07 April 2024

9 Cara Menurunkan Panas pada Bayi, Ampuh dan Aman!

Perawatan sederhana bisa dilakukan untuk menurunkan panas pada bayi

4. Kenakan Pakaian yang Nyaman

Si Kecil Tidur Pulas (Orami Photo Stocks)
Foto: Si Kecil Tidur Pulas (Orami Photo Stocks)

Kenakan pakaian yang nyaman dan ringan juga termasuk sebagai cara menurunkan panas pada bayi.

Jadi, jangan berikan pakaian berlapis dan tebal pada Si Kecil yang sedang demam, ya, Moms.

Pakaian tebal dan berlapis membuat panas pada tubuh Si Kecil terperangkap. Alhasil, suhu tubuhnya tidak kunjung turun.

Lebih baik berikan pakaian satu lapis untuk bayi yang demam. Moms bisa menambahkan selimut jika Si Kecil terlihat menggigil kedinginan.

5. Istirahat Cukup

Si Kecil Tertidur (babycenter.com)
Foto: Si Kecil Tertidur (babycenter.com)

Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup di tempat nyaman dan tenang.

Buat penerangan dalam kondisi mati atau redup, dan hindari membawa bayi demam keluar dari rumah.

Dikutip dari momjunction, beristirahat merupakan cara menurunkan panas pada bayi yang cukup efektif.

Sebab, istirahat atau tidur merupakan cara terbaik bagi tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mengetahui Tubuh Kekurangan Cairan

6. Atur Suhu Ruangan

Kamar Tidur Si Kecil
Foto: Kamar Tidur Si Kecil (Orami Photo Stock)

Gunakan AC atau kipas angin pada pengaturan yang rendah untuk menjaga kamar bayi tetap pada suhu yang nyaman.

Hal ini cukup efektif sebagai cara menurunkan panas pada bayi, lho, Moms.

Selain itu, cobalah untuk tidak membawa anak keluar rumah sehingga terpapar sinar matahari secara langsung.

Moms harus menjaga Si Kecil tetap berada pada tempat yang teduh dan sejuk.

7. Angkat Kaki Bayi

Mengangkat Kaki Bayi (Orami Photo Stocks)
Foto: Mengangkat Kaki Bayi (Orami Photo Stocks)

Cara menurunkan panas pada bayi juga bisa dilakukan dengan mengangkat kaki Si Kecil sedikit lebih tinggi.

Menurut Rumah Sakit Anak Seattle, membaringkan bayi telentang dengan kaki sedikit ditinggikan dapat membantu menurunkan suhu tubuhnya yang tinggi.

8. Jangan Menutup Kepala Bayi

Si Kecil Menangis (Orami Photo Stocks)
Foto: Si Kecil Menangis (Orami Photo Stocks)

Menutup kepala bayi, misalnya dengan topi atau sejenisnya, malah bisa membuat panas di tubuhnya terperangkap.

Karenanya, menurut Raising Children, melepas topi atau penutup kepala memungkinkan bayi mendinginkan suhu tubuhnya secara alami.

Cara menurunkan panas pada bayi yang cukup sederhana, bukan, Moms?

9. Kompres Hangat

Cara menurunkan panas pada bayi adalah kompres hangat atau suam-suam kuku.

Pastikan untuk meremas kain waslap sebelum mengompres agar air tidak menetes dan mengganggu bayi.

Teknik kompres ini bisa diterapkan pada area yang memerlukan pendinginan, seperti dahi, lipatan ketiak, leher, dan lipatan paha bayi saat dia tidur.

Hindari penggunaan kompres air dingin atau es pada bayi, Moms karena hal ini bisa menyebabkan bayi menggigil dan suhu tubuhnya semakin meningkat.

Kompres air hangat lebih lembut dan aman untuk bayi.

Baca Juga: 10 Pilihan Minuman Penurun Demam, Alami dan Ampuh!

Kapan Harus Mencari Bantuan Dokter?

Suhu Tubuh Si Kecil (Orami Photo Stocks)
Foto: Suhu Tubuh Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Pastikan untuk memantau suhu bayi secara berkala sambil mengamati gejala serta perilaku Si Kecil.

Jika cara menurunkan panas pada bayi tidak memberikan hasil yang optimal, Moms sebaiknya segera mengajak Si Kecil berobat ke dokter.

Di samping itu, Moms juga perlu membawa Si Kecil berobat ke dokter apabila terdapat kondisi-kondisi berikut ini:

  • Demam terjadi pada bayi yang berusia di bawah 3 bulan
  • Bayi yang berusia antara 3–6 bulan memiliki suhu rektal 38,9 derajat Celsius atau lebih tinggi
  • Bayi berusia 6 hingga 24 bulan mengalami demam di atas 38,9 derajat Celsius selama 1 atau 2 hari tanpa disertai gejala lain
  • Demam pada bayi berlangsung lebih dari 24 jam atau sering terjadi berulang
  • Si Kecil yang demam mudah tersinggung, rewel, sangat lesu, atau sering mengantuk
  • Si Kecil tidak mau menyusu atau mengonsumsi MPASI sama sekali
  • Si Kecil mengalami gejala penyerta, seperti ruam kemerahan, muntah, dan/atau BAB cair (diare)
  • Si Kecil tidak mengeluarkan air mata saat menangis dan popok cenderung kering dalam waktu lama. Ini adalah tanda dehidrasi.

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Anak 1 Tahun Susah Makan, Simak!

Demam pada anak umumnya disebabkan oleh kondisi yang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun, bukan berarti Moms lalai memperhatikan kondisi tubuh Si Kecil yang sedang demam, ya.

Tidak ada salahnya juga untuk menerapkan cara menurunkan panas pada bayi, seperti yang telah dijelaskan di atas.

Apabila suhu tubuh Si Kecil tidak kunjung turun atau mengalami gejala-gejala penyerta, jangan tunda untuk segera membawanya berobat ke dokter, ya, Moms!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb