Pernikahan & Seks

31 Januari 2021

Inilah 9 Ujian Pernikahan di 5 Tahun Pertama Pernikahan, Hadapi Bukan Hindari!

Dari masalah finansial hingga kebiasaan bisa menjadi penguji kesetiaan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Menikah, adalah suatu keputusan yang dibuat atas kesepatakan kedua belah pihak, laki-laki ataupun perempuan. Baik menikah di usia dini atau usia matang, adalah keputuan yang patut dihargai.

Seringkali orang melompat ke pernikahan tanpa terlalu memikirkan orang yang akan mereka tinggali selama sisa hidup mereka. “Memutuskan siapa yang akan dinikahi adalah keputusan paling penting yang akan dibuat kebanyakan orang dalam hidup mereka,” kata Paul Mitassov dari Paul Mitassov Law.

Bukanlah hal yang mudah untuk menjalani sebuah hubungan rumah tangga, apalagi untuk membuatnya selalu harmonis.

Selalu ada saja hal yang membuat hubungan suami istri ini menjadi penuh dengan persoalan, terutama pada ujian pernikahan di 5 tahun pertama pernikahan.

Pada tahun-tahun awal inilah justri biasanya ujian pernikahan dari kesetiaan dan cinta dari masing-masing pasangan akan diuji. Jangan khawatir Moms, hal ini merupakan ujian pernikahan yang umum terjadi.

Ujian Pernikahan 5 Tahun Pertama

Ujian Pernikahan 5 Tahun Pertamai.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ujian pernikahan pada 5 tahun pertama bisa menggembirakan karena pasangan mengalami fase kebersamaan seperti merayakan ulang tahun, aktivitas sehari-hari, menyiapkan makanan bersama serta lainnya.

Pada saat yang sama, ujian pernikahan 5 tahun pertama ini juga menimbulkan beberapa penyesuain dan masalah yang sering timbul. Sebagian besar percerain, menurut For Your Marriage, terjadi saat pasangan dalam fase ujian pernikahan 5 tahun pertama.

Moms hanya perlu memahaminya sehingga dapat menemukan solusi yang tepat. Inilah kiranya beberapa hal ujian pernikahan yang akan Moms hadapi bersama suami pada ujian 5 tahun pertama pernikahan.

1. Masalah Finansial

shutterstock 645219736

Foto: Orami Photo Stock

Finansial adalah satu hal yang akan sangat membedakan ketika Moms masih dalam masa berpacaran dan sudah menikah.

Kini segala sesuatu yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran akan menjadi milik dan tanggung jawab bersama, dan sebagai salah satu ujian pernikahan tahun pertama.

Hal inilah yang biasanya akan memicu persoalan, bagaimana cara mengatur keuangan, tabungan serta tanggung jawab. Sebenarnya hal ini tak sepatutnya menjadi masalah, kuncinya hanya keterbukaan satu sama lain.

Semuanya dapat dikomunikasikan, begitu pula soal tanggung jawab masing-masing. Sejak awal pernikahan bahkan menjelang pernikahan, sudah harus ada kesepakatan tentang masalah keuangan. Apalagi setelah 5 tahun pernikahan, ujian pernikahan ini sering timbul meskipun hal kecil masalah keuangan.

2. Kebiasaan

shutterstock 444961216

Foto: Orami Photo Stock

Kebiasaan yang Moms miliki saat sebelum menikah mungkin tak sepenuhnya dapat diterima oleh suami, begitu pula sebaliknya.

Kebiasaan, menjadi bagian dari ujian pernikahan dan ini biasanya tak menyangkut hal-hal besar, seputar kebiasaan menjaga kebersihan diri, makan, maupun tidur.

Meski terlihat sepele, tetapi hal-hal seperti ini biasanya kerap menjadi perdebatan yang berulang-ulang.

Ketika telah menjadi pasangan suami istri, tentu kebiasaan masing-masing perlu saling melengkapi dan memahaminya. Karena dari hal kecil ujian pernikahan ini, akan berdampak fatal apabila tidak dapat dikomunikasikan dengan baik.

Baca Juga: Agar Pernikahan Langgeng, Ikuti 5 Tips Komunikasi dengan Pasangan Seperti Ini

3. Pola Asuh Anak

shutterstock 338704349

Foto: Orami Photo Stock

Sebagai orang tua baru, Moms dan suami tentunya akan memerlukan banyak sekali pembelajaran bagaimana menjaga dan membesarkan Si Kecil.

Apalagi pada fase ujian pernikahan di awal 5 tahun pernikahan yang berat, ya, Moms.

Proses pembelajaran inilah yang terkadang menemukan ketidakcocokan, terlebih biasanya Moms dan suami masih membawa pola asuh yang diterapkan orang tua masing-masing.

Untuk menghadapi hal ini sebaiknya tak menggunakan emosi melainkan kepala dingin. Sering-seringlah duduk dan samakan persepsi, jangan hanya karena sama-sama ingin yang terbaik malah menimbulkan efek yang tak baik bagi Si Kecil nantinya.

Anak akan bingung jika Moms dan suami punya gaya pola asuh yang berbeda. Nantinya, ia juga bisa jadi hanya menyayangi salah satu orangtuanya.

Baca Juga: Jaga Kedekatan dengan Pasangan Saat Berjuang Menjalani Program Hamil

4. Mertua

shutterstock 632889071

Foto: Orami Photo Stock

Tak jarang pasangan baru mungkin akan tinggal dengan mertua untuk sementara waktu. Hal ini biasanya kerap menjadi masalah, karena mungkin ada saja hal yang tidak cocok antara Moms dengan mertua maupun sebaliknya.

Jangan langsung melayangkan emosi, jangan pula menyudutkan suami karena sebenarnya adalah pilihan sulit bagi mereka untuk menengahi antara sang istri dan si ibu.

Komunikasikan saja semuanya secara perlahan untuk mencari jalan tengahnya. Berikan juga pengertian pada suami apa hal-hal yang membuat Moms tidak nyaman.

Ujian pernikahan yang satu ini memang harus memiliki kesabaran penuh dan komunikasi yang baik dengan mertua.

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Cara Menghadapi Suami dengan Zodiak Aries

5. Rasa Jenuh

shutterstock 784584673

Foto: Orami Photo Stock

Kemungkinan untuk jenuh dalam sebuah hubungan akan semakin besar ketika sudah berumah tangga, karena setiap hari bertemu dan melakukan rutinitas yang sama.

Jangan biarkan rasa jenuh menjadi pemicu hubungan yang tidak harmonis, temukanlah hal-hal yang dapat membuat hubungan semakin menyenangkan.

Buatlah rutinitas sederhana dengan suami, misalnya dengan menghabiskan waktu berdua setiap akhir pekan layaknya orang pacaran. Atau sesekali pergilah liburan berdua untuk membuat hubungan semakin hangat. Cobaan 5 tahun pertama pernikahan ini memang biasa dialami bagi pasangan muda.

6. Hubungan Seksual

Ujian Pernikahan 5 Tahun Pertama.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Hubungan seksual pada pasangan muda pernikahan merupakan bagian yang menyenangkan. Hubungan seksual ini dapat menjalin keintiman, pereda stres dalam hubungan, serta tempat untuk Moms dan Dads untuk saling memberikan kesenangan satu sama lain.

Namun tak jarang, hubungan seksual ini menjadi salah satu ujian pernikahan di 5 tahun pertama, seputar frekuensi seks, kualitas hubungan seksual, serta kebosanan pada gaya seksual yang itu-itu saja.

Ujian pernikahan ini bisa diatasi dengan cara komunikasi dengan pasangan. Ajaklah diskusi bagaimana pengalaman seksual yang diinginkan, agar kedua pasangan tidak merasa jenuh atau bosan. Dengan komunikasi, ujian pernikahan pada hubungan seksual dapat diatasi dan semakin memberikan kedekatan intim antara Moms dan Dads.

7. Waktu

Ujian pernikahan di awal tahun.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Moms berpikir dengan menikah akan menyederhanakan hidup dan menghemat waktu, Moms salah.

Menikah, selain mengikuti jadwal diri sendiri, ia juga harus memahami jadwal pasangan masing-masing. Mulai dari waktu untuk bekerja, mengurus anak, mengejar pendidikan, waktu sendiri, serta merawat rumah dan hewan peliharaan.

Meski terlihat sepele dan mudah, waktu adalah salah satu hal yang sering diperdebatkan dalam ujian pernikahan di 5 tahun pertama pernikahan.

Kebanyakan pasangan suami istri baru berjuang untuk menyeimbangkan keluarga dan pekerjaan. Mengukir waktu berkualitas untuk Moms atau Dads akan membutuhkan pengorbanan, seperti mengurangi hobi pribadi atau waktu dengan teman.

Jadi, alangkah lebih baik untuk mengkomunikasikan waktu dan atur waktu terbaik untuk melewati ujian pernikahan ini yang sering terjadi di awal pernikahan.

Baca Juga: Catat! Ternyata Ini Lho Keuntungan Menikah Muda

8. Pekerjaan Rumah

Pekerjaan rumah sebagai ujian pernikahan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun ada sebagian pasangan telah hidup bersama untuk beberapa saat sebelum menikah, beberapa pasangan saat menikah disambut dengan beberapa keterkejutan dan ujian pernikahan ketika mereka tinggal bersama.

Satu masalah ujian pernikahan yang dihadapi pasangan menikah adalah pembagian kerja dalam pekerjaan rumah tangga. Ingatlah bahwa pasangan suami istri adalah tim dan berdua harus berkontribusi untuk menjaga keharmonisan keluarga.

Mainkan kekuatan satu sama lain saat membagi tugas, tetapi cobalah untuk memikirkan semua tugas sebagai upaya kelompok daripada tugas individu. Pasangan Anda akan menghargai usaha Anda saat Anda membantu, dan sebaliknya.

9. Stres

Stres yang memicu mimpi buruk

Foto: Orami Photo Stock

Stres memang kerap dialami hampir setiap orang. Namun ketika Moms atau Dads sedang stres, dapat memperburuk masalah yang sudah ada.

Ketika salah satu pasangan mengalami hari yang buruk, mereka akan membawa situasi tidak menyenangkan ini ke rumah dan membawa suasana tidak nyaman. Ujian pernikahan pada saat tidak dapat mengontrol stres yang baik, ini akan menyulitkan keadaan dalam hidup rumah tangga.

Seperti stres finansial, stres harian yang umum dapat menguji kesabaran dan membuat pasangan tidak bisa saling berkomunikasi dengan baik.

Baca Juga: 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Stres saat Liburan

Kalau Moms sudah bisa mengatasi ujian pernikahan di awal 5 tahun pernikahan, kemungkinan konflik masa depan akan bisa diminimalisir. Apa Moms juga pernah mengalamiujian pernikahan ini di awal tahun pernikahan?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait