Newborn

NEWBORN
6 April 2019

5 Tanda Overfeeding Bayi dan Bahayanya Bagi Kesehatan

overfeeding pada bayi dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang karena kemungkinnya meninggalkan sisa makanan pada lambung
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (mentari.delita)
Disunting oleh (mentari.delita)

Sebagian orang tua mungkin berpikir bahwa bayi mereka masih lapar atau dalam masa pertumbuhan, sehingga memberi makan berlebihan atau overfeeding dirasa sebagai sebuah hal yang benar. Menurut survei nasional yang dilakukan oleh Centers of Deseasse Control and Prevention menghasilkan fakta bahwa beberapa orang tua percaya dengan memulai makanan padat akan membantu bayi untuk tidur lebih baik di malam hari, sehingga mereka menambahkan sereal ke dalam botol susu. Bahkan 40% orang tua mulai memberikan makanan padat ke bayinya sebelum usia 4 bulan.

Padahal tahukah Moms, overfeeding bagi bayi memiliki dampak buruk, apa saja? Simak terlebih dahulu informasi yang telah Orami rangkum di bawah ini:

Baca Juga: Penanganan Mastitis, Payudara Bengkak pada Ibu Menyusui

adobestock 100952404 1024x683Foto: oohsncoos.com

Bahaya Overfeeding Bagi Bayi

Kegemukan dan Obesitas

Karena bayi selalu mendapatkan makanan berlebih, mereka juga mendapatkan kelebihan kalori yang menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak normal. Menurut laporan dari University College London, mengatakan kalau orang tua mungkin tidak menyadari berapa banyak anak kecil yang harus makan atau bahaya mereka kelebihan berat badan.

Memperburuk Refluks Asam

Jika bayi menderita refluks asam atau penyakit gastroesofageal reflux (GERD), makan terlalu banyak dapat memperburuk kondisinya. Bayi dengan GERD akan menunjukkan penurunan gejala ketika mereka mulai menyusu.

Muntah

Bayi yang makan berlebihan bisa muntah setelah menyusu. Muntah kronis dapat meninggalkan sedikit makanan bagi lambung untuk dicerna, sehingga menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Gairah Seks Menurun Saat Menyusui?

feeding1Foto: indianexpress.com

Tanda Overfeeding Bayi

Banyak orang tua yang mungkin tak sadar mereka telah memberikan makanan secara berlebihan pada bayi, padahal ada tanda-tanda yang dapat dikenali saat bayi sudah terlalu banyak mencena makanan seperti:

Lebih Sering Muntah

Muntah setelah menyusu memang wajar bagi bayi, namun jika mereka muntah secara berlebihan dalam jangka waktu yang sering maka itu menandakan bahwa mereka makan berlebihan.

Jumlah Kotoran yang Banyak

Saat mereka buang air, cobalah perhatikan dengan baik. Apakah jumlah kotorannya lebih banyak? Bila ya, maka itu merupakan salah satu pertanda bahwa bayi sudah terlalu banyak makan.

Kembung dan Gas

Minum dari botol dapat menyebabkan bayi menelan banyak udara. Itu bisa membuat perut bayi kembung dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Lebih Kolik Dari Biasanya

Semua rasa kembung dan sering buang air besar akan membuat banyak ketidaknyamanan bagi si kecil, yang akan menyebabkan bayi kolik bahkan lebih sering dari biasanya.

Baca Juga: 6 Alasan Bayi Menolak Menyusu

formula feeding 735x442Foto: newbornbaby.com.au

Bagaimana Cara Mencegah Overfeeding Pada Bayi?

Anda dapat mengambil langkah-langkah di bawah ini untuk mencegah pemberian makanan yang berlebih:

Membuat Jadwal Menyusui

Buatlah jadwal menyusui, dan bayi akan menyesuaikannya pada akhirnya. Bayi akan merasa lapar pada waktu yang sama setiap hari dan harus diberi makan tepat waktu untuk menghindari menyusui lebih dari biasanya dalam jangka waktu yang lama.

Tunggu Bayi Lapar

Sebelum memberikan susu, temukan tanda-tanda lapar pada bayi seperti saat mengisap jari atau menggerakkan bibir mereka ketika disentuh dengan lembut. Seorang bayi yang lapar akan segera menyusu setelah menemukan puting sang ibu. Dengan kata lain, beri mereka makan hanya ketika merasa lapar.

Jangan Memaksa Bayi Untuk Makan

Jika bayi kenyang, maka jangan memaksa mereka untuk memberi makan lebih banyak. Tundalah beberapa saat bila memang Moms merasa bahwa mereka masih membutuhkan makanan.

Nah Moms, memang, memberi makan bayi yang berlebihan adalah masalah yang mudah dihindari dengan mengikuti metode pemberian makanan yang tepat. Waspadai tanda-tanda makan berlebih dan mencari tanda-tanda lapar untuk memberikan makanan yang cukup tanpa risiko yang berlebihan memberi makan si kecil.

(MDP/IRN)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait