25 Februari 2024

9 Cara Membaca Hasil Ovulation Test Strip yang Tepat

Hindari melakukan pengujian setelah bangun tidur

Bagi yang sedang dalam program kehamilan, kenali cara membaca hasil ovulation test strip yang tepat.

Membaca hasil yang tepat sesuai panduan mendukung kesuksesan program kehamilan pada pasangan suami istri.

Ini juga menjadi acuan untuk melakukan hubungan seksual yang rutin untuk mencapai garis dua di testpack nantinya.

Baca Juga: Kenali Kehamilan Gemeli dan Komplikasi Apa Saja yang Bisa Menyertainya

Apa itu Ovulation Strip?

Strip ovulasi (ovulation strip) adalah alat untuk mengetahui wanita sedang dalam masa ovulasi atau puncak dari kesuburan.

Setiap bulannya, wanita menghasilkan sel telur yang akan dilepaskan dari ovarium dan siap untuk dibuahi.

Memakai ovulation strip membantu wanita untuk mengetahui kapan waktu yang tepat sebagai puncak kesuburan.

Artinya, ketika masa ovulasi datang, ini adalah waktu terbaik berhubungan seks ketika sedang menjalani program hamil.

Umumnya, terjadi di tengah siklus menstruasi.

Tetapi, setiap wanita memiliki masa ovulasi yang berbeda karena berbagai faktor.

Menggunakan alat ovulation strip ini menjadi penentu untuk menghitung angka kesuburan yang tepat.

Meski begitu, ovulation strip tidak selalu memberikan hasil yang akurat.

Hasil palsu positif atau negatif dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk gangguan hormon, penyakit tertentu, atau penggunaan obat-obatan.

Baca Juga: 10+ Cara Berhubungan Suami Istri sesuai Sunah di Agama Islam

Cara Membaca Hasil Ovulation Test Strip

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk membaca hasil strip ovulasi yang tepat.

Berikut ini cara-cara membaca hasil ovulation test strip yang umum diterapkan, yakni:

1. Perhatikan Warna Garis pada Alat

Cara Membaca Hasil Ovulation Strip (Healthline.com)
Foto: Cara Membaca Hasil Ovulation Strip (Healthline.com)

Dilihat sekilas, strip ini akan sama bentuknya dengan test pack kehamilan pada umumnya.

Jika menggunakan strip tes dasar, kita akan melihat 2 garis yang timbul sebagai penentu.

Sedangkan, garis merah atau biru lainnya adalah sebagai pengukur atau batas urine yang diujikan.

Cara membaca hasil ovulation test strip yakni apabila 2 garis muncul, artinya kadar LH (luteinizing hormone) sedang melonjak dalam tubuh.

Kedua garis ini biasanya muncul dengan warna yang lebih gelap dari garis penguji urine.

2. Dua Garis Muncul Menandakan Ovulasi

Tak hanya dari warna, cara membaca ovulation test strip juga bisa dilihat dari garisnya.

Kadar hormon dikatakan masuk fase ovulasi ketika hasil strip muncul 2 garis tebal dan berwarna gelap.

Sebaliknya, warna yang terang dan hanya muncul 1 garis artinya masa ovulasi belum datang.

Munculnya 2 garis pada strip ovulasi ini artinya wanita memiliki hormon yang sedang tinggi-tingginya.

Dalam jurnal AichE menjelaskan, masa ovulasi ini menandakan bahwa adanya peluang hamil lebih tinggi.

3. Baca Hasil Strip Digital

Cara Membaca Hasil Ovulation Test Strip (Wikimedia.com)
Foto: Cara Membaca Hasil Ovulation Test Strip (Wikimedia.com)

Selain dalam bentuk manual, alat ovulasi strip ini juga hadir dalam bentuk digital.

Jika menggunakan tes ovulasi dengan tampilan digital, sebuah desain akan muncul di layar alat.

Ini akan menunjukkan apakah Moms telah memasuki masa subur atau ovulasi.

Ketika tes tampak positif, ini menandakan bahwa lonjakan LH sedang berlangsung.

Sejak munculnya positif ovulasi ini, menandakan bahwa masa subur adalah 24 hingga 48 jam ke depan.

Baca Juga: Kenali Siklus Menstruasi Normal serta Fase Ovulasi untuk Moms yang Merencanakan Kehamilan

4. Baca Hasil Tes Maksimal 10 Menit

Perlu diketahui, membaca hasil ovulation test strip tak boleh terlalu lama.

Umumnya, batas waktu pembacaan hasil adalah sekitar 5-10 menit setelah perubahan warna dan garis muncul.

Pastikan alat pengujian yang dipakai masih baru dan tidak rusak sebelumnya.

Pencelupan alat di urine sample biasanya berlangsung 5-10 detik lamanya.

Setelah itu angkat, dan baca hasilnya.

Tunggu hingga beberapa saat dan amati perubahan warna yang terjadi.

Peluang terbaik untuk hamil adalah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dengan rutin.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb