13 Maret 2023

Cara Melakukan Pijat Oksitosin dengan Mudah dan Manfaatnya

Minta bantuan suami untuk melakukan pijatan ini agar ASI lancar keluar

Moms pernah mencoba terapi pijat oksitosin? Ini sangat bermanfaat lho untuk Moms yang sedang berada dalam masa menyusui.

Seperti yang kita ketahui, menyusui merupakan tugas seorang ibu yang mungkin terasa sulit di awal namun begitu bernilai bagi kesehatan bayi.

Selain asupan nutrisi, untuk memastikan kelancaran ASI juga diperlukan ketenangan mental yang dapat diperoleh dari lingkungan sekitar.

Apalagi dari suami, yang punya pengaruh besar karena dukungannya pada sang istri dapat membantu kelancaran produksi ASI.

Namun, selama masa menyusui, setiap Moms pasti pernah mengalami rasa lelah, stres, dan suntuk yang akhirnya membuat produksi ASI berkurang alias seret?

Kalau sudah begini rasanya ingin marah-marah saja ya, Moms?

Akan tetapi, Moms tidak perlu khawatir, sebab hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan pijat oksitosin.

Apa itu pijat oksitosin? Yuk simak ulasannya dalam artikel ini, Moms!

Baca Juga: 9 Cara Membuat Wajah Glowing Alami dengan Mudah, Yuk Coba!

Apa Itu Pijat Oksitosin?

Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock)
Foto: Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock) (freepik.com)

Pijat oksitosin adalah teknik relaksasi yang dilakukan dengan cara memijat bagian punggung ibu yang baru melahirkan dan juga menyusui.

Pijatan ini sulit untuk dilakukan sendirian, Moms perlu mengajak pasangan untuk membantu melakukannya.

Melakukan pijatan lembut di area punggung ini mampu memicu pengeluaran hormon oksitosin, sebuah hormon yang diperlukan untuk memproduksi ASI.

Hormon yang diproduksi di salah satu bagian otak yaitu hipotalamus ini akan bereaksi ketika mendapat sentuhan.

"Pijat oksitosin merupakan pijatan yang dapat membantu mencetus produksi hormon oksitosin. Oksitosin merupakan hormon penting dalam menyusui.

Hormon ini berperan untuk melancarkan aliran ASI yang keluar, mengkontraksi rahim, dan juga membuat ibu merasa rileks serta nyaman," jelas dr. Nabila Rahmania, IBCLC, Dokter Umum Konselor Laktasi di RS Pondok Indah.

Adapun tanda-tanda terjadinya pelepasan hormon oksitosin, yaitu:

  • Merasakan sensasi kesemutan atau seperti tertusuk jarum pada area payudara.
  • Mengalami kram di rahim saat menyusui.
  • Mendengar Si Kecil menelan ASI saat sedang menyusui.
  • ASI akan tumpah-tumpah akibat produksinya meningkat.
  • Merasa bahagia dan rileks setelah selesai menyusui bayi.

Baca Juga: Kenali Trikomoniasis: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Manfaat Pijat Oksitosin

Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock)
Foto: Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock)

Oksitosin dapat merangsang payudara untuk berkontraksi, sehingga ASI bisa keluar dengan lancar. 

"Tidak hanya itu, pijat oksitosin juga dapat mengurangi produksi hormon kortisol saat kita stres," ujar DR. Dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), dokter spesialis anak di RSAB Harapan Kita.

Secara umum manfaat pijat sendiri mampu menurunkan rasa nyeri pada bagian tubuh, membuat tubuh nyaman dan rileks, melancarkan aliran darah, serta menurunkan ketegangan otot maupun saraf.

Tentu pijat punggung dapat membawa manfaat lebih bagi Moms yang sedang berada pada masa menyusui, terutama mengatasi letih pasca persalinan.

Efek positifnya selain memperlancar ASI, juga dapat membantu Moms tidur lebih nyenyak dan jika melahirkan secara sesar dapat pula membantu proses pemulihan menjadi lebih cepat.

Berikut penjelasan lengkap manfaat pijat oksitosin.

1. Melancarkan Hormon Oksitosin dan Prolaktin

Pijat oksitosin membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin dan juga prolaktin.

Keduanya merupakan hormon yang penting bagi ibu menyusui.

Bahkan pijat oksitosin sering dikaitkan juga dengan penurunan produksi hormon kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres.

Perlu diketahui juga bahwa dalam penelitian di International Journal of Medical Research and Review, tahun 2013 berhasil membuktikan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan dan melancarkan ASI.

2. Melancarkan ASI Melalui Let Down Reflex

Selain membantu meningkatkan produksi ASI, melansir European Journal of Molecular & Clinical Medicine, pijat oksitosin juga membantu meningkatkan let-down reflex. Ini adalah suatu proses pengeluaran ASI menjadi lebih lancar untuk bisa dikonsumsi bayi.

Jika let-down reflex terjadi, bayi akan lebih kenyang dan dapat mendapatkan ASI dengan cukup

3. Membuat Tubuh Rileks

Melakukan pijat oksitosin secara rutin juga dapat memengaruhi sistem saraf perifer.

Kemudian membantu mengurangi nyeri serta melancarkan aliran darah ke seluruh jaringan tubuh.

Moms pun bisa lebih santai, tenang, tidak stres dan tidur lebih nyenyak.

Baca Juga: 16+ Universitas Terbaik di Indonesia untuk Referensi Anak

Langkah-Langkah Melakukan Pijat Oksitosin

Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock)
Foto: Pijat Oksitosin (Orami Photo Stock) (Verywellfamily.com)

Selain bermanfaat untuk ASI dan ibu, pijat ini sangatlah mudah sehingga bisa dilakukan setiap hari bersama suami tercinta lho, Moms.

Berikut langkah-langkah melakukan pijat oksitosin yang dijelaskan oleh dr. Nabila, yaitu:

1. Sandarkan bagian depan tubuh hingga punggung dalam posisi siap dipijit

Dalam kondisi duduk, Moms bisa menyandarkan tubuh ke meja.

Moms dapat sambil memeluk bantal agar posisi lebih nyaman. Jangan lupa lepaskan pakaian dalam.

2. Minta suami memijat bagian tulang belakang Moms

Pijatan dapat dilakukan sepanjang sisi tulang belakang Moms dengan penuh kasih sayang, dari leher hingga tulang ekor.

3. Gunakan dua kepalan tangan dengan ibu jari menunjuk ke depan untuk memijat

Lakukan pijatan perlahan, dengan gerakan jari memutar ke bawah.

Lakukan selama 3-5 menit atau sampai saat Moms merasa nyaman dan rileks.

Selain itu, dr. Nabila juga menambahkan bahwa pijat oksitosin dapat dilakukan bahkan setelah melahirkan.

Kemudian, akan semakin efektif apabila dilakukan secara rutin serta dilakukan dengan penuh kasih sayang bersama pasangan.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan saat Pijat Oksitosin

Pijat Tangan (Orami Photo Stock)
Foto: Pijat Tangan (Orami Photo Stock) (Freepik.com/jcomp)

Namun, meskipun pijatan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan, Moms juga perlu memperhatikan juga beberapa hal berikut ini.

1. Jangan Terlalu Keras Memberi Tekanan

Salah memijat justru bisa membuat tubuh menjadi nyeri.

Jika Moms merasakan adanya nyeri, segera hentikan proses pemijatan.

2. Hanya untuk Dilakukan Setelah Melahirkan

Kapan sebaiknya dilakukan pijat oksitosin?

Pijatan ini hanya boleh dilakukan setelah melahirkan.

Jangan lakukan pada saat hamil.

Sebab, jika dilakukan pada masa kehamilan, adanya tekanan saat memijat dapat menjadi risiko yang memicu timbulnya kontraksi dini.

Baca Juga: 15+ Manfaat Biji Nangka yang Ampuh untuk Kesehatan Tubuh

Untuk itu, yuk para Dads belajar dulu cara pijat oksitosin.

Biar para Moms yang sedang menyusui Si Kecil menjadi rileks, nyaman, merasa disayang oleh pasangan, dan tentu hubungan pun jadi makin mesra.

  • https://www.verywellfamily.com/oxytocin-and-breastfeeding-3574977
  • https://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2615106/Oxytocin-Cuddle-chemical-breastfeeding-helps-babies-develop-social-skills.html
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0213911121001989
  • https://ejmcm.com/article_3055_b104ce249c94fc69247496b36df5a33b.pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.