Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
02 September 2022

8 Urutan Proses Pencernaan Makanan pada Manusia

Kenali perbedaan kerongkongan dan faring
8 Urutan Proses Pencernaan Makanan pada Manusia

Seperti apa proses pencernaan makanan pada manusia, ya?

Tak hanya sekadar mengigit dan mengolahnya di dalam mulut, lho.

Faktanya, ada sejumlah urutan proses pencernaan makanan, dari mulai masuk hingga keluar lagi dari tubuh.

Proses pencernaan umumnya terbagi secara mekanis dan kimiawi.

Apakah perbedaan dari kedua proses tersebut? Yuk, cari tahu selengkapnya tentang proses pencernaan makanan pada manusia!

Baca Juga: Diet OCD Lengkap: Jendela Makan, Jenis Olahraga, Serta Dampak Bagi Kehamilan

Proses Pencernaan Makanan pada Manusia

Pencernaan Makanan

Foto: Pencernaan Makanan

Foto: Anatomi Pencernaan (magonlinelibrary.com)

Sistem pencernaan manusia telah dirancang sempurna dan unik untuk mengolah sebuah makanan yang diterima.

Nantinya, makanan yang masuk akan diubah menjadi nutrisi dan digunakan tubuh sebagai energi atau stamina.

Berikut cara kerja dan urutan proses pencernaan makanan secara mekanis dan kimiawi:

1. Mulut

Mulut adalah awal dari saluran pencernaan pada manusia.

Faktanya, pencernaan dimulai di tahap ini setelah seseorang makan suapan pertama.

Makanan yang diterima akan dipecah menjadi potongan-potongan kecil agar usus mencernanya lebih mudah.

Proses mekanis mulut dilakukan oleh gigi, sedangkan proses kimiawi dibantu oleh sejumlah enzim seperti amilase, ptialin, dan maltase.

Air liur pada mulut akan bercampur dengan makanan untuk memulai proses pemecahannya menjadi bentuk yang dapat diserap tubuh.

2. Kerongkongan

fungsi-kerongkongan.jpg

Foto: fungsi-kerongkongan.jpg

Foto: Kerongkongan Manusia (Orami Photo Stocks)

Berdasarkan laman resmi Kemendikbud, tahap selanjutnya adalah kerongkongan sebelum mencapai lambung atau usus.

Proses pencernaan kerongkongan adalah dengan bantuan mekanis gerakan peristaltik (seperti meremas-remas).

Tujuannya adalah guna mendorong makanan menuju lambung.

Pada kerongkongan ini, sering menjadi penyebab seseorang tersedak karena menyangkutnya makanan yang masuk.

Akalasia pun jadi salah satu kondisi yang bisa dialami akibat sulitnya masuk makanan melalui kerongkongan.

3. Faring

Sementara itu, terdapat faring yang letaknya dekat dengan kerongkongan.

Faring adalah sebuah sambungan menuju lambung yang ada pada zona tekanan tinggi atau disebut sfingter.

Dikenal juga sebagai organ katup yang dimaksudkan untuk menjaga makanan agar tidak kembali ke kerongkongan.

Proses pencernaan pada manusia di tahapan ini menjadi akhir dari tahapannya sebelum menuju ke lambung untuk dicerna lebih lanjut.

Baca Juga: Perut Buncit? Simak 20 Cara Mengecilkan Perut Berikut Ini!

4. Lambung

Tanda Penyakit Radang Perut

Foto: Tanda Penyakit Radang Perut (shutterstock)

Foto: Lambung Manusia (Orami Photo Stocks)

Melansir Cleveland Clinic, lambung adalah organ seperti kantung dengan dinding otot yang kuat.

Selain sebagai wadah penerima makanan, ini pun menjadi penggiling segala asupan yang diterima tubuh.

Pada lambung, terjadi proses pencernaan secara kimiawi melalui enzim-enzim.

Enzim pencernaan pada lambung terdiri dari:

  • Enzim pepsin: pengubah protein menjadi asam amino
  • Enzim renin: pengubah protein menjadi kasein

Terdapat juga enzim HCL (asam klorida) yakni pemecah protein dan pelawan virus dan bakteri.

Kemudian, makanan akan bergerak menuju usus kecil untuk dicerna dengan lebih sempurna.

5. Usus Halus/Kecil

Proses pencernaan usus halus terdiri dari 3 bagian, yakni duodenum (usus 12 jari), jejunum (usus kosong), dan ileum (usus penyerapan).

Usus kecil letaknya berada di lambung yang melingkari perut dan fungsinya untuk pemecah makanan dengan bantuan enzim.

Setelah makanan dipecah, dinding usus halus kemudian menyerap air dan nutrisi dari makanan ke dalam aliran darah.

Pada tahapan ini, proses kimiawi dibantu oleh enzim-enzim dari organ pankreas, empedu, dan hati.

Sejumlah enzim yang digunakan yakni seperti tripsin, amilase, maltase, sukrase, laktase, dan lipase.

Baca Juga: 4 Cara Menanam Lidah Buaya dan Manfaatnya untuk Kesehatan

6. Usus Besar

usus besar.jpg

Foto: usus besar.jpg (dicasdemulher.com.b)

Foto: Anatomi Usus Besar (Orami Photo Stocks)

Selanjutnya, terdapat usus besar sebagai proses pencernaan makanan pada manusia.

Setelah nutrisi terserap di usus halus sebelumnya, sisa makanan akan mengalami pembusukan di usus besar.

Usus besar terdiri dari berbagai bagian seperti sekum, asenden kolon, kolon transversum, kolon desendens, dan kolon sigmoid.

Selain pembusukan, usus besar juga berfungsi sebagai penyerap air sehingga makanan siap diubah sebagai feses (kotoran).

Kotoran akan disimpan di dalam kolon sigmoid dan dibutuhkan sekitar 36 jam untuk kotoran melewati usus besar.

Kotoran itu sendiri sebagian besar adalah sisa makanan, bakteri, dan produk limbah lainnya.

7. Rektum

Rektum adalah saluran yang menghubungkan usus besar ke anus.

Proses pencernaan makanan di tahap ini adalah rektum menerima kotoran dari usus besar.

Nantinya, usus besar akan memberikan 'sinyal' bahwa seseorang perlu buang air besar (BAB) untuk mengeluarkan kotoran atau feses.

Ketika sesuatu (gas atau tinja) masuk ke dalam rektum, sensor akan mengirim pesan ke otak.

Otak kemudian memutuskan apakah isi kotoran tersebut bisa dikeluarkan atau tidak.

Jika bisa, sfingter (otot) rileks dan rektum berkontraksi, mengeluarkan isinya.

Baca Juga: 7+ Manfaat Air Mani, Bukan Hanya untuk Reproduksi lho, Moms!

8. Anus

darah keluar dari anus hero banner

Foto: darah keluar dari anus hero banner

Foto: Buang Air Besar (Orami Photo Stocks)

Melansir Webmd, anus adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan pada manusia.

Anus terdiri dari sejumlah otot dasar panggul dan dua sfingter anal (otot internal dan eksternal).

Lapisan anus bagian atas dikhususkan untuk mendeteksi isi rektal. Ini memberi tahu tubuh apakah isinya cair, gas, atau padat.

Otot dasar panggul memiliki sudut antara rektum dan anus yang mencegah feses keluar ketika tidak dalam waktunya.

Sementara itu, seseorang yang sedang mengejan ketika BAB mengandalkan otot sfingter eksternal.

Demikian penjelasan mengenai proses pencernaan makanan pada manusia, baik secara mekanis maupun kimiawi. Sekarang jadi lebih paham, 'kan, Moms?

  • https://ditsmp.kemdikbud.go.id/seperti-apa-proses-pencernaan-makanan-di-dalam-tubuh/#:~:text=Untuk%20proses%20pencernaan%20mekanik%20dilakukan,ptialin%2C%20dan%20juga%20enzim%20maltase.&text=Setelah%20diproses%20melalui%20mulut%2C%20selanjutnya,terlebih%20dahulu%20sebelum%20mencapai%20lambung.
  • https://my.clevelandclinic.org/health/body/7041-digestive-system
  • https://www.webmd.com/heartburn-gerd/your-digestive-system
  • https://guides.hostos.cuny.edu/bio140/5-16#:~:text=Digestive%20Processes,alimentary%20canal%20through%20the%20mouth.