11 Januari 2023

8 Fungsi Paru-paru Manusia, Bukan Hanya Organ Vital dalam Sistem Pernapasan!

Kenali juga anatomi paru-paru dan penyakit apa saja yang dapat menyerang organ tubuh ini
8 Fungsi Paru-paru Manusia, Bukan Hanya Organ Vital dalam Sistem Pernapasan!

Foto: Orami Photo Stocks

Paru-paru merupakan organ tubuh yang memiliki peran utama dalam proses pernapasan manusia. Tetapi, Moms perlu tahu kalau ada fungsi paru-paru lainnya untuk tubuh.

Selain untuk bernapas, paru-paru juga dapat berperan melindungi jantung hingga mencegah infeksi tubuh.

Paru-paru adalah organ tubuh yang terletak di bagian dada. Kedua paru-paru di bagian kiri dan kanan memiliki besar yang tidak sama.

Paru-paru sebelah kiri, berukuran lebih kecil karena di sebelah kiri juga terdapat jantung.

Sebagai organ vital yang lunak, paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk.

Baca Juga: 6 Sayur dan Buah yang Bantu Menjaga Kesehatan Paru-paru

Anatomi Paru-paru

Gambar Paru-paru
Foto: Gambar Paru-paru (Foxnews.com)

Paru-paru terdiri dari beberapa bagian yang masing-masingnya memiliki peran spesifik, untuk mendukung fungsi paru-paru yang utama, yaitu sebagai organ utama pernapasan.

Jika diurutkan dari atas, bagian paru-paru yang pertama ada adalah trakea. Trakea merupakan saluran udara utama dan bisa disebut sebagai tiang fondasi paru-paru manusia.

Trakea berbentuk seperti huruf Y terbalik. Trakea berada pada garis lurusnya, dan kemudian bercabang dua, ke kiri dan kanan.

Cabang trakea tersebut lalu masuk ke paru-paru kiri serta kanan, sebagai bagian dari organ tersebut. Lebih lanjut, berikut ini adalah bagian paru-paru secara rinci.

1. Bronkus

Bronkus adalah cabang trakea. Bronkus kiri masuk ke paru-paru kiri, dan bronkus sebelah kanan masuk ke paru-paru kanan.

Fungsi bronkus yang utama adalah sebagai jalur udara dari mulut serta trakea. Udara yang masuk dan keluar dari paru-paru, akan melewati bronkus.

Selain itu, bronkus juga disebut memiliki peran untuk mengeluarkan lendir atau dahak yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh.

2. Bronkiolus

Bronkiolus adalah percabangan dari bronkus. Bronkiolus berukuran sangat kecil, seperti rambut, dan jumlahnya banyak.

Baik di paru-paru kiri maupun kanan, terdapat hingga 30.000 bronkiolus.

3. Alveoli dan Alveolus

Di ujung bronkiolus, terdapat alveoli yang merupakan kumpulan kantung udara.

Masing-masing kantong udara, disebut dengan alveolus, dan ukurannya sangat kecil. Namun, jumlah alveoli sangatlah banyak, yaitu sekitar 600 juta buah.

4. Pleura

Pleura adalah lapisan membran tipis pelindung paru-paru dan tulang rangka bagian dalam, yang menghadap paru-paru.

Pleura memiliki dua lapisan, sehingga saat paru-paru bersentuhan dengan bagian dalam tulang rangka, tidak akan terjadi gesekan.

5. Diafragma

Diafragma sebenarnya tidaklah menempel pada paru-paru. Namun, perannya tidak dapat dipisahkan dari paru-paru.

Diafragma merupakan otot pernapasan yang terletak di bawah paru-paru dan memisahkan area dada dari perut.

Saat bernapas, diafragma akan berkontraksi dan menarik paru-paru ke bawah serta melebarkannya agar udara dapat masuk sempurna.

Lalu, saat menghembuskan napas, diafragma akan rileks dan kembali ke bentuk semula yang terlihat seperti kubah, sehingga jumlah udara didorong keluar paru-paru.

Baca Juga: 6 Organ Tubuh Ini Terkena Dampak Paling Buruk karena Rokok

Fungsi Paru-paru

Pria Menghirup Udara Gunung
Foto: Pria Menghirup Udara Gunung (Medium.com)

Sistem pernapasan di tubuh itu sangat canggih. Sebab, alur dari pertama kali udara dihirup hingga diolah, bisa berjalan dalam waktu sangat cepat, meski prosesnya cukup rumit.

Memahami fungsi paru-paru secara jelas akan membantu Moms untuk lebih mudah mengenali sistem pernapasan secara keseluruhan.

Fungsi paru-paru juga tidak hanya berkaitan dengan pernapasan.

Melansir dari studi di jurnal Annals of the American Thoracic Society, fungsi paru-paru yang sehat berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular, kesehatan kognitif, terhindar dari stres oksidatif, serta masalah kesehatan lainnya.

Berikut ini fungsi paru-paru dalam tubuh manusia yang perlu dipahami.

1. Organ Pernapasan yang Vital

Fungsi paru-paru adalah untuk mengolah udara yang didapatkan dari atmosfer, sehingga bisa dengan baik masuk ke aliran darah.

Barulah setelah oksigen masuk ke aliran darah, oksigen akan diedarkan ke seluruh tubuh.

Ketika tubuh tercukupi asupan oksigen, seluruh organ tubuh dapat bekerja dengan baik

Organ ini memegang peranan penting dalam sistem pernapasan manusia.

Urutan Proses Masuknya Udara dalam Sistem Pernapasan

Seperti ini proses pernapasan pada manusia:

  • Setelah dari hidung atau mulut, udara lalu turun ke tenggorokan, menuju trakea.
  • Dari trakea, udara lalu menuju ke bronkus kiri dan bronkus kanan.
  • Dari bronkus, udara masuk ke jalur yang lebih kecil, yaitu bronkioulus.
  • Setelah itu, udara akan masuk ke alveoli.

Setiap alveolus dilapisi oleh jaring yang terbentuk dari pembuluh darah-pembuluh darah berukuran kecil yang disebut kapiler.

Pada fase ini lah terjadi pertukaran antara oksigen yang masuk, dengan karbon dioksida.

Karbon dioksida berasal dari darah yang dibawa oleh kapiler dari jantung. Setelah kapiler mengeluarkan karbon dioksida, maka kapiler akan menerima oksigen dari alveolus.

Darah yang berisi oksigen tersebut kemudian kembali dikirimkan menuju jantung, untuk kemudian dialirkan ke seluruh tubuh.

Sementara itu, sisa karbon dioksida tadi, akan dikeluarkan oleh paru-paru dari tubuh saat menghembuskan napas.

Bisa dilihat, bahwa fungsi paru-paru tidak sebatas soal pernapasan, namun juga berperan dalam hal peredaran darah di dalam tubuh.

Baca Juga: Bronkopneumonia pada Anak, Infeksi Saluran Bronkial Paru-paru

2. Melindungi Jantung

Salah satu fungsi paru-paru yang penting, ternyata ada hubungannya dengan organ disekitarnya.

Dengan ukurannya yang besar dan teksturnya yang empuk, dapat menjadi bantalan pelindung yang baik untuk jantung. Terutama, saat terjadi benturan.

3. Mengatur Keseimbangan pH

Jika ada terlalu banyak karbon dioksida di tubuh, maka lingkungan dalam tubuh akan menjadi terlalu asam.

Saat paru-paru mendeteksi tubuh memiliki keasaman yang terlalu tinggi, maka fungsi paru-paru akan meningkatkan ritme pernapasan.

Hal ini agar gas karbon dioksida dapat lebih cepat terbuang dari tubuh.

4. Sebagai Penyaring Udara

Periksa Paru-paru
Foto: Periksa Paru-paru (Npr.org)

Salah satu fungsi paru-paru adalah sebagai penyaring.

Organ ini, dapat menyaring gumpalan darah kecil serta gelembung udara yang dapat menyebabkan kondisi yang dinamakan emboli.

Emboli adalah penyumbatan aliran darah, yang menyebabkan terganggunya penyebaran oksigen ke seluruh tubuh.

5. Tempat Penampung Darah

Paru-paru dapat menampung darah dalam jumlah tertentu, tergantung dari kondisi tubuh.

Fungsi paru-paru ini bisa berguna saat melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga, karena paru-paru akan membantu jantung bekerja lebih efisien.

6. Melindungi Tubuh dari Infeksi

Di paru-paru, terdapat membran yang mengeluarkan imunoglobulin.

Imunoglobulin adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh, dan dapat melindungi paru-paru dari infeksi tertentu.

Jadi fungsi paru-paru bisa melindungi tubuh kita dari infeksi.

7. Membantu Artikulasi Bicara

Aliran udara, dibutuhkan agar kita bisa melafalkan huruf-huruf tertentu. Jika paru-paru terganggu, maka aliran udara juga akan terganggu.

Oleh karena itu, fungsi paru-paru membantu kita saat berbicara.

8. Melancarkan Fungsi Mukosiliar

Mukus atau cairan lengket yang berada di jalur pernapasan, berfungsi sebagai perangkap debu dan bakteri.

Selain itu, di saluran pernapasan juga terdapat silia yang akan membantu partikel debu dan bakteri yang terperangkap tersebut bergerak ke atas untuk dikeluarkan melalui batuk.

Atau ke bawah untuk dihancurkan oleh sistem pencernaan.

Melihat fungsi paru-paru yang sangat besar tersebut, tentu Moms harus menjaga kesehatan paru-paru dengan baik.

Jangan sampai, gangguan seperti penyakit paru obstruktif kronis, bronkitis, maupun penyakit paru lainnya menyerang tubuh.

Hindari kebiasaan merokok dan rutinlah berolahraga, selain itu jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Baca Juga: 18 Penyebab Impotensi pada Pria, Termasuk Merokok dan Konsumsi Alkohol

Penyakit Paru-paru

Ilustrasi Gangguan Paru-paru
Foto: Ilustrasi Gangguan Paru-paru (Orami Photo Stock)

Selain fungsi paru-paru, ada pula gangguan pernapasan yang akan kita alami. Gangguan ini mungkin bersifat sementara atau kronis (jangka panjang).

Beberapa jenis dapat menyebabkan, atau menjadi tanda, penyakit paru-paru. Kondisi paru-paru yang umum meliputi di bawah ini.

1. Asma

Asma adalah gangguan paru-paru kronis yang paling umum. Asma alergi biasanya dimulai pada masa kanak-kanak.

Serangan asma terjadi ketika saluran udara mengencang dan menyempit, memperlambat aliran udara. Paru-paru juga menjadi bengkak dan meradang.

Asma bisa dipicu oleh reaksi alergi, polusi, olahraga, penyakit pernafasan lainnya, dan udara dingin.

2. Bronkitis

Infeksi dada ini terjadi di saluran udara utama, bronkus. Ini mungkin karena infeksi virus atau bakteri.

Bronkitis akut terjadi secara tiba-tiba dan terkadang dapat menyebar ke paru-paru akibat infeksi saluran pernapasan bagian atas, seperti flu biasa.

Baca Juga: Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Anak, Ini Semua Hal yang Perlu Moms Ketahui!

3. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Kondisi ini juga dikenal sebagai bronkitis kronis atau emfisema. Penyakit ini dapat semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Ini bisa disebabkan oleh merokok, polusi udara, bahan kimia, atau kondisi genetik.

Penyakit ini sering menyebabkan kecacatan dan merupakan penyebab kematian paling umum keempat di Amerika Serikat.

4. Radang Paru-paru

Ini adalah infeksi dada jauh di dalam bronkiolus dan alveoli. Nanah dan lendir bisa menumpuk, dan paru-paru bisa membengkak. Ini membuat kita sulit bernapas.

Pneumonia bisa menimpa siapa saja. Anak-anak kecil, orang tua, perokok, dan orang yang sakit berisiko lebih tinggi.

Baca Juga: 11 Cara Menyembuhkan Asma dan Mencegahnya Kambuh Kembali

5. Tuberkulosis (TB)

Infeksi bakteri ini menyebar melalui tetesan udara dari batuk dan bersin. Sulit untuk terinfeksi.

Tuberkulosis bisa serius dan menyebabkan jaringan parut paru-paru. Mungkin juga tinggal di dalam tubuh tanpa menimbulkan gejala atau menyebar ke bagian tubuh lain.

6. Fibrosis Paru

Fibrosis pada paru-paru fisebabkan karena adanya jaringan parut pada paru-paru, yang membuat tubuh sulit menyerap oksigen yang cukup ke dalam aliran darah.

Gejala fibrosis paru yang paling umum meliputi:

  • Sesak napas yang memburuk saat berolahraga
  • Batuk kering
  • Pernapasan cepat
  • Tubuh kelelahan
  • Sendi dan otot yang nyeri

Baca Juga: Detak Jantung Janin Normal dan Cara Menjaga Kesehatan Jantung Bayi, Catat!

7. Hipertensi Paru-paru

Paru-paru memiliki banyak pembuluh darah yang bekerja menyerap oksigen.

Jika pembuluh darah tersebut rusak, hal ini membuat tubuh menjadi sulit, atau bahkan tidak mendapatkan oksigen yang cukup, dan mengalami kesulitan membuang karbon dioksida yang berbahaya bagi tubuh.

Ini dapat memicu terjadinya hipertensi paru-paru.

Hipertensi paru-paru atau pulmonal adalah penyakit sirkulasi paru terjadi ketika tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah paru-paru, yang menjadi kaku dan menyempit.

Sehingga menyebabkan jantung memompa lebih keras dari pada biasanya. Melansir dari Medical News Today, gejalanya bisa meliputi:

  • Kelelahan
  • Pusing atau pingsan
  • Sakit dada
  • Sesak napas
  • Palpitasi jantung (jantung berdebar tidak nyaman)
  • Edema, atau bengkak di kaki

Nah, itu dia Moms berbagai informasi mengenai bagian paru, hingga fungsi paru-paru pada tubuh manusia.

Karena perannya yang begitu vital, sangat penting untuk menjaga kesehatannya dengan baik ya, Moms!

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/types-of-lung-diseases#lung-diseases-and-mortality
  • ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5018896/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.