13 September 2022

Pil KB Darurat: Cara Kerja, Jenis, hingga Keefektifannya dalam Mencegah Kehamilan

Ketahui juga efek samping saat mengonsumsinya

Pil KB darurat adalah alat kontrasepsi yang digunakan saat berada dalam situasi darurat, seperti alat kontrasepsi yang biasanya dipakai sedang tidak digunakan, atau telah melakukan hubungan seksual non-konsensual (pemerkosaan).

Obat ini dapat efektif mencegah kehamilan ketika diminum secepat mungkin setelah berhubungan seks tanpa kondom atau alat konstrasepsi lainnya.

Ketahui lebih banyak mengenai pil KB darurat, mulai dari cara kerjanya, jenis-jenisnya, hingga tingkat keefektifannya pada artikel ini.

Baca Juga: KB Spiral: Jenis, Efek Samping, Keunggulan, dan Prosedur Pemasangan hingga Biayanya

Kondisi yang Memerlukan Pil KB Darurat

Kondisi yang Memerlukan Pil KB Darurat
Foto: Kondisi yang Memerlukan Pil KB Darurat

Foto: pil (freepik.com/jcomp)

Pil KB darurat atau kontrasepsi darurat merupakan obat yang dapat digunakan sebagai kontrasepsi dalam keadaan darurat.

Kontrasepsi darurat tidak sama seperti pil KB yang biasa dikonsumsi setiap hari oleh para ibu yang ingin mencegah kehamilan.

Pil KB darurat dapat digunakan dalam situasi di mana tindakan pencegahan kehamilan yang dilakukan gagal.

Selain itu, terdapat beberapa situasi lainnya di mana pil kontrasepsi darurat dapat digunakan dilansir dari Cleveland Clinic, yakni:

  • Melakukan hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi.
  • Penggunaan alat kontrasepsi yang gagal atau rusak, seperti kondom rusak, lupa minum pil KB, atau lupa mendapatkan KB suntik sesuai dosis.
  • Mengalami hubungan seksual non-konsensual atau dipaksa.
  • Ragu dan tidak yakin diafragma terpasang degan benar.
  • Cairan sperma yang mengenai bibir vagina.
  • Salah menghitung masa subur.

Baca Juga: 17 Cara Berhubungan agar Tidak Hamil, Jangan Panik!

Jenis Pil KB Darurat

Jenis Pil KB Darurat
Foto: Jenis Pil KB Darurat

Foto: ilustrasi pil darurat (freepik.com/phenphayom)

Beberaapa jenis pil KB darurat yang sering dikonsumsi wanita untuk mencegah kehamilan, antara lain:

1. Ulipristal Asetat

Pil kontrasepsi darurat jenis ini bekerja dengan mencegah terjadinya ovulasi.

Ulipristal akan sangat efektif untuk menunda kehamilan dibandingkan jenis pil kontrasepsi darurat lainnya, selama diminum dengan benar.

Moms dapat mengonsumsi pil jenis bahkan hingga lima hari atau 120 jam setelah berhubungan intim tanpa pengaman. Namun tentu saja, mengonsumsi obat ini secara langsung setelah berhubungan intim lebih baik.

Mengutip dari Pharmacy and Therapeutics, penggunaan ulipristal asetat dapat mencegah sekitar 62,3% kemungkinan kehamilan.

Untuk dapat mengonsumsinya, Moms memerlukan resep dari dokter ahli.

Baca Juga: Begini Cara Minum Pil KB yang Benar, Pahami Aturan dan Petunjuk Penggunaannya, Moms!

2. Pil Kontrasepsi Kombinasi

Jenis kontrasepsi darurat ini melibatkan penggunaan pil KB yang mengandung progestin dan estrogen.

Dalam pil KB tersebut mengandung 0.25 miligram levonorgestrel dan 0.05 miligram etinil-estradiol.

Saat menggunakan alat kontrasepsi kombinasi ini sebagai pilihan kontrasepsi darurat, ini berarti bahwa Moms mengonsumsi pil KB biasa dengan dosis yang lebih tinggi.

Pil kontrasepsi kombinasi dosis tinggi biasanya diminimum sebanyak 2 tablet sebanyak 2 kali dalam sehari, dengan jarak minum dosis yaitu sekitar 12 jam.

Perlu diingat bahwa penggunaan kontrasepsi kombinasi dosis tinggi tidak boleh dilakukan tanpa melakukan konsultasi dengan dokter ahli.

Sebab bila tidak sesuai anjuran, maka akan menyebabkan sejumlah efek samping yang berbahaya untuk tubuh.

3. Progestin

Pil progestin mengandung 1.5 miligram levonorgestrel yang dapat diminum sebanyak 1 tablet dan diminum 2 kali dalam sehari.

Pil ini biasanya bisa dikonsumsi dalam tiga hari pertama setelah hubungan intim tanpa pengaman.

Namun Moms masih dapat meminumnya hingga lima hari setelah berhubungan intim, namun efektivitas obatnya juga akan menurun.

Cara Kerja Pil KB Darurat

Cara Kerja Pil KB Darurat
Foto: Cara Kerja Pil KB Darurat (Orami Photo Stock)

Foto: minum obat (Orami Photo Stock)

Cara kerja utama dari pil kontrasepsi darurat adalah dengan mencegah terjadinya ovulasi.

Ovulasi adalah bagian dari siklus reproduksi normal tubuh wanita. Ini adalah fase ketika ovarium (menghasilkan sel telur) melepaskan sel telur yang kemudian dapat dibuahi oleh sperma dan memulai proses perkembangan janin.

Jika tidak berovulasi, maka kehamilan tidak dapat terjadi.

Baca Juga: 7 Alat Kontrasepsi Wanita yang Efektif Menunda Kehamilan, Pilih yang Paling Nyaman, Moms!

Keefektifan Pil KB Darurat

Keefektifan Pil KB Darurat
Foto: Keefektifan Pil KB Darurat (Orami Photo Stock)

Foto: minum obat (Orami Photo Stock)

Kunci utama dari efektivitas dari pil KB darurat adalah waktu mengonsumsinya.

Semua bentuk pil kontrasepsi darurat lebih efektif bila semakin cepat Moms meminumnya.

Sebagai contoh, pil progestin harus dikonsumsi dalam waktu 72 jam pertama (tiga hari) setelah hubungan seksual tanpa pengaman.

Lalu untuk kontrasepsi darurat jenis ulipristal dan kombinasi memiliki batas konsumsi hingga 120 jam (lima hari) setelah berhubungan intim.

Baca Juga: 4 Pilihan Obat Anti Hamil dan Alat Kontrasepsi Lainnya untuk Cegah Kehamilan

Efek Samping Pil KB Darurat

Efek Samping Pil KB Darurat
Foto: Efek Samping Pil KB Darurat (https://tempo.co/)

Foto: sakit perut (Orami Photo Stock)

Pada dasarnya, tidak ada efek samping serius atau jangka panjang yang dapat terjadi dari penggunaan pil kontrasepsi darurat.

Tetapi, penggunaan pil ini bisa memicu sejumlah efek seperti:

  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Perubahan siklus menstruasi, bisa terjadi lebih cepat atau lebih lama
  • Tidak enak badan
  • Pendarahan atau bercak
  • Tekanan darah tinggi
  • Perut kembung

Melansir dari Mayo Clinic, meskipun pil KB darurat tidak menimbulkan efek samping serius, namun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan:

  • Pembekuan darah di kaki
  • Serangan jantung dan stroke, terutama untuk perokok
  • Gangguan hati
  • Penyakit kandung empedu
  • Benjolan payudara
  • Pingsan
  • Depresi
  • Masalah mata, seperti penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan
  • Perubahan warna kulit menjadi kekuningan
  • Kejang
  • Ruam kulit
  • Perubahan suasana hati yang parah

Konsultasikan segera dengan ahli kesehatan bila mengalami bebeapa efek samping yang cukup para tersebut.

Itulah ulasan mengenai pil kontrasepsi darurat. Pastikan selalu melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya ya Moms.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3138379/
  • https://www.nhs.uk/conditions/contraception/emergency-contraception/
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/combination-birth-control-pills/about/pac-20385282
  • https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/23386-morning-after-pill

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.