Kesehatan

KESEHATAN
4 Mei 2020

4 Jenis Tes Laboratorium Saat Hamil, Ini Manfaatnya!

Tes laboratorium saat hamil biasanya disarankan dokter di usia kehamilan yang sudah ditentukan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Wanita yang mengandung mesti menjalani setidaknya 4 tes laboratorium saat hamil. Bagi yang mengalami kehamilan pertama, masa-masa itu merupakan masa terpenting dalam hidup.

Pada saat hamil, segala sesuatu harus terkontrol, termasuk kesehatan ibu dan anak yang sedang dikandung.

Saat hamil tubuh seorang wanita akan mengalami banyak perubahan, lalu peran dokter diperlukan untuk memantau kesehatan ibu dan janin melalui beberapa tes.

Jenis Tes Laboratorium Saat Hamil

Dilansir dari American Academy of Family Physicians, Moms akan ditawari beberapa tes laboratorium saat hamil sebagai bagian dari perawatan antenatal.

Berikut ini merupakan beberapa tes laboratorium saat hamil yang sangat penting bagi kesehatan ibu dan janin.

1. Tes Darah

Moms Ketahui Pentingnya Tes Laboratorium Saat Hamil.jpg

Foto: flanderstoday.eu

Pengambilan sampel darah merupakan salah satu tes laboratorium saat hamil yang perlu dilakukan untuk mengetahui kesehatan ibu dan mendeteksi apakah ada kelainan pada janin.

Dilansir dari Family Doctor, seorang wanita yang sedang hamil akan melewati tes ini pada kunjungan pertama untuk memeriksa golongan darah dan tekanan darah.

Golongan darah ini terdiri dari 4 golongan yakni A, B, AB, atau O. Mengapa perlu dilakukan tes ini?

Mengetahui golongan darah dapat membantu apabila sewaktu-waktu melakukan transfusi darah jika terjadi pendarahan yang hebat saat kehamilan atau kelahiran.

Jika resus ibu berbeda dengan janinnya, maka ibu akan diberi suntikan imunoglobulin untuk mencegah pembentukan antibodi yang dapat menyerang darah janin.

Pemeriksaan ini biasa dilakukan saat usia kandungan trimester pertama.

Baca Juga: Perkembangan Janin di Trimester Pertama Kehamilan yang Menakjubkan dan Tak Terduga

2. Cek Kadar Gula Darah

Moms Ketahui Pentingnya Tes Laboratorium Saat Hamil 2.jpg

Foto: babycenter.com

Tes laboratorium saat hamil ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula darah ibu hamil yang biasa dilakukan antara 24 dan 28 minggu usia kehamilan.

Tes ini perlu dilakukan saat awal kehamilan apabila Moms berisiko tinggi mengidap penyakit diabetes yang disebabkan faktor keturunan ataupun pola makan.

Hasilnya dapat membantu, apabila positif, risikonya dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin.

Maka dari itu, tes ini akan membantu Moms agar dapat hidup sehat saat sedang hamil.

3. Cek Infeksi

Moms Ketahui Pentingnya Tes Laboratorium Saat Hamil 3.jpg

Foto: theplab.net

Dari tes darah yang dilakukan saat trimester awal, Moms juga dapat mencari tau jika memiliki infeksi yang dapat memengaruhi ibu dan bayi dalam kandungan.

Tes laboratorium saat hamil ini juga dapat memberitahu Anda mengetahui apakah memiliki kondisi tertentu yang termasuk penyakit menular seksual seperti HIV atau hepatitis B.

Biasanya yang diperiksa dalam tes laboratorium kehamilan adalah hepatitis B, hepatitis C, HIV, rubella, dan sipilis.

Jika seorang wanita hamil mengidap HIV, maka akan dilakukan penanganan medis untuk mengurangi risiko penularan HIV pada janin.

Baca Juga: Apakah Penderita HIV/AIDS Boleh Hamil dan Punya Anak?

4. Tes Hemoglobin

Moms Ketahui Pentingnya Tes Laboratorium Saat Hamil 4.jpg

Foto: drmorris.com.au

Anemia adalah salah satu kasus yang sering terjadi pada wanita yang sedang hamil. Kondisi seperti ini disebabkan karena meningkatnya volume darah.

Risiko anemia ini akan membuat Moms cepat lelah, lebih fatalnya akan terjadi pendarahan saat hamil atau melahirkan akibat kekurangan zat besi.

Moms sudah tahu kan pentingnya tes laboratorium saat hamil? Jadi sudah sewajarnya jika semua proses harus dilakukan demi kesehatan ibu dan janinnya.

Baca Juga: 12 Tes Kesehatan yang Harus Dilakukan Sebelum Merencanakan Kehamilan

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait