11 Januari 2024

10 Contoh Tumbuhan yang Berkembang Biak secara Generatif

Ada padi, jagung, dan kopi!

Tumbuhan yang berkembang biak secara generatif biasanya memiliki ciri-ciri tertentu yang mudah dikenali.

Bentuk fisiknya juga memudahkan tumbuhan untuk melakukan penyerbukan pada bagian bunga.

Proses penyerbukan inilah yang disebut perkembangbiakan secara generatif.

Seperti apa ciri-ciri tumbuhan yang berkembang biak secara generatif? Simak ulasannya berikut ini, yuk Moms!

Baca Juga: Serba-Serbi seputar Hewan Reptil, Ciri-Ciri, Keunikan, dan Habitatnya

Apa Itu Perkembangbiakan secara Generatif?

Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif
Foto: Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif (Freepik.com/azerbaijan-stockers)

Perkembangbiakan secara generatif adalah jenis perkembangbiakan yang terjadi melalui proses penyerbukan atau pembuahan.

Penyerbukan ini biasanya terjadi di bagian bunga yang memiliki serbuk sari dan kepala putik.

Apabila salah satu antara serbuk sari atau kepala putiknya tidak ada, maka proses penyerbukan tidak bisa dilakukan.

Proses penyerbukan terjadi ketika serbuk sari (alat kelamin jantan pada tumbuhan) menempel dengan kepala putik (alat kelamin betina pada tumbuhan).

Proses ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh tumbuhan itu saja, melainkan harus ada bantuan dari faktor luar.

Faktor luar tersebut bisa berupa manusia, hewan, dan lain-lain.

Maka, tidak heran kalau kupu-kupu dan lebah yang mencari madu di bunga kerap disebut simbiosis mutualisme.

Pasalnya, kupu-kupu dan lebah mendapat makanannya, sedangkan tumbuhan juga dibantu dalam proses penyerbukan.

Baca Juga: Tumbuhan Dikotil: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

Proses Perkembangbiakan secara Generatif atau Penyerbukan pada Bunga

Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif
Foto: Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif (Freepik.com/kovalenkovpetr)

Proses penyerbukan diawali dengan bertemunya benang sari dan kepala putik pada bunga, baik itu secara alami maupun dengan bantuan manusia.

Setelah itu, benang sari akan masuk ke saluran di tangkai putik menuju bakal buah.

Selama proses ini pula, benang sari akan berubah menjadi spermatozoa sebanyak minimal 2 buah.

Saat spermatozoa sampai ke bakal buah, maka terjadilah proses pembuahan.

Salah satu spermatozoa bertugas untuk membuahi sel telur sehingga terbentuklah zigot.

Sedangkan spermatozoa lainnya bertugas untuk membuahi sel lainnya di dalam bakal buah, kemudian berkembang menjadi jaringan pada biji.

Nah, setelah proses ini selesai, perlahan-lahan buah dan bijinya akan tumbuh dan membesar.

Proses penyerbukan ini pada dasarnya terdiri dalam beberapa jenis proses, meliputi:

  • Penyerbukan sendiri, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
  • Penyerbukan tetangga, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi kedua bunga itu masih satu pohon.
  • Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon tetapi masih satu jenis.
  • Penyerbukan bastar, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon dan tidak sejenis tetapi masih satu famili. Contoh penyerbukan antara cabai merah dengan cabai rawit.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Lengkap dengan Penjelasan dan Contohnya

Hal yang Membantu Proses Penyerbukan Tanaman

Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif
Foto: Tumbuhan yang Berkembang Biak Secara Generatif (Freepik.com/wirestock)

Terdapat beberapa hal yang dapat membantu proses penyerbukan pada tumbuhan yang berkembang biak secara generatif.

Tidak hanya berkat bantuan hewan saja, sebab tumbuhan juga membutuhkan bantuan angin, air, dan manusia dalam proses penyerbukannya.

1. Perkembangbiakan Tumbuhan Anemogami (Dibantu Angin)

Jagung adalah salah satu tanaman yang tidak dihinggapi oleh kupu-kupu namun jagung tetap dapat menghasilkan buah.

Hal ini dikarenakan tumbuhan jagung penyerbukannya dibantu oleh angin.

Angin yang menggerakkan tubuh tumbuhan jagung membuat benang sari jatuh ke putik sehingga terjadilah proses penyerbukan pada tumbuhan jagung.

Tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara ini secara umum memiliki ciri umum hidup di daerah yang tidak terlalu banyak air, memiliki serbuk sari yang kering atau ringan, dan mahkota bunganya kecil.

Selain jagungm, rumput juga merupakan tumbuhan yang berkembangbiak secara anemogami.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa kupu-kupu adalah hewan yang membantu penyerbukan tumbuhan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb