Newborn

30 Juli 2021

Tips Memilih Ukuran Popok Bayi yang Pas untuk Si Kecil

Jangan sampai salah memilih popok bayi ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Sebagai orang tua, Moms tentu selalu ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati, apalagi bila menyangkut kenyamanan dan kesehatan Si Kecil, termasuk popok bayi. Ternyata ukuran popok bayi memiliki banyak macam dan jenis sesuai dengan kebutuhan.

Untuk itu, yuk cari tahu hal-hal apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam memilih popok bayi sesuai dengan usianya agar Si Kecil tetap nyaman dan bebas bergerak!

Mengenal Ukuran Popok Bayi

Setiap merek popok tentu berbeda ukurannya. Umumnya menggunakan istilah kecil, sedang, dan besar. Meski begitu, ukuran asli popok bayi dan rentang usia yang tertera bisa sangat berbeda.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan baha Moms membelikan ukuran popok yang sesuai.

Penting untuk dicatat bahwa ada berbagai jenis popok di pasaran.

Beberapa dirancang khusus untuk berbagai usia, tetapi ada juga popok dengan satu ukuran untuk semua rentang usia balita dan berat.

Yuk, kenali lebih dalam terkait ukuran popok bayi agar Moms tidak salah beli!

1. Berdasarkan Usia Anak

Cara Mencuci Ukuran Popok Bayi

Foto: Orami Photo Stocks

Kita mulai mengenal ukuran popok bayi dari usianya, yuk Moms! Ini sepertinya panduan yang paling banyak diterapkan sebagaian orang tua, ya.

Terlihat lebih praktis karena tinggal menyesuaikan dengan usia anak kita bukan?

Nah, berikut ini ukuran popok bayi berdasarkan usianya, antara lain:

Bayi 0-3 Bulan

Pada usia awal seperti 0-3 bulan, kulit bayi masih sangat sensitif. Oleh karena itu, Moms perlu mencarikan popok bayi yang berbahan lembut dan bisa digunakan senyaman mungkin untuk Si Kecil.

Gunakan popok sekali pakai yang memiliki perekat di pinggang, bukan popok yang berbentuk celana.

Sesuaikan juga ukuran popok sekali pakai ini dengan berat badan Si Kecil, S untuk yang paling kecil, M untuk sedang, L dan XL untuk yang berbadan besar.

Lebih baik lagi jika Moms menggunakan clodi (cloth diapers) atau popok kain yang bisa dicuci. Popok kain ini bisa digunakan berulang kali dan lebih minim memicu iritasi.

Selain itu, Moms bisa memilih sendiri bahan popok yang ingin digunakan.

Baca Juga : Sebabkan Gatal dan Perih, Ikuti 5 Tips Menghindari Ruam Popok Pada Kulit Bayi

Bayi 4-19 Bulan

Di usia ini, anak akan aktif bereksplorasi terhadap lingkungan sekitarnya. Dia akan belajar merangkak, berdiri, berjalan, dan bermain.

Nah di usia ini, ukuran popok bayi ini terbilang sedang dan tidak terlalu besar. Ukuran M atau L mungkin cukup untuk Si Kecil.

Untuk itu, pada usia ini sebaiknya menggunakan popok berbentuk celana agar aktivitasnya tidak terganggu. Moms juga harus memilih popok yang memiliki pH seimbang agar kelembapan kulitnya tetap terjaga.

Bayi 20 Bulan ke Atas

Bagaimana dengan ukuran popok bayi untuk usia 1 tahun ke atas Moms? Tenang, Moms bisa dengan memilihkan ukuran yang paling besar, yaitu XL atau XXL.

Pada usia ini Moms bisa memakaikan diapers karena anak sudah benar-benar aktif bergerak.

Utamakan kenyamanan Si Kecil. Bila si kecil mengeluh popok yang digunakan tidak nyaman, segera cari popok lain yang sesuai.

Pada usia ini Moms juga perlu mengajarkan anak untuk melakukan toilet training.

2. Berdasarkan Bahan Popok

tips memilih  ukuran popok bayi sesuai dengan budget.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, memilih ukuran popok bayi bisa dari pertimbangan bahan dari popok itu sendiri, lho!

Tentunya bahan popok beraneka macam dan membuat kita sebagai orang tua semakin bingung memilihnya. Tenang Moms! Sejumlah jenis-jenis bahan popok di bawah ini bisa jadi pertimbangan.

Yuk, kenali ukuran popok bayi dari bahan popok seperti berikut ini:

Popok Kain atau Klodi

Ini salah satu popok bayi yang paling netral dan hampir bisa dipakai semua usia, Moms. Bahkan ini juga bisa dibilang popok bayi dengan harga yang lebih terjangkau dan hemat.

Bahannya cukup lembut dan sesuai untuk kulit sensitif bayi.

Jenis popok ini biasanya terbuat dari kain yang sangat menyerap seperti bulu kapas, terry, flanel padat, dan wol.

Banyak ahli merekomendasikan untuk memilih bahan flanel karena bahannya cukup lembut di tubuh, sekaligus menjadi yang paling menyerap.

Bahkan, saat ini, Moms bisa menemukan popok ramah lingkungan yang terbuat dari bambu atau kain katun organik, lho. Namun, ini sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan versi non-organik.

Meski terbilang lebih hemat budget, Moms perlu mencucinya berulang kali, ya.

Untuk popok kain biasanya Moms bisa menggunakannya lebih lama karena ukurannya cukup fleksibel meski Si Kecil tumbuh sedikit lebih besar,

Baca Juga: Inilah Nutrisi Penting untuk Bantu Atasi Alergi pada Anak

Popok Bayi Sekali Pakai

Meskipun popok klodi atau kain memiliki berbagai kelebihan, tapi memang kurang praktis.

Bagi Moms yang akan mengajak Si Kecil bepergian atau masih harus mengurus rumah sambil mengurus anak, popok klodi kurang disarankan karena akan menyita lebih banyak waktu untuk menggantinya berkali-kali.

Terlebih lagi, jika bayi sering buang air kecil.

Untuk itu, popok bayi sekali pakai akan lebih praktis karena Moms bisa menggantinya beberapa jam sekali atau saat popok sudah penuh tanpa perlu mencucinya.

Namun, pastikan untuk menjatuhkan pilihan pada diapers yang higienis, berbahan nyaman, memiliki daya serap tinggi, dan sesuai dengan ukuran tubuh bayi, ya. 

Popok Celana

Selain popok kain ataupun popok sekali pakai, sepertinya jenis popok satu ini bisa untuk menentukan ukuran popok bayi, lho.

Popok celana sekali pakai dirancang untuk menjaga kulit anak-anak tetap kering saat tidur.

Biasanya ini memiliki lapisan penyerap kuat yang membantu menjaga kulit tetap kering dan bebas ruam bahkan jika anak-anak buang air kecil di malam hari.

Jika dibandingkan dengan popok lain, popok celana sekali pakai dimaksudkan untuk anak-anak yang lebih besar, umumnya berusia 4 tahun ke atas, yang sedang toilet training, Moms.

Untuk ukuran popok bayi ini juga beraneka rupa, mulai dari S, M, L, XL dan XXL. Bisa disesuaikan dengan berat dan ukuran tubuh Si Kecil ya Moms!

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

4 Jenis Makanan Penyebab Ruam Popok Pada Bayi, Harus Dihindari!

Foto: Orami Photo Stocks

Setelah mengetahui ukuran popok bayi, kita cari tahu mengatasi ruam popok, yuk!

Ini juga tak kalah penting karena termasuk fenomena yang sering terjadi ketika Si Kecil memakai popok.

Mengutip Mayo Clinic, ruam popok ditandai dengan kulit merah bersisik dan berada di area kelamin bayi, paha, selangkangan, dan juga area bokong.

Saat menggunakan popok, sering kali kulit bayi yang sensitif ini terlihat mengeluarkan ruam.

Untuk mengatasinya, Moms perlu menjaga kebersihan popok bayi, yakni dengan rutin mengganti diapers pakai maupun clodi, membersihkan tubuh bayi dengan air bersih saat mengganti popok, dan pastikan untuk mengeringkannya sebelum menggunakan popok.

Jika kulit bayi sudah terlanjur kena ruam popok, jaga area tersebut untuk selalu bersih dan kering agar proses penyembuhan bisa lebih cepat. 

Baca Juga: Review Popok Goon Pants oleh Moms Orami, Fiturnya Lengkap dan Tidak Menyebabkan Ruam!

Saat awal kelahiran, jangan membeli popok sekaligus dalam jumlah banyak, sebab ukuran tubuh bayi akan berkembang cepat sehingga ukuran popok pun juga akan berubah dengan cepat. 

Itu dia tips memilih ukuran popok bayi yang tepat dengan mudah, semoga membantu ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/baby/diaper-size-chart#t-ips
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/symptoms-causes/syc-20371636#:~:text=Diaper%20rash%20is%20a%20common,%2C%20skin%20sensitivity%2C%20and%20chafing.
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait