22 Desember 2023

ASI Bisa Berubah Warna, Kenali Warna ASI yang Bagus Moms!

ASI bisa berubah warna jadi kehijauan, kuning, bahkan hitam

Warna ASI yang bagus tentunya menandakan kesehatan Moms. Apalagi, jika ASI bagus maka Si Kecil akan sehat.

Namun, apakah Moms mengetahui bahwa warna ASI sebenarnya bisa berubah-ubah?

Bagi Moms yang baru menyusui, hal ini mungkin terasa asing dan Moms bertanya-tanya apakah warna ASI yang bagus.

Tidak seperti susu formula yang selalu terlihat sama, komposisi dan tampilan ASI berubah dari hari ke hari, di setiap waktu menyusui, dan bahkan selama proses menyusui Moms.

Warna ASI dapat bervariasi dari kebiru-biruan hingga kekuningan, kehijauan, atau kecokelatan, tergantung pada kandungan foremilk.

ASI dapat berwarna merah muda jika mengandung sedikit darah, biasanya akibat puting yang retak.

Lantas apa warna ASI yang bagus dan normal?

Berikut merupakan hal-hal yang perlu Moms ketahui terkait warna ASI yang bagus, arti, dan penyebab perubahan warna pada ASI yang perlu Moms ketahui!

Baca Juga: Tanya Jawab Dokter tentang Anak 1 Tahun Susah Makan, Simak!

Macam-macam Warna ASI

Mengutip laman Healthline, warna ASI yang bagus dapat dilihat dari warna normalnya.

Perlu Moms ketahui bahwa warna ASI yang normal tidak dapat dibandingkan dengan Moms yang sedang menyusui lainnya.

Dalam kebanyakan kasus, warna ASI yang normal tampak lebih terang, biasanya putih, meskipun dapat memiliki corak agak kekuningan atau kebiruan.

Namun sebenarnya, ada banyak warna ASI yang mungkin akan Moms alami.

Ketika Moms mengalami perubahan warna ASI, Moms tidak perlu panik karena setiap perubahan warna ASI yang terjadi memiliki penyebab yang mendasarinya.

Berikut arti perubahan warna ASI dan penyebabnya, Moms!

Baca Juga: 10 Penyebab Mual Saat Menyusui Bayi yang Harus Moms Ketahui

1. Warna ASI Kuning

Warna ASI Kuning (Orami Photo Stock)
Foto: Warna ASI Kuning (Orami Photo Stock)

Warna ASI kuning yang Moms alami ini disebabkan oleh beragam hal.

Misalnya, Moms baru saja mulai menyusui. Moms tidak perlu kaget saat melihat ASI berwarna kuning kental daripada ASI putih.

Ini sepenuhnya normal, dan banyak ibu menghasilkan ASI kuning selama beberapa hari pertama setelah melahirkan.

Hal ini disebut kolostrum, susu pertama yang konsentrat dan bergizi diproduksi setelah melahirkan, seringkali pekat dan berwarna kuning.

Kolostrum kaya akan antibodi dan lebih kental, dan biasanya Moms akan memproduksi susu ini hingga lima hari setelah melahirkan.

Warna ASI kuning termasuk salah satu warna ASI yang bagus.

Selain itu, warna ASI kuning dapat disebabkan oleh Moms yang baru saja mengonsumsi beta-karoten.

Sayuran seperti labu, wortel, dan ubi manis mengandung beta-karoten yang dapat memengaruhi ASI menjadi kekuningan atau oranye.

Pembekuan ASI juga terkadang dapat mengubah warna ASI menjadi agak kekuningan.

Saat Moms memompa atau menyusui, kadar lemak dalam ASI akan meningkat.

Ketika lemak meningkat, ASI berubah menjadi hindmilk yang berwarna putih atau kuning.

Baca Juga: Kata Dokter soal Efek Samping Susu Formula Soya pada Bayi

2. Warna ASI Putih

Ilustrasi Warna ASI yang Bagus (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Warna ASI yang Bagus (Orami Photo Stock)

Setelah kolostrum pertama keluar, produksi ASI meningkat dan tubuh mulai memproduksi susu transisional.

Selama periode transisi dua minggu ini, warna ASI biasanya berubah dari kuning menjadi putih karena ASI sudah mulai masuk.

Ini juga termasuk dalam warna ASI yang bagus, Moms.

Namun, setiap orang akan berbeda Moms.

Selama transisi ini, ASI yang keluar dari tubuh Moms mungkin berubah dari kuning tua menjadi kuning muda, atau dari warna kekuningan hingga menjadi putih seluruhnya.

Baca Juga: 19 Cara Menyusui yang Benar agar Bayi Kenyang dan Ibu Nyaman

3. Warna ASI Biru atau Bening

Ilustrasi Menyusui (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Menyusui (Orami Photo Stock)

Secara umum, ketika ASI mulai mengalir keluar dari payudara Moms di awal sesi menyusui atau memompa, konsentrasinya tampak bening dan lebih rendah lemak.

Ini juga menjadi salah satu warna ASI yang bagus.

Susu ini disebut foremilk. Karena tidak terlalu pekat, foremilk cenderung terlihat bening atau kebiru-biruan.

Susu ini (foremilk) lebih encer dan mengandung lebih sedikit lemak dan lebih banyak elektrolit.

Menjelang akhir sesi menyusui atau memompa, susu (hindmilk) menjadi lebih kental dan mengandung lebih banyak lemak, sehingga menghasilkan warna putih yang lebih kekuningan.

Jika Moms pernah memperhatikan bahwa susu sapi skim yang dibeli di toko memiliki warna kebiruan, hal itu karena alasan yang sama, yaitu karena lebih sedikit lemak.

Baca Juga: Tanya Jawab dengan Dokter soal Pelekatan Menyusui yang Benar

Jika ASI Moms berwarna merah terang, merah muda, atau merah bata, tidak usah panik.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb