24 Mei 2024

Sejarah dan Penulisan Sistem Penomoran dengan Angka Romawi

Tidak cuma I, II, III, yuk, pelajari angka Romawi lebih lanjut!

Angka Romawi sering kali Moms dan Dads temukan pada bab buku yang dibaca, atau pada jam dinding yang ada di rumah.

Namun, biasanya cukup terbatas dari angka I hingga X.

Angka Romawi merupakan sistem penomoran yang berasal dari Romawi kuno, menggunakan kombinasi huruf dari alfabet Latin untuk mewakili nilai.

Untuk menulis angka yang lebih besar atau lebih kecil, Moms dapat menggabungkan huruf-huruf ini berdasarkan aturan tertentu.

Misalnya, L mewakili 50, XXX mewakili 30, dan VI mewakili 6, sehingga ketika digabungkan menjadi LXXXVI untuk 86. Sementara itu, M murni mewakili 1000.

Angka Romawi digunakan dalam berbagai konteks, seperti penomoran bab dalam buku, jam, atau acara penting dan tahun.

Jika ingin tahu lebih banyak mengenai sistem penulisan angka Romawi, simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya!

Baca Juga: Mengenal Semaphore, Kode Komunikasi Sejak Zaman Perang

Pengertian Angka Romawi

Angka Romawi
Foto: Angka Romawi

Angka Romawi adalah sistem penomoran yang berasal dari zaman Romawi kuno, menggunakan huruf dari alfabet Latin untuk mewakili nilai-nilai tertentu.

Sistem ini tidak seperti sistem desimal yang biasa kita gunakan sekarang, yang berbasis sepuluh dan menggunakan angka dari 0 hingga 9.

Sebaliknya, angka Romawi terdiri dari kombinasi huruf tertentu yaitu I, V, X, L, C, D, dan M yang masing-masing mewakili nilai 1, 5, 10, 50, 100, 500, dan 1000.

Dalam penulisan angka Romawi, urutan huruf-huruf tersebut memiliki aturan khusus untuk menentukan nilai akhir.

Misalnya, menempatkan huruf yang lebih kecil di depan huruf yang lebih besar menunjukkan pengurangan, sedangkan menempatkan huruf yang lebih kecil di belakang huruf yang lebih besar menunjukkan penambahan.

Contohnya, IV mewakili 4 (5 - 1), dan VI mewakili 6 (5 + 1). Hal ini menciptakan fleksibilitas dalam penulisan dan membantu dalam menyederhanakan ekspresi numerik.

Moms dan Dads bisa menemukan penggunaan angka ini pada:

  • Penanda waktu di jam dinding atau jam tangan.
  • Bab buku.
  • Ukuran baju.
  • Penomoran pada seri olimpiade olahraga.

Baca Juga: Serba-serbi Lambang Pramuka: Sejarah dan Maknanya!

Sejarah Angka Romawi

Ilustrasi Romawi Kuno
Foto: Ilustrasi Romawi Kuno (Inibaru.id)

Meskipun sistem penomoran ini ditulis dengan huruf-huruf abjad Romawi, jenis angka ini adalah simbol yang berdiri sendiri.

Salah satu hipotesis mengenai asal mula angka Romawi kenyataannya berasal dari torehan-torehan pada huruf-huruf dalam abjad mereka.

Torehan-torehan tersebut digunakan oleh para penggembala Italia dan Dalmasia hingga abad ke-19.

Oleh karena itu, tidak berasal dari huruf (I), tetapi dari torehan vertikal pada tongkat hitungan.

Sistem angka Romawi juga digunakan secara luas dalam berbagai aspek kehidupan Romawi kuno, termasuk dalam arsitektur, seni, perdagangan, dan administrasi pemerintahan.

Penggunaannya umum dalam penanggalan, kalender, dan catatan-catatan sejarah.

Namun, seiring dengan runtuhnya Kekaisaran dan berakhirnya peradaban Romawi kuno, penggunaan angka ini mulai berkurang dan digantikan oleh sistem angka lain yang lebih praktis dan mudah digunakan.

Meskipun demikian, angka Romawi tetap bertahan sebagai elemen penting dalam seni, arsitektur, dan literatur klasik, serta digunakan dalam konteks tertentu hingga saat ini.

Penggunaan jenis ino sebagian besar terbatas pada beberapa hal.

Misalnya, penomoran bagian-bagian dalam buku atau bab, menandai angka tahun pada monumen atau patung, dan dalam beberapa kasus khusus dalam notasi musik.

Baca Juga: Cara Menghitung Bilangan FPB dan Bedanya dengan KPK

Urutan Angka Romawi

Angka Romawi pada Jam
Foto: Angka Romawi pada Jam (Orami Photo Stock)

Secara keseluruhan, ada tujuh huruf Latin pada angka Romawi yang dikombinasikan sedemikian rupa untuk membentuk suatu angka tertentu, di antaranya:

  • 1 = I
  • 2 = II                           
  • 3 = III                      
  • 4 = IV atau IIII*                 
  • 5 = V
  • 6 = VI
  • 7 = VII                             
  • 8 = VIII
  • 9 = IX                                   
  • 10 = X
  • 11 = XI
  • 12 = XII   
  • 13 = XIII 
  • 14 = XIV
  • 15 = XV
  • 19 = XIX
  • 20 = XX
  • 30 = XXX
  • 40 = XL
  • 50 = L
  • 60 = LX
  • 70 = LXX
  • 80 = LXXX
  • 90 = XC
  • 100 = C
  • 400 = CD
  • 500 = D
  • 900 = CM
  • 1000 = M
  • 5000 = IƆƆ**

Perlu Moms dan Dads pahami bahwa IIII terkadang masih digunakan pada jam, tetapi ini tidak umum.

Di samping itu, pada angka 5000, I diikuti dengan 2 buah C terbalik.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Takengon, Menarik Dikunjungi!

Daftar Angka Romawi dari Kelipatan 1 hingga 1000

Berikut daftar angka romawi dari satuan hingga kelipatan 1000:

  1. I
  2. II
  3. III
  4. IV
  5. V
  6. VI
  7. VII
  8. VIII
  9. IX
  10. X
  11. XI
  12. XII
  13. XIII
  14. XIV
  15. XV
  16. XVI
  17. XVII
  18. XVIII
  19. XIX
  20. XX
  21. XXI
  22. XXII
  23. XXIII
  24. XXIV
  25. XXV
  26. XXVI
  27. XXVII
  28. XXVIII
  29. XXIX
  30. XXX
  31. XXXI
  32. XXXII
  33. XXXIII
  34. XXXIV
  35. XXXV
  36. XXXVI
  37. XXXVII
  38. XXXVIII
  39. XXXIX
  40. XL
  41. XLI
  42. XLII
  43. XLIII
  44. XLIV
  45. XLV
  46. XLVI
  47. XLVII
  48. XLVIII
  49. XLIX
  50. L
  51. LI
  52. LII
  53. LIII
  54. LIV
  55. LV
  56. LVI
  57. LVII
  58. LVIII
  59. LIX
  60. LX
  61. LXI
  62. LXII
  63. LXIII
  64. LXIV
  65. LXV
  66. LXVI
  67. LXVII
  68. LXVIII
  69. LXIX
  70. LXX
  71. LXXI
  72. LXXII
  73. LXXIII
  74. LXXIV
  75. LXXV
  76. LXXVI
  77. LXXVII
  78. LXXVIII
  79. LXXIX
  80. LXXX
  81. LXXXI
  82. LXXXII
  83. LXXXIII
  84. LXXXIV
  85. LXXXV
  86. LXXXVI
  87. LXXXVII
  88. LXXXVIII
  89. LXXXIX
  90. XC
  91. XCI
  92. XCII
  93. XCIII
  94. XCIV
  95. XCV
  96. XCVI
  97. XCVII
  98. XCVIII
  99. XCIX
  100. C

Angka romawi kelipatan 50:

  • 100: C
  • 150: CL
  • 200: CC
  • 250: CCL
  • 300: CCC
  • 350: CCCL
  • 400: CD
  • 450: CDL
  • 500: D
  • 550: DL
  • 600: DC
  • 650: DCL
  • 700: DCC
  • 750: DCCL
  • 800: DCCC
  • 850: DCCCL
  • 900: CM
  • 950: CML
  • 1000: M

Angka romawi kelipatan 1000:

  • 1000: M
  • 2000: MM
  • 3000: MMM
  • 4000: MMMM
  • 5000: V̅
  • 6000: V̅I̅
  • 7000: V̅I̅I̅
  • 8000: V̅I̅I̅I̅
  • 9000: I̅X̅
  • 10000: X̅

Baca Juga: Pengurangan Pecahan dengan Penyebut Sama, Berbeda, dan Desimal!

Penulisan Angka Romawi

Ilustrasi Menulis
Foto: Ilustrasi Menulis (Freepik.com/freepik)

Setelah memahami beberapa angka Romawi di atas, Moms dan Dads tentu perlu tahu cara penulisannya.

Ada empat sistem yang digunakan untuk menuliskan sistem penomoran ini, yakni meliputi penjumlahan, pengurangan, pengulangan, dan campuran.

Supaya lebih jelas, mari simak penjelasannya satu per satu.

Sistem ini digunakan pada penomoran yang terdiri dari 2 angka atau lebih.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb