Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
25 November 2022

Mengenal Obat Intunal, Mulai dari Manfaat, Aturan Dosis, hingga Kontra Indikasi!

Intunal menjadi salah satu solusi batuk pilek bagi anggota keluarga tercinta
Mengenal Obat Intunal, Mulai dari Manfaat, Aturan Dosis, hingga Kontra Indikasi!

Intunal adalah salah satu obat yang bisa digunakan ketika flu dan batuk atau common cold.

Terlebih pada musim hujan seperti sekarang, batuk dan pilek akan banyak mengancam kesehatan anggota keluarga Moms di rumah. 

Tanda-tanda utama saat batuk pilek biasanya cukup jelas, seperti hidung tersumbat atau berair, bersin-bersin, dan tenggorokan gatal serta sakit.

Kebanyakan orang dengan cepat mengenali gejala awal ini karena flu biasa sangat sering terjadi atau bisa menyerang siapa saja.

Faktanya, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa orang dewasa rata-rata mengalami 2-3 pilek per tahun.

Pilek sebenarnya adalah infeksi virus di saluran pernapasan bagian atas.

Biasanya, penyakit ini dapat disebabkan oleh lebih dari 200 virus dan yang paling umum adalah rhinovirus.

Penelitian menyebutkan bahwa obat penghilang rasa sakit, seperti asam asetilsalisilat (obat-obatan seperti Aspirin), ibuprofen, dan asetaminofen (parasetamol), dapat meredakan gejala yang berhubungan dengan batuk pilek.

Gejala batuk dan pilek tersebut seperti sakit kepala, sakit telinga, dan nyeri sendi.

Karena Intunal mengandung Paracetamol, obat ini menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mengatasi gejala flu dan batuk.

Memiliki dua jenis yaitu Intunal dan Intunal F, obat Intunal biasa digunakan untuk meringankan flu yang disertai demam, sakit kepala, batu pilek, pilek, dan alergi.

Berikut ini adalah ulasan tentang Intunal terkait dengan fungsi, dosis, dan efek sampingnya.

Baca Juga: Ketahui Obat Amoxsan: Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Manfaat Intunal

Intunal

Foto: Intunal (Orami Photo Stock)

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, Intunal adalah obat tablet yang dijual bebas untuk meredakan gejala common cold dan influenza, termasuk demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin disertai batuk.

Pilek mungkin cukup menjengkelkan, tetapi flu dapat memperburuk kondisi seseorang.

​​Influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan seseorang.

Ini dikenal sebagai flu, tetapi tidak sama dengan virus flu perut yang menyebabkan diare dan muntah.

Pada awalnya, flu mungkin ditandai dengan pilek, bersin, dan sakit tenggorokan.

Namun, gejala common cold biasanya berkembang secara bertahap, sedangkan gejala pilek cenderung muncul tiba-tiba. 

Intunal dipasarkan dalam tiga jenis yaitu Intunal kaplet, Intunal F (Forte) Kaplet dan Intunal Sirup.

Memiliki komposisi dan fungsi yang sama, Intunal F dipercaya dapat mengatasi gejala batuk berdahak.

Dikutip dari Smart Health Singapura, tablet Intunal mengandung beberapa bahan yaitu:

Paracetamol (Acetaminophen)

Zat aktif yang berfungsi untuk menurunkan demam dan yang bisa didapatkan tanpa resep dokter.

Dexchlorpheniramine maleate (CTM)

Zat aktif untuk mengobati gejala alergi, rhinitis dan urtikaria. Zat ini termasuk antihistamin generasi pertama dengan efek sedatif yang rendah.

Guaifenesin atau Glyceryl Guaiacolate (GG)

Obat yang bekerja dengan cara meningkatkan volume dan mengurangi kekentalan lendir di trakea dan bronkus sehingga membuat dahak lebih mudah dikeluarkan.

Dekstrometorfan HBr 15 mg

Zat aktif yang dapat digunakan untuk meredakan batuk terutama batuk yang dipicu oleh iritasi tenggorokan dan bronkus ringan.

Itu ada di kelas obat morfinan dengan sifat sedatif, disosiatif, dan stimulan.

Phenylpropanolamine

Zat aktif yang berfungsi sebagai stimulan dan dekongestan hidung. Zat ini membantu mengobati gejala pilek dan hidung tersumbat.

Baca Juga: Kenali Obat Antibiotik Cefotaxime: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Dosis dan Aturan Pakai Intunal

Dosis Intunal

Foto: Dosis Intunal (Orami Photo Stock)

Jangan mengubah dosis tanpa persetujuan dokter dan berikut ini adalah dosis yang dianjurkan untuk Intunal dalam berbagai jenis.

Intunal untuk dewasa: 1 tablet dengan frekuensi 3 kali per hari.

Intunal anak-anak (6-12 tahun): 1/2 tablet dengan frekuensi 3 kali per hari.

Intunal F dewasa: 1 tablet 3 kali per hari.

Intunal sirup dewasa: 3 kali 1 tablet sehari atau 3x4 sdt.

Intunal sirup anak 6-12 tahun: 3 kali 1/2 tablet atau sehari 3 kali 2 sdt.

Minum Intunal sesuai petunjuk dokter atau ikuti petunjuk pada kemasan obat.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker jika Moms memerlukan rincian lebih lanjut akan aturan pakai berikut ini: 

  • Ambil setiap dosis Intunal dengan segelas penuh air.
  • Jangan pernah mengambil dosis lebih dari yang diresepkan dokter. Mengambil terlalu banyak Intunal dapat menyebabkan risiko efek samping yang serius.
  • Ambil dosis yang terlewat segera setelah ingat. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan hanya minum dosis terjadwal berikutnya. Jangan mengambil dosis ganda.
  • Jika mengalami demam tinggi atau penyakit tidak membaik dalam 7 hari, sebaiknya periksakan ke dokter.
  • Simpan Intunal pada suhu kamar.
  • Cari bantuan medis darurat jika mengalami overdosis. gejala overdosis mungkin termasuk kelelahan ekstrim, berkeringat, pusing, detak jantung lambat, dan koma.

Baca Juga: Manfaat Obat Cilostazol untuk Mengatasi Nyeri dan Kram pada Kaki

Efek Samping Intunal

Efek Samping Intunal

Foto: Efek Samping Intunal (Freepik.com/jcomp)

Konsumsi obat apapun pada umumnya memiliki efek samping tertentu dan juga akan tergantung pada masing-masing individu, termasuk efek samping Intunal.

Efek samping obat ini mungkin karena penggunaan kombinasi dengan obat lain, dosis yang diambil, kepekaan pasien terhadap obat, atau produsen obat.

Beberapa efek samping umum dari Intunal adalah:

Parasetamol dalam Intunal mengandung bahan aktif yang disebut asetaminofen. Periksa dengan dokter segera jika salah satu dari efek samping berikut terjadi:

  • Sakit tenggorokan
  • Pengeluaran urine berkurang
  • Kotoran berdarah atau berwarna gelap
  • Urine berdarah atau keruh
  • Ruam dan kulit gatal
  • Menguningnya mata atau kulit
  • Demam dengan atau tanpa menggigil
  • Bintik merah di kulit
  • Pendarahan atau memar yang tidak biasa
  • Kelelahan atau kelemahan yang tidak biasa
  • Luka, bisul, atau bintik putih di bibir atau di mulut
  • Sakit punggung bawah

Efek samping obat yang dikaitkan dengan overdosis fenilpropanolamin adalah:

  • Midriasis
  • Anoreksia
  • Disorientasi
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Detak jantung cepat abnormal (takikardia)
  • Napas cepat dan dangkal.

Baca Juga: Kenali Dosis dan Efek Samping Mucopect, Obat untuk Batuk Berdahak

Interaksi dan Kontraindikasi Intunal

Kontraidikasi Intunal

Foto: Kontraidikasi Intunal (Orami Photo Stock)

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Beritahu dokter atau apoteker tentang obat apa pun yang sedang dikonsumsi, termasuk obat resep atau non-resep dan produk herbal.

Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apa pun tanpa persetujuan dokter.

Salah satu kandungan vital Intunal adalah parasetamol. Parasetamol dapat berinteraksi dengan ketoconazole.

Obat ini dapat mengganggu tes laboratorium tertentu atau mungkin menyebabkan hasil tes yang tidak valid.

Pastikan dokter atau penyedia layanan kesehatan tahu bahwa saat ini sedang mengonsumsi obat ini.

Selain parasetamol, Intunal juga mengandung phenylpropanolamine yang berpotensi meningkatkan risiko hipertensi bila digunakan dengan indometasin dan risiko psikosis dengan amantadine.

Bagaimana dengan kontraindikasi Intunal? Sebelum minum obat apa pun yang mengandung asetaminofen, beri tahu dokter atau apoteker jika ada alergi terhadap obat tersebut atau alergi lainnya.

Produk ini mungkin mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau masalah lain.

Selain itu, perlu diperhatikan pula bahwa obat ini dikontraindikasikan pada beberapa orang yang memiliki masalah kesehatan, seperti:

Beri tahu dokter atau apoteker riwayat kesehatan pasien yang bersangkutan.

Ini penting terutama jika Moms sebagai pasien sedang hamil, memiliki penyakit hati, atau mengonsumsi alkohol secara teratur.

Meski tidak aturan yang menjelaskan tentang larangan meminum Intunal bagi ibu hamil, tetapi ada baiknya bagi Moms yang sedang hamil, sebaiknya tidak mengonsumsi Intunal F.

Hal ini dikarenakan kandungan fenilpropanolamin tidak baik bagi janin dan ibu menyusui.

Produk cair, tablet kunyah, atau tablet larut mungkin mengandung gula atau aspartam. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai keamanan penggunaan obat ini.

Penting untuk berkonsultasi terkait kandungan gula terutama jika Moms memiliki diabetes, fenilketonuria (PKU), atau kondisi lain yang mengharuskan membatasi atau menghindari zat tersebut.

Kemudian, perlu diperhatikan pula jika setelah 3 hari gejala tidak kunjung membaik, Moms harus segera melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

Baca Juga: Flutamol (Obat Flu): Kandungan, Dosis, dan Efek Samping

Nah, demikian beberapa informasi penting seputar Intunal dan Intunal F yang bisa Moms dan Dads ketahui.

Meski bukan masuk ke dalam golongan obat keras, Moms perlu berhati-hati dan mengikuti aturan dosis atau Moms bisa hubungi dokter sebelum mengonsumsinya!

  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/intunal-sirup-60-ml
  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/intunal-4-kaplet
  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/intunal-f-10-tablet
  • https://patients.smarterhealth.sg/drugs-medicines/intunal/