06 Juli 2021

Sama-Sama Rendah Lemak, Skim Milk dan Susu Low Fat Punya Perbedaan Lainnya Lho, Moms!

Kedua jenis susu ini sama-sama rendah lemak, lho. Kira-kira, apa ya bedanya?

Banyaknya jenis susu di pasaran mungkin membuat Moms bingung memilihnya, sebut saja skim milk dan susu low fat.

Tak hanya memiliki nama yang berbeda, kandungan nutrisi di dalam skim milk dan susu low fat pun ternyata tak sama.

Meski keduanya sama-sama rendah lemak, masing-masing jenis susu tersebut punya keunggulan lainnya.

Lalu, apa saja hal yang menjadi pembeda antara skim milk dengan susu low fat? Mana kah yang lebih baik? Yuk, simak ulasannya, Moms!

Baca Juga: 11 Manfaat Susu Kambing Etawa, Bisa Perkuat Daya Tahan Tubuh!

Skim Milk dan Manfaatnya untuk Tubuh

skim milk
Foto: skim milk (Shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Rendah Lemak dan Kalori

Skim milk merupakan jenis susu yang sudah melewati proses penghilangan kadar lemak yang cukup signifikan.

Setiap porsi 1 cangkir skim milk hanya mengandung 0,2 gram lemak, termasuk 0,1 gram lemak jenuh.

Kadar lemak yang sangat rendah ini membuat skim milk memiliki kadar kalori yang rendah juga dan teksturnya pun lebih cair dibanding jenis susu lainnya.

Susu jenis ini sangat cocok dikonsumsi selama program diet karena kadar lemaknya yang sedikit.

Menurut Dr. Sunali Sharma, Ahli Diet & Ahli Gizi, Rumah Sakit Amandeep, skim milk sangat bagus untuk mereka yang berencana membatasi asupan kalori.

Segelas susu penuh lemak mungkin mengandung hingga 10 gram lemak dan sekitar 176 Kilo-kalori (Kkal).

Sementara skim milk dalam jumlah yang sama mungkin hanya mengandung antara 0 hingga 2 gram lemak atau sekitar 89-118 Kilo-kalori (Kkal).

Zamurrud Patel, Ahli Gizi di Global Hospitals, Mumbai, menyatakan bahwa orang yang ingin menurunkan berat badan harus mencoba skim milk.

Mengandung Beragam Vitamin dan Mineral Penting

Susu murni ini mengandung vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E, dan K. Meskipun vitamin ini ada di lemak susu, skim milk telah diperkaya dengan vitamin A dan D selama proses penghilangan lemak.

Vitamin D dalam skim milk membantu memastikan bahwa tubuh Moms dapat menggunakan kalsium dengan benar.

Kandungan ini membantu menyerap kalsium dari susu dan juga membantu tubuh mengangkut kalsium ke jaringan yang membutuhkannya agar bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Sementara vitamin A membantu menjaga kesehatan kulit, mata, dan juga memelihara sistem kekebalan tubuh.

Merek setiap skim milk mungkin mengandung kadar vitamin A dan D yang sedikit berbeda, jadi selalu periksa label nutrisinya, ya!

Skim milk termasuk jenis susu yang padat nutrisi karena tidak hanya mengandung vitamin A dan vitamin D, tetapi juga kaya akan protein. Dalam setiap porsinya, skim milk mengandung sekitar 8 gram protein per cangkir.

Skim milk juga adalah sumber kalsium terkaya. Jenis susu ini menyediakan sekitar 300 mg kalsium per cangkirnya. Kandungan kalsium ini bahkan lebih tinggi dari kandungan kalsium susu murni, yaitu 276 mg per cangkir.

Apabila Moms perlu meningkatkan asupan kalsium, tetapi tidak ingin menambahkan banyak kalori dalam tambahan diet, skim milk adalah solusi yang tepat.

Namun yang perlu diingat adalah tubuh membutuhkan lemak sehat dari sumber makanan lain agar kebutuhan gizi Moms terpenuhi dengan baik.

Jadi, jangan lupa konsumsi asupan nutrisi lain agar tubuh Moms tetap mendapatkan nutrisi yang cukup selama diet.

Selain itu, perlu Moms ingat bahwa skim milk yang rendah lemak dan kalori ini tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur 5 tahun.

Hal ini karena anak pada usia tersebut anak masih membutuhkan asupan lemak dan kalori yang cukup untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Baca Juga: Anak Tidak Cocok Susu Sapi, Lebih Baik Susu Soya atau Formula Soya?

Perbedaan Skim Milk dengan Susu Low Fat

susu low fat
Foto: susu low fat

Foto: Orami Photo Stock

Sementara itu, susu low fat adalah jenis susu yang juga rendah lemak. Walau sama-sama telah melewati proses pengurangan kadar lemak seperti skim milk, kadar lemak pada susu low fat sedikit lebih tinggi daripada skim milk.

Susu low fat biasanya memiliki kadar lemak sebanyak 1% lemak susu. Seperti skim milk, susu low fat juga mengandung kalori yang sedikit.

Susu low fat masih memiliki rasa creamy seperti susu full cream dengan tekstur yang sedikit lebih encer dan kurang kaya rasa.

Susu jenis ini dapat digunakan dalam hampir semua makanan yang digunakan untuk susu biasa. Hanya saja rasanya tidak begitu lembut dan makanan yang dipanggang teksturnya kurang empuk jika menggunakan susu low fat.

Moms bisa mengonsumsi susu low fat dengan cara menambahkannya dalam sereal sarapan, overnight oat, saus béchamel dan custard, atau minuman, seperti teh dan kopi.

Sama seperti skim milk, susu low fat juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Bayi dan balita membutuhkan lemak dalam makanan mereka karena berbagai alasan, termasuk memaksimalkan perkembangan otaknya.

Biasanya, anak usia 1 sampai 2 tahun dianjurkan untuk minum susu murni. Kemudian, jika pertumbuhannya stabil, aman untuk beralih ke susu low fat atau susu tanpa lemak (skim milk).

Baca Juga: Melihat Pengaruh Produk Susu Rendah Lemak Pada Kesuburan

Skim Milk dan Susu Low Fat, Mana yang Lebih Baik?

skim milk dan susu low fat
Foto: skim milk dan susu low fat

Foto: Orami Photo Stock

Kesimpulannya adalah, kedua jenis susu ini merupakan susu rendah lemak yang baik untuk dikonsumsi. Terlebih jika Moms sedang membatasi asupan kalori dan lemak.

Skim milk mungkin akan lebih berpengaruh untuk menurunkan berat badan karena kandungan lemaknya yang lebih sedikit dibanding susu low fat.

Namun, beberapa penelitian baru-baru ini mengklaim bahwa minum skim milk mungkin memiliki efek sebaliknya, atau dapat memicu kenaikan berat badan.

Hal ini karena ketika Moms mengurangi konsumsi lemak jenuh dalam makanan sehari-hari. Akibatnya, vitamin yang larut dalam lemak mungkin tidak diserap dengan baik di dalam tubuh.

Hal ini kemudian menyebabkan tubuh beralih ke karbohidrat dan gula untuk mengisi kekosongan. Akibatnya, Moms mungkin ingin terus mengonsumsi makanan kaya karbohidrat serta gula.

Dr Sharma mengatakan, "bahkan jika Anda memasukkan susu skim dalam diet harian, sangat penting bahwa Anda melengkapinya dengan kebiasaan diet sehat lainnya. Ini bertujuan untuk mendapatkan lemak sehat yang dibutuhkan guna menghindari mengidam gula sebelum waktunya."

Kedua jenis susu ini baik, pastikan pilihan yang dibuat dibarengi dengan diet seimbang untuk memastikan Moms telah menerapkan gaya hidup sehat sesuai anjuran.

Maka, penting bagi Moms untuk benar-benar memerhatikan pola makan secara keseluruhan jika ingin menjaga berat badan tetap ideal.

Tak hanya mengandalkan susu rendah lemak dan kalori, sesuaikan juga asupan makanan lain agar tubuh tetap mendapat nutrisi yang dibutuhkan.

Baca Juga: 25 Manfaat Susu Beruang untuk Tubuh, Luar Biasa Sehat!

Nah, itu dia penjelasan mengenai susu skim dan susu low fat beserta perbedaannya. Semoga dapat bermanfaat bagi Moms yang masih bingung memilih susu, ya!

  • https://healthyeating.sfgate.com/advantages-skim-milk-6626.html
  • https://food.ndtv.com/food-drinks/should-you-be-drinking-skimmed-milk-1776321
  • https://www.healthline.com/nutrition/whole-vs-skim-milk#TOC_TITLE_HDR_8
  • https://myfoodbook.com.au/tips/what%E2%80%99s-the-difference-between-full-cream-low-fat-and-skim-milk
  • https://kidshealth.org/en/parents/start-skim-milk.html
  • https://heated.medium.com/is-low-fat-milk-really-healthier-fe38a9331565

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.