07 Maret 2023

Kolesterol pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Kolesterol yang tidak ditangani sejak dini dapat menyebakan stroke di kemudian hari

Kolesterol merupakan penyakit yang sering kali menyerang orang dewasa. Namun, kolesterol juga dapat dialami oleh anak-anak. Yuk, cari tahu gejala kolesterol pada anak dan cara mengatasinya.

Dijelaskan pada situs Kids Health, kolesterol dalam tubuh diproduksi dari ginjal. Kolesterol juga dapat diperoleh dari makanan seperti daging, ikan, telur, mentega, keju, dan susu.

Kolesterol diperlukan tubuh untuk membantu otak, kulit, dan organ tubuh lainnya agar dapat bekerja secara maksimal.

Namun, mengonsumsi makanan dengan kadar lemak berlebih juga tidak baik untuk kesehatan.

Baca Juga: 9 Obat Alami Kolesterol serta Buah-buahan yang Mampu Menurunkan Kolesterol!

Gejala Kolesterol pada Anak

Kadar Kolesterol
Foto: Kadar Kolesterol (Orami Photo Stock)

Melansir Medical News Today, tidak seperti orang dewasa, gejala kolesterol pada anak umumnya tidak dapat diketahui melalui ciri-ciri fisik.

Mengingat gejala kolesterol pada anak sulit diketahui, sebaiknya seorang anak harus diperiksa kadar kolesterolnya secara rutin, terutama jika mereka memiliki faktor risiko.

Tidak adanya gejala kolesterol tinggi pada anak-anak membuatnya mereka harus diperiksa kadarnya setiap 5 tahun atau lebih, tergantung pada faktor risiko dan rekomendasi dari dokter.

Anak-anak dengan faktor risiko kolesterol tinggi biasanya sudah dapat diuji kadar kolesterolnya sejak usia 2 tahun.

Gejala kolesterol pada anak dapat Moms dan Dads ketahui dari hasil pemeriksaan ke dokter.

Kadar kolesterol normal pada anak tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, yaitu kurang dari 200 mg/dL.

Dengan kadar kolesterol baik lebih dari 40 mg/dL, dan kolesterol jahat kurang dari 130 mg/dL.

Baca Juga: 20+ Makanan Menurunkan Kolesterol agar Tetap Sehat

Penyebab Kolesterol pada Anak

Banyak faktor yang menjadi sebab anak mengalami penyakit kolesterol, dari faktor keturunan hingga gaya dan pola makan anak yang kurang sehat.

Dalam kebanyakan kasus, anak-anak dengan kolesterol tinggi memiliki orang tua yang juga memiliki kolesterol tinggi.

Lebih lanjut, berikut penyebab yang dapat menjadi gejala kolesterol pada anak.

1. Pengaruh Pola Makan

Anak Makan Junk Food
Foto: Anak Makan Junk Food (Freepik.com/pvproductions)

Faktor utama yang dapat menjadi penyebab kolesterol pada anak, yaitu pola makan sehari-hari.

Seorang anak dapat mengalami risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit kolesterol jika mereka mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan trans.

Makanan yang mengandung lemak jenuh atau lemak trans meliputi:

Jenis lemak ini bisa menyebabkan hati membuat lebih banyak kolesterol daripada yang dibutuhkan tubuh.

2. Mengidap Diabetes

Diabetes pada Anak
Foto: Diabetes pada Anak (Parenting.firstcry.com)

Faktor penyebab selanjutnya yang dapat mengakibatkan kolesterol tinggi pada anak ialah diabetes.

Diabetes dapat menyebabkan kondisi yang disebut dislipidemia diabetik, yang menurunkan kadar HDL dan meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat).

Dalam studi di Journal of Pediatric Endocrinology and Metabolism pun menemukan bahwa dari 202 anak penderita diabetes, sebanyak 26,2% di antaranya menderita dislipidemia.

3. Memiliki Kondisi Genetik Tertentu

Anak Menangis
Foto: Anak Menangis (Freepik.com/jcomp)

Selain gaya hidup dan riwayat kesehatan tertentu, kondisi genetik juga dapat berperan dalam pengembangan kolesterol tinggi pada anak.

Misalnya saat seorang anak mengalami Familial Hypercholesterolemia (FH), yakni kondisi genetik yang dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Penyakit langka ini menyebabkan kolesterol LDL dalam jumlah tinggi karena mutasi pada gen yang bertanggungjawab untuk menghilangkan kolesterol dari tubuh.

Jika tubuh tidak dapat membuang kolesterol dengan benar, kolesterol pun dapat menumpuk di arteri, sehingga menyebabkan aterosklerosis.

Aterosklerosis merupakan suatu kondisi di mana timbunan lemak, yang dikenal sebagai plak, menumpuk di arteri seseorang.

Plak tersebut terdiri dari kolesterol, zat lemak, limbah selular, kalsium, serta fibrin atau agen pembekuan dalam darah.

Baca Juga: Makanan Berserat Tinggi, Bantu Jaga Pola Makan Seimbang Si Kecil yang Alergi

Cara Mengatasi Kolesterol pada Anak

Kolesterol pada anak yang tidak ditangani sejak dini dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke di kemudian hari.

Lalu apa yang dapat dilakukan Moms untuk mengatasi kolesterol pada anak? Simak artikelnya di bawah ini.

1. Membatasi Makanan yang Berlemak Tinggi

Burger
Foto: Burger (Freepik.com/kamranaydinov)

Kolesterol pada anak masih dapat ditangani dengan cara mengontrol konsumsi lemak harian pada anak. Moms dapat mengurangi dan membatasi asupan lemak harian anak.

Pastikan anak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak dengan takaran maksimal 300mg/hari.

Dalam hal ini, Moms dapat menghitung terlebih dahulu jenis makanan yang akan dimasak sebelum dikonsumsi anak sehingga kadar kolesterolnya tetap terjaga dalam batas aman.

2. Mengubah Pola Makan Anak

Cara lainnya dalam mengatasi kolesterol pada anak adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat terhadap anak.

Moms bisa mulai mengenalkan makanan sehat pada anak secara perlahan-lahan, seperti mengganti jenis sarapan anak menjadi buah, roti gandum, yoghurt rendah lemak, atau sereal tanpa kandungan gula.

Kurangi makanan dengan teknik menggoreng dengan minyak yang banyak.

Selingi juga dengan konsumsi buah dan sayur-sayuran setiap hari pada anak. Ini akan membantu mengatasi kolesterol pada anak.

Hindari memberikan jus buah dengan tambahan gula di dalamnya. Agar lebih mudah, berikan anak buah yang mudah dikonsumsi tanpa perlu diblender.

3. Ajak Anak Berolahraga

Atasi Kolesterol Pada Anak untuk Kurangi Risiko Terjangkit Penyakit Berbahaya 1.jpg
Foto: Atasi Kolesterol Pada Anak untuk Kurangi Risiko Terjangkit Penyakit Berbahaya 1.jpg (Jooinn.com)

Selain membatasi asupan lemak harian anak dan mengganti pola makan anak menjadi sehat, anak juga perlu diimbangi dengan olahraga.

“Penyebab kolesterol paling umum adalah buruknya pola makan, kegemukan, dan kurangnya berolahraga,” jelas Julie Brothers, MD, Direktur Lipid Heart Clinic pada Children’s Hospital of Philadelphia, seperti yang dikutip pada laman Children’s Hospital of Philadelphia.

Seperti dikutip pada situs WebMD, anak dianjurkan berolahraga setiap hari untuk menurunkan tingkat kolesterol dalam tubuh.

Olahraga dapat dilakukan dengan cara berenang, bersepeda, berlari, hingga sekadar berjalan santai.

Kegiatan ini dapat menaikkan level kolesterol baik dalam tubuh dan menghindarkan anak dari risiko penyakit jantung di kemudian hari.  

Baca Juga: 6 Menu Makanan untuk Penderita Kolesterol, Nikmat Tanpa Digoreng

Itulah beberapa gejala kolesterol pada anak, penyebab, dan cara mengatasinya yang dapat Moms terapkan sehari-hari. Semoga bermanfaat, ya!

  • https://kidshealth.org/en/kids/cholesterol.html
  • https://www.chop.edu/news/high-cholesterol-can-be-danger-kids-too
  • https://www.webmd.com/cholesterol-management/high-cholesterol-children
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/high-cholesterol-in-children
  • https://www.degruyter.com/document/doi/10.1515/jpem-2016-0111/html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb