Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
30 September 2022

Kenali Clubbing Finger, Jari Kuku Menebal dan Bengkak Akibat Penyakit Serius

Salah satu gejalanya kuku yang membengkak
Kenali Clubbing Finger, Jari Kuku Menebal dan Bengkak Akibat Penyakit Serius

Pernah mengalami jari kuku membesar atau bengkak? Awas, jangan diremehkan. Ini bisa pertanda dari clubbing finger!

Kuku jari membiru tanpa alasan yang jelas adalah kondisi yang bisa merujuk pada gangguan kesehatan serius.

Gangguan kesehatan yang dimaksud bisa berupa penyakit jantung, penyakit hati, hingga kanker paru-paru.

Lantas, bagaimana gejala lainnya yang diartikan dengan clubbing finger? Yuk, bedah lebih lanjut!

Baca Juga: Bronkopneumonia pada Anak, Infeksi Saluran Bronkial Paru-paru

Apa Itu Clubbing Finger?

Mengenal Clubbing Finger

Foto: Mengenal Clubbing Finger (Id.wikipedia.org)

Clubbing finger adalah pembesaran ujung jari yang disertai kuku miring ke bawah dan tidak beraturan.

Dikenal juga sebagai hypertrophic osteoarthropathy (HOA), kondisi ini sebenarnya berbahaya pada beberapa kasus.

Namun, melansir Mayo Clinic, kondisi pembesaran ujung jari ini juga bisa menjadi gejala dari penyakit jantung dan paru-paru.

Penyakit tersebut memang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit.

Bahkan, sebagian besar orang dengan clubbing finger tidak menyadari masalah itu.

Akan tetapi, pada kondisi tertentu, clubbing finger dapat terasa sangat menyakitkan.

Jika kondisi itu tidak segera ditangani, salah satu komplikasi yang bisa terjadi adalah pembentukan jaringan parut di paru-paru.

Umumnya, penyakit ini mempengaruhi jari-jari, baik di kaki maupun tangan

Baca Juga: 7 Makanan Pembersih Paru-Paru untuk Napas yang Lebih Lega

Gejala Clubbing Finger

Clubbing Finger Gejala

Foto: Clubbing Finger Gejala (Orami Photo Stocks)

Tanda dan gejala clubbing finger pada jari tangan dan kaki melibatkan perubahan pada penampilan kuku.

Sejumlah ciri-ciri yang umum ditemukan dari pembesaran kuku yang tidak biasa ini, antara lain:

  • Kuku terlihat seperti tidak menempel
  • Sudut antara kuku dan kutikula semakin lebar
  • Permukaan kuku menebal seperti bukit
  • Ujung kuku menjadi lebar dan bulat
  • Kuku berubah warna gelap atau hangat saat disentuh
  • Ujung kuku melengkung ke bawah

Cleveland Clinic menambahkan, kondisi tersebut dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu.

Kabar baiknya, gejala ini juga bisa hilang dengan cepat apabila segera mendapatkan penanganan yang sesuai.

Baca Juga: Detak Jantung Janin Normal dan Cara Menjaga Kesehatan Jantung Bayi, Catat!

Penyebab Clubbing Finger

Jaringan Epitel

Foto: Jaringan Epitel (Freepik.com)

Saat mengalami clubbing finger, jaringan di bawah kuku akan membengkak dan melunak.

Ujung jari pun akan menonjol, dan kuku melengkung ke bawah serta terlihat mengilap.

Para ahli tidak mengetahui penyebab pasti dari clubbing finger.

Namun, kondisi ini diyakini berkaitan dengan penyakit jantung, paru-paru, dan sistem pencernaan.

1. Kanker Paru-Paru

Sekitar 80% orang dengan clubbing finger juga menderita kanker paru-paru.

Gejala lain yang mungkin dirasakan oleh penderita kanker paru-paru, meliputi:

  • Tulang dan persendian yang sakit
  • Sesak napas
  • Batuk dengan darah atau lendir
  • Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan

Perawatan atau pengobatan akan tergantung pada ukuran, lokasi, dan jenis kanker yang dimiliki.

Sebagian pasien mungkin memerlukan pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, atau campuran dari semuanya.

2. Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF)

Penyebab clubbing finger diduga berkaitan dengan keberadaan zat tertentu di dalam darah.

Salah satunya adalah Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF).

Tubuh menghasilkan lebih banyak VEGF ketika jaringannya tidak bisa mendapatkan cukup oksigen.

Akibatnya, ini menumbuhkan lebih banyak pembuluh darah.

Kondisi inilah yang dapat mengubah tampilan jari menjadi terlihat seperti membengkak.

3. Penyakit Jantung Bawaan

Penyebab clubbing finger lainnya adalah karena gangguan pada jantung, seperti penyakit jantung bawaan.

Penyakit jantung bawaan sianotik (CCHD) mungkin dapat terjadi ketika masih bayi.

Jika CCHD adalah penyebab clubbing finger, gejala lain yang mungkin juga terjadi adalah:

  • Warna kebiruan pada kulit
  • Kelelahan
  • Napas cepat

Gangguan jantung pada bayi kerap terjadi dan penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Tapi, genetik diduga memiliki pengaruh yang besar dalam kondisi ini.

CCHD diketahui meningkatkan risiko gagal jantung yang terjadi secara mendadak.

Baca Juga: Serba-serbi Penyakit Jantung Lemah, Bisa Sebabkan Gagal Jantung Jika Tak Diobati

Stadium Keparahan Clubbing Finger

Fakta Infeksi Kuku

Foto: Fakta Infeksi Kuku (Orami Photo Stocks)

Mengutip VeryWellHealth, ada tahapan atau tingkat keparahan dari clubbing finger.

Tingkatan keparahan ini adalah seperti berikut:

  • Tingkat 1: Dasar kuku menjadi lunak.
  • Tingkat 2: Ada perubahan sudut lipatan kuku (kulit di bawah kutikula yang menahan kuku pada tempatnya).
  • Tingkat 3: Kuku membentuk kurva yang lebih jelas.
  • Tingkat 4: Ujung jari menjadi lebih tebal.
  • Tingkat 5: Kuku terlihat berkilau.

Gejala tersebut dengan terdeteksi dengan melakukan pemeriksaan fisik mandiri.

Caranya, periksa dengan menekan kuku kedua jari telunjuk bersamaan.

Pada kondisi normal, akan ada ruang kecil yang berbentuk seperti berlian di antara dasar kuku.

Jika tidak demikian, Moms mungkin mengalami clubbing finger.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Utama dan 11 Cara Menghilangkan Bau Kaki

Cara Mengobati Clubbing Finger

Gaya Hidup Sehat

Foto: Gaya Hidup Sehat (Orami Photo Stocks)

Clubbing finger perlu ditangani secara medis, baik dengan pembedahan atau pengobatan lainnya.

Untuk mengatasi kondisi ini, dokter perlu mencari tahu penyebab yang mendasari.

Rencana pengobatan yang direkomendasikan akan tergantung pada diagnosis dan hasil observasi.

Beberapa tindakan yang mungkin dilakukan untuk mengobati clubbing finger, di antaranya:

  • Metode kemoterapi, terapi radiasi, dan pembedahan untuk mengobati kanker.
  • Kombinasi obat-obatan dan terapi oksigen.
  • Rehabilitasi paru dan perubahan gaya hidup untuk meringankan gejala.
  • Obat-obatan yang dikonsumsi secara rutin.
  • Operasi untuk memperbaiki kecacatan pada jantung.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter mungkin akan merekomendasikan transplantasi paru-paru.

Tindakan ini diambil untuk mengobati penyakit paru-paru yang cukup parah.

Seseorang mungkin dapat mengurangi risiko terkena penyakit yang dapat menyebabkan clubbing finger.

Misalnya, mengurangi risiko penyakit paru-paru dan jantung dengan tidak merokok.

Hal itu pun termasuk dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol guna mengurangi kemungkinan terkena sirosis atau penyakit hati (liver).

Baca Juga: 10 Perawatan Tradisional Pasca Melahirkan, Tertarik Mencoba?

Jadi, apakah Moms sudah memeriksa kondisi kuku sendiri?

Apabila merasa mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan clubbing finger, pastikan untuk segera berobat ke dokter, ya!

  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/multimedia/nails/sls-20076131?s=2
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23957-clubbed-fingers
  • https://www.verywellhealth.com/clubbing-of-fingers-914776
  • https://www.healthline.com/health/clubbing-of-the-fingers-or-toes#takeaway