02 Juni 2023

10+ Manfaat Bawang Dayak, Bagus untuk Kesehatan Moms!

Bawang dayak juga bisa menambah cita rasa makanan, lho.

Selain bawang merah, ada jenis bawang lain yang kurang popular namun memiliki banyak manfaat kesehatan, yakni bawang dayak. Apa saja manfaat bawang dayak?

Bawang dayak yang memiliki nama ilmiah Eleutherine Palmifolia, merupakan tanaman asli dari Kalimantan, Indonesia.

Tanaman ini telah digunakan secara turun-temurun sebagai obat tradisional oleh masyarakat Dayak. Karenanya bawang tersebut sering dipanggil sebagai bawang dayak.

Dikutip dari Speciality Produce bawang dayak adalah umbi kecil yang menghasilkan beberapa batang daun panjang, seperti pita dengan satu batang berbunga.

Sekilas, bentuknya menyerupai bawang merah pada umumnya, tetapi dengan ukuran yang agak besar.

Bawang dayak berbentuk seperti bola lampu berwarna merah tua yang halus.

Kalau dilihat, seakan-akan seperti berlian bulat dengan akar kecil berwarna cokelat yang menjulur dari ujungnya.

Bentuknya mirip bawang merah sehingga bawang dayak juga memiliki lapisan seperti kertas tipis, penutup cokelat-merah marun dengan banyak lapisan seperti cincin putih.

Daunnya panjang dan ramping berwarna hijau dengan tinggi yang bisa mencapai 40 cm.

Selain itu, batangnya yang berbunga mengandung bunga putih berkelopak 5 yang mekar di sore hari.

Bawang dayak terasa renyah dengan aroma menarik dan rasa yang sedikit sepat. Moms, ingin tahu manfaat bawang dayak apa saja? Cek penjelasannya di sini.

Baca Juga: 10 Manfaat Kulit Bawang Merah, Bisa Menyuburkan Tanaman!

Manfaat Bawang Dayak

Bawang dayak kaya akan berbagai nutrisi dan zat yang sangat bermanfaat, seperti:

  • Flavonoid
  • Fenol
  • Antosianin
  • Alkaloid
  • Tanin
  • Glikosida
  • Kina
  • Sifat anti inflamasi, antibakteri, dan antivirus
  • Steroid
  • Saponin

Ada beberapa manfaat bawang dayak untuk kesehatan jika dikonsumsi secara rutin, yakni:

1. Antimikroba dan Antimelanogenesis untuk Kulit

Manfaat bawang dayak (specialtyproduce.com)
Foto: Manfaat bawang dayak (specialtyproduce.com)

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Research Gate, khasiat bawang dayak mampu menghambat mikroba yang hidup di kulit manusia.

Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa daya hambat bawang dayak memiliki aktivitas antimikroba yang hampir setara dengan antibiotik ketokonazol.

Senyawa yang diduga memiliki aktivitas antimikroba pada bawang dayak di antaranya polifenol, flavonoid dan terpen.

Selain itu, manfaat lain dari bawang dayak adalah dapat membantu memiliki kulit wajah cerah.

Berdasarkan hasil skrining fitokimia, bawang dayak mampu bertindak sebagai antimelanogenesis.

Ini dapat mencegah timbulnya bintik-bintik hitam di kulit wajah sekaligus mampu mencerahkan kulit.

Baca Juga: 7 Manfaat Bawang Putih Tunggal untuk Kesehatan, Yuk Simak!

2. Pengobatan Diabetes Melitus

Tingginya kasus diabetes melitus yang terjadi di Indonesia telah membuat upaya pengobatan diabetes semakin berkembang.

Salah satu pengobatan herbal yang dipercaya dapat berguna menurunkan kadar gula darah adalah menggunakan bawang dayak.

Penelitian Traditional Medicine UGM Yogyakarta menunjukkan, 400 mg/kg berat badan ekstrak bawang dayak mampu memengaruhi penurunan kadar glukosa dalam darah.

Kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, glikosida, dan saponin dalam bawang dayak memiliki aktivitas hipoglikemik yang dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah.

3. Mencegah Kanker

Bawang dayang mencegah kanker
Foto: Bawang dayang mencegah kanker (ebay.com)

Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam bawang dayak, dapat berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Radikal bebas dapat berbahaya bagi tubuh karena menyebabkan seseorang berisiko terserang penyakit-penyakit berat, seperti kanker, jantung dan penyakit lainnya.

Bawang dayak juga memiliki senyawa flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Antioksidan ini dapat mengobati kanker.

Mengonsumsi antioksidan dari bahan alami lebih akan aman dibandingkan yang didapat dari bahan kimia.

Manfaat bawang dayak sebagai tanaman obat semakin bertambah dengan adanya senyawa seperti naphtokuinones yang terkandung di dalamnya.

Kombinasi senyawa naphtokuinones dan beberapa senyawa lainnya akan bertindak sebagai agen antikanker dengan menurunkan aktivitas cyclin-E sel.

Hal ini menyebabkan terjadinya apoptosis atau kematian sel kanker.

Baca Juga: 10 Manfaat Bawang Hitam untuk Kesehatan dan Kejantanan Pria

4. Menurunkan Tekanan Darah

Menurut penelitian Journal of Natural Remedies, diketahui bahwa bawang dayak terbukti efektif untuk menurunkan tekanan darah.

Kandungan alisin dalam bawang dayak dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan kekentalan darah.

“Tekanan darah tinggi tidak baik untuk kesehatan tubuh karena akan menimbulkan masalah lain, seperti penyakit jantung," ungkap Prof Dr Sidik Apt , Guru Besar Emeritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat.

Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi, lanjutnya, Moms dapat mengonsumsi bawang dayak.

Hal ini karena di dalamnya terkandung senyawa alisin yang dapat menurunkan tekanan darah.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang memiliki risiko tinggi.

Sebab, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi berbahaya dan mematikan tanpa menunjukkan gejala sebelumnya pada penderita.

5. Mengobati Penyakit Disentri

Mengobati disentri (Orami Photo Stocks)
Foto: Mengobati disentri (Orami Photo Stocks)

Disentri merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri, dan paling sering menyerang anak-anak.

Untuk menghindarinya, mengonsumsi bawang dayak bisa menjadi solusinya.

Hal ini disebabkan berbagai kandungan senyawa kimia dalam bawang Dayak dilaporkan memiliki efektifitas dalam membunuh bakteri, termasuk bakteri penyebab penyakit disentri lho, Moms!

Penelitian National Journal of Physiology, Pharmacy and Pharmacology mengatakan, ekstrak bawang dayak efektif membunuh bakteri shigella yang menjadi penyebab disentri.

Baca Juga: 12 Cara Menghilangkan Bau Bawang di Tangan, Manjur!

6. Obati Bronkitis

Bronkitis merupakan penyakit yang menyerang bagian bronkus. Padahal, peran bronkus dalam sistem pernapasan sangat penting.

Jika pada bronkus terjadi masalah, maka sistem pernafasan juga akan ikut bermasalah. Akibatnya, suplai oksigen yang seharusnya cukup menjadi berkurang.

Bila penyakit ini tidak segera diobati, akan menimbulkan masalah lain yang lebih serius.

Metode penyembuhan yang dapat digunakan sebagai alternatif obat dari dokter adalah dengan mengonsumsi bawang dayak dengan rutin.

7. Baik untuk Ginjal

Baik untuk ginjal (wjherb.blogspot.com)
Foto: Baik untuk ginjal (wjherb.blogspot.com) (wjherb.blogspot.com)

Bawang dayak telah lama dikenal dengan khasiatnya yang luar biasa.

Salah satu khasiat bawang ini yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat adalah untuk menjaga kesehatan ginjal.

Ini disebabkan karena bawang dayak mengandung senyawa aktif yang dapat menjaga kesehatan ginjal.

Hasil penelitian Universitas Lampung menunjukkan, ekstrak bawang dayak bersifat diuretik yang mampu menurunkan kadar kalsium serta pH urine.

Kondisi ini dapat memudahkan penghancuran dan pengeluaran batu ginjal, dan mampu menjaga kesehatan ginjal.

Baca Juga: 4 Resep Bawang Goreng Renyah, Anti Gagal!

8. Obat Alami untuk Sakit Perut

Berkat kandungan tanin di dalamnya, bawang dayak juga bermanfaat untuk digunakan sebagai obat alami dalam mengatasi sakit perut.

Tanin mampu mengurangi gas di saluran pencernaan.

Hal ini mampu membantu untuk meredakan perut kembung hingga mengatasi masalah konstipasi atau sembelit tanpa efek samping.

9. Mengatasi Flu

Bawang dayak atasi flu (bebeja.com)
Foto: Bawang dayak atasi flu (bebeja.com) (bebeja.com)

Masyarakat suku Dayak ternyata sudah lama menggunakan bawang dayak sebagai obat untuk mengatasi flu.

Manfaat bawang dayak ini diyakini berkat kandungan glikosida di dalamnya yang dapat berfungsi sebagai antibakteri dan anti radang.

Selain itu, bawang dayak ini juga bekerja efektif dalam menurunkan demam yang timbul sebagai efek samping dari penyakit flu.

Untuk mengobati flu, Moms bisa memotong bawang dayak dan mengeringkannya. Lalu, ditumbuh hingga halus dan diseduh dengan air hangat.

Minuman dari bawang dayak ini bisa membantu Moms untuk meredakan flu, mengatasi demam, hingga mengobati masalah konstipasi atau sembelit.

Baca Juga: 8 Cara Mengobati Flu pada Bayi dengan Bawang Merah

10. Mampu Menangkal Radikal Bebas

Bawang dayak memiliki kandungan antosianin yang tinggi, yang memberi warna merah alami pada umbinya.

Antosianin juga dapat berfungsi sebagai antioksidan yang berperan dalam menetralkan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Dengan berkurangnya kadar radikal bebas dari dalam tubuh, risiko terserang penyakit kanker, penyakit jantung, dan beberapa penyakit lainnya akan jauh berkurang.

11. Mengobati Ambeien

Mengobati ambeien (scialert.net)
Foto: Mengobati ambeien (scialert.net) (scialert.net)

Manfaat bawang dayak lainnya adalah bisa mengobati ambeien.

Ambeien merupakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena di bagian rektum dan menimbulkan rasa sakit sehingga mengganggu kenyamanan saat beraktivitas.

Pengidap ambeien biasanya akan mengalami gatal di sekitar rektum/anus, tidak nyaman ketika duduk, menderita sembelit, hingga BAB berdarah.

Dikutip dari Jurnal Bina Komputer, umbi bawang dayak mentah bersifat menyejukkan, menghentikan pendarahan, dan menyembuhkan peradangan poros usus.

Selain itu, kandungan tanin di dalam bawang dayak juga dapat menghentikan adanya pendarahan saat buang air besar.

Baca Juga: Ikuti 5 Resep Keripik Bawang Dijamin Renyah dan Gurih!

12. Memiliki Sifat Antiinflamasi

Bawang dayak juga memiliki sifat antiinflamasi karena memiliki kandungan luteonin, flavonoid, fenol, dan tanin di dalamnya.

Jadi, dapat digunakan mengatasi penyakit yang berawal dari peradangan, seperti:

Bawang dayak juga bisa mengobati penyakit lain yang dapat ditimbulkan karena adanya inflamasi, seperti tuberkulosis.

Tuberkulosis merupakan penyakit sistemik yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis dan dapat bermanifestasi pada hampir semua organ tubuh.

Umumnya, lokasi primer serangan bakteri tersebut adalah paru-paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lainnya.

Menurut Journal of Mulawarman Pharmaceutical Conference, bawang dayak diduga berpotensi sebagai antituberkulosis.

Pasalnya memiliki senyawa aktif berupa napthoquinones yang membuat tanaman ini menjadi antibakteri alami.

13. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Khasiat bawang dayak selanjutnya yaitu dapat meningkatkan kesehatan tulang.

Hal ini disebabkan dari ekstrak etanol pada bawang dayak dapat meningkatkan kepadatan dan bobot tulang.

Dengan mengonsumsinya, risiko penyakit tulang, seperti osteoporosis dapat dicegah, lho Moms.

Cara Menggunakan Bawang Dayak

Cara mengonsumsi bawang dayak
Foto: Cara mengonsumsi bawang dayak (twitter.com)

Bawang dayak bisa dikonsumsi dalam dua bentuk, yaitu dalam bentuk kering dan juga utuh atau segar.

Meski tampak berbeda, keduanya memiliki manfaat yang sama untuk tubuh karena memiliki banyak manfaat kesehatan saat dikonsumsi.

Bukan hanya untuk kesehatan, ternyata bawang dayak juga bisa digunakan untuk ditambahkan sebagai olahan kuliner.

Biasanya, bawang dayak paling cocok untuk dikonsumsi saat mentah dan dimasak. Jenis bawang ini cocok untuk ditumis, direbus, ataupun digoreng.

Bawang dayak bisa dipotong, diiris, dan ditambahkan ke salsa segar atau ditambahkan ke dalam salad.

Selain itu, bawang jenis ini juga dicampur menjadi bahan tumisan, sup, atau kari.

Bawang dayak juga cocok dipadukan dengan dengan berbagai makanan, seperti:

Untuk ketahanannya, bawang dayak akan mampu bertahan 2-3 bulan jika disimpan di tempat yang sejuk dan kering.

Sementara itu, jika bawang dayak diiris tipis-tipis sebelumnya, maka dapat tahan hingga 3 bulan jika disimpan di dalam wadah kedap udara.

Agar manfaat bawang dayak ini bisa dirasakan secara maksimal, Moms bisa mengikuti petunjuk aman menggunakannya di bawah ini:

Pembuatan Simplisia

Berikut ini cara membuat simplisia bawang dayak, Moms.

  1. Pisahkan bawang dayak dari akar dan daunnya, cuci bersih kemudian iris dengan ketebalan 1-2 mm.
  2. Kemudian keringkan di bawah sinar matahari atau dengan menggunakan oven pada suhu 500°C selama 8 jam.
  3. Dinginkan dan bawang dayak pun siap dikemas atau dinikmati.

Pembuatan Bubuk

Bawang dayak juga bisa Moms buat menjadi bubuk, nih. Yuk, cari tahu bagaimana cara membuatnya!

  1. Proses pembuatan bawang dayak bubuk hampir sama dengan proses pembuatan simplisia. Pisahkan bawang dayak dari akar dan daunnya, lalu cuci hingga bersih.
  2. Setelah itu, iris dengan ketebalan 1-2 mm dan dikeringkan selama 8 jam dengan oven pada suhu 500°C atau di bawah sinar matahari.
  3. Setelah didinginkan, bawang dayak dihaluskan dengan blender dan diayak sampai mendapati bubuk halusnya.
  4. Simpan bubuk bawang dayak ini di toples yang tertutup rapat.

Pembuatan Manisan

Selain dijadikan simplisia, Moms juga bisa membuatnya menjadi manisan yang enak dan menyehatkan.

  1. Setelah bawang dayak dicuci dengan bersih dan dipisahkan dari akar dan daunnya, kukus bawang dayak selama sekitar 5 menit.
  2. Kemudian buatlah larutan gula dengan cara mencampurkan gula ke dalam air dengan perbandingan 1 : 1.
  3. Masak sampai kental dan terus di aduk-aduk, angkat bila gula sudah terlihat cukup kering.
  4. Terakhir, campurkan bawang dayak yang telah di kukus ke dalam larutan gula tersebut. Manisan bawang dayak pun siap dinikmati.

Baca Juga: 11+ Manfaat Daun Bawang untuk Kesehatan, Enak dan Berkhasiat!

Adakah Efek Samping Bawang Dayak?

Sampai saat ini, belum ada hasil penelitian yang secara khusus menjelaskan beberapa efek samping buruk yang timbul akibat mengonsumsi bawang dayak.

Penelitian lebih lanjut terhadap efek samping bawang dayak dan juga manfaatnya masih juga berlangsung.

Meski begitu, Moms bisa tetap mengonsumsi bawang dayak dengan kadar normal dan tidak berlebihan untuk tetap mendapatkan manfaatnya.

Dengan melihat berbagai komposisi kandungan dan manfaatnya, tak mengherankan apabila bawang dayak saat ini sering dijadikan sebagai tanaman obat, ya Moms.

Yuk, rasakan manfaat bawang dayak dengan rutin mengonsumsinya. Siapa tahu cocok dengan Moms!

  • https://specialtyproduce.com/produce/Dayak_Onions_16665.php
  • https://www.researchgate.net/publication/320143667_KHASIAT_UMBI_BAWANG_DAYAK_Eleutherine_palmifolia_L_Merr_SEBAGAI_HERBAL_ANTIMIKROBA_KULIT
  • https://jurnal.ugm.ac.id/TradMedJ/article/view/38051
  • https://www.researchgate.net/publication/327576223_Dayak_Onions_Eleutherine_bulbosa_Mill_Urb_Bulbs_Extracts_Reduce_the_Blood_Pressure_of_Ovariectomized_Rats
  • https://www.njppp.com/?mno=286328
  • https://www.researchgate.net/publication/329829147_POTENCY_OF_ETHANOL_EXTRACT_OF_DAYAK_ONION_Eleutherineamericanamerr_AS_PROTECTOR_OF_TESTOSTERONLEVEL_DIAMETER_AND_THICKNESS_OF_SEMINIFEROUS_TUBULE_IN_MICE_INDUCED_WITH_LEAD_ACETATE
  • https://journal.binadarma.ac.id/index.php/binakomputer/article/view/976/527
  • https://prosiding.farmasi.unmul.ac.id/index.php/mpc/article/view/449/432

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.