27 Maret 2023

10 Manfaat Madu Kelulut, Bisa Atasi Diabetes, Lho!

Ada banyak manfaat yang menakjubkan lho, Moms!

Madu merupakan pemanis alami yang banyak tersedia dan terkenal di seluruh dunia. Kira-kira apa saja manfaat madu kelulut?

Di antara berbagai produk alami, madu menjadi salah satu yang juga banyak digunakan untuk berbagai aplikasi klinis.

Seperti dikutip dari jurnal dalam yang dipublikasikan oleh Revista Brasileira de Farmacognosia, dijelaskan bahwa madu mengandung sekitar 200 senyawa kimia yang berbeda.

Misalnya, pada madu dari lebah madu atau manuka, larutan kental ini mengandung berbagai molekul, termasuk fruktosa, glukosa, air, protein, dan asam amino serta sejumlah kecil enzim, vitamin, dan zat lain, seperti senyawa fenolik.

Namun, komposisi madu tetap akan bervariasi tergantung pada jenis tanaman tempat lebah mengkonsumsi nektar.

Bagaimana dengan madu kelulut?

Jenis madu ini berasal dari 100% lebah liar alami yang tidak menyengat serta manfaat madu kelulut sangat beragam untuk kesehatan.

Baca Juga: 4 Cara Membuat Infused Water, Sehat dan Menyegarkan!

Madu kelulut dari lebah tanpa sengat ini sengat berbeda dengan madu yang dihasilkan oleh lebah dari genus Apis atau lebah madu.

Misalnya, dalam hal warna, rasa, dan viskositas.

Manfaat madu kelulut secara tradisional telah dikonsumsi langsung dan digunakan dalam berbagai praktik medis.

Madu kelulut digunakan dengan metode tradisional di mana madu dipanen langsung dari hutan atau bahkan di meliponari yang lebih mapan.

Lebah tanpa sengat (Meliponini) penghasil madu kelulut hidup di sebagian besar wilayah tropis dan sub-tropis, dengan lebih dari 500 spesies di seluruh wilayah Neotropis, Afrotropis, dan Indo-Australia.

Seperti lebah madu Apis mellifera yang terkenal, lebah tak menyengat hidup dalam koloni permanen yang terdiri dari satu ratu dan pekerja.

Mereka juga mengumpulkan serbuk sari dan nektar untuk memberi makan larva di dalam koloni.

Madu kelulut sendiri telah digunakan oleh peradaban kuno selama ribuan tahun di seluruh Malaysia dan bagian lain Asia untuk tujuan pengobatan, nutrisi, dan terapeutik.

Jadi, apa sebenarnya manfaat madu kelulut bagi kesehatan?

Manfaat Madu Kelulut bagi Kesehatan

Ilustrasi Manfaat Madu Kelulut (healthier.stanfordchildrens.org)
Foto: Ilustrasi Manfaat Madu Kelulut (healthier.stanfordchildrens.org)

Sains juga telah memvalidasi kearifan pribumi ini dengan mengidentifikasi berbagai manfaat madu kelulut ketika mengonsumsinya.

1. Baik Untuk Penderita Diabetes

Ahli kimia organik dari Universitas Queensland, Professor Mary Fletcher, mengatakan bahwa masyarakat adat telah lama mengetahui bahwa madu kelulut dari lebah asli yang tidak menyengat ini memiliki khasiat kesehatan khusus.

"Kami menguji madu dari dua spesies lebah asli Australia tanpa sengat, dua di Malaysia dan satu di Brasil. Kami menemukan bahwa hingga 85% gula mereka adalah trehalulosa, bukan maltosa seperti yang diperkirakan sebelumnya," katanya seperti dikutip Science Daily.

Dr. Fletcher mengatakan trehalosa adalah gula langka dengan indeks glikemik (GI) rendah dan tidak ditemukan sebagai komponen utama dalam makanan lain.

Secara tradisional, manfaat madu kelulut dianggap baik untuk diabetes dan sekarang sudah diketahui alasannya.

Madu kelulut ini memiliki GI yang lebih rendah atau berarti butuh waktu lebih lama untuk gula diserap ke dalam aliran darah.

Itu artinya, manfaat madu kelulut ini ketika dikonsumsi, tidak akan menyebabkan lonjakan glukosa yang akan dirasakan ketika mengonsumsi gula lain.

"Menariknya, trehalosa juga bersifat akariogenik, yang berarti tidak menyebabkan kerusakan gigi," tambahnya.

Baca Juga: Ragam Manfaat Madu Hitam yang Menakjubkan, Sudah Tahu?

2. Bersifat Antimikroba

Aktivitas biologis madu kelulut dari salah satu jenis lebah tanpa sengat telah didokumentasikan dengan baik dan ditemukan memiliki aktivitas antimikroba yang baik terhadap bakteri S. aureus.

Studi lain mengungkapkan bahwa manfaat madu kelulut dari lebah tanpa sengat tersebut juga memiliki aktivitas antimikroba yang signifikan terhadap beberapa strain bakteri yang berbeda, termasuk Bacillus cereus, Pseudomonas aeruginosa, serta melawan jamur seperti Candida albicans dan Saccharomyces cerevisiae.

3. Bersifat Antioksidan

Bersifat Antioksidan (Freepik.com)
Foto: Bersifat Antioksidan (Freepik.com)

Sebuah penelitian yang dilakukan di wilayah timur laut Brazil mengungkapkan bahwa manfaat madu kelulut dari salah satu lebah tanpa sengat dari Melipona juga memiliki potensi antioksidan.

Namun, memang potensi antioksidan madu kelulut akan bervariasi menurut jenis asal usulnya.

Tidak hanya itu, flavonoid dan polifenol yang ditemukan dalam madu juga telah dilaporkan memiliki sifat antioksidan.

4. Bersifat Anti-Inflamasi

Melipona marginata adalah spesies lebah tak menyengat yang terancam punah dari Brasil.

Lebah ini menghasilkan madu kelulut dengan sifat fisikokimia yang unik dan rasa yang khas.

Disebutkan manfaat madu kelulut yang diekstrak dari lebah tanpa sengat ini menunjukkan efek antiinflamasi saat dioleskan pada kulit.

Pada umumnya, khasiat ini juga ditemukan pada madu manuka dimana juga memiliki agen anti inflamasi.

Baca Juga: 9 Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesuburan, Wajib Tahu!

5. Mengatasi Penyakit atau Permasalahan Pada Mata

Madu lebah berperan penting dalam mengobati katarak yang diinduksi secara kimiawi.

Manfaat madu kelulut menunjukkan aktivitas melawan katarak yang diinduksi natrium selenite pada tikus Wistar.

Lebih lanjut, penerapan madu lebah tanpa sengat sebagai agen pencuci mata telah menyebabkan retardasi katarak yang diinduksi selenite pada tikus.

Tidak hanya melawan katarak, madu kelulut juga telah digunakan sebagai obat tetes mata untuk mengatasi masalah penglihatan.

Madu dari spesies lebah tak menyengat Tetragonisca juga digunakan dalam pengobatan glaukoma dan katarak.

6. Mengatasi Kelainan Saraf

Stres oksidatif adalah salah satu penyebab utama peradangan saraf yang menyebabkan apoptosis saraf dan kematian.

Sebuah jurnal Biological and Therapeutic Effects of Honey Produced by Honey Bees and Stingless Bees tentang khasiat madu dalam mengobati demensia pada manusia menemukan bahwa madu dan komponen yang ada dalam madu dapat mencegah demensia dan penyakit kognitif lainnya.

7. Mampu Menyembuhan Luka

Menyembuhan Luka (Freepik.com)
Foto: Menyembuhan Luka (Freepik.com)

Banyak penelitian dilakukan untuk melihat efek madu untuk penyembuhan luka.

Aktivitas penyembuhan luka pada tikus percobaan dan dengan menggunakan madu secara topikal, ternyata memberi hasil positif.

Temuan histopatologi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada ketebalan jaringan granulasi dan ukuran luka terbuka.

Disarankan bahwa aplikasi topikal madu pada luka dapat menunjukkan kemampuan penyembuhan luka.

Dalam penelitian pada manusia terhadap 59 pasien, madu ditemukan dapat meningkatkan penyembuhan luka.

Madu juga bertindak sebagai agen debriding saat dioleskan langsung ke luka.

Studi lain mengungkapkan aktivitas antimikroba substansial dari madu kelulut asal lebah tanpa sengat Australia dan menghasilkan informasi bahwa manfaat madu kelulut juga memiliki aktivitas atsu efek penyembuhan luka.

Baca Juga: 7 Manfaat Inulin bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan dan Jantung

8. Bersifat Anti Kanker

Madu, seperti yang dijelaskan oleh banyak bukti ilmiah, dapat dianggap sebagai agen kemopreventif yang hebat.

Kemoprevensi dapat digambarkan sebagai penggunaan senyawa alami atau sintetis untuk mengurangi risiko perkembangan kanker.

Sebuah tes laboratorium selama 18 minggu menunjukkan bahwa konsumsi madu manuka telah secara signifikan menurunkan tingkat kejadian, kemanjuran untuk berkembang biak dan ukuran tumor pada tikus dengan kanker payudara.

Itu artinya, aktivitas antioksidan madu manuka mungkin juga menjadi alasan efek perlindungan terhadap kanker payudara yang diinduksi.

Sementara itu, manfaat madu kelulut yang juga dikenal dengan aktivitas antioksidannya, mampu mencegah induksi kanker usus besar dengan azoxymethane (AOM) pada tikus.

9. Efek pada Kesuburan

Madu telah terbukti memberikan efek positif pada kesuburan dengan cara meningkatkan hormon yang berhubungan dengan kesuburan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Advances in Pharmacological and Pharmaceutical Sciences, menunjukan bahwa tikus diabetes biasanya memiliki kualitas sperma yang rendah.

Namun, pemberian madu kelulut pada tikus diabetes menunjukkan peningkatan kualitas sperma, dengan efek perlindungan tambahan pada proses spermatogenesis bahkan pada kondisi diabetes.

Pada tikus non-diabetes, manfaat madu kelulut membantu meningkatkan jumlah sperma epididimis, motilitas, dan kelangsungan hidup sperma.

Artinya, hal ini bisa menunjukkan properti madu kelulut yang berpotensi meningkatkan kesuburan.

Kesimpulannya, manfaat madu kelulut bisa menjadi alternatif yang bagus untuk mencegah kerusakan sperma dan testis pada mahluk hidup yang diabetes.

Untuk diaplikasikan pada manusia, mungkin manfaat madu kelulut ini masih membutuhkan penelitian lebih mendalam.

10. Melembapkan Kulit

Melembapkan Kulit (Freepik.com)
Foto: Melembapkan Kulit (Freepik.com)

Seperti madu jenis lainnya, madu kelulut juga memiliki kadar air yang tinggi.

Penelitian dalam Skin Pharmacology and Physiology mengungkapkan bahwa kadar air pada madu kelulut relatif lebih tinggi dibandingkan dengan madu manuka.

Madu memiliki sifat pelembap yang baik karena adanya gugus hidroksil.

Komponen dasar madu, yaitu gula, protein, dan asam laktat, dapat berperan sebagai pelembap.

Selain itu, keberadaan gliserin, propilen glikol, dan sorbitol yang sering digunakan sebagai pelarut dalam kosmetik, dapat meningkatkan sifat pelembap dari madu itu sendiri.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa bahan-bahan seperti vitamin B, E, dan K, bersama dengan beberapa mineral baik seperti kalium, fosfor, dan kalsium yang ada hampir di semua madu, berkontribusi pada atribut hidrasi madu.

Kandungan air yang tinggi pada madu ini, membuat manfaat madu kelulut mampu mencegah dehidrasi pada luka karena efek osmotik yang secara bertahap mengantarkan cairan ke jaringan luka.

Baca Juga: 11 Ciri Madu Asli, Jangan Terkecoh dengan yang Palsu ya!

Ini akan menjaga lingkungan di sekitar jaringan luka tetap lembap.

Selain itu seperti yang telah disebutkan sebelumnya, meskipun kondisi lembap yang terus menerus dapat berkembang menjadi kondisi basah yang menyebabkan maserasi luka, tetapi madu kelulut akan membantu proses penyembuhan lebih cepat.

Untungnya, osmolaritas madu yang tinggi dapat melindungi kulit dari maserasi dan terus menerus menjaga kelembapan di sekitarnya.

Itulah berbagai manfaat madu kelulut. Beberapa mungkin sama dengan manfaat madu manuka dan beberapa lainnya tentu berbeda.

Pada madu manuka, semakin banyak lebah yang dikumpulkan, semakin tinggi isinya dan ini seringkali berarti label harga yang juga lebih tinggi.

Sebaliknya, produksi madu kelulut tidak bergantung pada satu jenis bunga.

Lebah tanpa sengat menyerbuki berbagai pohon buah-buahan dan sifat antibakterinya secara konsisten terdapat dalam propolis di sarang lebahnya.

  • https://www.karger.com/Article/Fulltext/458416#ref44
  • https://www.hindawi.com/journals/aps/2018/6179596/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0102695X16301843

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.