Trimester 1

4 November 2021

Ingin Bayi Cerdas dalam Kandungan? Ini Caranya!

Selain asupan gizi, cari tahu apa saja yang bisa membuat bayi cerdas dalam kandungan di sini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Setiap ibu yang sedang mengandung pasti ingin memiliki bayi yang sehat dan juga berkembang sesuai usianya. Bukan hanya itu, ternyata Moms juga bisa memiliki bayi cerdas dalam kandungan lho!

Perkembangan otak bayi mulai terjadi saat memasuki usia 8-14 minggu setelah pembuahan dan prosesnya yang pesat akan terus berlanjut hingga tahun-tahun pertama kehidupannya.

Baca Juga: 5 Cara Mengecilkan Bayi dalam Kandungan 9 Bulan

Bayi Cerdas dalam Kandungan dengan Makan Bergizi

Kacang hijau baik untuk janin

Foto: Orami Photo Stock

You are what you eat! Mengonsumsi makanan yang berkualitas sangat penting untuk tumbuh kembang Si Kecil dan membuat bayi cerdas dalam kandungan. Beberapa di antaranya yakni:

1. Biji-Bijian

Biji Labu, Biji Bunga Matahari, Biji Rami, dan Biji Chia kaya akan Zinc yang mendorong pertumbuhan struktur otak. Ini juga membantu dalam meningkatkan pemrosesan informasi kognitif pada bayi.

Penelitian The British Journal of Nutrition menunjukkan bahwa asupan Zinc yang cukup dapat meningkatkan perhatian, aktivitas, perilaku neuropsikologis, dan keterampilan perkembangan motorik.

2. Kacang-kacangan

Almond, Peanuts, Walnuts, dan Hazelnuts adalah kacang-kacangan yang sangat baik yang bisa dikonsumsi selama kehamilan.

Ini adalah makanan kaya Asam Lemak Omega 3, yang merupakan bahan pembangun otak dan mata janin. Juga kaya zat besi, sebagai salah satu nutrisi penting untuk perkembangan otak janin.

Ada juga Kacang Merah, Kacang Kedelai, Buncis, Kacang Hitam, Kacang Putih, Kacang Lima, dan Kacang Polong menjadi pilihan lain untuk dikonsumi.

3. Berries

Blueberry, Strawberry, Raspberry, dan Blackberry dapat menjadi tambahan yang lezat dan harus masuk dalam makanan selama kehamilan karena merupakan sumber antioksidan yang baik.

Ini dibuktikan oleh penelitian Journal of Pineal Research, karena dapat mencegah cedera otak dan memperkuat jaringan otak bayi.

Antioksidan juga mendukung pertumbuhan keseluruhan janin dan membantu menghindari peradangan pada Moms, serta menghasilkan kehamilan dan persalinan yang bebas stress.

Baca Juga: Ini Posisi Bayi 7 Bulan dalam Kandungan, Moms Wajib Tahu!

4. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun hijau tua seperti Bayam, Asparagus, dan Lobak Hijau akan menjadi makanan yang bagus agar bayi cerdas dalam kandungan.

Asam folat di dalamnya dapat membantu mencegah risiko cacat tabung saraf, dan memfasilitasi perkembangan otak perseptif dan sumsum tulang belakang pada janin.

Ditambah dengan adanya Zat Besi dan Asam Lemak Omega 3, membuatnya menjadi makanan terbaik untuk perkembangan otak janin selama kehamilan.

5. Telur

Konsumsi yang diperkaya Omega-3 adalah jawaban sempurna agar bayi cerdas dalam kandungan. Telur juga merupakan sumber protein yang sangat baik.

Telur sarat dengan Kolin, yang terbukti melalui penelitian Nutrients. Telur juga makanan yang mudah dimasak, menjadikannya salah satu makanan paling populer untuk perkembangan otak janin.

6. Seafood

Ikan dan makanan laut yang kaya lemak seperti Salmon, Mackerel, Cod Liver Oil, Herring, Sarden, dan Anchovies adalah makanan penting untuk dimakan selama kehamilan.

Ini dapat membantu ibu hamil meningkatkan skor kognitif bayi dan mengurangi risiko gejala awal autisme. DHA yang merupakan asam lemak omega-3 juga mendukung perkembangan otak yang sehat.

Sebuah studi American Journal of Epidemiology menemukan bahwa anak yang ibunya makan 3-4 porsi ikan per minggu, memiliki skor IQ 2,8 persen lebih tinggi daripada anak yang lahir dari ibu yang makan lebih sedikit ikan.

Baca Juga: Benarkah Jenis Kelamin Bayi Bisa Diketahui dari Detak Jantung Dalam Kandungan?

7. Susu

Baik Susu Kerbau, Susu Sapi, bahkan Susu Kedelai, atau Susu Kacang, susu apa pun pilihan Moms adalah makanan perkembangan otak bayi terbaik selama kehamilan.

Susu kaya protein yang membantu mengembangkan sel-sel saraf yang sehat di dalam rahim untuk membantu perkembangan otak bayi. Ini dapat meningkatkan IQ bayi dan memiliki manfaat tambahan dari Kalsium.

8. Yoghurt

Pure Yogurt, Greek Yogurt, atau bahkan Lassi merupakan alternatif yang bagus untuk susu sambil tetap mendapatkan manfaat protein dan kalsium yang serupa.

Protein membentuk sekitar 8% dari otak manusia. ini juga memungkinkan suplai darah yang stabil ke janin yang membantu perkembangan saraf, di antara manfaat lainnya.

9. Keju

Baik keju olahan, keju Cheddar, keju Parmesan, dan bahkan Paneer adalah makanan lezat dan bergizi yang bisa dimakan oleh ibu hamil selama kehamilan.

Keju membawa manfaat tambahan dari Vitamin D, yang penting untuk perkembangan kognitif bayi. Penelitian British Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa vitamin D yang cukup selama kehamilan dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar, keterampilan motorik halus, dan perkembangan sosial pada bayi.

Baca Juga: 7 Jenis Kelainan Ginjal pada Bayi dan Bayi dalam Kandungan, Moms Wajib Tahu!

Tips Mendapatkan Bayi Cerdas dalam Kandungan

Bagaimana Musik Bisa Berpengaruh pada Kecerdasan Janin.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selama proses kehamilan, ada berapa hal yang bisa Moms lakukan untuk membantu memaksimalkan perkembangan otak janin. Berikut diantaranya:

“Anda menjadi ibu sejak mengetahui bahwa Anda hamil, karena pilihan yang dibuat dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kami yang belum lahir,” kata Katie Friedman, MD, seorang dokter anak yang berbasis di Florida dan salah satu pendiri Forever Freckled.

Jadi, sebenarnya cara apa yang bisa Moms lakukan agar bayi cerdas dalam kandungan? Ini beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Mendengarkan Musik Klasik

“Meskipun santai untuk Mommy, tidak ada penelitian konkret yang menetapkan hubungan antara bermain musik klasik sebelum lahir dan meningkatkan kecerdasan bayi Anda,” kata Friedman.

Sekelompok psikolog di Universitas Wina melakukan tinjauan komprehensif dari semua penelitian sebelumnya tentang topik ini, dan menemukan teori itu tidak berdasar.

Jika tidak memberi efek untuk bayi secara ilmiah, mungkini ini dapat memberikan efek relaksasi untuk Moms agar tidak terlalu tegang.

2. Berolahraga

Moms tidak harus lari maraton untuk mendapat manfaat dari olahraga selama kehamilan. Di akhir latihan, tubuh melepaskan endorfin yang meningkatkan suasana hati dan baik untuk bayi.

Olahraga meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh termasuk rahim, dan akan merangsang perkembangan bayi secara keseluruhan.

Penelitian The Scientific World Journal menemukan bahwa latihan aerobik selama kehamilan dapat membantu meningkatkan fungsi otak untuk bayi.

3. Menghindari Narkoba, Alkohol, dan Nikotin

American Academy of Pediatrics (AAP) sangat menyarankan untuk tidak merokok dan minum alkohol saat hamil. "Minum alkohol selama kehamilan adalah salah satu penyebab utama cacat lahir yang dapat dicegah dan ketidakmampuan belajar pada bayi baru lahir," kata Katie.

“Tidak ada jumlah alkohol yang dianggap aman untuk diminum selama kehamilan. Tidak minum alkohol sangat penting untuk perkembangan intelektual bayi,” tegasnya.

Baca Juga: 8 Cara Mengenalkan Agama Islam Sejak dalam Kandungan

4. Berbicara dan Membaca untuk Bayi

Meski terasa sedikit konyol berbicara dengan perut, tetapi menurut studi Proceeding of The National Academy of Sciences of The United States of America (PNAS), ini baik untuk bonding antara Moms dan bayi.

Dalam penelitian itu, saat ibu hamil diberi rekaman untuk diputar menjelang akhir kehamilan yang menyertakan kata yang dibuat-buat, bayi dapat mengenali kata dan variasinya setelah lahir.

Ini menunjukkan fungsi sinyal saraf saat mengenali perubahan nada dan vokal dalam kata yang dibuat-buat. Bayi yang paling sering mendengar rekaman memiliki respons terkuat, menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dimulai di dalam rahim.

5. Dapatkan Sinar Matahari

Vitamin D sangat penting untuk perkembangan tulang dan jantung bayi yang kuat. Beberapa penelitian yang tidak dipublikasikan telah menghubungkan kekurangan vitamin D pada ibu hamil dengan autisme pada bayi.

Jadi pastikan Moms mendapatkan sinar matahari yang cukup, karena tubuh akan mensintesis vitamin D saat kulit terkena sinar matahari.

6. Bebas Stress

Stres dapat membahayakan perkembangan otak bayi dan, menurut beberapa peneliti, juga menyebabkan kelahiran prematur.

Semakin lama bayi berada di dalam kandungan, semakin banyak waktu yang dimiliki otaknya untuk berkembang dengan baik. Jadi, penting bagi calon ibu untuk menghindari stres selama kehamilan.

Setelah mengetahui caara dan tips membuat bayi cerdas dalam kandungan ini, yang dibutuhkan adalah konsistensi, Moms.

  • https://bebodywise.com/blog/top-10-foods-to-eat-during-pregnancy-to-make-baby-smart-and-intelligent/
  • https://www.thebump.com/a/make-baby-smarter-before-birth
  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/prenatal/Pages/Where-We-Stand-Alcohol-During-Pregnacy.aspx
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11509102/
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/jpi.12121
  • https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/association-between-maternal-vitamin-d-status-in-pregnancy-and-neurodevelopmental-outcomes-in-childhood-results-from-the-avon-longitudinal-study-of-parents-and-children-alspac/F4DE023F16B77075E6B0A526EFFD426B
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0160289610000267?via%3Dihub
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3458263/
  • https://www.pnas.org/content/110/37/15145
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait