencegah perburukan gejala pada pernapasan ketika hidung sedang tersumbat.

Moms, sekarang sudah lebih kenal dengan manfaat, efek samping, dosis dan aturan pakai obat dekongestan bukan? Tentu, informasi ini bukan pengganti konsultasi medis, ya.

Selalu pastikan Moms mendapat konsultasi dokter setiap mengonsumsi obat-obatan jenis apapun.

Segera dapatkan perawatan lanjutan jika gejala yang dirasakan tak kunjung membaik.

  • https://familydoctor.org/decongestants-otc-relief-for-congestion/
  • http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-12-telinga-hidung-dan-tenggorok/122-obat-yang-bekerja-pada-hidung/1222-dekongestan-nasal
  • https://www.nhs.uk/conditions/decongestants/
  • https://www.health.harvard.edu/heart-health/dont-let-decongestants-squeeze-your-heart
  • https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a608026.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait