02 Mei 2024

8 Makanan agar Cepat Kontraksi yang Bisa Moms Coba, Catat!

Cara alami merangsang gelombang cinta

Moms tentu kerap mendengar makanan agar cepat kontraksi di masa kehamilan.

Tapi apakah benar ada makanan untuk mempercepat proses ini?

Menanti kehadiran buah hati pasti jadi momen yang mendebarkan.

Hampir setiap hari bertanya-tanya kapan hari persalinan akan tiba?

Karena meskipun setiap ibu hamil memiliki hari perkiraan lahir (HPL), namun menurutAkademi Ilmu Kesehatan Anak di Amerika, hanya ada 5 persen wanita yang bersalin sesuai dengan prediksi.

Sisanya, bisa lebih cepat maupun lebih lama dari HPL.

Karenanya, banyak orang yang mempertimbangkan alternatif agar bisa memiliki persalinan lebih cepat, terutama kalau kehamilan sudah lewat dari HPL.

Salah satunya dengan cara mengonsumsi makanan agar cepat kontraksi.

Baca Juga: Mengenal Metode Persalinan Water Birth, Manfaat dan Bahayanya

Benarkah Ada Makanan Agar Cepat Kontraksi?

Periksa Kehamilan
Foto: Periksa Kehamilan (https://www.psychiatryadvisor.com/)

Dilansir dari What To Expect, sejauh ini tidak ada ilmu kedokteran yang mengklaim makanan tertentu bisa mempercepat kontraksi.

Lantas mengapa banyak informasi yang tersebar mengenai makanan agar cepat kontraksi?

Sebenarnya banyak makanan yang dianggap dapat menyebabkan kontraksi, namun dalam konteks gangguan pencernaan atau diare.

Seperti yang diketahui, ketika seseorang mengalami diare, tentu akan merasakan kram perut. Kram perut tersebut yang memicu kontraksi di rahim.

Kondisi tubuh Moms sebenarnya sudah siap untuk melahirkan.

Kemudian jika Moms mengonsumsi makanan yang mengganggu pencernaan namun disalahpahami sebagai makanan untuk mempercepat kontraksi, tentu hal tersebut mungkin akan mempercepat proses melahirkan.

Tapi tentu ada efek sampingnya. Mulai dari perut tidak nyaman selama berjam-jam hingga dehidrasi akibat diare.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kista Dermoid pada Anak, Catat!

Sehingga, apabila Moms berencana untuk mencoba makanan, ramuan herbal, atau suplemen untuk mempercepat kontraksi, ada baiknya konsultasikan ke dokter kandungan.

Meskipun ada makanan yang aman untuk dikonsumsi selama hamil untuk mempercepat kontraksi, beberapa makanan dan minuman juga memiliki efek yang tidak baik bagi janin.

Seperti melansir dari Healthline, makanan untuk mempercepat kontraksi sendiri mungkin adalah kurma. Namun tentunya hal ini belum bisa sepenuhnya dianggap benar.

Sebab pada dasarnya buah-buahan tinggi serat masih dipercaya untuk mempercepat persanlinan dan memperlancar proses persalinan.

Makanan lainnya sebagian besar hanya dipercaya melalui mulut ke mulut namun tidak ada bukti pasti.

Maka, Moms jangan langsung percaya jika mendengar informasi seputar makanan agar cepat kontraksi, ya!

Makanan Agar Cepat Kontraksi yang Bisa Dicoba

Memang benar ada beberapa jenis makanan yang dapat menunjang proses kontraksi, namun persalinan bisa lancar bukan hanya karena mengonsumsi makanan agar cepat kontraksi.

Meski demikian, tidak ada salahnya mengonsumsi beberapa jenis makanan di bawah ini untuk mendapatkan manfaat baiknya bagi kehamilan.

Apa saja kira-kira makanan agar cepat kontraksi?

1. Kurma

Kurma
Foto: Kurma (Orami Photo Stocks)

Salah satu buah yang banyak dipercaya sebagai makanan agar cepat kontraksi sekaligus memperlancar persalinan adalah buah kurma.

Beberapa jurnal penelitian mengungkapkan hasil positif terhadap konsumsi kurma bagi ibu hamil.

Salah satunya penelitian yang dilakukan Jordan University of Science and Technology, dalam Journal of Obstetrics and Gynaecology yang terbit tahun 2011.

Dalam jurnal tersebut tertulis wanita yang mengonsumsi enam biji kurma setidaknya selama empat minggu sebelum hari perkiraan lahir (HPL).

Selain itu, memiliki tingkat persalinan pervaginaan lebih besar, pembukaan serviks yang lebih lebar, dan memiliki durasi persalinan normal terutama saat fase pertama.

Hal serupa juga diungkapkan dalam jurnal Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research yang terbit pada tahun 2017.

Dalam penelitian ini, 182 wanita dibagi ke dalam dua kelompok, yang tidak mengonsumsi kurma dan yang mengonsumsi 70-75 gram (6-7 buah) kurma jenis Mazati setiap hari sejak usia kandungan 37 minggu.

Studi tersebut menunjukkan jika wanita yang mengonsumsi kurma memiliki durasi persalinan fase pertama, kedua, dan ketiga yang secara signifikan lebih pendek dibandingkan dengan mereka yang tidak konsumsi kurma.

Ditambah lagi, mereka yang makan kurma memiliki persalinan normal yang jauh lebih alami tanpa bantuan induksi.

Sebenarnya apa saja yang terkandung di dalam kurma sehinga menjadikannya sebagai makanan agar cepat kontraksi?

Para peneliti mengacu pada banyak teori soal hal ini, namun kandungan gula sederhana yang ada dalam kurma memungkinkan cadangan energi selama persalinan.

Baca Juga: 5 Penyebab Kulit Payudara Gatal dan Mengelupas, Wajib Tahu!

Selain itu senyawa tanin pada kurma kemungkinan menyebabkan kontraksi serviks jadilebih efektif.

Kandungan dalam buah kurma juga membantu meningkatkan jumlah reseptor oksitosin.

Sehingga otot rahim lebih efektif dalam merespon oksitosin selama persalinan dan persalinan.

Meski dalam penelitian tersebut menggunakan kurma Mazati, namun kurma jenis lain pun bisa Moms konsumsi.

Seperti misalnya kurma Ajwa dan lain sebagainya yang tetap memiliki khasiat sebagai makanan agar cepat kontraksi dan melancarkan persalinan.

Selain dimakan langsung, Moms juga bisa membuat variasi makanan atau minuman berbahan dasar kurma yang disukai seperti contohnya susu kurma atau cake kurma.

2. Minyak Jarak

Minyak Jarak (Orami Photo Stock)
Foto: Minyak Jarak (Orami Photo Stock)

Di Indonesia, sudah sejak lama minyak jarak dipercaya sebagai alternatif tradisional sekaligus makanan agar cepat kontraksi persalinan.

Namun sayangnya, keabsahan khasiatnya belum benar-benar teruji secara klinis.

Beberapa jurnal penelitian tentang keefektifan minyak jarak sebagai induksi alami memiliki kesimpulan yang kontradiktif, sehingga belum dapat ditarik kesimpulan yang pasti.

Salah satunya data penelitian Australian and New Zealand Journal of Obstetrics and Gynaecology yang dipublikasikan tahun 2009.

Data diambil dari catatan rumah sakit dan melibatkan 612 wanita dengan kehamilan lebih dari 40 minggu yang menghadiri klinik antenatal di perbatasan Thailand-Burma.

Mereka terbagi dalam dua grup yakni 205 wanita mengonsumsi minyak jarak sebagai induksi, sedangkan 407 wanita lainya tidak sama sekali.

Hasilnya, tidak nampak perbedaan waktu kelahiran yang signifikan terhadap dua kelompok tersebut.

Namun dari hasil penelitian tersebut juga tidk ditemukan masalah kehamilan dan kelahiran yang disebabkan oleh konsumsi minyak jarak.

Dalam laporan jurnalnya, ditarik kesimpulan jika penggunaan minyak jarak sebagai induksi alami tidaklah efektif dari segi waktu kelahiran.

Tetapi juga tidak ada efek berbahaya apabila yang ditemukan dalam penelitian itu.

Namun, penelitian terbaru yang diterbitkan pada jurnal Maternal-Fetal and Neonatal Medicine tahun...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb