27 Oktober 2023

Mengenal Posyandu, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Ada beragam kegiatan yang bisa dilakukan di Posyandu, lho

Apakah Moms familiar dengan Posyandu?

Biasanya, Pos Pelayanan Terpadu ini identik dengan kegiatan pemantauan tumbuh kembang anak, sebagai bagian dari penyuluhan kesehatan untuk keluarga.

Menurut studi Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, peran pelayanan kesehatan ini di suatu daerah amat penting.

Ada tidaknya masalah gizi anak di suatu daerah, tentu tidak jauh dari kontribusi kader pusat kesehatan masyarakat tersebut.

Mereka diharapkan dapat memberdayakan masyarakat agar mampu memecahkan masalah kebutuhan gizi, khususnya kesehatan dan kelengapakan anggota keluarga yang masih balita.

Yuk, ketahui lebih lanjut tentang Posyandu ini!

Baca Juga: 10 Rekomendasi Klinik Tumbuh Kembang Anak di Jakarta, Terbaik!

Mengenal Posyandu

Kegiatan Posyandu
Foto: Kegiatan Posyandu (Bangkatengahkab.go.id)

Pos Pelayanan Terpadu adalah media pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dibimbing oleh petugas terkait.

Menurut Dinkes Provinsi Aceh, pelayanan kesehatan ini adalah salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Pos kesehatan tersebut menjadi salah satu cara pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Titik fokus dari pelaksanaan Posyandu sendiri adalah adanya kesadaran pada masyarakat untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi.

Di tempat ini, dilaksanakan kegiatan pelayanan sosial dalam pemantauan tumbuh kembang anak.

Pusat pelayanan kesehatan ini juga memiliki strata tersendiri, yakni:

  • Posyandu Pratama
  • Posyandu Madya
  • Posyandu Purnama
  • Posyandu Mandiri

Berbeda dengan puskesmas yang bisa buka 24 jam, penyelenggaraannya biasanya hanya sekitar satu bulan sekali, tergantung dari kegiatan yang akan diselenggarakan.

Baca Juga: 12 Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan, Termasuk Menjaga Kesehatan Jantung!

Salah satu tujuan dari penyelenggaraan Posyandu adalah:

  • Menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas.
  • Membudayakan NKBS.
  • Meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB, serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera.
  • Berfungsi sebagai wahana gerakan reproduksi keluarga sejahtera, gerakan ketahanan keluarga dan gerakan ekonomi keluarga sejahtera.

Keberhasilan pelayanan kesehatan tersebut di dalam suatu wilayah dapat tergambar melalui cakupan SKDN, yakni:

  • S: Semua balita di wilayah kerja posyandu tercatat.
  • K: Semua balita memiliki KMS.
  • D: Banyak balita yang ditimbang.
  • N: Banyak balita yang berat badannya naik.

Bukan hanya itu, untuk mendapatkan keberhasilan tersebut, para kader harus juga aktif mengajak serta masyarakat untuk mengikuti seluruh program yang diselenggarakan di Posyandu.

Sebab, salah satu patokan ukuran keberhasilan lain dari penyelenggaraan Posyandu adalah apakah peran serta masyarakat selalu aktif, serta berhasil tidaknya program posyandu secara keseluruhan.

Baca Juga: 13+ Manfaat Beras Merah untuk Kesehatan

Manfaat Posyandu

Manfaat Posyandu
Foto: Manfaat Posyandu (Bangkatengahkab.go.id)

Posyandu memiliki banyak manfaat untuk masyarakat, di antaranya:

1. Mendukung Perbaikan Perilaku, Keadaan Gizi, dan Kesehatan Keluarga

Dengan adanya tempat pelayanan terpada ini, diharapkan keluarga akan merasakan manfaatnya karena mendapatkan akses kesehatan.

Misalnya, terkait dengan kesehatan ibu dan anak, atau keluarga secara keseluruhan.

Selain itu, para kader di tempat kesehatan tersebut juga melakukan beragam penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada masyarakat.

Seperti penggunaan jamban untuk buang air kecil atau besar, penggunaan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, dan sebagainya.

2. Mendukung Pelayanan Keluarga Berencana

Saat kegiatan Posyandu, setelah penyuluhan terkait KB, para kader juga mengajak para ibu untuk menjadi peserta KB, bahkan disediakan KB gratis bagi yang ingin.

Ini juga berupa pelayanan kontrasepsi kondom, pil KB, dan suntik KB.

Masyarakat dapat memilih alat kontrasepsi jangka pendek atau jangka panjang yang cocok dan tepat penggunaannya.

Ini bisa dilakukan melalui pemanfaatan pekarangan untuk memotivasi kelompok dasa wisma berperan...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb