Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
22 Agustus 2022

Surat An Nisa Ayat 29, Tentang Larangan Mencari Harta dengan Cara yang Bathil

Mari petik hikmahnya, Moms
Surat An Nisa Ayat 29, Tentang Larangan Mencari Harta dengan Cara yang Bathil

Foto: Orami Photo Stocks

Surat An Nisa ayat 29 menjelaskan tentang larangan memakan harta sesama dengan cara bathil, seperti mencuri, merampas, dan riba.

Umat Islam lantas diperbolehkan mencari harta dari keuntungan yang didapatkan, asalkan kedua belah pihak ikhlas dan rida.

Selain itu, pada bagian terakhir ayat ini disebutkan pula larangan untuk “membunuh dirimu”.

Kira-kira apa maksud dari kalimat tersebut?

Yuk, simak ulasan tentang surat An Nisa ayat 29 dilengkapi bacaan, arti, dan penafsirannya berikut ini!

Baca Juga: 5+ Keutamaan Surat Al Fatihah, Salah Satunya Bisa Menyambuhkan Penyakit, Masya Allah!

Mengenal Surat An Nisa Ayat 29

Mengenal surat an nisa ayat 29

Foto: Mengenal surat an nisa ayat 29 (freepik.com)

Foto Ilustrasi Membaca Alquran (Orami Photo Stock)

Surat An Nisa berasal dari bahasa Arab “an-nisaa” yang berarti wanita.

Surat ini termasuk dalam golongan surat Madaniyyah, yaitu surat yang diturunkan di Kota Madinah.

Surat keempat dalam Alquran ini terdiri dari 176 ayat dan menjadi surat terpanjang ke-2 setelah surat Al-Baqarah.

Surat yang paling banyak membahas tentang wanita ini menjadi wahyu ke-92 yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW.

Surat lain yang juga membahas tentang wanita adalah surat At-Thalaq.

Namun, jumlah ayatnya lebih sedikit ketimbang surat An Nisa.

Oleh sebab itu, An Nisa kerap disebut An-Nisa’ul Kubra (An-Nisa yang Besar), sedangkan At-Thalaq disebut An-Nisa As-Sughra (An-Nisa yang Kecil).

Baca Juga: Kandungan Surat Luqman, Salah Satunya tentang Pendidikan!

Selain membahas tentang wanita, surat An Nisa ayat 29 juga menjelaskan tentang larangan umat Islam mencari harta lewat cara yang bathil.

Cara bathil yang dimaksud yaitu perbuatan yang merugikan orang lain seperti mencuri, merampas, dan harta riba.

Umat Islam diperbolehkan mencari harta dengan cara yang baik, salah satunya berdagang.

Hal ini tentu harus berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Dengan kata lain, tidak ada orang yang dirugikan dalam transaksi jual beli tersebut.

Allah SWT juga melarang hamba-Nya untuk “membunuh diri sendiri” di bagian akhir ayat.

Menurut tafsiran An-Nasafi, umat Islam dilarang memakan harta dengan cara yang zalim, baik itu zalim kepada diri sendiri maupun orang lain.

Cara zalim kepada diri sendiri contohnya memakan harta sampai mencelakai dirinya sendiri.

Sedangkan zalim kepada orang lain bisa berupa keserakahan, sehingga terdorong keinginan untuk menzalimi orang lain demi mendapatkan harta tersebut.

Baca Juga: Bacaan Surat Al Falaq Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Surat An Nisa Ayat 29 dan Artinya

Bacaan surat an nisa ayat 29 dan artinya

Foto: Bacaan surat an nisa ayat 29 dan artinya (News.iium.edu.my)

Foto Ilustrasi Membaca Surah An Nisa Ayat 29 (Orami Photo Stock)

Berikut ini bacaan surat An Nisa ayat 29 dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Yaa ai-yuhaal-ladziina aamaanuu laa taqtuluu amwaalakum bainakum bil baathili ilaa an takuuna tijaaratan ‘an taraadhin minkum walaa taqtuluu anfusakim innallaha kaana bikum rahiiman

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan cara yang bathil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An-Nisa ayat 29)

Baca Juga: Bacaan Surat An Nisa Ayat 1 Beserta Arti dan Tafsir

Tafsir Surat An Nisa Ayat 29

Tafsir surat an nisa ayat 29

Foto: Tafsir surat an nisa ayat 29 (www.madaninews.id)

Foto Alquran dan Tasbih (Orami Photo Stock)

Menurut tafsir Kementerian Agama RI (Kemenag), surat An Nisa ayat 29 ini melarang umat muslim mengambil harta orang lain dengan jalan yang bathil (tidak benar).

Jalan bathil yang dimaksud yaitu mencuri, riba, judi, korupsi, menipu, berbuat curang, mengurangi timbangan, suap, dan hal lain yang merugikan orang lain.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, Ibnu Abbas mengatakan bahwa Allah berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil.

Cara yang dianjurkan yaitu dengan berjual beli atas dasar kerelaan kedua belah pihak dan tanpa paksaan dari siapa pun.

Jual beli secara paksa dinilai tidak sah dalam agama Islam, meskipun barang atau jasa tersebut sudah dibayar atau diganti.

Baca Juga: Bacaan Surat An Nasr Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Selanjutnya, Allah juga melarang hamba-Nya untuk membunuh diri.

Maksudnya yaitu membunuh diri sendiri dan orang lain.

Membunuh merupakan perbuatan tercela yang bisa menghilangkan rahmat dan pertolongan Allah dari hidupnya.

Sementara itu, tafsir Jalalain oleh Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuthi menjelaskan:

(Dan janganlah kamu membunuh dirimu) artinya dengan melakukan hal-hal yang menyebabkan kecelakaan, bagaimanapun juga cara dan gejalanya baik di dunia dan di akhirat.

Akibat perbuatan keji ini tidak hanya dirasakan di dunia saja, tapi juga di akhirat.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah:

“Barang siapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, maka kelak pada hari kiamat dia akan diazab dengan sesuatu itu.

Orang-orang yang bunuh diri akan diharamkan masuk surga ketika hari kiamat, seperti firman Allah SWT yang berbunyi:

Hamba-Ku mendahului (izin)-Ku terhadap dirinya, Aku haramkan surga atas dirinya.

Baca Juga: Surah Al Quraisy: Sejarah Singkat, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Nah, itu dia informasi lengkap seputar surat An Nisa ayat 29 lengkap dengan bacaan Arab, arti, hingga tafsirannya. Mari kita amalkan!

  • https://risalahmuslim.id/quran/an-nisaa/4-29/
  • https://tafsiralquran.id/tafsir-surah-an-nisa-ayat-29-prinsip-jual-beli-dalam-islam/amp/
  • https://tafsirq.com/4-an-nisa/ayat-29#tafsir-quraish-shihab