23 September 2022

7+ Jenis Alat Bantu Pernapasan, Beda Jenis Beda Juga Cara Kerjanya

Yuk, cari tahu di sini alat bantu pernapasan yang biasa digunakan sesuai kebutuhan

Dalam kondisi sehat, seseorang bisa bernapas dengan mudah. Berbeda dengan orang yang dalam kondisi medis tertentu, mereka membutuhkan alat bantu pernapasan.

Alat bantu seperti apa yang biasa digunakan? Berikut ulasannya!

Penyebab Sulit Bernapas

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang kesulitan bernapas. Kondisi kesulitan bernapas hampir selalu merupakan keadaan darurat medis.

Pengecualian adalah merasa sedikit lelah dari aktivitas normal, seperti olahraga.

Ada banyak penyebab berbeda untuk masalah pernapasan. Penyebab umum termasuk beberapa kondisi kesehatan dan keadaan darurat medis mendadak.

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan masalah pernapasan adalah:

  • Anemia (jumlah sel darah merah rendah)
  • Asma
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), kadang-kadang disebut emfisema atau bronkitis kronis
  • Penyakit jantung atau gagal jantung
  • Kanker paru-paru, atau kanker yang telah menyebar ke paru-paru
  • Infeksi saluran pernapasan, termasuk pneumonia, bronkitis akut, batuk rejan, croup, dan lain-lain

Banyak orang yang memiliki masalah pernapasan seperti asma, kanker paru-paru dan penyakit paru obstruktif kronis.

Dengan alat bantu, mereka bisa bernapas dengan lebih normal. Dan berikut adalah beberapa alat bantu pernapasan sesuai dengan masalahnya.

Baca Juga: 16 Manfaat Renang bagi Tubuh, Termasuk Meningkatkan Kualitas Tidur dan Melancarkan Pernapasan

Alat Bantu Pernapasan untuk Asma

Asma merupakan kondisi kronis yang menyebabkan pembengkakan berbahaya di saluran udara yang mengarah ke paru-paru.

Kondisi membutuhkan perawatan berkelanjutan menggunakan obat-obatan, serta alat bantu pernapasan termasuk inhaler dan nebulizer.

Berikut adalah beberapa alat bantu pernapasan untuk asma, seperti dikutip Medical News Today.

1. Inhaler

Alat Bantu Pernapasan untuk Asma -- Inhaler
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk Asma -- Inhaler (medicalnewstoday.com)

Alat bantu pernapasan yang satu ini umum digunakan oleh penderita asma. Ini merupakan obat asma yang diubah menjadi inhaler.

Bentuknya mirip kaleng aerosol hingga lebih efisien dalam mencapai saluran udara.

2. Nebulizer

Alat Bantu Pernapasan untuk Asma -- Nebulizer
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk Asma -- Nebulizer (healthgrades.com)

Alat bantu yang satu ini merupakan perangkat eletronik yang mengubah obat asma menjadi uap halus yang dapat dihirup dengan mudah.

Mereka umumnya lebih besar daripada inhaler dan membutuhkan daya. Nebulizer biasanya digunakan di rumah dan efektif dalam memberikan obat asma untuk orang dewasa dan anak-anak.

Baca Juga: Kenali Faktor dan Gejala Penyakit Asma

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah Sakit

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah Sakit -- Ventilator
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah Sakit -- Ventilator (capsuletech.com)

3. Ventilator

Rumah sakit umumnya menggunakan ventilator sebagai alat bantu pernapasan. Ini merupakan mesin yang dapat membantu pasien yang mengalami kesulitan bernapas sendiri.

Alat ini biasanya digunakan ketika pasien menjalani operasi atau tidak bisa bernapas sendiri karena menderita penyakit kritis.

Untuk mendapatkan bantuan pernapasan, terdapat tabung hampa yang masuk ke mulut pasien. Tabung inilah yang membawa jalan pernapasan.

Alat ini biasanya digunakan pasien sampai kondisi mereka membaik dan dapat bernapas sendiri.

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah

Beberapa orang memang lebih merasa nyaman untuk melakukan terapi pemulihan di rumah, termasuk pasien dengan gangguan pernapasan.

Untuk mendukung pemulihan kondisi gangguan sesak napas, ada alat bantu pernapasan yang bisa digunakan di rumah.

Berikut adalah beberapa alat bantu yang bisa digunakan di rumah.

4. Konsentrator Oksigen

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Konsentrator Oksigen
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Konsentrator Oksigen (hospimedica.com)

Konsentrator oksigen memberikan oksigen murni melalui masker atau kanula hidung, tabung kecil bercabang yang ditempatkan di kedua lubang hidung.

Alat ini direkomendasikan untuk Moms dan Dads yang membutuhkan oksigen hampir sepanjang hari, termasuk saat tidur.

Beberapa orang memerlukan terapi ini di malam hari untuk membantu menurunkan kadar oksigen yang disebabkan oleh kondisi paru-paru kronis, serta kondisi akut yang mereda seperti pneumonia.

Mesin ini seukuran printer rumahan dan dicolokkan ke soket listrik, ada juga mesin konsentrator portable.

5. Oksigen Cylinder

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Oksigen Cylinder
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Oksigen Cylinder (godigit.com)

Tabung oksigen menjadi salah satu alat bantu yang dapat digunakan di rumah. Selain lebih hemat energi, oksigen dapat diisi ulang.

Tabung oksigen dapat digunakan ketika Moms atau Dads mengalami periode sesak napas yang tiba-tiba saat sedang di rumah.

6. Tabung Oksigen Portable

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Oksigen Portabel
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- Oksigen Portabel (museodeltaantico.com)

Tabung oksigen portable merupakan alat bantu yang dapat digunakan bahkan saat sedang berada di luar rumah.

Umumnya, oksigen portabel memiliki berat sekitar 2kg dan cukup kecil untuk muat di dalam ransel kecil atau troli belanja. Silinder ukuran ini menampung oksigen di bawah 2 jam.

Tabung portable memang memungkinkan untuk pasien yang sedang rawat jalan. Namun, tidak semua tabung oksigen portabel tidak cocok untuk semua orang.

7. Mesin BIPAP

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- BiPAP Mesin
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- BiPAP Mesin (moyeahstore.com)

Mesin pernapasan BIPAP (tekanan saluran napas positif bilevel) membantu pasien bernapas secara normal.

Alat ini mendorong udara ke paru-paru dengan menjaga paru-paru tetap terbuka dan dengan demikian memungkinkan lebih banyak oksigen masuk.

Ukurannya mesin yang satu ini cukup kecil dan dapat digunakan di samping tempat tidur di rumah.

Dibutuhkan masker untuk memberikan tekanan yang diperlukan supaya pasien bisa menghirup dan mengembuskan napas dengan benar.

Mesin yang satu ini dapat digunakan oleh pasien yang tidak bisa bernapas sendiri, termasuk pasien dengan riwayat gangguan pernapasan dan pasien obesitas.

Untuk menggunakannya, dokter dapat memesan mesin ini dengan resep dokter.

8. Mesin CPAP

Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- CPAP Mesin
Foto: Alat Bantu Pernapasan untuk di Rumah -- CPAP Mesin (owaclinic.com)

Mesin CPAP (continuous positive airway pressure) bekerja dengan cara meniupkan udara ke hidung melalui masker, yang pada gilirannya membuat jalan napas tetap terbuka dan membantu penyerapan oksigen.

Alat ini cukup baik digunakan oleh pasien dengan sleep apnea, kondisi berbahaya di mana orang tersebut tidak menerima oksigen yang cukup saat tidur.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh leher yang pendek, atau tersumbatnya saluran pernapasan secara anatomis.

Untuk mendapatkan terapi oksigen ini, seorang terapis pernapasan bekerja dan dokter akan mengajari pasien cara menggunakannya mesin CPAP.

Baca Juga: Obstructive Sleep Apnea, Gangguan yang Menyebabkan Berhentinya Pernapasan Saat Tidur

Itu dia beberapa alat bantu yang dapat digunakan oleh para pasien yang memiliki masalah gangguan pernapasan.

Sebelum menggunakan seluruh alat tersebut, ada baiknya Moms dan Dads berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan.

Semoga membantu!

  • https://medlineplus.gov/ency/article/000007.htm
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/323531#tips
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15368-mechanical-ventilation
  • https://www.livestrong.com/article/23932-types-breathing-machines/
  • https://www.nhs.uk/conditions/home-oxygen-treatment/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.