08 November 2020

13 Makanan Penurun Darah Tinggi saat Hamil

Perhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat Moms mengalami tekanan darah tinggi saat hamil

Jangan pernah sepelekan kondisi tekanan darah saat hamil. Tekanan darah yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan hingga mengancam janin di dalam kandungan.

Moms dikatakan memiliki tekanan darah tinggi yaitu 160/110 mmHg atau lebih tinggi.

Menurut American Pregnancy Association, ada beberapa faktor yang tingkatkan risiko Moms alami tekanan darah tinggi saat hamil.

  • Hamil pertama kali
  • Mengandung anak kembar
  • Memiliki riwayat keluarga dengan darah tinggi
  • Mengandung pada usia 20 tahun atau lebih dari 40 tahun
  • Memiliki tekanan darah tinggi sebelum hamil
  • Pernah memiliki penyakit ginjal

Waspada terhadap kondisi hipertensi kronis yang bisa terjadi bahkan setelah melahirkan.

Selain itu, tekanan darah tinggi saat hamil bisa menyebabkan preeklamsia yang berbahaya dan menyebabkan komplikasi pada ibu hamil.

Untuk itu, selalu rutin untuk cek kesehatan dengan dokter kandungan selain berusaha untuk mengubah gaya hidup sebagai cara untuk menurunkan tekanan darah saat hamil.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

Sebaiknya segera ketahui cara menurunkan tekanan darah tinggi saat hamil agar tidak mengakibatkan berbagai komplikasi yang berbahaya.

Caranya bisa melalui jenis makanan yang dapat menurunkan darah tinggi, dan juga mengubah kebiasaan-kebiasaan saat tengah mengandung.

Makanan Penurun Darah Tinggi saat Hamil

Hasil penelitian dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) mengungkapkan, pola makan kaya sayuran dan ikan dapat mengurangi risiko hipertensi kehamilan sebesar 14% dan mengurangi risiko preeklampsia sebesar 21%.

Menurut Dr. Pat O’Brien, konsultan obstetri mengungkapkan cara untuk menurunkan risiko hipertensi saat hamil harus dimulai sebelum terjadinya kehamilan itu sendiri.

“Sebaiknya jaga berat badan Moms agar tetap ideal dan miliki pola makan yang sehat sebelum terjadinya pembuahan. Hal ini menjadi cara terbaik untuk menurunkan risiko alami tekanan darah tinggi saat hamil,” ujar dokter yang juga juru bicara di RCOG ini.

Ini beberapa jenis makanan yang bisa Moms coba sebagai penurun darah tinggi saat hamil, yaitu:

1. Sayuran Berdaun Hijau

sayuran hijau adalah makanan penurun darah tinggi.jpg
Foto: sayuran hijau adalah makanan penurun darah tinggi.jpg

Foto: supermarketperimeter.com

Bila Moms mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan, salah satu makanan terbaik untuk dikonsumsi adalah makanan kaya akan potasium.

Potasium akan membantu ginjal menyingkirkan kelebihan sodium melalui urine, sehingga bisa menurunkan darah tinggi.

Sayuran berdaun hijau adalah makanan yang mengandung potasium tinggi. Ini dia sayuran yang bisa Moms konsumsi:

  • Selada
  • Kale
  • Bayam
  • Arugula
  • Daun turnip
  • Daun bit
  • Brokoli

Sebaiknya hindari sayuran kalengan karena mengandung sodium. Dibanding kalengan, lebih baik konsumsi sayuran frozen karena memiliki nutrisi yang sama seperti sayuran segar.

2. Beri-berian

Buah beri mengandung flavonoid yang bisa mencegah hipertensi dan menurunkan tekanan darah.

Buah beri yang bisa Moms pilih adalah stroberi, raspberry, dan blueberry. Di antara ketiga buah beri ini, blueberry adalah yang mengandung paling banyak flavonoid.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

3. Yoghurt

yogurt kaya akan kalsium, yang bisa jadi penurun darah tinggi.jpg
Foto: yogurt kaya akan kalsium, yang bisa jadi penurun darah tinggi.jpg (Orami Photo Stocks)

Foto: thedailymeal.com

Yoghurt, terutama greek yogurt tanpa rasa merupakan makanan sumber kalsium dengan lemak yang rendah.

Menurut American Heart Association, perempuan yang makan 5 porsi yoghurt selama seminggu mengalami pengurangan risiko tekanan darah tinggi sebanyak 20 persen.

Pilih yoghurt tanpa gula agar tetap sehat untuk kesehatan. Moms juga bisa mengonsumsi yoghurt dengan buah-buahan, almond, atau granola.

4. Pisang

Makanan penurun darah tinggi selanjutnya adalah pisang. Mirip seperti sayur berdaun hijau, pisang juga sangat kaya akan potasium.

Moms bisa makan pisang secara langsung atau menambahnya pada sereal dan oatmeal untuk menambah fungsinya untuk mencegah tekanan darah tinggi.

5. Oatmeal

oatmeal cocok sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi.png
Foto: oatmeal cocok sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi.png

Foto: smithbrothersfarms.com

Oatmeal adalah makanan yang tinggi serat, rendah lemak, dan rendah sodium. Cocok sekali sebagai makanan penurun tekanan darah tinggi bukan?

Umumnya, oatmeal dimakan saat sarapan agar tubuh lebih berenergi. Salah satu menu oatmeal yang sedang tren adalah overnight oats.

Cara membuatnya, Moms hanya perlu merendam 1/2 gelas oat dan 1/2 cup susu di gelas semalaman. Di pagi hari, tambahkan granola, beri-berian, atau bubuk kayu manis.

Baca Juga: Ibu Hamil dengan Darah Tinggi, Mungkinkah Melahirkan Normal?

6. Bawang Putih

Pharmacognosy Reviews mengungkapkan bahwa bawang putih bisa mengurangi hipertensi dengan cara meningkatkan nitric oxide di tubuh.

Nitric oxide membantu melebarkan arteri untuk menurunkan tekanan darah.

Selain bawang putih, rempah-rempah seperti basil, kayu manis, thyme, rosemary, dan oregano juga bisa digunakan sebagai pengganti garam.

7. Ikan

ikan adalah makanan penurun tekanan darah dan mengurangi inflamasi.jpg
Foto: ikan adalah makanan penurun tekanan darah dan mengurangi inflamasi.jpg

Foto: wtop.com

Ikan seperti makerel dan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, yang bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi inflamasi.

Selain makerel dan salmon, ikan trout yang mengandung vitamin D juga bisa menjadi pilihan. Nah, vitamin D pun dapat menurunkan tekanan darah.

Salah satu keunggulan ikan adalah makanan ini mudah dimasak. Moms bisa mengkreasikan ikan untuk berbagai masakan, seperti dipanggang, sup, juga dipepes.

8. Pistachio

Kacang pistachio tidak hanya enak sebagai camilan, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Pistachio merupakan makanan penurun darah tinggi yang bekerja dengan cara mengurangi penyempitan pembuluh darah.

Studi yang dilakukan oleh Randomized Controlled Trial menunjukkan bahwa makan satu porsi pistachio per hari bisa mengurangi tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi Saat Hamil

9. Minyak Zaitun

minyak zaitun adalah minyak sehat yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi.jpg
Foto: minyak zaitun adalah minyak sehat yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: myfitnesspal.com

Minyak zaitun adalah minyak sehat yang mengandung polifenol, yang bisa melawan inflamasi untuk membantu mengurangi tekanan darah.

Minyak zaitun bisa menjadi alternatif minyak goreng, minyak kelapa, margarin, dan butter. Minyak ini juga dapat digunakan sebagai saus salad.

10. Delima

Delima adalah buah sehat yang bisa dinikmati langsung atau sebagai jus.

Sebuah studi menyimpulkan bahwa minum satu gelas jus delima selama 4 minggu akan membantu menurunkan tekanan darah secara cepat.

Lebih baik Moms membuat jus delima sendiri di rumah agar lebih bersih dan terjaga kualitasnya.

Jus delima yang dijual di pasaran tentunya sudah dicampur dengan gula yang akan memengaruhi kesehatan kita.

Baca Juga: Apa Dampak Darah Tinggi Pada Ibu Hamil dan Janin?

11. Buah Bit

makanan penurun tekanan darah selanjutnya adalah buah bit.jpg
Foto: makanan penurun tekanan darah selanjutnya adalah buah bit.jpg

Foto: lovethegarden.com

Makanan penurun tekanan darah selanjutnya adalah buah bit. Bit tinggi akan nitric oxide seperti bawang putih.

Moms dapat membuat jus dari bit atau memasaknya dengan cara dipanggang, ditumis, atau disup. Selain itu, bit juga bisa dipotong tipis-tipis untuk dijadikan keripik.

12. Buah Citrus

Buah jeruk, termasuk grapefruit, jeruk, dan lemon, mungkin memiliki efek penurun tekanan darah tinggi yang kuat. Dalam jurnal Role of Dietary Components in Modulating Hypertension, jenis makanan ini sarat akan vitamin, mineral, dan senyawa tanaman yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung kita dengan mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi.

Sebuah studi 5 bulan yang melibatkan 101 wanita Jepang menunjukkan bahwa asupan jus lemon setiap hari dikombinasikan dengan berjalan kaki secara signifikan berkorelasi dengan penurunan SBP, sebuah efek yang dikaitkan para peneliti dengan asam sitrat dan kandungan flavonoid lemon.

Penelitian juga menunjukkan minum jus jeruk dan jeruk bali dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, jus ini dapat mengganggu obat penurun tekanan darah yang umum, jadi konsultasikan dengan dokter sebelum menambahkan buah ini ke dalam makanan kita.

Baca Juga: 3 Perbedaan Nutrisi Buah Utuh dan Jus Buah, Signifikan!

13. Biji Labu

makanan penurun darah tinggi
Foto: makanan penurun darah tinggi

Foto: Orami Photo Stock

Mereka adalah sumber nutrisi terkonsentrasi yang penting untuk kontrol tekanan darah, termasuk magnesium, kalium, dan arginin, asam amino yang dibutuhkan untuk produksi oksida nitrat, yang penting untuk relaksasi pembuluh darah dan pengurangan tekanan darah.

Minyak biji labu juga telah terbukti menjadi obat alami yang ampuh untuk tekanan darah tinggi. Sebuah studi pada 23 wanita menemukan bahwa suplementasi dengan 3 gram minyak biji labu per hari selama 6 minggu menyebabkan penurunan SBP yang signifikan, dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Di samping mengonsumsi makanan penurun darah tinggi yang disebutkan di atas, jangan lupa untuk dibarengi dengan mencukupkan cairan di dalam tubuh dengan minum air yang cukup. Selama hamil juga sebaiknya tetap aktif bergerak agar metabolisme tubuh terjaga dengan baik.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.