3-12 bulan

3-12 BULAN
15 Desember 2020

Ketahui 5 Vitamin untuk Bayi 6 Bulan yang Bisa Moms Berikan Kepada Buah Hati

Lengkapi kecukupan nutrisi Si Kecil dengan beberapa vitamin untuk bayi 6 bulan berikut ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Amelia Puteri

Vitamin merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan manusia dewasa dan bayi.

Diperlukan asupan dengan jumlah ideal yang disarankan setiap harinya agar tubuh dapat sehat dan mencegah penyakit yang tidak diinginkan.

Pada bayi 6 bulan yang sebagian besar makanannya adalah air susu ibu (ASI), apakah diperlukan vitamin tambahan untuk pertumbuhannya?

Yuk, cari tahu seperti apa vitamin untuk bayi 6 bulan yang dibutuhkan Si Kecil.

Baca Juga: 11 Vitamin Untuk Bayi 10 Bulan, Jenis Makanan dan Rekomendasi Mereknya!

5 Jenis Vitamin untuk Bayi 6 Bulan

Dalam tinjauan artikel ilmiah Do breastfed infants need supplemental vitamins?, disebutkan bahwa ASI tidak akan memenuhi kebutuhan asupan seluruh vitamin untuk bayi yang menyusui secara eksklusif, terutama pada vitamin D. S

Sedangkan, vitamin K harus langsung diberikan saat baru lahir.

Kekurangan vitamin lainnya masih langka, terutama bila ibu hamil mendapatkan gizi yang mencukupi.

Walaupun ASI adalah makanan ideal untuk bayi baru lahir, ASI masih kurang memenuhi kebutuhan dua jenis vitamin untuk bayi 6 bulan, yaitu vitamin D dan mineral seperti zat besi.

Vitamin lainnya yang mungkin dibutuhkan oleh Si Kecil adalah vitamin A, B kompleks, dan C untuk pertumbuhan yang lebih optimal.

Lantas, apa saja jenis vitamin untuk bayi 6 bulan yang diperlukan? Simak di bawah ini ya, Moms.

1. Vitamin D

jenis vitamin untuk bayi 6 bulan vitamin d.jpg

Foto: unsplash.com

Dalam jurnal Vitamin D deficiency in breastfed infants & the need for routine vitamin D supplementation, sebuah penelitian di Inggris mendemonstrasikan bahwa kecukupan kandungan vitamin D dalam tubuh ketika hamil berhubungan dengan banyaknya asupan mineral dalam tulang saat Moms masih anak-anak.

Untuk itu, vitamin D adalah vitamin untuk bayi 6 bulan yang esensial untuk membangun tulang yang kuat di masa depan. Dokter menganjurkan bayi 6 bulan mendapatkan 400 IU sehari untuk mencukupi kebutuhan tubuh melalui suplemen.

Sumber vitamin D yang bisa didapat dari makanan adalah dengan mengonsumsi jenis ikan yang berlemak (contohnya salmon, tuna, dan sarden) serta telur.

Beberapa sereal sarapan juga memiliki tambahan vitamin D di dalamnya. Namun, sumber vitamin D alami yang mudah didapat dan gratis adalah dari sinar matahari.

Baca Juga: Moms, Waspadai 5 Gejala Kekurangan Vitamin D Pada Balita Ini

2. Zat Besi

jenis vitamin untuk bayi 6 bulan zat besi

Foto: freepik.com

Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan manusia untuk kesehatan sel darah dan perkembangan otak.

Pada bayi, penting untuk menerima asupan zat besi yang cukup untuk mencegah kekurangan zat besi dan anemia.

Bayi dilahirkan dengan cadangan zat besi yang cukup hingga mereka berusia sekitar 4-6 bulan, sehingga jika Si Kecil yang berusia 6 bulan masih menerima ASI dari Moms, ada baiknya memberikan suplemen zat besi tambahan sebanyak 1 mg per kilogram berat bayi atau konsultasikan ke dokter anak untuk lebih tepatnya.

Makanan yang mengandung zat besi contohnya sereal, daging, dan sayuran hijau.

Namun, kandungan ideal zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sebanyak 11 mg setiap harinya.

Sehingga, dokter mungkin akan menyarankan Moms tetap memberikan suplemen hingga Si Kecil benar-benar dapat terpenuhi kebutuhan zat besinya melalui makanan padat secara penuh.

3. Vitamin A

jenis Vitamin untuk Bayi 6 Bulan vitamin a

Foto: freepik.com

Vitamin A berperan penting untuk memperkuat sistem imun anak, membantu penglihatan dalam penerangan yang redup, menjaga kulit tetap sehat, mencegah terkena campak dan diare, mencegah anemia, dan membantu pertumbuhan fisik anak.

Makanan yang dapat membantu memenuhi vitamin untuk bayi 6 bulan dengan vitamin A yang cukup adalah produk olahan susu, wortel, ubi, mangga, kacang-kacangan, serta sayur-sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kubis, dan brokoli.

Vitamin A termasuk vitamin yang dapat larut dalam lemak, sehingga dapat disimpan oleh hati hingga 6 bulan lamanya.

