10 Maret 2022

Kenali Fungsi Enzim Amilase dalam Sistem Pencernaan

Tubuh membutuhkan peran penting enzim pencernaan. Salah satunya, enzim amilase

Sudah tahu kalau tubuh memiliki beberapa jenis enzim penting? Salah satunya enzim amilase, yang berperan penting pada sistem pencernaan.

Enzim amilase atau protein khusus, yang diproduksi oleh pankreas dan kelenjar ludah.

Pankreas adalah organ yang terletak di belakang perut.

Organ ini menciptakan berbagai enzim yang membantu memecah makanan di usus.

Pankreas terkadang bisa menjadi rusak atau meradang, yang akan memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit enzim amilase.

Baca Juga: Apa Saja Fungsi Enzim pada Lambung? Yuk Kenali!

Fungsi Enzim Amilase

enzim pencernaan
Foto: enzim pencernaan

Foto: Orami Photo Stock

Jumlah enzim amilase yang tidak normal dalam tubuh bisa menjadi tanda gangguan pankreas atau adanya penyakit tertentu

Mengetahui kadar enzim amilase dapat mendeteksi apakah Moms atau Dads memiliki penyakit pankreas.

Untuk menentukan kadar enzim amilase, harus melakukan pemeriksaan darah dan urine.

Tes darah untuk mengetahui kadar enzim amilase memang dianjurkan.

Terutama, apabila mengalami sakit perut parah bagian atas, mual, muntah, demam, hingga kehilangan nafsu makan.

Nah, kalau melihat dari fungsi utama enzim amilase, yaitu untuk sistem pencernaan.

Enzim amilase yang dihasilkan kelenjar ludah berfungsi membantu memecah karbohidrat saat proses mengunyah.

Ini akan mempermudah proses pencernaan selanjutnya.

Setelah diproses di mulut enzim amilase, pankreas akan melanjutkan tugasnya.

Ini akan memecah molekul pati, polisakarida, dan karbohidrat kompleks yang masuk menjadi gula sederhana.

Meski berperan penting dalam pencernaan, kemungkinan besar enzim amilase juga memiliki peran dalam aspek kesahatan lainnya.

Salah satunya, enzim amilase memiliki satu peran tambahan yang juga penting, yaitu memproses dan mencerna sel darah putih yang mati.

Baca Juga: 9 Jenis Enzim Pencernaan dan Sumber Makanannya

Kondisi Kesehatan yang Dipengaruhi Enzim Amilase

enzim pencernaan
Foto: enzim pencernaan (Thoughtco.com)

Foto: Orami Photo Stock

Enzim amilase memengaruhi kesehatan jika kadarnya terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Ini karena enzim amilase menjadi salah satu pemeran penting dalam pencernaan.

Hal itu yang membuat pemeriksaan kadar enzim amilase penting untuk dilakukan.

Pemeriksaan kadar enzim amilase bisa dilakukan melalui tes darah dan tes urine.

Sebelum menjalankan tes, Moms dan Dads bisa menanyakan prosedurnya.

Namun perlu diketahui, sebaiknya tidak meminum alkohol dan obat-obatan tertentu.

Beberapa obat-oabatan diketahui memengaruhi hasil tes.

Hasil tes menunjukkan seberapa banyak kadar enzim amilase yang ada dalam tubuh.

Baca Juga: 10 Makanan Prebiotik yang Bisa Bantu Sehatkan Pencernaan

Kadar Enzim Amilase Tinggi

Berikut ini beberapa indikasi penyakit berdasarkan kadar enzim amilase yang terlalu tinggi, yaitu:

1. Pankreatitis Akut atau Kronis

gangguan pankreas (1).jpg
Foto: gangguan pankreas (1).jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator pankreatitis akut atau kronis.

Kondisi ini terjadi saat enzim yang membantu memecah makanan di usus mulai memecah jaringan pankreas sebagai gantinya.

Pankreatitis akut datang tiba-tiba tetapi tidak berlangsung lama.

Pankreatitis kronis berlangsung lebih lama dan akan kambuh dari waktu ke waktu.

2. Kolesistitis

pantangan batu empedu
Foto: pantangan batu empedu (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator kolesistitis.

Ini merupakan peradangan kandung empedu, biasanya disebabkan oleh batu empedu.

Kondisi ini adalah endapan keras cairan pencernaan yang terbentuk di kantong empedu dan menyebabkan penyumbatan.

Kolesistitis terkadang dapat disebabkan oleh tumor.

3. Makroamilasemia

protein - c-life health club.jpg
Foto: protein - c-life health club.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator makroamilasemia, yang berkembang saat makroamilase hadir dalam darah.

Makroamilase adalah amilase yang melekat pada protein.

4. Gastroenteritis

Diare.jpg
Foto: Diare.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator gastroenteritis.

Kondisi ini disebabkan peradangan pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri.

Beberapa gejalanya meliputi diare, muntah, dan kram perut.

5. Ulkus Peptikum atau Ulkus Berlubang

8 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Dicoba.jpg
Foto: 8 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Dicoba.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator tukak lambung.

Ini merupakan suatu kondisi di mana lapisan lambung atau usus menjadi meradang, menyebabkan bisul berkembang.

Ketika bisul meluas ke seluruh jaringan lambung atau usus, itu disebut perforasi dan merupakan keadaan darurat medis.

6. Tubal atau Kehamilan Ektopik

8 Hal Yang Dapat Meningkatkan Risiko Kehamilan Ektopik 4
Foto: 8 Hal Yang Dapat Meningkatkan Risiko Kehamilan Ektopik 4 (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase tinggi bisa menjadi indikator kehamilan tuba.

Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang dibuahi, atau embrio, berada di salah satu saluran tuba, bukan di dalam rahim.

Ini juga disebut kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang terjadi di luar rahim.

Kondisi lain juga dapat menyebabkan jumlah amilase yang tinggi.

Ini termasuk muntah karena sebab apa pun, konsumsi alkohol berat, infeksi kelenjar ludah, penyumbatan usus, kanker ovarium, kanker paru-paru, radang usus buntu akut, ketoasidosis diabetikum, gondok, atau obstruksi usus.

Kadar Enzim Amilase Rendah

Berikut ini beberapa indikasi penyakit berdasarkan kadar enzim amilase yang terlalu rendah, yaitu:

1. Preeklamsia

ibu hamil darah tinggi melahirkan normal 2.jpg
Foto: ibu hamil darah tinggi melahirkan normal 2.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase rendah bisa menjadi indikator preeklamsia.

Kondisi ini terjadi ketika Moms sedang hamil atau pasca melahirkan dan memiliki tekanan darah tinggi.

Ini juga dikenal sebagai toksemia kehamilan.

2. Penyakit Ginjal

penyebab perut sebelah kanan sakit.jpg
Foto: penyebab perut sebelah kanan sakit.jpg (https://hellosehat.com/)

Foto: Orami Photo Stock

Kadar enzim amilase rendah bisa menjadi indikator penyakit ginjal.

Ini bisa disebabkan oleh banyak masalah medis.

Namun, yang paling umum adalah tekanan darah tinggi dan diabetes.

Enzim Pencernaan yang Lainnya

Makan buah tertentu.jpg
Foto: Makan buah tertentu.jpg

Foto: Orami Stock Photo

Enzim amilase adalah salah satu enzim pencernaan.

Enzim pencernaan berperan penting untuk memecah molekul seperti lemak, protein, dan karbohidrat menjadi molekul yang lebih kecil yang mudah diserap.

Selain enzim amilase, terdapat dua enzim pencernaan lainnya, yaitu:

Enzim Protease

Memecah protein menjadi peptida kecil dan asam amino.

Enzim lipase

Memecah lemak menjadi tiga asam lemak ditambah molekul gliserol.

Baca Juga: Mengenal Enzim Lipase: Cara Kerja, Jenis, Hingga Fungsinya

Cara Menghindari Kekurangan Enzim Amilase

Untuk menghindari kekurangan kadar enzim amilase, dan dua enzim pencernaan penting lainnya.

Moms dapat mengonsumsi suplemen kesehatan untuk meringankan gejala gangguan pencernaan.

Usia, berat badan, dan hal-hal lain menentukan dosis yang tepat.

Penting diingat, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) tidak mengatur suplemen enzim yang dijual bebas di pasar.

Produsen suplemen ini tidak perlu membuktikan bahwa mereka efektif.

Jadi, pastikan tetap konsultasi dengan dokter kepercayaan, sebelum mencoba berbagai jenis suplemen.

Namun, Moms dan Dads juga bisa mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung enzim pencernaan alami.

Tentu saja, makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan pencernaan.

Berikut ini beberapa makanan yang mengandung enzim pencernaan alami seperti dilansir WebMD.

1. Madu

Terutama madu mentah, mengadung enzim amilase dan enzim protease.

2. Mangga dan pisang

Keduanya memiliki enzim amilase.

Enzim amilase juga yang membantu buah matang.

3. Pepaya

Mengandung sejenis enzim protease yang disebut papain.

4. Alpukat

Mengandung enzim lipase.

5. Sauerkraut atau Kubis yang difermentasi

Enzim pencernaan muncul selama proses fermentasi.

Baca Juga: 3 Manfaat Hebat Madu untuk Kesehatan Jantung

Itulah informasi seputar enzim amilase yang perlu diketahui.

Moms dan Dads bisa mulai mengonsumsi makanan-makanan alami yang mengandung enzim pencernaan.

Suplemen kesehatan juga mungkin diperlukan, untuk menghindari masalah kekurangan kadar enzim dalam tubuh.

Pertahankan pola makan dan gaya hidup sehat, ya!

Jangan lupa rutin berolahraga meski hanya jalan pagi di depan komplek.

Sebab, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Tetap jaga kesehatan!

  • https://www.healthline.com/health/amylase-blood#next-steps
  • https://www.webmd.com/diet/what-are-digestive-enzymes

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.