Kesehatan

26 April 2021

5 Jenis Pemeriksaan Kesehatan Berkala yang Dianjurkan untuk Pria dan Wanita, Wajib Tahu!

Idealnya minimal satu kali melakukan pemeriksaan kesehatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pemeriksaan kesehatan tidak hanya untuk mendiagnosis gangguan setelah gejala muncul. Melainkan upaya untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Bagi seseorang yang rutin pemeriksaan kesehatan dokter secara teratur lebih cenderung dapat diagnosis dini dan berkontribusi pada jangka hidup yang lebih panjang.

Untuk orang dewasa, tergantung pada usia, dokter akan merekomendasikan jadwal pemeriksaan kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik rutin, indeks massa tubuh (BMI), pemeriksaan kulit, pemeriksaan kolesterol dan tekanan darah, pemeriksaan mata, imunisasi dan pemeriksaan penyakit menular seksual.

Oleh karena itu penting untuk Moms dan Dads mengenal pemeriksaan kesehatan rutin dalam langkah tepat pencegahan.

Baca Juga: Kadar Gula Darah Pengaruhi Peluang Hamil?

Pentingnya Pemeriksan Kesehatan Rutin Usia Muda

Pemeriksaan Kesehatan Sesuai Resep Dokter

Foto: Orami Photo Stocks

"Jenis pemeriksaan kesehatan rutin berubah seiring bertambahnya usia, dan akan bergantung pada riwayat kesehatan pribadi dan keluarga, serta apakah memiliki faktor risiko penyakit tertentu," jelas dr. Imelda Maria Loho, Sp.PD – dokter spesialis penyakit dalam RS Pondok Indah – Puri Indah dalam Small Group Media Discussion “Pemeriksaan Kesehatan Berkala” pada Kamis, 8 April 2021.

Tujuan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala adalah menurunkan faktor risiko, deteksi dini penyakit kardiovaskular dan mencegah perburukan.

Namun hal ini disesuaikan dengan riwayat kesehatan individu itu sendiri. Misalnya, kebanyakan orang dewasa muda tidak memerlukan metode kolonoskopi, tetapi jika ada riwayat polip atau kanker usus besar dalam keluarga, dokter mungkin menyarankan agar tes menjadi bagian rutin dari pemeriksaan kesehatan.

Memiliki riwayat keluarga juga dapat menjadikan Moms kandidat yang baik untuk pengujian genetik, yang dapat mengidentifikasi apakah berisiko tinggi untuk mengembangkan penyakit tertentu.

Misalnya saja, saat ini banyak penyakit tak disertai gejala seperti diabetes, penyakit jantung, kolestrol tinggi, kanker dan stroke. Beberapa prioritas pemeriksaan kesehatan yang penting dilakukan yakni skrining kanker, antara lain:

Baca Juga: 13 Makanan Penurun Darah Tinggi saat Hamil

Hal ini karena kanker merupakan penyakit kedua mematikan setelah serangan jantung.

"Banyak anak muda saat ini yang ternyata punya riwayat jantung dan dapat dideteksi lebih awal dengan pemeriksaan kesehatan," tambah dr. Imelda.

Mengutip Jophns Hopkins Medicine, melakukan upaya pencegahan dengan rutin pemeriksaan kesehatan dapat mengurangi gejala yang mungkin akan timbul dalam beberapa waktu ke depan.

Jenis Pemeriksaan Kesehatan Perempuan

3 Pemeriksaan Kesehatan Perempuan Pemisahan Sperma.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tentu setiap orang berbeda pemerikaan kesehatannya, baik laki-laki, perempuan, usia atau dengan riwayat kesehatan tertentu.

Semua ini dibalikkan lagi pada kebutuhan dan prioritas yang dibutuhkan. Begitu juga dengan pemeriksaan kesehatan perempuan. Pemeriksaan kesehatan di bawah ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan Moms, ya.

1. Screening Kanker Payudara

Berbeda dengan laki-laki, pemeriksaan kesehatan bagi perempuan pertama yang dianjurkan adalah screening kanker payudara.

Semakin dini dapat menemukan potensi terkena kanker payudara, semakin besar kesempatan untuk sembuh. Kanker payudara tahap awal cenderung menyebar ke kelenjar getah bening dan organ vital seperti paru-paru dan otak.

Pada wanita berusia 20 atau 30-an, dr. Imelda menyarankan agar rutin melakukan gerakan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dalam bagian dari pemeriksaan kesehatan diri potensi kanker payudara. Dianjurkan melakukan periksa SADARI setiap bulan untuk mendeteksi apakah ada benjolan atau memar di sekitar payudara.

Untuk wanita usia 50 tahun ke atas, diperlukan prosedur mamografi setiap 2 hingga 3 tahun sekali dalam mendeteksi lesi kecil yang tak bisa dideteksi dengan pemeriksaan SADARI.

Moms mungkin perlu pemeriksaan lebih sering jika memiliki faktor risiko tambahan terhadap potensi ini.

Baca Juga: Manfaat Masker Green Tea, Efektif Melindungi dari Kanker Kulit

2. Pap Smear

pemeriksaan kesehatan posisi serviks dari waktu ke waktu

Foto: Orami Photo Stocks

Mengutip Mayo Clinic, pap smear adalah rangkaian pemeriksaan kesehatan untuk perempuan yang penting dilakukan.

Pap smear melibatkan pengumpulan sel dari serviks dan mendeteksi kanker serviks sejak dini.

Dengan melakukan uji pap smear memberi wanita peluang lebih besar untuk sembuh. Mendeteksi sel-sel abnormal ini secara dini dengan pap smear adalah langkah pertama dalam menghentikan kemungkinan perkembangan kanker serviks.

Uji pemeriksaan kesehatan ini diperuntukkan untuk:

  • Aktivitas seksual usia muda
  • Berhubungan seks dengan multi partner
  • Merokok
  • Memiliki anak banyak
  • Pil KB
  • Penyakit menular seksual

Bagi wanita yang belum menikah ada baiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

3. Oesteoporosis

Osteoporosis adalah keadaan ketika tulang seseorang lemah dan rapuh. Setelah menopause, mengutip Harvard Health Publishing, wanita mulai kehilangan lebih banyak massa tulang, begitu juga pria mengalami osteoporosis.

Gejala pertama sering kali berupa luka yang menyakitkan bahkan setelah jatuh, terbentur, atau terpelintir secara tiba-tiba. Di Amerika usia 50 ke atas, penyakit ini berkontribusi pada sekitar kebanyakan wanita.

Untungnya, dengan pemeriksaan kesehatan berjala penyakit ini bisa dicegah, Moms.

Pemeriksaan Kesehatan Pria

Tak hanya perempuan, pemeriksaan kesehatan bagi pria juga sama pentingnya. Apa saja? Mari cari tahu!

4. Kanker Paru-paru

Kanker Paru-Paru Non-Perokok Beda Sama Perokok - perbedaan.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Menurut American Cancer Society, kanker paru-paru adalah kanker paling umum kedua dan penyebab utama kematian akibat kanker di antara pria dan wanita.

Kanker paru-paru pada pria berbeda dengan kanker paru-paru pada wanita dalam beberapa hal. Kemungkinan seorang perokok wanita terkena kanker paru-paru lebih tinggi daripada perokok pria, tetapi secara keseluruhan lebih banyak pria yang berpotensi terkena kanker paru-paru.

Hal ini karena mayoritas perokok adalah laki-laki.

Dengan pemeriksaan kesehatan berkala, akan melalui beberapa tahapan seperti ronsen dada, mengetahui riwayat penyakit serta gaya hidup.

Tes skrining untuk kanker paru-paru adalah CT scan dosis rendah atau LDCT. Selama pemindaian LDCT, pasien akan berbaring di atas meja dan mesin sinar-X menggunakan dosis rendah Pemindaian hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan tidak terasa nyeri.

5. Skrining Diabetes

Pemeriksaan kesehatan pria yang selanjutnya adalah skrining diabetes. Sebenarnya ini bisa dilakukan untuk perempuan juga.

Pemeriksaan kadar gula darah penting setiap bulannya agar kita dapat mengetahui batasan kadar gula dalam tubuh kita.

Yang lebih parahnya lagi diabetes stadium akhir dapat mengakibatkan amputasi kaki dan gagal ginjal. Walaupun tidak menular, diabetes merupakan penyebab kematian tertinggi yang ada di dunia.

Akibat diabetes, seseorang menjadi tidak produktif dan kinerja tubuh berkurang.

Baca Juga: Penanganan dan Perawatan Patah Tulang pada Balita

Dalam pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak sebenarnya sudah dilakukan sejak dari bayi.

"Untuk anak-anak, kesehatan berkala untuk lihat tumbuh kembang. Berbeda dengan orang dewasa," ujar dr. Imelda.

Saat bayi pun telah imunisasi dan ini menjadi tahapan proses pemeriksaan kesehatan dalam melihat tumbuh kembangnya normal atau tidak. Ini juga sesuai anjuran dokter anak yang bersangkutan.

Jadi, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sejak dini ya Moms! Semakin cepat terdeteksi akan cepat disembuhkan.

  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/routine-screenings
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/pap-smear/about/pac-20394841#:~:text=A%20Pap%20smear%2C%20also%20called,the%20top%20of%20your%20vagina.
  • https://www.health.harvard.edu/topics/screening-tests-for-women#:~:text=Mammography%20every%20two%20years%20for,need%20to%20continue%20having%20mammograms.&text=A%20Pap%20test%20is%20recommended,5%20years%20is%20an%20option.
  • https://www.cancer.org/cancer/lung-cancer/about/key-statistics.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait