Kesehatan

12 Juni 2021

13 Manfaat Buah Delima untuk Promil dan Kesehatan

Bisa menguatkan sperma dan dinding rahim lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms sedang menjalani program hamil (promil) atau merencanakan kehamilan? Buah delima mungkin layak dicoba untuk membantu meningkatkan kesuburan Moms dan Dads. Hingga saat ini telah banyak penelitian yang membuktikan manfaat buah delima untuk kehamilan, kesehatan reproduksi dan kesuburan, baik pada pria ataupun wanita.

Meskipun delima yang biasa ditemukan ada dua warna berbeda, yaitu delima merah dan delima putih, ini tidak ada perbedaan signifikan baik rasa ataupun khasiat buah delima. Satu-satunya perbedaan hanya terdapat pada warna buah.

Manfaat Buah Delima untuk Program Hamil dan Kehamilan

Khasiat Buah Delima untuk Program Hamil dan Kehamilan

Foto: pixabay.com

Studi oleh Advanced Biomedical Research, manfaat buah delima sangat bagus untuk tubuh dalam mencegah risiko penyakit berbahaya. Buah delima menjadi salah satu buah tersehat di dunia dan layak untuk dikonsumsi sehari-sehari.

Berikut ini adalah beberapa manfaat buah delima untuk program hamil dan kehamilan, baik dari delima merah ataupun delima putih, antara lain:

1. Menutrisi dan Menjaga Kesehatan Tubuh

Manfaat buah delima yang pertama yaitu buah ini merupakan sumber karbohidrat, serat pangan, folat, serta vitamin C, E, K, B1, B2, B3, B5, dan B6.

Selain itu, buah delima juga mengandung berbagai mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, dan seng.

Di mana semua nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh saat sedang program hamil.

“Apa pun yang dimakan bisa masuk ke dalam sel telur dan itu bisa memengaruhi bisa atau tidaknya telur dibuahi,” kata Claire Roberts, peneliti senior di Robinson Research Institute di University of Adelaide, Australia.

“Kesehatan metabolisme adalah faktor lain yang juga berdampak pada kesuburan dan berkontribusi pada pengembangan komplikasi selama masa kehamilan,” tambahnya.

Baca Juga: Khasiat Menakjubkan Buah Delima dan Acai Berry untuk Kecantikan Kulit

2. Kaya Antioksidan yang Melindungi Kesehatan Reproduksi

Dalam sebuah situs disebutkan bahwa manfaat buah delima kaya akan antioksidan.

Zat kimia ini memiliki kemampuan untuk mencegah dan menghilangkan penumpukan peradangan sistemik, yang sering kali memicu timbulnya cedera fisik ringan, nyeri, gangguan autoimun, alergi parah, diabetes, penyakit kardiovaskular hingga kanker.

Secara signifikan, peradangan juga dapat berdampak terhadap organ reproduksi dan menghambat fungsinya.

Antioksidan menjadi penghalang yang kuat untuk mencegah infeksi virus dan bakteri yang dapat menyebabkan peradangan berbahaya.

Manfaat buah delima juga dipercaya dapat melindungi sel telur dan mencegahnya dari kerusakan atau infeksi.

3. Menurunkan Risiko Komplikasi pada Penderita PCOS

Manfaat buah delima untuk kehamilan lainnya berkaitan dengan keseimbangan hormon pada wanita.

Buah delima sangat membantu dalam menjaga, menyeimbangkan, dan mengelola hormon. Ini sangat berperan penting dalam meningkatkan kesuburan dan peluang kehamilan.

Bahkan sebuah studi yang diterbitkan dalam Biomedical and Pharmacology Journal menemukan bahwa konsumsi ekstrak buah delima dapat meningkatkan perubahan hormon seks wanita dengan mengurangi kosentrasi estrogen, testosteron bebas, dan hormon androstenedione pada pasien dengan PCOS (polycystic ovary syndrome).

Bahkan peneliti dari studi tersebut menganjurkan wanita dengan PCOS untuk mengonsumsi buah delima untuk membantu mengurangi komplikasi sindrom ovarium polikistik.

Baca Juga: Bahaya PCOS Bagi Wanita yang Sedang Program Hamil

4. Mengandung Asam Folat dan Meningkatkan Gairah Seks

Manfaat buah delima dapat membantu merangsang gairah seks yang sehat pada wanita.

Selain itu, buah berkulit merah ini juga kaya akan asam folat yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembuahan dan perkembangan janin yang sehat.

Asam folat yang ditemukan dalam buah delima diketahui mampu meningkatkan kesuburan dengan meningkatkan aliran darah ke rahim dan memperkuat lapisan rahim. Zat ini juga diketahui membantu menurunkan risiko gangguan ereksi pada pria.

Penelitian yang dilakukan Queen Margaret Univeristy, Ediburgh, telah menemukan hasil bahwa peningkatan dengan mengonsumsi jus delima dapat meningkatkan kadar testosteron pada responden penelitian.

Sebanyak 60 subjek penelitian, baik pria dan wanita, telah berpartisipasi dalam waktu dua minggu.

Air liur mereka diteliti untuk mengecek kadar testosteron dan dicatat tingkat testosteron mereka meningkat sebesar 24%.

5. Meningkatkan Kekuatan dan Pergerakkan Sperma

Buah delima bukan hanya baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan Moms. Dads sebaiknya juga mengonsumsi buah yang satu ini untuk lebih meningkatkan peluang kehamilan.

Pasalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan di PLOS One Publications menemukan bahwa kandungan antioksidan dalam buah delima dapat meningkatkan kualitas sperma.

Konsumsi buah delima sebelum ejakulasi diketahui dapat membantu meningkatkan kekuatan dan pergerakan sperma (motilitas sperma).

Studi lain yang dipublikasikan pada Clinical Nutrition tahun 2008, mengatakan bahwa manfaat buah delima mempunyai peranan penting dalam hal meningkatkan kualitas sperma, kepadatan spermatogenik, serta aktivitas antioksidan, serta kadar testosteron.

Baca Juga: 6 Cara agar Sperma Sehat dan Siap Membuahi

6. Meningkatkan Jumlah Sperma

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 dalam jurnal Clinical Nutrition menemukan bahwa pemberian jus buah delima setiap hari memiliki potensi untuk meningkatkan jumlah sperma pria, meningkatkan sirkulasi darah di seluruh tubuh, dan memungkinkan organ intim pria untuk menerima lebih banyak darah yang kaya akan oksigen.

Penelitian lain pada Journal of Urology, menemukan fakta bahwa manfaat buah delima dapat meningkatkan kesuburan karena dapat menaikkan kualitas serta mobilitas sperma.

Kandungan yang terdapat dalam buah delima dapat membuat otot penis menjadi lebih rileks, melebar, serta menaikkan aliran darah.

Manfaat buah delima sangat memengaruhi pada kualitas sperma. Dinyatakan bahwa jus delima bisa meningkatkan ereksi pada pria yang menderita disfungsi ereksi.

Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Pria Disfungsi Ereksi di Malam Pengantin

7. Meningkatkan Aliran Darah ke Rahim

Manfaat buah delima kaya akan kandungan antioksidan, di mana kandungan antioksidan ini dipercaya bisa mempunyai pengaruh tinggi pada kesuburan baik laki-laki dan perempuan.

Tetapi, untuk perempuan, kandungan antioksidan ini sangat baik dalam melancarkan aliran darah menuju rahim.

Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi rutin buah delima, dapat meningkatkan presentasi kehamilan.

8. Membuat Dinding Rahim Kuat

Masa kehamilan membutuhkan banyak perhatian penting, salah satunya adalah kondisi kesiapan Moms.

Di mana kondisi dinding rahim Moms harus siap diisi oleh calon buah hati selama 9 bulan ke depan.

Dengan Moms rutin mengonsumsi buah delima, maka akan membuat dinding rahim Moms menjadi lebih kuat.

Sehingga dapat menurunkan kemungkinan terjadinya keguguran pada ibu hamil.

Baca Juga: Mengenal Plasenta Bayi dan Manfaatnya Bagi Janin Dalam Rahim

9. Menjaga Kesehatan Prostat

Manfaat buah delima lainnya yaitu diketahui mengandung senyawa anti-inflamasi alami yang dapat mencegah peradangan yang menyebabkan pembesaran prostat pada pria.

Kelenjar prostat sangat penting untuk kesehatan reproduksi karena menghasilkan cairan yang memberi dan melindung sperma.

Polifenol pada buah delima juga mengurangi risiko kanker prostat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan reproduksi pada pria.

Manfaat Buah Delima untuk Tubuh

Khasiat Buah Delima untuk Tubuh

Foto: pixabay.com

Selain untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, manfaat buah delima juga manjur untuk memaksimalkan fungsi organ, lho!

Mari simak manfaat buah delima merah dan delima putih untuk tubuh.

10. Meningkatkan Daya Ingat

Studi yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, manfaat buah delima sebanyak 2 gram yakni dapat mencegah defisit dalam memori otak setelah operasi.

Selain itu, manfaat buah delima juga dapat meningkatkan daya ingat memori seseorang, baik dari memori verbal ataupun visual.

Menariknya lagi, buah delima dapat membantu melawan penyakit alzheimer. Alzheimer adalah penyakit progresif yang menghancurkan memori dan fungsi mental pada otak.

11. Meningkatkan Kinerja Olahraga

Manfaat buah delima kaya akan nitrat makanan, yang telah terbukti meningkatkan kinerja olahraga.

Sebuah studi dari Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism memaparkan, seseorang yang berlari di atas treadmill menunjukkan bahwa mengonsumsi satu gram ekstrak buah delima 30 menit sebelum latihan, secara signifikan dapat meningkatkan aliran darah, menunda kelelahan dan meningkatkan efisiensi latihan.

Manfaat buah delima ini sangat baik untuk seseorang dengan aktivitas tinggi dan fisik, seperti atlet.

Baca Juga: 12 Manfaat Buah Alpukat yang Menakjubkan

12. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung salah satu penyebab kematian dini paling umum di dunia. Ini adalah penyakit yang rumit, didorong oleh banyak faktor penyebab.

Tak hanya orang tua, anak muda pun berisiko terkena penyakit jantung.

Asam punicic, asam lemak utama dalam Manfaat buah delima, dapat membantu melindungi dari berisiko terkena penyakit jantung.

Sebuah studi menunjukkan bahwa 800 mg minyak biji delima per hari secara signifikan bekerja dan mengurangi risiko.

Manfaat buah delima, khususnya pada jus juga coba dikonsumsi penderita diabetes tipe 2 dan kolesterol tinggi.

Mereka mencatat pada studi tahun 2010, jus buah delima juga telah terbukti, baik pada hewan ataupun manusia, dapat mengikat kolestrol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Dengan rutin konsumsi buah delima, juga baik untuk penderita tekanan darah tinggi.

13. Mengurangi Nyeri Sendi

Arthritis adalah salah satu penyakit yang menyerang sendi seiring bertambahnya usia.

Berbagai jenis artritis yang ada, masing-masing dengan penyebab yang berbeda termasuk keausan, infeksi, dan penyakit yang mendasarinya.

Senyawa tanaman dalam manfaat buah delima memiliki efek anti-inflamasi dan dipercaya membantu mengobati radang sendi.

Menariknya, ekstrak buah delima dapat memblokir enzim yang diketahui dapat merusak sendi pada penderita osteoartritis.

Ekstrak ini juga telah terbukti meredakan radang sendi pada tikus, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait ini.

Buah delima bisa Moms olah menjadi santapan yang nikmat dan juga bisa dijadikan topping untuk yoghurt, oatmeal, salad, dan quinoa bowls.

Perbedaan Delima Merah dan Delima Putih

delima putih.png

Foto: specialtyproduce.com

Tahukah Moms bahwa ada delima berwarna putih? Dijelaskan pada penelitian pada 2015, delima putih terjadi akibat tidak adanya pigmen antosianin yang memberikan warna merah keunguan pada delima biasa.

Tidak hanya warna buahnya, biji pada delima putih pun turut berwana putih bersemu merah muda, sedangkan daunnya berwarna hijau pucat.

Tekstur biji pada delima putih lebih lembut dibanding delima merah. Rasa buahnya pun berbeda, karena delima putih sangat manis karena kandungan gulanya yang tinggi dan memiliki tingkat asam yang rendah.

Bagaimana dengan manfaat buah delima putih? Pada penelitian yang sama dijelaskan bahwa pigmen antosianin pada delima merah memiliki berbagai manfaat seperti mencegah penyakit kardiovaskular, mencegah kanker, meningkatkan fungsi otak dan visual, serta menjadikan buah lebih awet saat disimpan.

Saat ini masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut apakah kurangnya antosianin di delima putih memengaruhi khasiatnya.

Baca Juga: 9 Kebiasaan yang Dapat Mengganggu Kesuburan Pria

Meskipun manfaat buah delima untuk kehamilan dan kesehatan sangatlah banyak, hal terbaik yang perlu Moms dan Dads lakukan terlebih dahulu adalah berkonsultasi dengan dokter.

Terutama jika Moms dan Dads menderita diabetes atau penyakit yang sedang dalam pengobatan lainnya.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4007340/
  • https://biomedpharmajournal.org/vol8no2/the-effect-of-pomegranate-juice-extract-on-hormonal-changes-of-female-wistar-rats-caused-by-polycystic-ovarian-syndrome/
  • https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0108532
  • https://www.clinicalnutritionjournal.com/article/S0261-5614(07)00207-5/fulltext
  • https://www.hindawi.com/journals/ecam/2013/701434/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3789410/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4146683/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20334708/
  • https://specialtyproduce.com/produce/White_Pomegranates_9626.php
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4651307/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait