Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
26 Maret 2021

Bolehkah Wanita Haid Membaca Alquran Melalui HP? Ini Penjelasannya!

Bolehkah wanita haid membaca alquran melalui hp? Cari tahu penjelasannya di sini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Meskipun tidak wajib, namun banyak orang menyempatkan waktu untuk membaca Alquran. Apalagi berkat perkembangan teknologi, ada aplikasi Alquran di dalam handphone (HP) yang memudahkan karena bisa dibaca kapan pun. Namun, bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP?

Membaca Alquran bukan hanya berpahala tapi memiliki manfaat lain. Para peneliti di Universiti Malaysia Pahang menyebutkan, salah satu menfaat membaca Alquran menggunakan tajwid yang benar menghasilkan relaksasi signifikan yang memiliki efek khusus pada hati dan hormon relaks manusia.

Pertanyaan bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP ini biasanya banyak ditanyakan saat Bulan Ramadhan. Sebab, ada keutamaan mengkhatamkan Alquran yang tentunya diinginkan juga oleh kaum wanita, namun terkendala dengan kondisinya yang sedang haid.

Baca Juga: Ini Cara Benar Mandi Wajib setelah Haid, Moms Wajib Tahu!

Hukum Wanita Haid Membaca Alquran

Bolehkah Wanita Haid Membaca Alquran Melalui Hp -1.jpg

Foto: Ibtimes.com/Gettyimages

Haid atau menstruasi adalah keluarnya darah dari kemaluan seorang wanita. Hukum darah haid adalah hadast besar dan untuk mensucikannya harus melakukan mandi wajib. Untuk itu, beberapa pendapat melarang wanita yang sedang sedang haid untuk menyantuh dan membaca Alquran.

Ada beberapa pendapat yang memperbolehkan membaca Alquran tanpa menyentuhnya meskipun wanita tersebut masih dalam keadaan berhadast, tentunya dengan syarat yang telah ditetapkan Islam. Namun, bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP?

Saat haid, wanita muslimah tidak diperbolehkan melaksanakan ibadah-ibadah yang telah ditentukan seperti sholat, puasa, membaca Alquran, dan ibadah-ibadah lain yang apabila dikerjakan harus dalam keadaan suci terlebih dahulu.

Allah SWT berfirman: “Mereka bertanya kepadamu mengenai darah haid. Katakanlah jika haid itu merupakan sebuah kotoran. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari seorang wanita dalam keadaan haid, dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka dalam keadaan suci.

Apabila mereka sudah dalam keadaan yang suci, maka campurilah mereka di tempat yang telah di perintahkan oleh Allah SWT. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang telah mensucikan dirinya.” (QS Al-Baqarah: 222).

Wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan membaca Alquran. Selain membaca, wanita tersebut juga tidak diperbolehkan menyentuh ataupun melihat isi tulisan di dalamnya. Hal ini sesuai dengan dalil dari Alquran yang menyebutkan:

“Sesungguhnya Alquran ini adalah sebuah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihata (Lauhul Mahfuzd), tidak diperbolehkan menyentuhnya kecuali bagi hamba-hamba yang dalam keadaan suci.” (QS Al-Waqiah: 76-79).

Selain dalil Alquran, ada hadist yang menyebutkan tentang larangan membaca Alquran bagi wanita haid. Amr Ibn Hazm Radiyallahu’anhu mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hanya orang-orang dalam keadaan sucilah yang diperkenakan untuk menyentuh Alquran.” (HR Imam Malik).

Pendapat Imam Nawawi yang merupakan pendapat mayoritas utama mengatakan: “Dalam mahzab kami (Syafi’iyyah) yang yang sedang dalam keadaan junub dan bagi para wanita yang haid maka diharamkan untuk membaca Al-Qur’an baik itu sedikit maupun banyak, atau bahkan hanya sebagian ayat saja.” (Al-Majmu Syarh Al-Muhadzab).

Baca Juga: 10 Rangkaian Nama Bayi Perempuan dalam Alquran 3 Kata, Cantik!

Bolehkah Wanita Haid Membaca Alquran Melalui HP?

Bolehkah Wanita Haid Membaca Alquran Melalui Hp -2.jpg

Foto: Whicdn.com

Dari beberapa dalil di atas, disebutkan apabila wanita muslimah yang ingin membaca Alquran untuk bersuci terlebih dahulu. Namun, hal tersebut berlaku ketika wanita memegang mushaf secara langsung. Ini menimbulkan beberapa pendapat terkait bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP.

Sebab, yang dipegang adalah HP, bukan mushaf Alquran. Contoh lain yang bisa digunakan untuk memperjelas pendapat ulama mengenai hukum membaca Alquran dari HP bagi wanita yang sedang haid adalah ketika seorang hafidzah sedang menghafalkan Alquran.

Saat wanita itu tidak membacanya, dikhawatirkan hafalannya akan hilang. Oleh sebab itu, ada beberapa ulama yang memperbolehkan seorang wanita membaca Alquran meskipun sedang haid. Hal ini berdasarkan hadist dari Aisyah RA yang berbunyi:

“Aisyah berkata: ‘Kami keluar untuk (menunaikan ibadah haji) bersama Rasulullah SAW (dan) kami pun tidak menyebutnya selain haji. Ketika kami telah sampai di suatu tempat yang bernama Sarif, aku Haid. Lalu Rasulullah masuk dan menemuiku dalam kondisi sedang menangis’.

Lalu Beliau pun bertanya: ‘Apa yang membuatnya menangis wahai Aisyah?’. Aku menjawab: ‘Aku ingin demi Allah jikalau sekiranya aku tidak haji tahun ini’. Beliau pun bersabda: ‘Sesungguhnya (haid) ini adalah sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah SWT bagi anak-anak perempuan Adam.

Oleh sebab itu, kerjakanlah apa yang dikerjakan orang yang sedang dalam keadaan berhaji kecuali engkau tidak diperbolehkan untuk Thawaf di Ka’bah hingga engkau suci dari (haid).” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, membaca Alquran saat haid juga diperbolehkan apabila niatnya adalah hanya untuk mengajarkan atau membenarkan bacaan yang salah. Bukan untuk mendapatkan pahala dari membaca Alquran. Hal yang seperti ini diperbolehkan menurut sebagian dari ulama islam.

Namun apabila karena alasan lain seperti memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengajarkan bacaan Alquran kepada orang lain, menggunakan atau membaca Alquran melalui HP saat haid diperbolehkan. Ini karena mengajarkan sesuatu kepada sesama merupakan amalam mulia dihadapan Allah SWT.

Baca Juga: 9 Larangan Saat Haid Menurut Islam dan Kesehatan, Wajib Tahu!

Solusi bagi Wanita Haid yang Ingin Membaca Alquran

Bolehkah Wanita Haid Membaca Alquran Melalui Hp -3.jpg

Foto: Medium.com

Setelah melihat beberapa pendapat mengenai bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP di atas, ada beberapa solusi bagi wanita haid yang ingin membaca Alquran tanpa melanggar ketentuan syar’i, seperti:

1. Membaca Mushaf Tapi Tidak Menyentuh Secara Langsung

Membaca Alquran masih dibolehkan bagi wanita yang berhadats. Yang tidak dibolehkan adalah menyentuh langsung saat berhadats. Dalil yang menunjukkan larangan untuk menyentuhnya terdapat pada surat Al-Waqi’ah ayat 79 di atas.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata: “Diperbolehkan bagi wanita haid dan nifas untuk membaca Alquran menurut pendapat ulama yang paling kuat. Alasannya, karena tidak ada dalil yang melarang hal ini. Namun, seharusnya membaca Alquran tersebut tidak sampai menyentuh mushaf Alquran.

Kalau memang mau menyentuh Alquran, maka seharusnya dengan menggunakan pembatas seperti kain yang suci dan semacamnya. Demikian pula untuk menulis Alquran di kertas ketika hajat (dibutuhkan), maka diperbolehkan dengan menggunakan pembatas seperti kain tadi.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 10: 209-210).

Hal ini juga bisa termasuk membaca Alquran melalui aplikasi yang ada di HP, karena tidak memegang mushaf secara langsung. Selain itu yang harus diperhatikan adalah niat membaca Alquran seperti yang telah disebutkan oleh para ulama dalam penjelasan di atas.

2. Membaca Alquran Terjemahan

Kalau yang disebut mushaf berarti seluruhnya berisi ayat Alquran tanpa ada terjemahan, jika yang dibaca adalah Alquran terjemahan, itu tidak termasuk mushaf. Ini bisa menjadi solusi bagi wanita haid yang ingin membaca Alquran.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan: “Jika kitab tafsir tersebut lebih banyak kajian tafsirnya daripada ayat Alquran sebagaimana umumnya kitab tafsir semacam itu, maka di sini ada beberapa pendapat ulama. Namun yang lebih tepat, kitab tafsir semacam itu tidak mengapa disentuh karena tidak disebut mushaf.” (Al Majmu’).

Jika yang disentuh adalah Alquran terjemahan dalam bahasa non Arab, maka itu tidak disebut mushaf yang disyaratkan dalam hadits mesti menyentuhnya dalam keadaan suci. Namun kitab atau buku seperti itu disebut tafsir sebagaimana ditegaskan oleh ulama Malikiyah.

Oleh karena itu tidak mengapa menyentuh Al Qur’an terjemahan seperti itu karena hukumnya sama dengan menyentuh kitab tafsir. Akan tetapi, jika isi Alquran lebih banyak atau sama banyaknya dari kajian terjemahan, maka seharusnya tidak disentuh dalam keadaan berhadats.

Inilah penjelasan mengenai bolehkah wanita haid membaca Alquran melalui HP, karena sesungguhnya sebaik-baiknya amalan adalah membaca Alquran dan mengamalkannya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait