12 Maret 2023

Mimisan pada Ibu Hamil: Penyebab, Cara Atasi, dan Cegahnya

Cegah dengan banyak minum air putih.

Mimisan pada ibu hamil memang cukup sering terjadi.

Kondisi ini memang menakutkan, tetapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Dengan catatan, Moms tidak kehilangan banyak darah atau mengalami keluhan penyerta lainnya.

Faktanya, mimisan pada ibu hamil umumnya hanya memerlukan perawatan di rumah saja.

Selama mimisan, darah akan mengalir dari salah satu atau kedua lubang hidung.

Keluhan ini biasanya berlangsung selama beberapa detik, atau bertahan hingga lebih dari 10 menit.

Agar tidak salah bertindak, yuk, Moms, cari tahu serba-serbi mimisan pada ibu hamil lewat ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Siasati 5 Masalah Kehamilan dengan Tips Ini!

Penyebab Mimisan pada Ibu Hamil

Hidung Sakit (Orami Photo Stocks)
Foto: Hidung Sakit (Orami Photo Stocks)

Dilansir dari Healthline, mimisan pada ibu hamil adalah normal. Kehamilan dapat membuat pembuluh darah di hidung kita membesar.

Selain itu, peningkatan suplai darah Moms akan memberi lebih banyak tekanan pada pembuluh darah halus tersebut.

Sehingga menyebabkan pembuluh darah lebih mudah pecah.

Itulah mengapa mimisan pada ibu hamil sering terjadi dan sekitar 20% ibu hamil mengalaminya, dibandingkan dengan 6% wanita yang tidak hamil.

Untungnya, mimisan pada ibu hamil ringan sesekali biasanya tidak berbahaya bagi ibu dan janin.

Beberapa dokter mengatakan bahkan mimisan selama kehamilan tidak perlu dikhawatirkan.

Moms kemungkinan besar akan mimisan ketika sedang mengalami:

  • Flu
  • Infeksi sinus
  • Reaksi alergi
  • Selaput di dalam hidung mengering saat cuaca dingin

Cedera dan kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah tinggi atau gangguan pembekuan, juga dapat menyebabkan mimisan saat hamil.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Berdarah, Simak!

Pertolongan Pertama Mimisan saat Hamil

Mimisan pada Ibu Hamil (pregnancyhealth.net)
Foto: Mimisan pada Ibu Hamil (pregnancyhealth.net)

Lalu apa yang harus dilakukan saat terjadi mimisan pada ibu hamil?

Berikut langkah-langkah pertolongan pertama:

  1. Duduk dan condongkan tubuh sedikit ke depan, tetapi jaga agar kepala kita lebih tinggi dari dada kita.
  2. Dengan menggunakan ibu jari, remas kedua lubang hidung Moms ke arah tengah hidung. Lakukan ini selama beberapa menit, lalu lepaskan. Ulangi langkah ini jika perdarahan belum mereda.
  3. Bernapaslah melalui mulut dan tutup lubang hidung Moms selama 10-15 menit.
  4. Jangan berhenti atau periksa apakah pendarahan sudah berhenti sebelumnya karena bisa mengganggu pembekuan. Moms bisa menyetel stopwatch juga untuk mengetahuinya, lho!
  5. Kompres es untuk menyempitkan pembuluh darah dan memperlambat pendarahan.
  6. Pegang kompres dingin atau sekantong kacang polong beku di atas batang hidung kita dengan tangan yang tidak menutup lubang hidung.
  7. Jangan berbaring atau memiringkan kepala ke belakang karena posisi ini akan menyebabkan Moms menelan darah.

Menelan darah saat hamil dapat menyebabkan mual dan muntah atau bahkan membuat Moms tidak sengaja menghirup darah.

Jangan ragu untuk berkonsultasi kepada dokter ketika:

  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Mimisan terus berlanjut setelah melakukan berbagai penanganan.
  • Aliran darah yang cukup banyak.

Baca Juga: Ini Waktu Mimisan Pada Anak Yang Harus Diwaspadai

Cara Menghentikan Mimisan pada Ibu Hamil

Es Batu (Orami Photo Stock)
Foto: Es Batu (Orami Photo Stock) (Pixabay)

Cara dasar dan biasa untuk menghentikan pendarahan hidung mendadak ini bisa berguna.

Inilah yang harus Moms lakukan segera dengan bahan-bahan yang sederhana untuk mengatasi mimisan pada ibu hamil, dilansir dari Whats to Expects.

1. Jepit Hidung

Cara mengatasi mimisan saat hamil yang pertama adalah jepit hidung.

Cara termudah adalah dengan mencubit hidung kita karena akan mengirimkan tekanan ke titik perdarahan di septum hidung yang membantu darah berhenti mengalir.

Duduk tegak dengan kepala sedikit dimiringkan ke depan.

Dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, cubit bagian lembut hidung.

Lakukan ini selama sekitar 5-10 menit. Pastikan Moms bernapas dari mulut.

Lepaskan tekanan dengan lembut dan duduk dengan tenang selama sekitar lima menit.

Ulangi sampai darah berhenti mengalir.

2. Berikan Kompres Dingin

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah berikan kompres dingin.

Salah satu pengobatan paling efektif untuk pendarahan hidung adalah dengan melakukan kompres dingin.

Menahan kompres dingin di hidung selama beberapa menit dapat membantu menyempitkan pembuluh darah kecil di hidung yang mengeluarkan darah.

Rasa dingin akan mendorong pembuluh darah bagian dalam hidung menyempit, sehingga darah tidak keluar lagi.

3. Gunakan Cuka Sari Apel

Cara mengatasi mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah gunakan cuka sari apel.

Asam dalam cuka akan membantu menyempitkan pembuluh darah, sehingga menghentikan pendarahan.

Celupkan bola kapas ke dalam cuka dan letakkan di lubang hidung yang sedang mimisan selama sekitar 5-10 menit.

Obat ini akan bekerja pada percobaan pertama.

4. Gunakan Cabai Rawit

Cara mengatasi mimisan pada ibu hamil selanjutnya adalah menggunakan cabai rawit.

Cabai rawit bekerja sebagai stimulan sel dan mengatur tekanan aliran darah, yang berarti membantu menghilangkan tekanan berat dari area perdarahan.

Bagaimana caranya?

  1. Ambil satu sendok teh bubuk cabai dan campurkan dengan air hangat.
  2. Minum segera setelah mimisan atau perdarahan di hidung dimulai.
  3. Campuran ini dikatakan ampuh dalam membantu menghentikan darah dengan segera.

5. Gunakan Daun Jelatang

Cara mengatasi mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah gunakan daun jelatang.

Daun jelatang adalah obat herbal yang bekerja dengan baik karena merupakan zat alami dan agen hemostatik.

Larutan jelatang dapat membantu mencegah mimisan terkait alergi. Caranya:

  1. Seduh teh daun jelatang segar.
  2. Setelah dingin, celupkan kapas ke dalam larutan tersebut dan letakkan di hidung.
  3. Simpan selama 5-10 menit hingga pendarahan berhenti.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rhinitis Kehamilan yang Jadi Penyebab Hidung Tersumbat saat Hamil

Mencegah Mimisan pada Ibu Hamil

Menutup Hidung dengan Tisu (Orami Photo Stock)
Foto: Menutup Hidung dengan Tisu (Orami Photo Stock)

Meski mimisan sudah menjadi ancaman bagi para ibu hamil, rupanya hal ini masih dapat dicegah dengan minum banyak cairan untuk menjaga selaput lendir Moms terhidrasi.

Selain itu, ada beberapa cara lain yang bisa Moms lakukan untuk mencegah mimisan pada ibu hamil.

1. Obat Tanpa Resep

Cara mencegah mimisan saat hamil yang pertama adalah minta obat tanpa resep.

Obat-obatan seperti antihistamin dan sebagian besar semprotan hidung dekongestan mungkin aman untuk penggunaan jangka pendek.

Jadi tanyakan kepada dokter kandungan apakah dia dapat merekomendasikan obat yang efektif dan boleh dikonsumsi saat Moms hamil.

Semprotan garam dan strip hidung juga dianggap aman untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan.

2. Lembapkan Udara

Cara mencegah mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah lembapkan udara.

Coba letakkan humidifier kabut hangat di kamar Moms untuk menambah kelembapan udara yang menenangkan hidung.

Jangan berada pada ruangan atau udara yang terlalu panas, jauhkan pula dari asap dan iritasi.

Bila perlu, gunakan pelumas untuk mencegah kekeringan di hidung.

3. Atasi Kekeringan pada Hidung

Cara mencegah mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah atasi kekeringan pada hidung.

Beberapa ahli merekomendasikan petroleum jelly, lalu oleskan dengan menggunakan kapas.

Lainnya menyarankan pelumas berbasis air khusus yang tersedia di apotek.

Semprotan hidung juga bisa membantu.

4. Konsumsi Banyak Vitamin C

Cara mencegah mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah konsumsi lebih banyak vitamin C.

Bicaralah dengan dokter kandungan Moms untuk merekomendasikan 250 mg ekstra vitamin C selama kehamilan di samping asupan harian yang biasa.

Hal ini dapat membuat kapiler Moms menjadi lebih kuat, yang mengurangi kemungkinan mimisan selama kehamilan.

Bisa juga cukup dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, seperti:

5. Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin K

Cara mencegah mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah konsumsi makanan yang mengandung vitamin K, seperti:

  • Kangkung
  • Bayam
  • Sawi
  • Brokoli
  • Kubis

Makanan di atas terlibat dalam pembentukan kolagen yang membantu menciptakan lapisan lembap di dalam hidung kita.

Vitamin ini membantu menjaga pembuluh darah dalam kondisi baik sehingga tidak mudah pecah.

Baca Juga: 4 Langkah Pertolongan Pertama Mengatasi Mimisan Pada Anak

Untuk penyembuhan jangka panjang, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin K pasti sangat membantu mencegah mimisan saat hamil.

Sayuran berdaun hijau juga akan memperlancar penggumpalan darah.

6. Teteskan Air Garam

Cara mencegah mimisan pada ibu hamil yang selanjutnya adalah teteskan air garam.

Kekeringan di selaput hidung, terutama selama musim dingin adalah salah satu penyebab paling umum dari mimisan.

Untuk mengatasi masalah ini, Moms bisa menenangkan dan melembapkan selaput hidung dengan air garam.

Ambil mangkuk, lalu tambahkan air ke dalamnya dan aduk rata.

Taruh beberapa tetes larutan ini di hidung kita untuk melembapkan lapisan dalam saluran hidung.

7. Konsumsi Banyak Air Setiap Hari

Cara mencegah mimisan saat hamil yang selanjutnya adalah konsumsi banyak air.

Kurangnya asupan cairan sepanjang hari dapat menyebabkan kekeringan pada selaput lendir yang menyebabkan mimisan.

Pastikan Moms mengisi tubuh cukup air sepanjang hari.

Menurut buku 'Dokter Rumah, Penyembuhan Alami dengan Herbal, Bumbu dan Rempah-rempah' oleh Dr. P.S. Phadke, Moms harus mencoba makan daun ketumbar, bunga mangga dan jus dari biji mangga yang matang.

Kabar baiknya, mimisan tidak berdampak besar pada kehamilan kita atau cara kita melahirkan Si Kecil nantinya.

Namun, Moms mungkin disarankan untuk memilih persalinan C-section daripada normal.

Hal ini dilakukan terutama jika Moms cukup sering mengalami mimisan, apalagi pasca trimester kedua hingga hari persalinan.

Jika Moms mengalami mimisan selama kehamilan, ada kemungkinan 10% peningkatan yang sama setelah kelahiran bayi nantinya.

Mimisan ini sebagian besar terbatas sampai Moms hamil dan akan berhenti setelah melahirkan.

Mimisan berhenti secara otomatis setelah Moms melahirkan bayi tanpa obat tambahan.

Baca Juga: 9 Penyebab dan Cara Rumahan Mengatasi Ingus Berdarah

Kapan Moms Harus Khawatir?

Mimisan (Orami Photo Stock)
Foto: Mimisan (Orami Photo Stock)

Walaupun mimisan pada ibu hamil sering terjadi, Moms harus khawatir jika itu mengarah pada masalah kesehatan tertentu.

Selalu merupakan hal yang bijaksana untuk segera mencari pertolongan medis dalam kondisi seperti itu.

Dalam kondisi hamil, Moms berisiko lebih tinggi terkena diabetes, stroke, dan hipertensi.

Maka, tulis Pregnancy Birth Baby, Moms harus khawatir jika mimisan disertai dengan salah satu gejala yang disebutkan di bawah ini:

  • Sesak napas atau nyeri dada terus-menerus.
  • Wajah yang terkulai, kesemutan atau mati rasa apa pun bisa menjadi indikator stroke.
  • Mimisan dan kehilangan kesadaran.
  • Perasaan bingung pasca mimisan.
  • Segala jenis trauma yang menyebabkan mimisan harus segera diselidiki.

Baca Juga: 5 Jenis Senam Hamil untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Ibu

Mimisan saat hamil umumnya tidak berbahaya, apalagi jika terjadinya sebentar dan tidak disertai dengan keluhan penyerta.

Meski begitu, Moms tetap harus waspada akan setiap kemungkinan yang ada.

Apabila darah mimisan tidak kunjung berhenti, atau gejalanya disertai keluhan lain yang sangat mengganggu, sebaiknya segera periksa ke dokter, ya, Moms.

Ada kalanya, mimisan saat hamil perlu ditangani langsung oleh dokter agar bisa sembuh sepenuhnya.

  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/nosebleeds-while-pregnant
  • https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/nasal-congestion.aspx
  • https://www.pregnancybirthbaby.org.au/nosebleeds-during-pregnancy

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.