Baca Juga: Resep MPASI yang Bagus untuk Vitamin Mata

4. Vitamin B Kompleks

jenis vitamin untuk bayi 6 bulan vitamin b kompleks

Foto: freepik.com

Vitamin B kompleks adalah gabungan beberapa nutrisi vitamin B yang berfungsi bekerja sama untuk membantu tubuh memproses protein, karbohidrat, dan lemak menjadi energi. Ini juga menjadi vitamin untuk bayi 6 bulan.

Si Kecil membutuhkan vitamin B kompleks untuk metabolisme ASI atau susu formula dengan sempurna.

Makanan yang mengandung vitamin B kompleks yaitu buah-buahan seperti semangka dan pisang, sayuran yang berdaun, produk olahan susu, ikan dan makanan laut, telur, daging, sereal, kacang-kacangan, kentang, dan hati.

5. Vitamin C

jenis vitamin untuk bayi 6 bulan vitamin c

Foto: freepik.com

Pada usia 0-6 bulan, bayi memerlukan 40 mg vitamin C. Jumlah ini dapat dengan dipenuhi oleh ASI apabila Moms sehari-harinya mengonsumsi vitamin C dengan dosis 120 mg setiap harinya.

Sebagai vitamin untuk bayi 6 bulan, vitamin C berperan sebagai antioksidan, mendukung sistem imun, dan produksi kolagen.

Vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi. Moms dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dengan memberikan Si Kecil makanan yang kaya vitamin C dan ASI.

Sumber vitamin C dari makanan didapat dari jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, dan pepaya.

Baca Juga: 5 Vitamin untuk Bayi 8 Bulan yang Bisa Moms Berikan Kepada Buah Hati

4 Merek Vitamin untuk Bayi 6 Bulan

Bagi Moms yang merasa kebutuhan vitamin dan nutrisi Si Kecil sulit terpenuhi atau Si Kecil menunjukkan tanda-tanda kekurangan vitamin, Moms bisa memberikan suplemen khusus bayi yang dijual bebas di apotek atau sesuai saran dan resep dokter.

Berikut beberapa pilihan vitamin untuk bayi 6 bulan.

1. Apialys Drops - Rp45.000

merek Vitamin untuk Bayi 6 Bulan apialys.jpg

Foto: lapilaboratories.com

Selain mengandung multivitamin dan mineral, Apialys juga meningkatkan nafsu makan anak dan mempercepat proses penyembuhan. Dosisnya 0,3 ml untuk sehari dan sekali sebelum atau sesudah makan.

Mengandung vitamin A, C, D, B1, B2, B6, B12, Nicotinamide, Pantothenol, dan Lysine HCl.

Baca Juga: Nafsu Makan Anak Berubah Tiba-Tiba, Mengapa?

2. Sangobion Baby Drops - Rp35.000

merek Vitamin untuk Bayi 6 Bulan sangobion.jpg

Foto: goapotik.com

Vitamin untuk bayi 6 bulan yang satu ini merupakan suplemen zat besi dan asam folat yang melengkapi kebutuhan Si Kecil dan mencegah anemia pada anak dengan rasa buah segar.

Cukup 1 ml diminum sekali sehari dengan dicampur makanan ataupun langsung.

3. San-B-Plex Drops - Rp16.000

merek Vitamin untuk Bayi 6 Bulan san b plex.jpg

Foto: goapotik.com

San-B-Plex Drops yang diproduksi oleh Sanbe Farma ini diindikasikan untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak. Mirip dengan multivitamin untuk bayi lainnya, penggunaannya dapat diteteskan pada makanan dan dicampur.

Pada pemberian vitamin untuk bayi 6 bulan ini, dosis yang disarankan adalah sebanyak 0,3 ml satu kali sehari atau sesuai petunjuk dokter. Merk San-B-Plex Drops telah dilengkapi vitamin A, D, B1, B2, B6, C, Nicotinamide, dan Dexpanthenol.

Baca Juga: 5 Tips Jitu Memilih Suplemen Vitamin Untuk Anak

4. Akta-Vol Multivitamin - Rp25.000

merek Vitamin untuk Bayi 6 Bulan akta-vol.jpeg

Foto: nicholas.co.id

Vitamin untuk bayi 6 bulan bermerek Akta-Vol ini mengandung vitamin A, B1, B2, B6, C, D, Nicotinamide, dan Panthenol untuk mencukupi kekurangan vitamin Si Kecil.

Dapat digunakan dengan langsung diteteskan ke mulut atau dicampur dengan makanan atau minuman Si Kecil sebanyak 0,45 ml sekali dalam sehari.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai vitamin untuk bayi 6 bulan.

Agar semakin yakin dan aman untuk Si Kecil, Moms dapat langsung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang kondisi kesehatan, kekurangan vitamin, dan pemberian makanan bergizi yang lebih tepat untuk Si Kecil.

Melihat Si Kecil tumbuh dengan sehat dan ceria adalah harapan setiap orang tua, bukan? Semoga Si Kecil sehat selalu ya, Moms!

Artikel Terkait