Kesehatan Umum

23 Desember 2021

Cari Tahu tentang Osteoartritis, dari Gejala hingga Tips Pencegahan

Dikenal juga dengan nama pengapuran
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Osteoartritis merupakan kondisi yang sangat umum yang dapat memengaruhi persendian dalam tubuh.

Hal ini kemungkinan besar akan memengaruhi sendi yang menanggung sebagian besar berat badan kita, seperti lutut dan kaki.

Sendi yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sendi tangan, juga sering terkena.

Dilansir dari jurnal Knee Osteoarthritis, kondisi satu ini juga dikenal sebagai penyakit:

  • Sendi degeneratif
  • Osteoartritis primer
  • Radang sendi akibat keausan
  • Radang sendi yang berkaitan dengan usia

Dalam persendian yang sehat, lapisan jaringan yang keras tapi halus dan licin, yang disebut tulang rawan, menutupi permukaan tulang dan membantu tulang bergerak bebas.

Ketika sendi mengalami osteoartritis, bagian tulang rawan menipis dan permukaan menjadi lebih kasar.

Berikut ini adalah informasi lengkap seputar osteoartritis. Yuk, disimak, Moms!

Baca Juga: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Radang Sendi

Apa Itu Osteoartritis?

osteoartritis

Foto: healthline.com

Osteoartritis adalah penyakit kronis (jangka panjang), yang tidak ada obatnya, namun perawatannya tersedia untuk mengelola gejala yang timbul.

Osteoartritis ini masing-masing punya karakteristik yang berbeda-beda, namun intinya paling sering menyerang tulang rawan, yaitu lutut.

Selain itu, penyakit ini bisa menyerang semua sendi, namun sendi di jari tangan, pinggul, dan tulang punggung, adalah sendi-sendi yang paling sering terkena.

“Tulang rawan yang normal menjadi rusak, faktor penyebabnya bisa banyak sekali,” kata dr. Jamot Silitonga, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi RS Pondok Indah - Pondok Indah.

Dalam bahasa Indonesia, penyakit ini disebut juga dengan perkapuran atatu pengapuran tulang dan sendi.

Baca Juga: Seperti Apa Tahapan Perkembangan Tulang Anak?

Gejala Osteoartritis

Osteoarthritis

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi pengapuran tulang ini umumnya berkembang secara perlahan dan memburuk seiring waktu.

Keparahan gejalanya pun bisa bervariasi pada setiap orang. Gejala osteoartritis yang umumnya terjadi adalah:

  • Nyeri pada persendian, yang umumnya dirasakan selama beraktivitas atau setelah beraktivitas
  • Sendi terasa kaku pada pagi hari dan akan pulih dalam waktu 30 menit
  • Sendi terasa lebih lunak saat diberikan tekanan
  • Sendi kehilangan sifat fleksibilitasnya
  • Timbul bunyi klik atau retakan ketika sendi ditekuk atau digerakkan
  • Munculnya taji tulang di sekitar sendi, yakni tonjolan tulang yang keras dan tajam
  • Pembengkakan di sekitar sendi
  • Otot di sekitar sendi yang melemah

Dilansir dari Arthritis Foundation, gejala khas pada osteoartritis pinggul adalah rasa nyeri di area selangkangan atau bokong dan terkadang di bagian dalam lutut atau paha.

Baca Juga: Sakit Tulang Belakang, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya Yuk Moms!

Penyebab Osteoartritis

osteoartritis

Foto: pointperformance.com

Penyebab dari osteoartritis ada 2, yakni primer dan sekunder. Primer berarti tidak diketahui apa itu penyebabnya. Namun dalam hal ini, termasuk juga di dalamnya adalah penuaan.

Sedangkan penyebab osteoartritis sekunder misalnya:

  • Pernah mengalami infeksi
  • Mengalami patah tulang
  • Penyakit imun yang merusak bagian tubuh

Umumnya, pengapuran tulang sekunder tersebut terjadi pada orang yang usianya relatif muda.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoartritis, melansir WebMD, antara lain:

  • Berjenis kelamin wanita, terutama yang sudah menopause
  • Mengalami obesitas
  • Mengalami cedera pada sendi atau pernah menjalani operasi pada tulang dan sendi
  • Melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik yang menyebabkan sendi tertekan secara terus-menerus
  • Memiliki riwayat osteoarthritis di keluarga
  • Menderita penyakit tertentu, seperti rheumatoid arthritis dan hemokromatosis
  • Mengalami kelainan bawaan atau cacat pada tulang rawan atau sendi

Baca Juga: Mengalami Nyeri Tulang Belikat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Osteoartritis

osteoartritis

Foto: rheumatologyadvisor.com

Cara mengatasi osteoartritis ini umumnya terbagi menjadi 2, yaitu non-operasi dan operasi.

Jika diobati dengan non-operasi biasanya diberikan pada pasien yang menderita osteoartritis pada stadium awal hingga pertengahan.

Namun non-operasi ini dibagi lagi menjadi 2, yaitu farmakologi dengan obat-obatan dan fisioterapi seperti penguatan, peregangan.

Sebenarnya kerusakan pada tulang rawan tidak bisa sembuh.

Jadi, sebenarna osteoartritis ini tidak disembuhkan, tapi dikelola supaya tidak kambuh dan gejalanya bisa membaik.

“Kalau sudah parah, harus dikikis tulang rawannya. Operasi untuk yang sudah stadium akhir,” jelas dr. Jamot Silitonga.

Baca Juga: Cara Mencukupi Kebutuhan Vitamin D Anak untuk Pertumbuhan Tulang

Tips untuk Mencegah Osteoartritis

diet-pisang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Daripada mengobati, tentu saja mencegah adalah hal utama yang harus kita lakukan. Lalu bagaimana mencegah osteoartritis sejak dini? Berikut ini tipsnya, Moms!

1. Diet

Memang tidak mungkin untuk makanan tertentu atau suplemen gizi menyembuhkan osteoartritis.

Namun, mengutip dari Arthritis Foundation, diet tertentu dapat mencegah terjadinya gejala tersebut.

Beberapa makanan memiliki kemampuan anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi gejala, sementara makanan lain dapat membuat gejala osteoartritis lebih kuat.

2. Menjaga Berat Badan

Melansir Center for Disease Control and Prevention, obesitas adalah salah satu penyebab utama pemicu osteoartritis.

Penumpukan lemak pada tubuh orang yang memiliki berat badan berlebih, akan memberikan tekanan kuat pada bantalan sendi.

Oleh karena itu, mengontrol berat badan sangat penting untuk mencegah osteoartritis sejak dini.

Baca Juga: 15 Cara Diet Sehat Tanpa Olahraga, Tertarik Mencoba?

3. Rajin Olahraga

Olahraga memang menjadi kunci dari kesehatan kita ya, Moms. Tidak terkecuali dalam mencegah pengapuran tulang.

Rutin berolahraga akan menguatkan otot, sehingga sendi pun menjadi kuat.

Namun, pilih juga olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh kita, jangan sampai malah mengakibatkan cedera pada persendian.

Olahraga dengan intensitas rendah adalah pilihan yang tepat untuk meningkatkan kesehatan sendi, seperti latihan aerobik.

Dengan rutin berolahraga, sendi akan menjadi sehat, menghilangkan kekakuan, mengurangi rasa sakit dan lelah, serta meningkatkan kekuatan otot dan tulang.

4. Kontrol Gula Darah

Diabetes bisa menjadi faktor risiko berbahaya yang menjadi penyebab timbulnya osteoartritis.

Kadar glukosa yang tinggi, mampu mempercepat pembentukan molekul yang membuat tulang rawan menjadi kaku dan sensitif.

Menjaga kadar gula darah dalam kondisi normal dan mengatur kadar glukosa, mampu mencegah osteoarthritis sejak dini.

5. Istirahat

Jika persendian mulai terasa sakit atau pegal, istirahatlah sejenak. Hindari beraktivitas yang berat selama sendi belum pulih.

Membiarkan penyembuhan persendian yang terluka membantu mengurangi risiko pengembangan osteoartritis di masa depan.

Baca Juga: Mengenal Rematik, Penyebab Nyeri Sendi yang Menganggu Aktivitas

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang osteoartritis. Jika terdiagnosis lebih awal, penanganannya pun jadi lebih mudah.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/osteoarthritis/symptoms-causes/syc-20351925#:~:text=Osteoarthritis%20is%20the%20most%20common,%2C%20knees%2C%20hips%20and%20spine.
  • https://www.nhs.uk/conditions/osteoarthritis/
  • https://www.arthritis.org/diseases/osteoarthritis
  • https://www.cdc.gov/arthritis/basics/osteoarthritis.htm
  • https://www.webmd.com/osteoarthritis/default.htm
  • https://www.oarsijournal.com/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6179584/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait