Kesehatan

KESEHATAN
6 Desember 2020

Kenali Peanut Ball untuk Ibu Hamil, Manfaat dan Cara Menggunakannya

Keberadaannya juga berperan penting selama proses kehamilan dan melahirkan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Saat memasuki masa kehamilan, Moms pasti pernah mendengar tentang bola untuk melancarkan persalinan.

Bentuknya besar, bulat, dan ringan serta sangat fleksibel. Biasanya bola ini berfungsi untuk membuat otot panggul lebih rileks selama proses persalinan. Lalu apakah Moms tahu tentang peanut ball?

Fungsi dan gagasan mengenai bola ini sama dengan penjelasan mengenai bola untuk persalinan.

Dulu, peanut ball digunakan sebagai salah satu media terapi fisik dan olahraga, namun kini keberadaannya juga berperan penting selama proses kehamilan dan melahirkan.

Seperti namanya, peanut ball berbentuk seperti kulit kacang yang lonjong. Bola ini dapat digunakan dengan berbagai gaya.

Misalnya, ketika kaki terasa pegal, Moms bisa memasukkan kaki di tengah lekukan bola sehingga bola tersebut dijadikan penopang dan melingkar di sekitar pergelangan kaki.

Selain itu, bola ini juga dapat digunakan sebagai alat persalinan yang mengharuskan ibu hamil untuk berbaring di atas tempat tidur karena kelelahan, komplikasi, epidural, atau keinginan pribadi.

Baca Juga: 5 Jenis Senam Hamil untuk Menjaga Kesehatan dan Kebugaran Ibu

Peanut Ball untuk Ibu Hamil

peanut ball

Foto: Lamaze.org

Peanut ball sangat berguna ketika digunakan pada tahap pertama dan kedua saat persalinan. Peanut ball terdiri dari beberapa ukuran yang disesuaikan dengan tinggi badan, Moms.

  • Ukuran 40 cm ditujukan untuk Moms yang memiliki tinggi badan kurang dari 160 cm.
  • Ukuran 50 cm ditujukan untuk Moms yang memiliki tinggi badan 160 hingga 170 cm.
  • Ukuran 60 cm ditujukan untuk Moms yang memiliki tinggi badan di atas 170cm
  • Ukuran 70 cm digunakan untuk proses persalinan dalam keadaan duduk.

Klaim utama dari alat ini ialah dapat membantu Moms yang melahirkan dengan cara berbaring di tempat tidur untuk membuka panggul sehingga bayi lebih mudah keluar dan dilahirkan.

Seorang blogger khusus kesehatan dari Wellness Mama, Katie Wells mengungkapkan bahwa peanut ball tak hanya digunakan ketika melahirkan saja, namun juga berperan penting selama masa kehamilan.

Menurut Katie, duduk di atas bola ini dapat mengurangi tekanan pada punggung dan menjadikan postur tubuh menjadi lebih baik.

Selain itu, peanut ball juga berfungsi untuk memindahkan posisi bayi yang sungsang dengan cara berlutut atau bersandar.

Baca Juga: 20 Gerakan Senam Ibu Hamil yang Membantu Persalinan jadi Mudah

Cara Menggunakan Peanut Ball untuk Ibu Hamil

peanut ball

Foto: bkreader.com

Sebenarnya, tak ada cara khusus bagaimana menggunakan peanut ball, terpenting ialah Moms merasa tubuh menjadi lebih baik, nyaman, dan tidak terasa sakit.

Disarankan untuk memainkan alat ini dengan cara menggerakan tubuh selama 20 hingga 60 menit sehari agar sirkulasi oksigen dalam darah lebih lancar dan melancarkan proses persalinan.

Namun, ada beberapa cara yang direkomendasikan ketika menggunakan bola ini. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Senam Kegel untuk Ibu Hamil, Amankah?

1. Posisi Berbaring Menyamping

  1. Berbaring di sisi kanan atau kiri tempat tidur. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan aliran oksigen dan darah ke plasenta.
  2. Tempatkan peanut ball di antara kedua paha dan lingkarkan kaki seperti sedang memeluk guling, kemudian buka pinggul dengan lebar.
  3. Pastikan kaki sedikit menekuk ke arah bawah bola.
  4. Apabila bosan, Moms bisa mencoba posisi lain dengan mengangkat salah satu kaki lebih tinggi ke arah perut sehingga menyerupai posisi jongkok di tempat tidur.

2. Posisi Terjatuh

  1. Jika Moms sedang berada di rumah sakit dan menunggu proses persalinan, maka naikkan ranjang rumah sakit sekitar 45 derajat. Dengan demikian, kepala akan ikut terangkat dan gravitasi akan bekerja sama untuk memperlancar kelahiran.
  2. Putar tubuh bagian atas untuk membuka panggul.
  3. Letakkan bola secara horizontal di bawah kaki bagian atas seperti melakukan lunge.
  4. Buka panggul ke arah yang berbeda.

3. Posisi Fire Hydrant

Ya, Moms tidak salah dengar dengan nama posisi ini. Banyak orang menamai posisi ini dengan nama yang unik dan menarik. Berikut cara melakukan posisi Fire hydrant.

  1. Letakkan tangan di atas tempat tidur dengan salah satu lutut berada di kasur.
  2. Letakkan lutut dan kaki yang lainnya di atas peanut ball.
  3. Jika memungkinkan, pastikan bola berada di bagian bawah ranjang dan turunkan sedikit.
  4. Posisi ini dapat membantu bayi dalam posisi yang tepat dan berada di jalur melahirkan.

Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Makanan Empuk Bagi Nyamuk?

Manfaat Peanut Ball untuk Ibu Hamil

Peanut ball memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil yang akan melahirkan. Sebab, sebelum persalinan, ibu hamil disarankan untuk tetap aktif dan menjaga postur tubuh agar tegak.

Selain itu, dalam momen-momen tertentu, ibu hamil juga diharuskan tidur terlentang untuk menghindari risiko berbahaya pada janin.

Nah, untuk memudahkan hal itu, Moms bisa menggunakan alat ini. Berikut beberapa manfaatnya untuk ibu hamil.

1. Mempersingkat Proses Persalinan

manfaat peanut ball

Foto: Orami Photo Stock

Merujuk pada penelitian tahun 2011 berjudul Decrease the Length of Labor with the Use of a Labor Ball with Patients That Receive An Epidural, dijelaskan bahwa peanut ball dapat mempersingkat proses persalinan.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan, dengan bola ini, persalinan tahap pertama dapat dipersingkat hingga 90 menit.

Sedangkan persalinan tahap kedua dapat berjalan lebih cepat 23 menit dibandingkan persalinan tanpa peanut ball. Dengan demikian, proses melahirkan bayi pun bisa lebih cepat 22 jam daripada biasanya.

Baca Juga: 5 Manfaat Brokoli Untuk Ibu Hamil dan Janin

2. Meredakan Nyeri saat Persalinan

peanut ball

Foto: Orami Photo Stock

Menurut penelitian tahun 2015 berjudul Effect of birth ball on labor pain relief: A systematic review and meta‐analysis, dijelaskan bahwa ibu hamil yang menggunakan peanut ball setiap harinya secara teratur sebelum persalinan, cenderung tidak merasakan nyeri yang berlebihan ketika melahirkan.

Mengapa demikian?

Sebab, pergerakan tubuh menggunakan alat ini selama proses persalinan dapat membantu ibu hamil lebih aktif ketika memasuki tahap kedua (dorongan).

Baca Juga: Mengapa Ibu Hamil Sering Ngidam Aneh?

3. Terhindar dari Operasi Caesar

peanut ball

Foto: Orami Photo Stock

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2015 berjudul Reducing Length of Labor and Cesarean Surgery Rate Using a Peanut Ball for Women Laboring With an Epidural, menjelaskan bahwa 21 persen wanita yang memiliki epidural tapi tidak berlatih dengan peanut ball membutuhkan operasi caesar untuk melahirkan sang bayi.

Sedangkan perempuan dengan epidural yang menggunakan peanut ball hanya 10 persen yang menjalani operasi caesar.

Hal ini membuktikan bahwa bola ini membuka otot panggul dan membantu kemungkinan melahirkan melalui vagina.

Itulah pengertian dan manfaat peanut ball untuk ibu hamil. Apakah Moms tertarik mencobanya?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait