06 Desember 2023

Ini 16 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Anak Demam!

Bolehkah menggunakan kipas angin?
Ini 16 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Anak Demam!

Tahukah Moms bahwa terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam?

Dalam Mayo Clinic dijelaskan, demam terjadi saat suhu tubuh mencapai 37,2 derajat Celcius atau lebih.

Umumnya, kondisi ini bisa reda dengan sendirinya tanpa pengobatan tertentu.

Namun, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan agar demam tidak semakin parah.

Yuk, cari tahu apa saja tindakan yang tak boleh dilakukan ketika anak demam, Moms!

Baca Juga: Obat Demam Anak, Sebaiknya Gunakan Paracetamol atau Ibuprofen?

Pengertian Demam

Demam Kelenjar pada Anak
Foto: Demam Kelenjar pada Anak (Orami Photo Stocks)

Demam adalah kenaikan suhu tubuh menjadi tinggi yang bersifat sementara.

Kondisi ini termasuk salah satu bagian dari respon keseluruhan dari sistem kekebalan tubuh, lho.

Demam biasanya disebabkan oleh infeksi, baik akibat bakteri maupun virus.

Demam umumnya hilang dalam beberapa hari, apalagi jika terjadinya pada anak atau orang dewasa.

Beda halnya apabila demam terjadi pada bayi. Pada kasus ini, demam mesti ditanggapi dengan serius agar tidak semakin parah.

Baca Juga: Demam Anak Naik Turun selama 5 Hari? Moms Perlu Lakukan Ini

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Anak Demam

Jangan sampai keliru mengambil langkah dan malah membuat anak semakin tidak nyaman ketika demam.

Berikut hal-hal yang tak boleh dilakukan ketika Si Kecil demam atau bersuhu tubuh tinggi:

1. Memakai Baju Tebal dan Berlapis

Anak Demam
Foto: Anak Demam (Freepik.com/prostooleh)

Sering dilakukan banyak orang, padahal ini sepatutnya dihindari ketika anak demam.

Memakai baju tebal ketika suhu tinggi akan membuat Si Kecil semakin tidak nyaman dan terasa panas.

"Ini bisa mengganggu suhu tubuh dan membuat demam semakin parah." kata dr. Dimitar Marinov, MD, Ph.D, dikutip dari eatthis.com.

Untuk alternatifnya, cobalah untuk mengenakan baju berbahan katun tipis yang longgar dan tidak ketat.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Gula

Saat sakit, biasanya anak ingin makan yang aneh-aneh untuk memanjakan lidahnya.

Tak jarang, makanan manis pun jadi incarannya.

Sayangnya, ini termasuk hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam, lho!

Makanan tinggi gula dan manis seperti donat, kue, serta permen tak memiliki nutrisi yang bermanfaat.

Malahan, terlalu banyak gula membuat perut terasa 'kenyang sementara' dan sistem kekebalan tubuh bekerja lebih keras.

3. Menggandakan Dosis Obat

Obat-obatan
Foto: Obat-obatan (Orami Photo Stocks)

Hal lain yang tak boleh dilakukan saat anak demam adalah menggandakan dosis obat.

Acetaminophen umumnya merupakan obat yang cukup efektif untuk mengobati demam pada anak.

"Namun, mengonsumsi ini melebihi dosis dianjurkan dapat menyebabkan kerusakan serius pada hati dan bahkan kematian," kata Marinov.

Oleh sebab itu, hindari menambahkan atau mengurangi dosis obat tanpa sepengatahuan dokter ya, Moms.

Baca Juga: Kata Dokter soal Efek Samping Susu Formula Soya pada Bayi

4. Kurang Minum Air Putih

Demam akan meningkatkan laju pernapasan pada seseorang.

Ini bisa membuat tubuh kehilangan air, dan keringat akan meningkat untuk menurunkan suhu tubuh," kata Ralph E. Holsworth, DO, direktur penelitian klinis dan ilmiah Essentia Water.

Jangan sampai Si Kecil kurang asupan air putih ketika demam.

Kondisi ini bisa memperparah gejala dan meningkatkan risiko dehidrasi pada anak.

5. Pakai Kipas Angin Terlalu Sering

Fitur Kipas Angin
Foto: Fitur Kipas Angin (Unsplash.com/Delaney Van)

Saat anak demam bolehkah pakai kipas angin?

Sebenarnya, tak ada larangan mutlak untuk tidak menggunakan alat ini ketika demam.

Anak demam boleh pakai kipas angin apabila ini membuat tubuh terasa nyaman dan tidak kepanasan.

Sebaliknya, ketika terlalu sering memakai kipas dan memicu 'masuk angin', sebaiknya dihentikan, ya, Moms!

Pemakaian kipas perlu dibatasi agar Si Kecil tidak merasa terganggu ketika beristirahat.

Baca Juga: 6 Pertolongan Pertama Kejang Demam pada Anak, Catat!

6. Mandi Air Dingin

Tampaknya ini seperti ide yang bagus untuk memandikan anak dengan air dingin ya, Moms?

Faktanya, para dokter tidak merekomendasikan untuk memandikan anak dengan air dingin ketika demam.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam ini dapat meningkatkan suhu inti tubuh.

Akibatnya, ini membuat kulit kedinginan dan menyebabkan menggigil.

Sebaiknya memandikan anak dengan air hangat dan jangan terlalu sering.

7. Memberikan Obat Aspirin

Obat Aspirin
Foto: Obat Aspirin (Orami Photo Stocks)

Orang dewasa dapat mengonsumsi aspirin, tetapi ada kemungkinan pemberian aspirin kepada anak-anak ini berbahaya.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam ini bisa membuat kondisi fatal nan mematikan.

"Ketika demam karena infeksi virus, kondisi ini bisa berakibat fatal seperti Sindrom Reye," kata Leann Poston, MD, seorang dokter dari Invigor Medical di New York.

Sindrom Reye adalah kelainan langka yang menyebabkan kerusakan otak dan hati.

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Kadar Asam Urat Normal Wanita

8. Kurang Istirahat

Sistem kekebalan tubuh menghabiskan banyak energi untuk mencoba melawan peradangan di siang hari.

Saat Si Kecil istirahat atau tidur, tubuh punya waktu untuk memulihkan energi itu.

Kurang waktu tidur dapat memperpanjang gejala pada anak.

Oleh sebab itu, pastikan Si Kecil mendapat waktu tidur yang cukup, baik tidur siang sekalipun.

9. Beraktivitas dan Bermain Seharian

Anak-anak Bermain
Foto: Anak-anak Bermain (Freepik.com/jcomp)

Demam biasanya merupakan tanda bahwa ada peradangan atau infeksi dalam tubuh.

Jika ini terjadi, sebaiknya Moms melarang Si Kecil bermain sebagai hal yang tidak dilakukan saat anak demam.

"Dibutuhkan energi ekstra bagi tubuh untuk melawan infeksi," kata Poston.

Jangan sampai Si Kecil kurang beristirahat dan tetap beraktivitas seperti biasa ketika sakit.

Energi yang keluar ketika bermain ini akan membuat tubuh lebih sulit untuk melawan infeksi atau peradangan.

Sebisa mungkin, hindari konsumsi makanan olahan, seperti keripik, makanan kaleng, dan asupan asin...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb