08 December 2023

Kumpulan Cerita Rakyat Pendek Nusantara Berbagai Daerah

Bisa dibaca bersama Si Kecil!

Setelah istri meninggal, Pak Pung harus merawat kedua anaknya sendirian.

Pekerjaannya menjadi lebih berat karena selain bekerja di ladang dan mencari ikan, ia juga harus mengurus anak-anaknya.

Suatu hari, ada pesta panen di desa mereka, dan Pak Pung ikut merayakannya. Saat pesta, ia bertemu dengan seorang gadis cantik dan jatuh cinta padanya. Mereka menikah dan gadis itu menjadi istri Pak Pung.

Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Istri baru Pak Pung mulai berperilaku buruk terutama kepada anak-anak Pak Pung. Ia sering kasar dan bahkan tidak memberi makan kepada mereka.

Anak-anak itu juga disuruh mencari kayu bakar di hutan, dan jika kayu bakar kurang, mereka harus bermalam di hutan.

Suatu hari, mereka tidak mendapat cukup kayu bakar dan harus bermalam di hutan. Mereka kelaparan di sana.

Tapi kemudian, mereka bertemu dengan seorang kakek tua yang memberi tahu mereka tentang pohon buah di utara yang bisa mereka ambil satu kali saja.

Namun, mereka lupa dan mengambil buah lebih dari satu kali.

Ketika mereka kembali ke rumah, mereka tidak dapat menemukan orang tua mereka. Mereka mencari dan akhirnya menemukan rumah baru orang tua mereka.

Mereka masuk ke dalam rumah dan menemukan nasi ketan di atas kompor.

Mereka makan nasi ketan tersebut dan setelah kenyang, mereka pergi ke sungai untuk mandi. Saat itu, orang tua mereka pulang dan kaget melihat makanan habis.

Mereka menemukan jejak anak-anak mereka ke sungai dan melihat mereka berubah menjadi ikan pesut.

Orang tua mereka sangat sedih dan menyesal atas perlakuan buruk mereka kepada anak-anak tersebut.

9. Legenda Danau Batur (Bali)

Cerita rakyat pendek dari Pulau Dewata ini tak boleh ketinggalan.

Dahulu kala, ada sepasang suami istri yang sudah lama menikah, tetapi belum memiliki anak. Mereka sangat berdoa setiap hari agar diberikan anak.

Akhirnya, sang istri hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki. Namun, sayangnya, pasangan suami istri itu meninggal tak lama setelah kelahiran anak mereka.

Bayi itu tumbuh dewasa tanpa orang tua. Warga desa merawatnya dan memberinya makan setiap hari. Namun, anak ini memiliki nafsu makan yang besar.

Ia bisa makan sebanyak 10 piring makanan orang dewasa dalam satu waktu. Karena itu, tubuhnya menjadi sangat besar.

Masyarakat desa kemudian memberinya nama Kebo Iwa. Namun, saat ia dewasa, Kebo Iwa memiliki sifat pemarah yang membuat penduduk desa takut padanya.

Suatu hari, desa mereka mengalami kekeringan parah, dan hasil panen menurun drastis akibat kekurangan air. Masyarakat desa kesulitan memberi makan Kebo Iwa karena makanan yang diperlukan sangat banyak.

Warga desa pun berkumpul dan berdiskusi tentang bagaimana cara mengatasi kekeringan tersebut. Mereka memutuskan untuk membangun sumur besar agar bisa mendapatkan air yang cukup dan hasil panen dapat pulih seperti sebelumnya.

Masyarakat meminta bantuan Kebo Iwa untuk menggali sumur tersebut, dan mereka menjelaskan alasannya. Kebo Iwa setuju dan mulai bekerja keras menggali tanah untuk mencari sumber air dan membuat sumur.

Setelah kerja kerasnya, Kebo Iwa berhasil menemukan sumber air dan membangun sumur. Masyarakat sangat senang dengan keberhasilan ini.

Namun, masalah baru muncul. Air yang muncul dari sumur terus mengalir tanpa henti, dan desa tersebut akhirnya terendam oleh air, menjadi sebuah danau.

Danau ini dikenal sebagai Danau Batur. Selain itu, bukit di sekitar danau tumbuh menjadi sebuah gunung yang dikenal dengan nama Gunung Batur.

Baca Juga: Sinopsis 172 Days, Kisah Cinta Mendiang Ustaz Ameer Azzikra

10. Biwar Sang Penakluk Naga (Papua)

Cerita Rakyat Pendek
Foto: Cerita Rakyat Pendek (Freepik.com)

Cerita rakyat pendek yang terakhir ini berasal dari Papua.

Ini adalah Legenda Biwar Sang Penakluk Naga dari Papua.

Pada zaman dahulu di Papua, ada seorang pemuda bernama Biwar yang menjadi pahlawan karena berhasil mengalahkan seekor naga ganas.

Biwar berasal dari daerah Mimika di Papua, dan kisah ini dimulai ketika pemuda itu memutuskan untuk menghadapi naga yang telah membunuh ayah dan pamannya. Naga itu bersembunyi di dalam sebuah gua di pedalaman Papua.

Biwar yang pemberani memutuskan untuk menantang naga itu dalam pertempuran sengit.

Mereka bertarung dengan gigih, dan Biwar berhasil menusuk naga tersebut sehingga hampir memutuskan kepala naga itu.

Akhirnya, naga itu dikalahkan dan dimakamkan di dalam gua tersebut dengan ditumpuk batu-batu.

Setelah kemenangan besar ini, Biwar diakui sebagai pahlawan oleh warga desa dan disambut dengan meriah. Desa mereka pun kini aman dari ancaman naga yang jahat.

Baca Juga: 9+ Makanan Khas Gresik yang Unik, Ada Nasi Krawu dan Pudak!

Demikian kumpulan cerita rakyat pendek dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain cerita di atas, masih banyak cerita rakyat pendek lain yang bisa Moms bacakan untuk Si Kecil.

Selamat berdongeng menggunakan cerita rakyat pendek ini, ya!

  • https://www.library.illinois.edu/sshel/specialcollections/folklore/definition/
  • https://whatisfolklore.org/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb