Kesehatan

2 April 2020

Bukan Digigit Jin, Ini 4 Penyebab Memar Tanpa Terbentur

Ada penjelasan medisnya lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Memar merupakan kondisi di mana pembuluh darah robek atau pecah, menyebabkan warna kulit menjadi hitam-kebiruan.

Seseorang memiliki memar biasanya karena bagian tubuhnya terbentur, atau terjatuh.

Pada kasus memar tanpa benturan, biasanya orang mengartikannya sebagai "digigit oleh makhluk halus."

Padahal, ada penyebab memar tanpa terbentur menurut sains lho, Moms.

Mengutip Cigna Health, memar biasa sembuh dalam waktu 2 sampai 4 minggu.

Dalam proses penyembuhan, biasanya akan terjadi perubahan warna, dari hitam-keunguan, biru-kemerahan, atau hijau-kekuningan.

Ketahui apa saja yang menjadi penyebab memar tanpa terjadinya benturan pada tubuh berikut ini.

Baca Juga: Benarkah COVID-19 Bisa Menular Lewat Udara?

Penyebab Memar Tanpa Terbentur

Meskipun sebagian besar memar tidak berbahaya dan hilang tanpa dilakukan perawatan khusus, memar tanpa benturan terkadang bisa menjadi pertanda masalah yang lebih serius.

Melansir Mayo Clinic, kebanyakan memar terbentuk ketika pembuluh darah kecil (kapiler) di dekat permukaan kulit rusak oleh dampak pukulan atau cedera, yang sering terjadi lengan atau kaki.

Ketika kondisi ini terjadi, darah bocor keluar dari pembuluh dan awalnya muncul dengan warna hitam-kebiruan. Saat tubuh kembali menyerap darahnya, maka tanda memar itu menghilang.

1. Konsumsi Obat Tertentu

penyebab memar tanpa terbentur-1

Foto: pexels.com

Konsumsi obat untuk kondisi medis tertentu dapat menyebabkan seseorang mengalami memar dengan mudah, bahkan ketika tubuh tidak terjadi benturan atau terjatuh.

Mengutip jurnal American Academy of Family Physicians, beberapa obat yang dapat menyebabkan mudah memar contohnya aspirin, obat sakit seperti ibuprofen, naproxen, dan pengencer darah.

2. Sepsis

penyebab memar tanpa terbentur-2.jpeg

Foto: amoryurgentcare.com

Sepsis merupakan kondisi di mana tubuh keracunan darah oleh bakteri.

Kondisi ini bisa menjadi penyebab memar tanpa benturan pada tubuh.

Mengutip Hopkins Medicine, orang dengan sepsis sering mengalami ruam hemoragik (bercak darah kecil pada kulit).

Jika tidak diobati, akan jadi lebih besar dan mulai terlihat seperti memar dengan warna kulit keunguan.

Baca Juga: Bayi Memar, Yuk Cari Tahu Cara Aman Untuk Menghilangkannya

3. Gangguan Perdarahan atau Pembekuan Darah

penyebab memar tanpa terbentur-3.jpg

Foto: netdoctor.co.uk

Karena memar berhubungan dengan pembuluh darah, maka kondisi gangguan perdarahan atau pembekuan darah dapat menjadi alasan terjadinya memar tanpa benturan pada tubuh. Beberapanya seperti:

  • Hemofilia.
  • Penyakit Von Willebrand. penyakit kelainan genetik.
  • Trombositopenia imun (ITP), kelainan yang membuat mudah memar dan pendarahan berlebihan karena kadar trombosit sangat rendah.
  • Gangguan perdarahan atau pembekuan darah lain yang jarang terjadi.

4. Malnutrisi pada Tubuh

penyebab memar tanpa terbentur-3

Foto: Orami Photo Stock

Tubuh yang malnutrisi juga merupakan penyebab Moms memiliki memar tetapi tidak ada benturan pada tubuh.

Termasuk ketika tubuh kekurangan vitamin B12, vitamin C, vitamin K, atau asam folat.

Menurut National Council of Aging, selain memar, tanda-tanda malnutrisi lain termasuk penurunan berat badan yang tidak direncanakan, nafsu makan yang buruk, dan bahkan masalah gigi.

Baca Juga: Anak Mudah Memar? Mungkin Ia Mengalami Trombositopenia

Nah, itu dia Moms beberapa kondisi medis yang menjadi penyebab memar tanpa terbentur.

Konsultasikan ke dokter bila memar tersebut tidak kunjung mereda dalam waktu lama, ya.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait