06 November 2023

10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya

Ketahui juga bagaimana cara mengatasinya di sini
10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya

Moms pernah merasakan nyeri dada sebelah kanan? Bagi sebagian Moms, nyeri pada dada mungkin bukan hal yang asing dan terkadang muncul ketika kondisi tertentu.

Namun, tahukah Moms kalau berbeda sisi pada dada, berbeda pula penyebab dan risikonya.

Nyeri dada sebelah kiri biasanya menunjukkan adanya kondisi tertentu pada jantung, seperti serangan jantung dan beberapa penyakit lainnya.

Sedangkan nyeri dada sebelah kanan jarang kita ketahui penyebabnya.

Tidak jarang orang menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak mengkawatirkan. Padahal, nyeri pada dada sama-sama berisiko untuk kesehatan, lho, Moms!

Nyeri dada sebelah kanan dapat disebabkan oleh cedera langsung atau pembengkakan struktur tertentu, atau efek dari nyeri yang sebelumya sudah ada di bagian tubuh lain.

Dalam kondisi yang lebih serius, nyeri dada sebelah kanan dapat menunjukkan indikasi terkait kondisi jantung atau paru-paru.

Berikut ini penjelasan mengenai penyebab nyeri dada sebelah kanan yang dilansir melalui Medical News Today.

Baca Juga: Serba-serbi Penyakit Jantung Lemah, Bisa Sebabkan Gagal Jantung Jika Tak Diobati

Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada
Foto: Nyeri Dada (Shutter Stock)

Berbeda dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri yang sebagian faktornya disebabkan oleh kondisi kesehatan jantung, nyeri dada sebelah kanan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, penyakit, dan cedera.

Berikut ini penjelasannya.

1. Stres atau Cemas

Seperti yang kita ketahui Moms, stres dan cemas dapat sangat berpengaruh pada kondisi imun yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Stres atau kecemasan yang parah dapat memicu serangan kecemasan.

Pada beberapa orang, serangan kecemasan memiliki banyak gejala yang hampir serupa dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada, pusing, jantung berdebar-debar, dan kesulitan bernapas.

Melansir Healthline, nyeri pada dada sebelah kanan akibat serangan kecemasan timbul karena adanya hiperventilasi (bernapas dengan cepat atau dalam), sehingga menyebabkan otot dinding dada menjadi kejang.

2. Ketegangan Otot

Dinding pada dada terdiri dari banyak otot yang berbeda-beda.

Oleh karenanya, sangat mudah membuat otot-otot dada menjadi tegang karena adanya peningkatan latihan atau aktivitas.

Stres juga bisa memengaruhinya, lho, Moms!

Walaupun demikian, nyeri pada dada sebelah kanan akibat ketegangan otot ternyata sangat mudah diatasi.

Moms hanya perlu beristirahat dengan cukup.

Apabila rasa nyeri masih berlangsung, Moms bisa membeli pereda nyeri yang tersedia di apotek tanpa memerlukan resep.

Baca Juga: Wajarkah Sesak Napas pada Ibu Hamil? Ini Jawabannya!

3. Trauma Akibat Kecelakaan

Cedera traumatis, seperti jatuh, pukulan tajam ke dada, atau kecelakaan kendaraan bermotor, berisiko dapat merusak saraf, pembuluh darah, dan otot di dalam dada.

Mengutip The Healthy, jika kecelakaan serius, bisa juga merusak jantung, paru-paru, atau organ dalam lainnya dengan jenis cedera ini.

Ketika tubuh mengalami trauma, maka akan timbul rasa nyeri di tempat yang sebelumnya cedera.

Jika Moms merasakan nyeri dada sebelah kanan, maka ada baiknya segera periksakan ke dokter.

Bisa jadi kondisi organ di dalam tubuh yang dekat dengan dada kanan, masih memerlukan perawatan lebih lanjut.

Siapa pun yang mengalami kecelakaan seperti ini harus menghubungi dokter atau layanan darurat, karena cedera internal tidak selalu terlihat.

4. Kostokondritis

Kostokondritis adalah peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada utama di bagian depan dada.

Nyeri akibat kostokondritis yang parah, dapat disebabkan oleh batuk hebat, infeksi, atau cedera traumatis.

Kostokondritis biasanya hilang dengan sendirinya, tetapi Moms mungkin perlu istirahat ekstra, pereda nyeri, dan kompres dengan air panas atau dingin untuk membantu pemulihan.

Baca Juga: 9 Bahaya Duduk Terlalu Lama, Bisa Bikin Sakit Punggung dan Leher, hingga Berisiko Sakit Jantung!


5. Patah Tulang Rusuk

Tulang rusuk memiliki tiga fungsi penting dilansir melalui Medical Art Library, yaitu, perlindungan, penyangga, dan pernapasan.

Tulang rusuk melindungi jantung dan paru-paru, memberikan kerangka yang kuat di mana otot-otot korset bahu, dada, perut bagian atas dan punggung dapat menempel.

Sifatnya yang fleksibel, membuat tulang rusuk dapat mengembang dan berkontraksi oleh aksi otot-otot pernapasan.

Ketika tulang rusuk mengalami cedera hingga patah, hal ini dapat memberikan rasa nyeri yang parah dan beberapa komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar.

Bila Moms merasakan nyeri dada sebelah kanan, bisa jadi ada kerusakan atau patahan dari struktur tuang rusuk yang melindungi organ di bagian sebelah kanan.

Patah tulang rusuk biasanya disebabkan oleh jatuh atau benturan ke dada, tetapi juga bisa disebabkan oleh batuk yang parah.

6. Pneumotoraks

Rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakan terutama ketika mengambil napas, bisa jadi diakibatkan oleh kondisi pneumotoraks.

Pneumotoraks atau paru-paru yang kolaps, dapat terjadi ketika udara keluar dari paru-paru dan masuk ke ruang antara paru-paru dan dinding dada.

Hal ini mengakibatkan paru-paru sulit mengembang saat bernapas dan dapat menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang signifikan dan tiba-tiba.

Seseorang dengan kondisi ini juga akan mengalami sesak napas, detak jantung cepat, dan pusing.

Dalam beberapa kasus, penderita pneumotoraks dapat tidak sadarkan diri secara tiba-tiba.

Baca Juga: 3 Posisi Tidur untuk Mengurangi Nyeri Dada, Hindari Tengkurap!

7. Pleuritis

Letak paru-paru yang berada di dada kiri dan kanan, membuat kondisi kesehatan paru-paru bisa berpengaruh kepada rasa nyeri yang dirasakan di kedua sisi dada.

Namun, rasa nyeri dada sebelah kanan lebih cepat kita deteksi bahwa berkaitan dengan paru-paru, karena dada kiri selalu dikaitkan dengan jantung.

Selain pneumotoraks, kondisi paru-paru yang bisa menyebabkan nyeri dada sebelah kanan adalah pleurisi.

Melansir StatPearls Journal, pleuritis adalah peradangan pada selaput yang mengelilingi paru-paru.

Peradangan ini menyebabkan gesekan antara dua lapisan jaringan ini, yang dapat menyebabkan nyeri yang tajam dan parah saat bernapas.

Biasanya, ada ruang berisi cairan tipis di antara selaput paru-paru dan selaput rongga dada.

Saat seseorang menarik dan membuang napas, paru-paru dapat meluncur di atas jaringan ini dengan lancar.

8. Asam lambung naik

Melansir Missouri Medicine Journal, asam lambung naik bisa menyebabkan heartburn atau sensasi panas di dada. 

Jika mengalami heartburn lebih dari dua kali dalam seminggu, bisa jadi Moms menderita penyakit GERD atau refluks asam lambung.

Penyebab nyeri dada sebelah kanan ini biasanya muncul setelah makan, membungkuk, atau berbaring di malam hari.

Gejala asam lambung naik lainnya yang dapat dirasakan adalah nyeri tenggorokan, kesulitan menelan, hingga merasakan sensasi asam di belakang tenggorokan.

9. Kolesistitis

Kolesistitis atau peradangan kantong empedu merupakan salah satu penyebab nyeri dada sebelah kanan hilang timbul. 

Kondisi ini umumnya terjadi ketika batu empedu menutupi saluran organ dalam.

Terkadang, Moms juga dapat merasakan nyeri di perut kanan atas yang menjalar ke bahu atau punggung kanan.

Gejala kolesistitis lainnya adalah mual, muntah, demam, berkeringat, hilang nafsu makan, hingga perut yang terasa lembut.


10. Tumor Dada

Tumor dada bisa tumbuh di bagian dada atau dinding dada.

Terlepas dari bersifat kanker atau tidak, keberadaannya dapat menyebabkan nyeri di dada kanan atau kiri.

Saat tumor semakin membesar, pembuluh darah dan saraf di dekatnya menjadi tertekan.

Akibatnya, Moms bisa merasakan nyeri dada sebelah kanan.

Baca Juga: 98 Kumpulan Pantun Lucu untuk Mantan, Gombalan, dan Bikin Semangat!

Cara Mengatasi Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada
Foto: Nyeri Dada (Freepik.com/stefamerpik)

Saat mengalami rasa nyeri dada sebelah kanan, Moms jangan dulu mendiagnosa dalam keadaan panik.

Faktanya, rasa nyeri pada dada sering terjadi akibat hal-hal biasa, seperti aktivitas sehari-hari dan kondisi tubuh yang kurang fit.

Berikut adalah cara mengatasi nyeri dada sebelah kanan yang Moms bisa terapkan menurut Very Well Health.

1. Istirahat yang Cukup

Rasa nyeri pada dada sebelah kanan bisa jadi timbul karena kelelahan dan imun yang sedang tidak baik.

Akibatnya, bagian tubuh merasakan nyeri, tidak terkecuali juga dada sebelah kanan.

Biasanya, rasa nyeri dada sebelah kanan juga bisa diseabkan dari berolahraga yang ekstrem atau dalam jangka waktu yang lama tanpa memerhatikan interval pernapasan.

Alhasil, paru-paru akan terasa sakit saat mengambil napas akibat jantung yang memompa terlalu cepat.

Istirahat juga dapat merelaksasi otot-otot dada yang tegang. Maka sangat dianjurkan untuk istirahat atau tidur yang cukup setelah berolahraga atau beraktivitas seharian.

2. Konsumsi Pereda Nyeri

Jika Moms mengalami nyeri pada dada sebelah kanan, maka mengonsumsi pereda nyeri dapat menjadi solusi cepat mengatasinya.

Beberapa produk obat pereda nyeri bisa Moms dapatkan di apotek tanpa menggunakan resep dokter.

Namun, alangkah baiknya jika terlebih dahulu dikonsultasikan dengan apoteker terkait keluhan Moms, ya!

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pereda nyeri sesuai kondisi.

Misalnya, ada alergi terhadap beberapa jenis bahan obat-obatan), atau lama waktu rasa nyeri berlangsung untuk mengetahui tindakan selanjutnya yang tepat.

Baca Juga: Penyempitan Jantung: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pencegahan

3. Lakukan Pemeriksaan ke Dokter

Saat nyeri pada dada sebelah kanan berlangsung berhari-hari dan tak kunjung reda, padahal Moms sudah istirahat cukup, mengurangi aktivitas, hingga meminum pereda nyeri, ada baiknya untuk mengunjungi dokter dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Rasa nyeri dada sebelah kanan, bisa jadi merupakan akibat kondisi tertentu dalam organ yang tidak bisa diatasi secara cepat dan perlu ada perawatan khusus.

Jangan lupa, Moms harus memberikan informasi terkait lamanya rasa nyeri terasa, aktivitas yang sekiranya berpotensi sebagai penyebab, serta riwayat medis sebelumnya.

Kapan Perlu Waspada dengan Nyeri Dada Sebelah Kanan?

Konsultasi dengan Dokter
Foto: Konsultasi dengan Dokter (Freepik.com/pressfoto)

Kebanyakan alasan kenapa dada sebelah kanan sakit tidak berbahaya, seperti nyeri otot karena salah posisi tidur dan sebagainya.

Moms tak perlu khawatir berlebihan apabila dada sakit sebalah kanan hanya berlangsung cepat dan hanya muncul sekali.

Namun, Moms perlu segera periksa ke dokter apabila:

  • Nyeri dada intens atau sangat sakit.
  • Memburuk seiring berjalannya waktu.
  • Disertai sesak napas, demam, pingsan.

Nah, itu tadi Moms seputar nyeri dada sebelah kanan yang ternyata sama berisikonya dengan nyeri dada sebelah kiri.

Jangan lupa untuk menerapkan gaya hidup yang sehat dan istirahat yang cukup, ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6140167/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK558958/
  • https://www.healthline.com/health/pain-in-right-side-of-chest#muscle-strain
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321146#causes
  • https://www.nhs.uk/conditions/chest-pain/
  • https://www.thehealthy.com/heart-disease/right-side-chest-pain/
  • https://www.verywellhealth.com/right-sided-chest-pain-symptoms-and-possible-causes-4116859
  • https://medicalartlibrary.com/ribcage/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb