27 April 2024

Kenali 13 Ciri Rahim Bersih setelah Keguguran Tanpa Kuret

Adanya sisa jaringan janin bisa menyebabkan infeksi

Mengetahui ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Hal ini untuk mengurangi risiko keguguran tidak lengkap (incomplete miscarriage), yaitu masih ada sisa jaringan janin di dalam rahim yang menyebabkan komplikasi berbahaya pada tubuh ibu.

Pada dasarnya, keguguran tanpa kuret tidak membahayakan Moms apabila janin yang gugur masih berusia 10 minggu atau kurang.

Namun, tak ada salahnya untuk memastikan lagi ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret.

Untuk lebih lengkapnya, yuk simak ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret di bawah ini!

Baca Juga: 3 Tanda Janin Lapar dalam Rahim, Bumil Wajib Tahu!

Ciri Rahim Bersih setelah Keguguran Tanpa Kuret

Menurut dr. M. Charnaen Ibrahim, Sp.OG Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret ditandai dengan perdarahan yang mulai sedikit.

"Rahim bersih setelah keguguran ditandai dengan perdarahan yang mulai sedikit dan berubah warna menjadi sanguine atau kekuningan," jelasnya.

Namun, jika Moms belum yakin, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Sedangkan, melansir StatPearls Journal, keguguran adalah kematian bayi secara spontan yang terjadi sebelum memasuki usia kehamilan 20 minggu.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami keguguran, mulai dari kelainan kromosom, paparan racun, infeksi atau penyakit tertentu, hingga usia saat hamil.

Dalam dunia medis, keguguran tanpa kuretase dikenal dengan sebutan abortus komplet.

Keguguran jenis ini terjadi saat mulut rahim terbuka lebar dan seluruh jaringan janin keluar tanpa tersisa sedikitpun di dalam rahim.

Meski demikian, terkadang masih ada sisa jaringan janin yang tertinggal di dalam rahim.

Berikut tanda untuk memastikan, ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret:

1. Perdarahan Sudah Berhenti

Ciri Rahim Bersih Setelah Keguguran Tanpa Kuret
Foto: Ciri Rahim Bersih Setelah Keguguran Tanpa Kuret (Orami Photo Stocks)

Ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret yang pertama adalah perdarahan berhenti.

Perdarahan vagina bisa berlangsung seminggu setelah keguguran terjadi.

Perlu diketahui, perdarahan sendiri merupakan hal normal karena termasuk bagian dari keguguran.

Hal ini terjadi karena dinding rahim menjadi rusak pasca keguguran.

Tingkat keparahannya dapat berbeda-beda setiap wanita, tergantung kondisi lain yang menyertainya.

Selain itu, pendarahan setelah keguguran juga bisa terjadi karena gangguan hormonal, efek samping penggunaan KB, serta akibat stres dan infeksi.

Karena itu, jika perdarahan berhenti menandakan bahwa rahim sudah bersih.

Selama proses pembersihan rahim, Moms tidak boleh memasukkan apapun ke dalam area vagina termasuk menggunakan tampon.

Bahkan menurut riset dari National Center for Biotechnology Information, penggunaan tampon juga meningkatkan risiko toxic shock syndrome, yaitu syok yang ditandai dengan demam, tekanan darah rendah, hingga ruam akibat infeksi.

Moms juga dilarang berhubungan seksual setidaknya selama 2 minggu atau sampai perdarahan berhenti.

Baca Juga: 17 Tes Kehamilan Alami Tanpa Test Pack, Bisa Dicoba Moms!

2. Intensitas Kram pada Perut Berangsur Menurun

Ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret selanjutnya adalah nyeri atau kram perut mulai hilang.

Proses pembersihan rahim dari jaringan janin yang tersisa memang menyebabkan Moms mengalami kram dan rasa tidak nyaman lainnya di area perut.

Hal ini karena perut mengalami kontraksi saat mengeluarkan gumpalan darah sisa keguguran.

Seperti kram perut saat menstruasi, Moms dapat meredakannya dengan mengompres dengan air hangat.

Namun, ciri rahim bersih setelah keguguran tanpa kuret ini akan menghilang seiring dengan berjalannya waktu.

Kram perut yang intens akan hilang dalam kurun waktu 24 jam.

Sementara itu, kram ringan kemungkinan masih akan berlangsung hingga 2 minggu ke depan.

Baca Juga: 18+ Obat Jerawat saat Hamil, dari Medis hingga Bahan Alami

3. Suhu Tubuh Kembali Normal

Suhu Tubuh Normal
Foto: Suhu Tubuh Normal (medicalnewstoday.com)

Beberapa wanita hamil akan mengalami demam saat keguguran. Hal ini sebenarnya merupakan gejala yang normal pasca keguguran.

Hal itu karena suhu tubuh meningkat ketika proses membersihkan rahim berlangsung.

Demam dapat terjadi akibat infeksi pasca keguguran.

Oleh karena itu, sebenarnya tubuh demam saat hamil merupakan fenomena yang tak perlu dikhawatirkan.

Apabila suhu tubuh kembali normal, dapat dipastikan bahwa rahim telah kembali pada kondisi normal.

Jika demam pada tubuh membuat Moms merasa tidak nyaman, Moms bisa mengompres kepala untuk mengurangi demam.

Jika gejala demam tidak diikuti dengan sakit lain, maka Moms tak perlu mengonsumsi obat penurun panas.

Namun, jika demam tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk konsultasi lebih lanjut.

Kehamilan pada wanita biasanya ditandai dengan berhentinya masa menstruasi.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb