Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Apr 18, 2018

Benarkah Lendir Serviks Berdampak pada Kesuburan?

Bagikan


 

Apakah Moms pernah mendengar istilah lender serviks yang (konon) berdampak pada kesuburan ini? Lendir serviks atau disebut juga lendir leher rahim bukan istilah yang asing bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Lendir serviks berperan sangat penting dalam proses konsepsi (pembuahan) dengan memberi nutrisi dan melindungi sperma saat melakukan perjalanan panjang dan sulit melewati saluran reproduksi wanita untuk bertemu sel telur.

Apa Sih, Lendir Serviks Itu?

Dalam istilah yang lebih sederhana, lendir serviks atau disebut juga cervical mucus (CM) adalah cairan yang dihasilkan oleh leher rahim atau serviks, yang produksinya dirangsang oleh hormon estrogen. Sepanjang siklus haid, jumlah, kekentalan, dan kualitas lendir serviks yang dihasilkan akan berubah-ubah berdasarkan hormon yang terkait dengan ovulasi. Dengan mengamati perubahan ini, Moms dapat mulai memprediksi masa subur dalam siklus menstruasi Moms.

Menjelang ovulasi, kadar estrogen mulai melonjak, yang menyebabkan leher rahim mengeluarkan lebih banyak lendir serviks yang berkualitas subur. Tanda kesuburan wanita ini memiliki ciri khas lendir serviks putih telur, bersih, licin, dan melar atau elastis, mirip dengan kekentalan putih telur, dan merupakan media pelindung bagi sperma dalam hal tekstur dan pH-nya.

Cara Memeriksa Perubahan Lendir Serviks

Cara paling akurat untuk mengidentifikasi perubahan lendir leher rahim adalah dengan mengambil sampel lendir serviks dan mengamatinya setiap hari. Berikut adalah cara melakukannya:

  • Cuci bersih dan keringkan tangan, lalu masukkan jari tengah atau telunjuk ke dalam vagina, sedekat mungkin dengan serviks.
  • Moms juga bisa menggunakan tisu toilet untuk mengambil sampel lendir serviks dengan cara mengusapkannya pada vagina.
  • Lepaskan jari Moms dan amati kekentalan sampel lendir serviks dengan memegang lendir di antara ibu jari dan jari telunjuk, sambil menekan jari-jari Moms, lalu perlahan-lahan pisahkan keduanya.

Dr. Anne Steiner, dokter kandungan di University of North Carolina di Chapel Hill menyatakan bahwa teknik ini bisa digunakan untuk membantu wanita hamil lebih cepat. Selain sangat tepat untuk membantu para wanita yang ingin cepat hamil, cara ini sangat murah dan mudah. Kedua metode itu sama saja, namun pastikan Moms tetap konsisten menggunakan metode yang sama setiap hari.

Lendir Serviks dalam Satu Siklus Menstruasi

Informasi berikut ini dapat membantu Moms mengetahui perkembangan kuantitas dan kualitas lendir serviks yang normal dalam satu siklus menstruasi dan tentunya juga memprediksi masa subur:

  • Setelah datang bulan: Produksi lendir serviks paling rendah tak lama setelah menstruasi, dan bahkan beberapa wanita cenderung mengalami “kekeringan” selama masa ini. Namun, selama beberapa hari berikutnya, akan keluar lebih banyak lendir berwarna kuning, keruh, atau putih, dan agak lengket.
  • Menjelang ovulasi: Saat memasuki masa subur, jumlah dan kelembapan lendir leher rahim akan bertambah. Warnanya akan tampak seperti krem.
  • Pada masa ovulasi: Produksi lendir serviks akan mencapai kadar tertinggi, kekentalan dan warna lendir akan serupa dengan putih telur. Inilah lendir serviks berkualitas subur, tanda kesuburan wanita.
  • Setelah ovulasi: Setelah ovulasi, jumlah lendir serviks mulai menurun dan menjadi lebih kental.

 

Bagaimana Bila Lendir Serviks Sedikit?

Kurangnya produksi lendir serviks atau perubahan warna lendir serviks yang abnormal dapat diakibatkan oleh berbagai faktor termasuk diet, stres, masalah hormonal, atau bahkan penggunaan obat resep dokter. Sebaiknya segera konsultasikan pada dokter kandungan jika Moms merasa lendir leher rahim Moms terlalu kering selama ovulasi. Ada tes untuk mengetahui apakah lendir itu “cukup baik” atau tidak sehingga masalah segera dapat diatasi.

 

 <ROS>

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.