Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
19 Mei 2022

Aturan Pakai Glucophage, Obat untuk Pasien Diabetes

Perhatikan aturan pakainya, ya!
Aturan Pakai Glucophage, Obat untuk Pasien Diabetes

Jika Moms tahu dengan metformin, obat glucophage adalah satu merek dagang.

Metformin cukup populer di kalangan pengidap diabetes, maupun orang yang anggota keluarganya memiliki penyakit ini.

Jika dokter memberikan obat ini, Moms dan Dads baiknya pahami lebih dahulu manfaat dan efek sampingnya.

Yuk, simak ulasannya lebih lanjut!

Baca Juga: 4 Makanan Berbahaya untuk Ibu Hamil dengan Diabetes, Wajib Dihindari!

Manfaat Glucophage

ezgif-1-44299ccd50

Foto: ezgif-1-44299ccd50 (https://www.merckgroup.com/content/dam/web/corporate/images/business-specific/healthcare/global/general-medicine/Glucophage_packshot.jpg/_jcr_content/renditions/Mkgaa768x432)

Foto: merckgroup.com

Glucophage adalah obat yang bahan aktifnya metformin hcl.

Obat ini digunakan untuk mengobati penyakit diabetes tipe 2.

Perlu Moms ketahui bahwa diabetes diobati dengan perubahan gaya hidup dan obat jika dibutuhkan.

Perubahan gaya hidupnya meliputi diet yang tepat dan olahraga yang rutin untuk menurunkan kadar gula darah.

Jika memang kadar gula darah sulit untuk dikendalikan lewat perubahan gaya hidup, barulah obat diresepkan.

Di antara banyak jenis obat, glucopage adalah salah satu contohnya.

Dengan obat ini, kadar gula darah pengidap diabetes dapat menurun.

Di samping itu, risiko kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, dan komplikasi diabetes lainnya dapat menurun.

Cara kerja dari obat ini, yaitu mengendalikan respons tubuh terhadap hormon insulin yang dihasilkan secara alami.

Juga mengurangi jumlah gula yang dibuat oleh hati dan nantinya diserap oleh usus.

Moms dan Dads bisa mendapatkan obat ini dengan harga Rp18.000,00 hingga Rp30.400,00 per strip.

Baca Juga: Molexflu (Obat Flu dan Batuk): Kandungan, Dosis, dan Efek Samping

Dosis dan Aturan Pakai Glucophage

Bagaimana Aturan Minum Obat Saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya

Foto: Bagaimana Aturan Minum Obat Saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dosis 500 mg dan 1000 mg.

Setiap orang dapat diresepkan dosis yang berbeda-beda, tergantung dengan usia dan kondisi kesehatan.

Namun umumnya dosis yang digunakan adalah sebagai berikut.

  • Dosis awal: Sehari 2 x 500 mg atau 2 x 850 mg.
  • Dosis dapat ditingkatkan sesuai dengan respon pasien.
  • Dosis maksimal 3000 mg/hari dalam 3 dosis terbagi.
  • Dosis pemeliharaan: sehari 2 x 850 mg.

Gunakan obat ini persis sama dengan yang diarahkan dokter atau ikuti aturan pakai yang tertera di kemasan obat.

Jangan menambahkan atau mengurangi dosis yang sudah ditentukan tanpa izin dokter.

Minum obat ini secara rutin di waktu yang sama setiap harinya agar tidak melewati dosis.

Jika dosis terlewat, segera minum obat.

Namun, jika Moms baru teringat di jam yang mendekati waktu minum obat selanjutnya, jangan menggandakan dosis.

Jangan pula berhenti menggunakan obat tanpa izin dari dokter, sekalipun Moms atau Dads merasakan kondisi tubuh sudah merasa lebih baik.

Baca Juga: Mengenal Mediklin, Obat Jerawat dengan Kandungan Antibiotik

Efek Samping Glucophage

tukngantuk.jpg

Foto: tukngantuk.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seperti obat pada umumnya, glucophage dapat menimbulkan efek samping.

Pada setiap orang, efek sampingnya bisa berbeda-beda, tergantung respons tubuh terhadap obat.

Bahkan, ada pula yang merasakan efek samping yang tidak tercantum pada ulasan ini.

Obat yang mengandung metformin umumnya menimbulkan beberapa efek samping.

Misalnya, berupa sakit kepala, muntah, diare, sembelit, kelemahan pada tubuh, batuk dan pilek, serta nyeri dada.

Jika Moms atau Dads mengalami efek samping di atas dan tidak membaik dalam beberapa hari, segera periksa ke dokter.

Efek samping serius jarang terjadi.

Namun, segera minta bantuan medis jika mengalami efek samping seperti dikutip dari situs MIMS.

Termasuk jika mengalami ruam disertai sesak napas dan pembengkakan pada tubuh.

Itu artinya, Moms dan Dads alergi terhadap kandungan obat dan sebaiknya berhenti menggunakan obat.

Baca Juga: L Bio (Obat Diare): Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Selain alergi, sebaiknya tidak menggunakan glucophage jika punya masalah kesehatan, seperti:

  • Penyakit jantung atau baru-baru ini mengalami serangan jantung
  • Metabolik asidosis, yakni kondisi ketika tubuh terlalu banyak memproduksi asam
  • Penyakit liver
  • Penyakit paru
  • Penyakit ginjal
  • Kecanduan alkohol

Kemudian, jangan minum glucophage jika harus menjalani prosedur radiologi yang melibatkan zat kontras beryodium (pewarna).

Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat-obatan, seperti:

  • Suntik insulin
  • Obat hipertensi atau obat penyakit jantung, seperti verapamil
  • Obat untuk penyakit lambung, seperti simetidin

Begitu juga dengan suplemen, obat tradisional Tiongkok, atau obat warung tanpa resep.

Baca Juga: Ketahui Obat Lapraz: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Beri tahu dokter jika penyakit yang diderita adalah diabetes tipe 1 atau dalam kondisi stres akibat trauma atau infeksi.

Kondisi tersebut lebih mungkin mengalami asidosis laktat (terlalu banyak akumulasi asam laktat dalam tubuh) saat Anda sedang dirawat dengan obat ini.

Biasanya kondisi ini ditandai dengan perut mual, muntah, kelelahan ekstrem, sesak napas, dan pusing.

Terakhir, perlu pertimbangan lebih lanjut dari dokter jika obat ingin diberikan pada wanita hamil dan menyusui.

Selama menggunakan obat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Memantau kadar gula darah sesuai dengan arahan dokter
  • Tes darah rutin untuk mengecek fungsi ginjal

Nah, ada banyak hal kan yang perlu dipahami mengenai penggunaan obat glucopage.

Jadi, baiknya lakukan konsultasi dengan dokter dan ikuti arahannya.

  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/glucophage?type=full
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11294/glucophage-oral/details
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metformin?mtype=generic