12 September 2023

7 Gejala DBD pada Anak, Yuk Kenali Sebelum Muncul Komplikasi

Ketahui juga cara mengenali dan mengatasinya
7 Gejala DBD pada Anak, Yuk Kenali Sebelum Muncul Komplikasi

Apa Saja Gejala DBD pada Anak?

Bentol Akibat Nyamuk (parenting.firstcry.com)
Foto: Bentol Akibat Nyamuk (parenting.firstcry.com)

Tidak ingin Si Kecil mengalami kondisi kesehatan yang serius karena penyakit DBD?

Yuk, Moms kita cari tahu apa saja yang termasuk gejala DBD pada anak berikut ini.

1. Mengalami Flu

Gejala awal DBD pada anak bisa menyerupai gejala flu.

Namun, flu ini biasanya akan muncul sekitar 1,5 - 10 hari setelah digigit oleh nyamuk yang terinfeksi virus DBD.

Jika ini merupakan kasus yang ringan, gejala akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 - 7 hari.

2. Demam Tinggi Hingga 40 Derajat Celcius

Menurut Johns Hopkins Medicine, salah satu gejala DBD pada anak adalah demam yang sangat tinggi.

Tidak seperti demam biasa, demam pada penderita penyakit DBD bisa mencapai suhu 40 derajat Celcius dengan jangka waktu lebih lama, sekitar 2 - 7 hari.

Akibat demam ini, tubuh Si Kecil dapat mengeluarkan banyak keringat hingga membuatnya kekurangan cairan atau dehidrasi.

3. Ruam di Beberapa Bagian Tubuh

Gejala DBD pada anak selanjutnya adalah munculnya ruam di tubuh.

Ciri paling terlihat pada penderita penyakit DBD adalah munculnya ruam merah akibat gigitan nyamuk di beberapa bagian tubuh.

Ruam tersebut biasanya muncul di wajah, leher, telapak tangan, kaki, dada, dan bagian tubuh lainnya.

Ruam merah ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu satu minggu.

4. Pendarahan di Hidung dan Gusi

Pendarahan di hidung dan gusi bisa menjadi gejala DBD pada anak yang perlu diwaspadai.

Jika Si Kecil sudah positif terkena DBD dan mengalami pendarahan di beberapa bagian tubuh, seperti hidung dan gusi, kemungkinan ia telah masuk ke dalam fase penyakit DBD.

Pendarahan ini bisa terjadi dengan sangat tiba-tiba, lho Moms!

Baca Juga: 8 Penyebab Anak Bayi Mimisan dan Cara Mengatasinya!

5. Mual dan Muntah 

Tanda demam berdarah lainnya yang bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa adalah mual dan muntah.

Gangguan ini juga termasuk dalam masalah pencernaan, sehingga juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut atau punggung.

Menurut Centers of Disease Control and Prevention, gejala ini biasanya muncul 2-4 hari setelah virus menyerang tubuh.

6. Rasa Sakit di Sendi, Otot, atau Tulang

Yang juga cukup kentara menjadi gejala DBD pada adalah adanya rasa nyeri di area sendi, otot, atau tulang.

Tidak hanya rasa sakit di perut, bagian tubuh lainnya, seperti sendi, otot, dan tulangnya pun terasa sakit.

Moms harus waspada jika Si Kecil mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di bagian tubuhnya, terutama di bagian kepala.

7. Trombosit Turun

Ketika demam Si Kecil tidak kunjung turun selama beberapa hari, ada baiknya Moms segera melakukan tes darah.

Melalui tes darah tersebut akan terlihat apakah trombositnya masih dalam angka normal atau tidak.

Penurunan jumlah trombosit bisa menjadi indikator jelas dari gejala DBD pada anak.

“Mayoritas DBD terjadi pada anak di bawah 15 tahun. DBD bisa menjadi berbahaya karena pasien bisa mengalami sakit perut parah, pendarahan hebat, dan turunnya tekanan darah.

Jika tidak ditangani dengan cepat, dapat menyebabkan kematian,” jelas Dr. Charles Patrick Davis, MD, PhD, dokter dan konsultan kesehatan di San Antonio.

Moms bisa simak penjelasannya lebih lanjut di video berikut ini:

Baca Juga: 17 Makanan Penambah Trombosit bagi Penderita DBD, Bergizi!

Melansir Johns Hopkins All Children's Hospital, untuk bisa memberi diagnosis demam berdarah, dokter...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb