Kehamilan

KEHAMILAN
14 April 2020

Nesting saat Hamil, Apa ya Maksudnya?

Tengah mengatur ulang lemari Si Kecil tapi untuk yang kelima kalinya? Bisa jadi Moms mengalami nesting
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi ibu hamil, apalagi yang sudah memasuki trimester ketiga, mengatur isi lemari calon buah hati adalah hal yang umum dilakukan. Namun, bagaimana jika Moms mengatur ulang lemari Si Kecil tapi untuk yang kelima kalinya? Bangun dengan keinginan tiba-tiba untuk menggosok lantai, merapikan lemari pakaian, serta membenahi kembali isi tas rumah sakit hingga kedelapan kalinya?

Bisa jadi Moms sedang mengalami nesting saat hamil. Ya, meskipun terkesan bukan hal yang anak apalagi bagi Moms yang menyambut kelahiran buah hati pertama, fenomena memang terjadi pada ibu hamil dan dikenal sebagai nesting saat hamil.

American Pregnancy Association mengungkapkan nesting saat hamil adalah keinginan yang besar untuk mempersiapkan tempat tinggal Moms untuk Si Kecil yang akan datang. Pada 2013, peneliti dari McMaster University, Kanada, mempelajari naluri nesting saat hamil dan menemukan bahwa perilaku itu aktif pada trimester ketiga.

Lalu, artikel dari Stanford Medicine menyatakan bahwa nesting saat hamil bukanlah kegiatan yang tidak waras melainkan menyediakan lingkungan yang aman bertujuan memperat hubungan Moms dengan Si Kecil.

Baca Juga: 8 Persiapan Melahirkan menurut Islam, Yuk Lakukan Moms!

Tanda Nesting Saat Hamil

nesting saat hamil

Setiap Moms yang tengah dilanda nesting saat hamil mungkin menunjukkan perilaku dan tindakan yang berbeda. Berikut adalah beberapa tanda umum yang menunjukkan Moms tengah nesting:

1. Bersih-Bersih

Moms mungkin cenderung untuk mencuci, melipat, mengatur pakaian, dan perlengkapan bayi beberapa kali dalam kurun waktu sehari dan berulang kali ingin melakukannya.

2. Pembatasan Pertemuan Sosial

Secara mendadak tanda nesting saat hamil pun membuat Moms melakukan pembatasan pertemuan sosial dan hanya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga juga tidak ingin pergi dari rumah.

3. Organisir Rencana Persalinan

Membuat daftar periksa untuk item bayi serta mengorganisir rencana persalinan dengan beberapa kemungkinan. Perilaku ini dapat bermanifestasi kapan saja dari beberapa hari hingga beberapa bulan sebelum waktu persalinan.

4. Menimbun

Moms, mempersiapkan segala sesuatu dan apapun yang mungkin dibutuhkan segera mungkin merupakan salah satu cara nesting saat hamil.

Bila Moms terbangun di tengah malam mengisi keranjang belanja online dengan pembalut, krim popok, dan perlengkapan rumah bisa jadi tanda nesting saat hamil.

Baca Juga: Agar Siap, Baca 4 Rekomendasi Buku Persiapan Melahirkan Ini!

Alasan Nesting Saat Hamil

nesting saat hamil

Tidak ada alasan khusus mengapa Moms menunjukkan keinginan nesting saat hamil. Tapi, alasan berikut ini dapat memicu keinginan tersebut:

  • Tingkat energi yang tinggi pada trimester kedua memungkinkan Moms melakukan lebih banyak pekerjaan
  • Antisipasi kedatangan bayi dan keinginan untuk mempersiapkan segala sesuatunya
  • Frustrasi dan bosan karena cenderung diam selama kehamilan
  • Naluri keibuan untuk melindungi bayi yang baru lahir
  • Pikiran bahwa merawat bayi akan membutuhkan banyak energi dan waktu, dan Moms harus siap sebelum kedatangan Si Kecil
  • Mendesak untuk membersihkan rumah meningkat begitu bisa menghilangkan mual di pagi hari dan mulai merasa bersemangat

Faktor-faktor ini dapat menyebabkan perilaku spesifik yang menunjukkan Moms berada dalam fase nesting saat hamil.

Cara Mengatasi Nesting Saat Hamil

nesting saat hamil

Moms, untuk memuaskan insting nesting saat hamil tanpa berlebihan paling penting yaitu menghindari stres atau cedera fisik atau emosional.

Jika Moms mendapati diri secara obsesif membersihkan hal yang sama hingga lima kali atau begadang hingga larut malam untuk mendekorasi kamar Si Kecil. Maka, inilah saatnya untuk menilai kesejahteraan Moms dan mempertimbangkan cara mengatasi nesting saat hamil tanpa merasa kewalahan:

1. Tetapkan Batas untuk Kegiatan Nesting

Kegiatan seperti menata ulang furnitur atau mengepel lantai dapat secara fisik membebani tubuh Moms saat hamil. Atur pengatur waktu yang akan mengingatkan untuk beristirahat untuk meregangkan, mendapatkan udara segar, atau mengangkat kaki.

Selain itu, hindari mengangkat sesuatu yang terlalu berat, karena hal itu dapat menyebabkan ketegangan atau cedera. Dan ingat bahwa jika Moms membersihkan dengan bahan kimia atau solusi, praktik keselamatan yang baik adalah dengan menggunakan sarung tangan dan tinggal di area yang berventilasi baik.

2. Waspadai Perasaan

Terkadang, nesting saat hamil bisa menjadi mekanisme penanggulangan yang bermanfaat untuk mengatasi stres atau kecemasan. Kehamilan dapat memacu banyak perasaan ini terkait dengan persalinan yang akan datang dan transisi ke ibu.

Jika Moms merasa kewalahan, nesting saat hamil bisa menjadi alasan yang baik, tetapi juga pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter kandungan, bidan, atau orang lain yang Anda percayai.

3. Buat Rencana Nesting saat Hamil

Alih-alih menghadapi daftar tugas nesting saat hamil yang memberatkan, maka ada baiknya Moms memulai dengan rencana yang memprioritaskan tugas dengan waktu yang realistis.

Dengan begitu, Moms tidak akan merasa terburu-buru melakukan semuanya sekaligus. Ini juga akan membantu memberdayakan Moms untuk mempersiapkan lingkungan dengan cara yang positif.

4. Fokus pada Kebutuhan Moms

Sangat mudah untuk mempersiapkan segala hal tentang Si Kecil, tetapi Moms pun harus ingat juga butuh mencintai diri sendiri. Luangkan waktu untuk merawat diri agar bersiap untuk persalinan dan status baru sebagai ibu.

Baca Juga:Banyak Bakteri, Ini Pentingnya Menjaga Kebersihan Dinding

Sementara itu, dilansir dari Regis College, tidak semua ibu mengalami naluri nesting saat hamil. Hal ini berbeda bagi setiap ibu begitu pula dengan kehamilan serta perubahan diri. Beberapa wanita memiliki keinginan dan yang lain mungkin tidak.

Beberapa mungkin tidak dapat nesting saat hamil karena pembatasan fisik seperti sedang istirahat di tempat tidur, atau karena perawatan infertilitas sebelumnya atau keguguran.

Mungkin juga ada beberapa wanita yang memiliki pekerjaan berat sehingga mengambil sebagian besar waktu dan energi mereka sehingga mereka tidak memiliki motivasi untuk bersarang.

Nesting saat hamil bisa menjadi cara yang sehat untuk mengatasi kegelisahan pra-persalinan. Tetapi jika itu menjadi sesuatu yang membahayakan kesehatan fisik atau mental atau mulai membuat Moms khawatir, penting untuk berbicara dengan dokter kandungan atau bidan untuk bantuan dan bimbingan.

Artikel Terkait