Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
18 November 2022

10 Obat Batuk Berdahak Anak yang Ampuh serta Makanan dan Minuman yang Dapat Mempercepat Penyembuhan

Coba khasiatnya untuk redakan batuk Si Kecil
10 Obat Batuk Berdahak Anak yang Ampuh serta Makanan dan Minuman yang Dapat Mempercepat Penyembuhan

Ketika Si Kecil batuk, Moms dapat atasi dengan ragam obat batuk berdahak anak, mulai dari yang dapat ditemukan di apotek, obat herbal, hingga makanan yang dapat mempercepat penyembuhannya.

Anak-anak memang cukup sering mengalami masalah batuk berdahak.

Dahak atau lendir yang berlebihan di tenggorokan bisa disebabkan beberapa hal, misalnya flu, infeksi atau alergi.

Batuk berdahak atau yang biasa juga disebut batuk produktif sebenarnya merupakan cara alami tubuh untuk menjaga paru-paru dan saluran udara agar bersih dari lendir.

Baca Juga: Diare pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Food and Drug Administration Amerika Serikat mengingatkan, agar anak usia di bawah usia 2 tahun tidak diberikan obat batuk berdahak anak dengan kandungan dekongestan yang dijual bebas.

Pasalnya, ada risiko efek samping dari obat jenis tersebut yang bisa dialami anak-anak.

Lalu, apakah obat batuk berdahak anak yang efektif?

Rekomendasi Obat Batuk Berdahak Anak

Minum Obat

Foto: Minum Obat (Orami Photo Stocks)

Beberapa obat batuk mudah ditemukan dan termasuk dalam obat bebas, sehingga bisa dibeli meski tanpa resep.

Namun, karena masih memiliki organ tubuh yang belum sekuat orang dewasa, maka sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter terkait penggunaan obat batuk berdahak anak.

Beberapa contoh obat batuk berdahak anak yang aman dikonsumsi menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, yaitu:

1. Bisolvon Solution

Bisolvon Solution

Foto: Bisolvon Solution (Bisolvon.co.id)

Harga: Rp68.000-Rp110.000

Bisolvon Solution menjadi salah satu obat batuk berdahak untuk anak yang aman untuk dikonsumsi.

Melansir dari laman Bisolvon, obat dalam bentuk cairan ini, memiliki kandungan Bromhexine, yang bekerja untuk mengencerkan dahak yang ada di salurang napas.

Obat ini bebas dari kandungan gula, sehingga aman dikonsumsi oleh anak-anak.

Adapun dosis untuk anak-anak dengan rentang usia 2-10 tahun, yaitu:

  • Anak 5-10 tahun: 3 x 2 ml per hari.
  • Anak 2-5 tahun: 2 x 2 ml per hari.

2. Konidin OBH Sirop

Konidin OBH

Foto: Konidin OBH (Konimex.com)

Harga: Rp1.000

Konidin OBH adalah obat batuk berdahak saset dengan sirup berwarna hitam yang berfungsi sebagai ekspektoran untuk mengatasi batuk berdahak dengan cepat.

Obat ini mengandung Succus Liquiritiae, Ammonium Chloride, dan Alkohol.

Obat dalam bentuk saset yang praktis ini dapat diminum sebelum atau setelah makana.

Dosisnya untuk anak-anak bervariasi berdasarkan usia, yakni:

  • Anak-anak usia 6-12 tahun: 1 saset sebanyak 3-4x per hari.
  • Anak-anak usia >12 tahun: 1-2 saset sebanyak 3-4x per hari.

3. Komix Kid OBH

23% Rp16.900
Rp13.000
Komix Kid OBH (10 Sachet)

Komix Kid OBH adalah obat batuk berdahak untuk anak dengan kandungan Succus Liquaritiae, Phenylephrine HCL, Guaifenesin, dan Chlorpheniramine.

Obat ini dapat bekerja sebagai ekspektoran (pengencer dahak), antihistamin, dan dekongestan (mengatasi hidung tersumbat).

Komix Kid OBH dapat diminum oleh anak dengan usia 6-12 tahun, sebanyak 3x sehari sebanyak 1 saset.

4. Vicks Anak-Anak Formula 44

Vicks Anak-Anak Formula 44

Foto: Vicks Anak-Anak Formula 44 (Mims.com)

Harga: Rp7.000-Rp26.000

Vicks F44 Anak Sirup merupakan obat batuk anak, yang mengalami batuk kering dan berdahak.

Obat ini mengandung dextromethorphan HBr dan Guaifenesin, di mana Guaifenesin bekerja sebagai ekspektoran.

Untuk dosisnya, anak-anak dengan usia 2-6 tahun: 1 sendok takar (5 mL) setiap 4 jam.

Lalu, untuk anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 mL) tiap 4 jam, atau sesuai dengan kebutuhan.

Sebaiknya konsumsi obat ini setelah makan.

5. Benadryl Batuk Berdahak

Benadryl Batuk Berdahak

Foto: Benadryl Batuk Berdahak (Benadryl.co.id)

Harga: Rp37.000

Obat batuk berdahak untuk anak yang termasuk aman adalah Benadryl Batuk Berdahak.

Obat ini mengandung Bromhexine Hydrochloride 4 mg dan Guaifenesin 100 mg, yang dapat meredakan batuk berdahak,, yang formulanya beraksi sejak hari pertama dan tidak bikin ngantuk.

Khusus untuk anak-anak, petunjuk pemakaiannya, antara lain:

  • Anak 6-12 tahun: 3x5 ml per hari.
  • Anak 2-6 tahun: 3x2,5 ml per hari.
  • Anak di bawah 2 tahun dapat diberikan sesuai dengan rekomendasi dokter.

6. OBH Combi Obat Batuk Berdahak Menthol

Rp15.610
OBH Combi Obat Batuk Berdahak Menthol Btl 100mL

Berikutnya ada OBH Combi Batuk Berdahak, obat yang bekerja sebagai ekspektoran, dan dapat dikonsumsi oleh dewasa hingga anak-anak.

Khusus untuk anak-anak dengan usia 6-12 tahun, dapat minum obat ini sebanyak 3 kali sehari, sebanyak 1 sendok takar atau 5 ml.

7. Nipe Expectorant Kids

Nipe Expectorant Kids

Foto: Nipe Expectorant Kids (Biggo.id)

Harga: Rp35.000

Sama seperti beberapa obat batuk berdahak lainnya, Nipe Expectorant Kids juga mengandung Guaifenesin untuk meredakan gejala batuk berdahak.

Untuk anak dengan usia 6-12 tahun, dapat mengonsumsi 100 mg empat kali sehari, dan maksimal konsumsi harian adalah 400 mg setiap hari, melansir dari Mims.

8. OBH Ika

OBH Ika

Foto: OBH Ika (Kalcare.com)

Harga: Rp16.000 - Rp25.000

OBH Ika adalah obat batuk berdahak dengan sirup berwarna hitam, yang mengandung ammonium chloride, succus liquiritiae, dan sasa.

Konsumsi obat ini dapat membantu pengeluaran dahak menjadi lebih mudah.

Untuk anak-anak, dapat mengonsumsi obat ini 3-4 kali sehari, 1 sendok teh.

9. Sanadryl Expectorant

Sanadryl Expectorant

Foto: Sanadryl Expectorant (Biggo.id)

Harga: Rp10.000 - Rp16.000

Sanadryl Expectorant merupakan obat untuk meringankan gejala alergi, salah satunya adalah batuk berdahak.

Obat ini mengandung Diphenhydramine HCl, Ammonium Cl, K guaiacolsulfonate, Na citrate, dan Menthol.

Dosisnya untuk anak-anak 6-12 tahun adalah 1 sendok teh (5 mL), diminum 3-4 kali sehari.

10. Ambroxol HCl Sirup

Ambroxol HCl Sirup

Foto: Ambroxol HCl Sirup (Novapharin.co.id)

Harga: Rp7.000

Ambroxol HCl Sirup termasuk dalam obat golongan keras.

Obat ini dapat mengatasi batuk berdahak akibat sejumlah kondisi, seperti emfisema dan bronkitis.

Melansir dari laman Novapharin Pharmaceutical Industries, untuk dosis pemakaiannya, yaitu:

  • Anak usia di bawah 2 tahun: 1/2 sendok takar ( 2,5 ml) 2 kali sehari.
  • Anak usia 2-6 tahun: 1/2 sendok takar (2,5 ml) 3 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1 sendok takar ( 5 ml) 2-3 kali sehari.

Makanan dan Minuman yang Mempercepat Penyembuhan Batuk pada Anak

Anak Batuk

Foto: Anak Batuk (Freepik.com/mdjaff)

Selain mengonsumsi obat batuk berdahak anak, untuk meredakan batuknya yang mengganggu dapat dibantu proses penyembuhannya dengan makanan yang dikonsumsi.

Ini dapat membantu mengurangi banyaknya konsumsi obat-obatan medis pada tubuh anak.

1. Sup Ayam

Sup ayam sudah terbukti sebagai “obat tradisional” untuk menyembuhkan pilek dan obat batuk berdahak anak.

University of Nebraska Medical Center menyebut kandungan kimia yang terkandung dalam sup ayam memang membantu meringankan gejala-gejala flu.

Hal ini juga membantu meredakan batuk berdahak karena sekresi lendir jadi encer.

Selain itu, sajikan sup ayam dan teh panas secara bersamaan untuk meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

Serta ini adalah cara untuk obat batuk berdahadak anak secara alami.

2. Bawang dan Gula

Meski tidak begitu menggugah selera makan, namun ternyata bawang dan gula dapat membantu meredakan batuk berdahak.

Caranya, Moms potong satu bawang dan taruh ke dalam mangkuk. Lalu, tambahkan 1/2 cangkir gula putih dan biarkan campuran tersebut dalam semalam.

Bawang akan menyerap gula dan menjadi seperti sirup.

Kemudian didihkan campuran bawang dan gula itu dalam panci di atas api yang kecil selama sekitar setengah jam. Nah, berikan pada Si Kecil cukup satu sendok setiap 2 jam.

Baca Juga : 7 Cara Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

3. Madu

Madu mengandung banyak antioksidan sehingga dapat menjadi salah satu alternatif obat batuk berdahak anak.

Caranya, berikan madu sebanyak 1/2 sendok teh untuk setiap 25 kg berat badan anak.

Menurut Mayo Clinic, anak-anak usia 1 hingga 5 tahun dengan infeksi saluran pernapasan bagian atas diberi hingga 2 sendok teh madu sebelum tidur.

Madu dapat mengurangi batuk di malam hari dan meningkatkan kualitas tidur. Tapi, ingat Moms, anak di bawah usia 2 tahun tidak boleh konsumsi madu.

Pasalnya, mikroorganisme pada madu dapat menyebabkan masalah kesehatan. Selain itu, hindari memberi madu pada anak yang diketahui memiliki alergi madu.

4. Penuhi Asupan Air

Air adalah salah satu dekongestan yang paling efektif untuk menghilangkan dahak.

Selain itu, air mengatasi rasa tak nyaman akibat infeksi tenggorokan atau pilek. Minta anak untuk minum air sebanyak 6 hingga 8 gelas setiap hari.

Hindari anak mengonsumsi jus yang mengandung gula dan minuman bersoda.

Baca Juga: 8 Manfaat Buah Naga untuk Anak, Baik untuk Pencernaan!

5. Makanan Pedas

Cabai

Foto: Cabai (Freepik.com/jcomp)

Melansir dari Rochester Regional Health, makanan pedas, seperti cabai mengandung senyawa bioaktif bernama kapsaisin.

Senyawa ini dapat memecah lendir, yang dapat membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan secara efektif.

Untuk pengobatannya, coba tuangkan cabai sebanyak 1/8 sendok teh di tangan Si Kecil dan minta anak untuk menelannya.

Bila Si Kecil tak mau mengonsumsinya langsung, coba campurkan cabai rawit itu dengan madu.

Namun Moms jangan memberikan cabai ini untuk menangani batuk bila anak tak suka dengan makanan pedas.

Cara ini memang idealnya untuk anak yang suka dan tidak masalah ketika mengonsumsi makanan pedas.

6. Jus Lemon

Jus lemon bekerja dengan baik untuk mengatasi flu, pilek dan laringitis.

Namun, tidak efektif untuk mengatasi tonsilitis dan radang tenggorokan. Coba beri anak satu sendok teh jus lemon setiap tiga jam.

Perhatikan Moms, karena jus lemon dapat membuat anak dehidrasi, pastikan dia minum segelas penuh air putih, ya.

7. Obat Herbal

Obat Herbal Cina

Foto: Obat Herbal Cina (Freepik.com/xb100)

Obat herbal cukup banyak digunakan untuk alternatif obat batuk berdahak anak. Di antaranya yang mengandung Echinacea dan peppermint.

Echinacea mengatasi infeksi virus dan bakteri. Obat ini dijual dalam bentuk tablet.

Sedangkan, peppermint memiliki sifat mentol yang membantu menekan refleks batuk.

Namun perhatikan, anak yang memiliki gangguan autoimun harus menghindari Echinacea.

Selain itu, peppermint tidak boleh digunakan oleh orang dengan masalah kantong empedu.

Karena itu, jika Si Kecil memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal.

Baca Juga: 16 Obat Radang Tenggorokan Paling Ampuh, Pake Bahan Alami dan Herbal Moms!

8. Jahe

Jahe dapat digunakan sebagai obat batuk berdahak anak karena memiliki sifat anti-inflamasi. Ini juga dapat meredakan mual dan nyeri.

Penelitian menujukkan bahwa senyawa anti-inflamasi dalam jahe dapat mengendurkan membran di saluran udara, yang dapat mengurangi batuk.

Seduh teh jahe dengan menambahkan 20–40 gram irisan jahe segar ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama beberapa menit sebelum diminum.

Tambahkan madu atau jus lemon untuk meningkatkan rasa dan lebih meredakan dahak.

Baca Juga: Mengenal Bisolvon, Obat Batuk Berdahak yang Bisa Diminum Anak dan Dewasa

9. Minum Susu

Susu

Foto: Susu (Freepik.com/startnatali2019)

Alternatif obat batuk berdahak anak lainnya adalah mengonsumsi susu untuk Si Kecil.

Dalam upaya untuk membuat anak tetap terhidrasi ketika sedang sakit adalah minum lebih banyak seperti air atau jus.

Tentunya minum susu juga diperbolehkan, jika Si Kecil lebih menyukainya, bisa membuat batuknya mereda.

Vitamin D pada susu adalah pendorong untuk sistem kekebalannya yang sedang terinfeksi.

Baca Juga: Ini Cara Membedakan Anak Alergi Dingin atau Pilek

Cara Lain yang Dapat Dilakukan untuk Meredakan Batuk Berdahak pada Anak

Selain dari obat dan makanan serta minuman yang dapat dikonsumsi, ada cara lainnya yang juga dapat diterapkan.

1. Penguapan dengan Minyak Kayu Putih

Minyak Esensial

Foto: Minyak Esensial (Freepik.com/kotkoa)

Moms ternyata menghirup uap minyak esensial eucalyptus dapat mempercepat mengatasi batuk.

Gunakan metode seperti inhalasi uap dengan cara memasukkan dua atau tiga tetes minyak ke dalam mangkuk berisi air panas.

Lalu, hirup uap dari air panas itu selama 10 hingga 15 menit.

Namun, Moms gunakan minyak kayu putih ini dengan hati-hati ya. Karena bisa saja menyebabkan reaksi alergi jika menyentuh kulit.

Minyak kayu putih dapat melegakan pernapasan dan lendir di tenggorokan. Alternatif pengobatan batuk berdahak pada anak ini bisa Moms coba di rumah ya.

2. Air Garam

Segelas Air

Foto: Segelas Air (Freepik.com/freepik)

Dalam penelitian di American Journal of Preventive Medicine, berkumur air garam dapat melemahkan gejala infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bahkan mencegah terjadinya infeksi.

Berkumur dengan air garam hangat (bersama dengan irigasi hidung) juga terbukti memiliki beberapa manfaat untuk memperbaiki gejala pilek dan mengurangi batuk berdahak pada anak.

3. Atur Posisi Bantal

Jika Si Kecil berusia di atas 1 tahun, coba atur beberapa bantal di bawah punggung, bahu, dan kepalanya agar ia dapat tidur dengan posisi agak tegak, sehingga memudahkan pernapasan.

Untuk bayi, letakkan bantal di bawah kasur boksnya untuk meninggikan area tempat mereka mengistirahatkan kepala.

Cara ini dapat membantu meringankan gejala batuk berdahak pada anak yang bisa Moms coba.

4. Istirahat yang Cukup

Ini mungkin menjadi salah satu cara mengatasi batuk berdahak yang paling mudah.

Ya, istirahat yang cukup amat sangat berpengaruh terhadap kesembuhan Si Kecil yang mengalami batuk.

Sebab istirahat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta ampuh dalam memulihkan penyakit ringan yang dialami anak.

Bila dirasa Si Kecil merasa kesulitan tidur karena batuk dahaknya, ikuti salah satu langkah di atas, yaitu meninggikan bantal tidurnya.

Baca Juga: Mengenal Croup, Gejala Batuk Keras Seperti Menggonggong

Demikian informasi mengenai obat batuk berdahak anak. Mulai dari obat di apotek, makanan, dan bahan alami, hingga cara lain yang dapat menunjang penyembuhan.

Mari jaga kesehatan anak dengan memaksimalkan pola hidup sehat yang baik, sehingga anak dapat terhindar dari serangan penyakit.

  • https://hive.rochesterregional.org/2020/02/spicy-food-health
  • https://www.fda.gov/drugs/special-features/use-caution-when-giving-cough-and-cold-products-kids
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16242593/
  • https://drive.google.com/file/d/1uQh2vpCGd--7ObwZ_3HbLaNp5XDRSP12/view
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16242593/
  • https://www.mayoclinic.org/symptoms/cough/expert-answers/honey/faq-20058031
  • https://www.konimex.com/product/pharmaceutical/over-the-counter/konidin-obh-baru
  • https://www.bisolvon.co.id/produk/solution
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/vicks%20anak-anak%20formula%2044?type=brief&lang=id
  • https://www.benadryl.co.id/produk-kami/benadryl-batuk-berdahak#komposisi
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/guaifenesin?mtype=generic
  • https://www.novapharin.co.id/product-detail/109/AMBROXOL--Syrup
  • https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ambroxol?mtype=generic
  • https://www.instagram.com/pandemictalks