Kesehatan Umum

1 November 2021

5 Penyebab Nyeri Dada Tengah dan Cara Mengatasinya, Catat!

Belum tentu terjadi karena sakit jantung
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Ketika baru bangun tidur, apakah Moms pernah merasakan nyeri dada tengah? Kalau pernah, pasti menjadi agak khawatir, ya, Moms. Rasanya yang mengganjal dan membuat nafas terasa berat dan sakit, tentu sangat tidak nyaman.

Mengutip Healthline, nyeri dada tengah merupakan salah satu bentuk tubuh memberi tahu adanya masalah kesehatan, terutama pada organ yang berada di dalam rusuk.

Bila rasa nyeri hanya berlangsung beberapa menit, Moms tidak perlu khawatir. Hal tersebut bisa saja terjadi karena posisi tidur.

Sebaliknya, jika rasa nyeri dada tengah terasa lama bahkan hingga berhari-hari, Moms jangan ragu untuk mencari pertolongan medis, ya!

Baca Juga: Penyebab dan Pengobatan Pectus Carinatum, Kelainan Bentuk Dada Bawaan Lahir

Penyebab Nyeri Dada Tengah

Nyeri dada dapat menyebabkan berbagai sensasi berbeda tergantung pada apa yang memicu gejalanya. Seringkali, penyebabnya tidak ada hubungannya dengan jantung, lho, Moms.

Walaupun demikian, tidak ada cara mudah untuk mengetahuinya tanpa menemui dokter.

Berikut adalah penyebab terjadinya nyeri dada tengah yang dilansir melalui Mayo Clinic. Semoga dapat menambah informasi, Moms!

1. Nyeri Dada Tengah Akibat Jantung

penyakit yang menyebabkan nyeri dada.jpg

Foto: Orami Stock Photo

Walaupun bukan menjadi satu-satunya faktor, permasalahan jantung menjadi salah satu penyebab sering terjadinya nyeri dada tengah.

Lalu apa saja jenis permasalahan jantung tersebut? Ini dia penjelasannya!

  • Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi akibat aliran darah yang tersumbat. Akibatnya, suplai darah ke jantung tiba-tiba terputus. Tanpa adanya suplai ini, otot jantung bisa mengalami risiko kerusakan hingga berujung fatal

  • Angina

Angina adalah istilah untuk nyeri dada yang disebabkan oleh aliran darah yang buruk ke jantung. Hal ini sering kali disebabkan oleh penumpukan plak tebal di dinding bagian dalam arteri yang membawa darah ke jantung.

Alhasil, plak ini mempersempit arteri dan membatasi suplai darah jantung, terutama selama aktivitas. Mengutip Medical News Today, angin bukan merupakan penyakit jantung, melainkan salah satu bentuk gejala jantung koroner.

  • Diseksi Aorta

Diseksi aorta yang mengancam jiwa ini melibatkan arteri utama yang mengarah dari jantung (aorta). Jika lapisan dalam pembuluh darah ini terpisah, darah dipaksa di antara lapisan tersebut dan dapat menyebabkan aorta pecah.

  • Perikardritis

Kondisi perikraditis adalah peradangan pada kantung yang mengelilingi jantung. Alhasil, peradangan tersebut akan menyebabkan nyeri tajam.

Biasanya rasa nyeri akan terasa semakin parah saat Moms menarik napas atau saat berbaring terlentang.

Baca Juga: Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya

2. Nyeri Dada Tengah Akibat Pencernaan

nyeri dada akibat pencernaan

Foto: Orami Stock Photo

Walaupun berada di tempat yang berbeda, ternyata permasalahan pada sistem pencernaan juga dapat menimbulkan nyeri dada tengah, lho, Moms.

Beberapa penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • Maag

Bagi Moms yang memiliki maag dan sering kambuh, pasti sudah tidak asing dengan sensasi terbakar yang menyakitkan di belakang tulang dada.

Rasa sakit tersebut terjadi ketika asam lambung mengalir dari perut ke dalam saluran yang menghubungkan tenggorokan ke perut (kerongkongan). Alhasil, nyeri dada tengah juga dapat Moms rasakan ketika maag sedang menyerang.

  • Gangguan Menelan

Gangguan pada kerongkongan bisa membuat menelan menjadi sulit bahkan menyakitkan. Saat makanan berusaha turun dari kerongkongan ke lambung, biasanya akan disertai rasa nyeri di leher dan dada tengah.

  • Masalah Kandung Empedu Atau Pankreas

Batu empedu atau radang kandung empedu atau pankreas dapat menyebabkan sakit perut yang menjalar ke dada dan menyebabkan nyeri.

Mengutip The Healthy, walaupun rasa sakit akibat masalah pankreas menyebabkan nyeri dada, tetapi tidak ada hubungannya secara langsung dengan penyakit jantung.

Baca Juga: 6 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya, Yuk Simak!

3. Nyeri Dada Tengah Akibat Otot dan Tulang

nyeri dada akibat tulang

Foto: Orami Stock Photo

Beberapa nyeri dada (tidak selalu dada tengah), bisa jadi diisebabka oleh permasalahan otot dan tulang. Dada memiliki berbagi macam otot yang berbeda-beda dan dapat tegang. Sedangkan struktur dada tentu memiliki tulang rusuk sebagai penyangganya.

Ini dia, Moms, penyebab nyeri dada tengah akibat otot dan tulang.

  • Kostokondritis

Dalam kondisi ini, tulang rawan di rusuk, terutama tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada, menjadi meradang dan menimbulkan nyeri.

  • Sakit otot

Sindrom nyeri kronis, seperti fibromyalgia, dapat menyebabkan nyeri dada terkait otot yang terus-menerus. Ketegangan atau tarikan otot terjadi ketika otot diregangkan atau robek.

Hingga 49 persen, nyeri dada berasal dari apa yang disebut ketegangan otot interkostal. Ada tiga lapisan otot interkostal di dada, dan otot-otot ini bertanggung jawab untuk membantu Moms bernapas dan menstabilkan tubuh bagian atas.

  • Tulang rusuk yang terluka

Tulang rusuk yang patah atau memar biasanya disebabkan oleh jatuh, pukulan ke dada, atau batuk parah.

Mengutip National Health Service, gejalanya meliputi: nyeri hebat di area dada, terutama saat menarik napas. Bengkak atau nyeri di sekitar tulang rusuk yang terkena. Salah satu yang dapat dirasakan tentu saja nyeri dada tengah.

  • Trauma tulang selangka

Tulang selangka terhubung langsung ke tulang dada sehingga ketika cedera, dislokasi, patah tulang, atau trauma lain pada tulang selangka dapat memengaruhi tulang dada dan menyebabkan nyeri.

Gejala umum trauma tulang selangka, yakni: memar atau benjolan di sekitar area cedera tulang selangka, rasa sakit yang hebat ketika mencoba menggerakkan lengan ke atas, pembengkakan atau nyeri di sekitar area tulang selangka, bunyi letupan, klik, atau gerinda saat mengangkat lengan, dan kendurnya bahu ke depan yang tidak normal.

  • Cedera sendi sternoklavikularis

Sendi sternoklavikula (sendi SC) menghubungkan bagian atas tulang dada dengan tulang selangka (klavikula). Cedera pada sendi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di tulang dada dan di daerah dada bagian atas tempat sendi ini berada.

Baca Juga: Kenali Gejala STEMI, Jenis Serangan Jantung yang Menyebabkan Kematian Mendadak

4. Nyeri Dada Tengah Akibat Paru-Paru

nyeri dada akibat paru paru

Foto: Orami Stock Photo

Sebagai salah satu organ yang berada di area dada, kondisi paru-paru sangat mempengaruhi rasa nyeri pada dada yang bisa Moms rasakan.

Berikut adalah penyebabnya:

  • Emboli Paru-Paru

Emboli paru-paru terjadi ketika gumpalan darah bersarang di arteri paru-paru, menghalangi aliran darah ke jaringan paru-paru. Akibatnya, paru-paru kekurangan darah kaya oksigen dan menyebabkan nyeri pada bagian dada, baik tengah, kanan, maupun kiri.

  • Pleurisi

Jika selaput yang menutupi paru-paru meradang, inilah yang disebut dengan Pleurisi. Akibatnya, Moms bisa merasakan nyeri dada yang semakin parah saat menarik napas atau batuk.

  • Hipertensi Paru-Paru

Kondisi hipertensi paru-paru adalah ketika seseorang memiliki tekanan darah tinggi di arteri yang membawa darah ke paru-paru. Alhasil, tekanan darah itulah yang dapat menyebabkan nyeri dada.

  • Bronkitis

Bronkitis terjadi ketika saluran bronkial yang membawa udara ke paru-paru meradang. Ini sering terjadi ketika Moms terkena flu atau pilek.

Nyeri bronkitis juga bisa membuat tulang dada sakit saat bernapas. Biasanya, kondisi ini dapat berlangsung hanya sebentar (bronkitis akut) atau menjadi kondisi jangka panjang (bronkitis kronis) karena merokok atau infeksi.

Gejala bronkitis yang umum meliputi: batuk basah terus-menerus yang menyebabkan Moms memuntahkan lendir, mengi, sulit bernapas, dan rasa sakit atau ketidaknyamanan di dada.

Sementara itu, gejala flu atau pilek yang dapat menyertai bronkitis meliputi: demam tinggi, kelelahan, pilek, diare, dan muntah.

  • Pneumonia

Pneumonia terjadi ketika paru-paru terinfeksi oleh virus atau bakteri. Gejala umum pneumonia meliputi: sulit bernapas, demam tinggi, dan batuk terus-menerus.

Baca Juga: Penyebab Terjadinya Pectus Excavatum Alias Dada Cekung

5. Penyebab Nyeri Dada Tengah Lainnya

serangan panik sebabkan nyeri dada

Foto: Orami Stock Photo

Tidak hanya dapat disebabkan oleh permasalahan organ atau cedera otot dan tulang, ini dia penyebab lain nyeri dada tengah.

  • Serangan Panik

Serangan panik merupakan periode ketakutan yang intens disertai dengan nyeri dada, detak jantung cepat, napas cepat, keringat berlebih, sesak napas, mual, pusing, dan ketakutan akan kematian.

Akibatnya, tubuh akan mudah mengalami nyeri, tidak terkecuali dada bagian tengah akibat kesulitan untuk bernapas secara teratur.

  • Herpes Zoster

Herpes Zoster disebabkan oleh pengaktifan kembali virus cacar air.

Menurut Journal of Medical Cases, herpes jenis ini dapat menimbulkan rasa sakit dan lepuh dari punggung ke dinding dada.

Baca Juga: Kostokondritis, Penyebab Nyeri Dada pada Balita

Gejala dan Diagnosis Nyeri Dada Bagian Tengah

diagnosis nyeri dada

Foto: Orami Stock Photo

Sebelum perawatan medis dapat dimulai, penyebab rasa sakit harus ditemukan. Moms atau Dads mungkin akan menjalani beberapa tes untuk memastikan diagnosis, yang meliputi:

  • Elektrokardiogram (EKG) - penelusuran listrik aktivitas jantung.
  • Tes darah – untuk mengukur penanda dari jantung dan organ lainnya.
  • Rontgen dada – untuk melihat paru-paru, jantung, dan pembuluh darah utama dada.

Jika ahli kesehatan berpikir bahwa Moms mungkin menderita angina, mereka mungkin memesan tes lebih lanjut untuk memeriksa keadaan pembuluh darah yang memasok jantung.

Dokter juga dapat mengatur tes stres olahraga (dengan sepeda olahraga atau treadmill) atau tes lain, seperti angiogram atau CT scan dada.

Tidak selalu mudah untuk mendiagnosis penyebab nyeri dada. Dokter mungkin perlu menemui Moms atau Dads lebih dari sekali untuk memastikan, dan tes lebih lanjut mungkin diperlukan, atau mungkin dirujuk ke ahli jantung (dokter jantung).

Baca Juga: Penyebab Nyeri Dada dan Gejalanya, Ternyata Tidak Melulu karena Sakit Jantung

Cara Mengatasi Nyeri Dada Tengah

Konsultasi dengan dokter untuk pengobatan

Foto: Orami Photo Stock

Nyeri dada tengah bisa muncul kapan saja dan biasanya akan hilang sendirinya. Kendati demikian, perlu perhatikan waktu terasa nyeri dan bagaimana respon tubuh.

Jika dalam hitungan menit nyeri dada tengah tak kunjung berhenti, Moms harus lebih waspada dan mulai memperhitungkan untuk mendapat pertolongan medis

Ini adalah beberapa cara dalam mengatasi nyeri pada dada tengah, semoga dapat membantu, ya, Moms!

1. Kompres Bagian Dada yang Nyeri

Mengompres dingin bagian dada yang nyeri dapat ampuh diberikan ketika penyebabnya adalah ketegangan otot dada. Saat dikompres, otot akan mengalami relaksasi sehingga meredakan nyeri.

Dengan mengompres dingin juga, Moms bisa mengurangi pembengkakan dan rasa sakit di area yang nyeri.

2. Minum Cuka Sari Apel

Cuka sari apel adalah obat rumahan yang dapat digunakanuntuk membantu mengatasi refluks asam. Menurut Medical News Today, meminum cuka sari apel sebelum atau sesudah makan dapat mencegah naiknya asam lambung.

Seperti yang kita ketahui, asam lambung yang naik dapat mengakibatkan maag yang salah satu efeknya adalah nyeri dada tengah.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

3. Konsumsi Aspirin

Ketika mengalami nyeri dada, tidak sedikit orang yang memilih untuk mengonsumsi aspirin. Pereda nyeri, seperti aspirin, dapat membantu meringankan nyeri jantung yang terkait dengan kasus yang tidak terlalu parah.

Menurut Clinical Medicine Research, penggunaan aspirin dosis rendah secara konsisten dapat membantu mencegah serangan jantung.

4. Kunjungi Dokter

Sebaiknya hubungi dokter jika nyeri dada sering datang tiba-tiba dan tak kunjung henti, terutama jika minum obat pereda nyeri tidak meredakan gejala ya, Moms.

Siapa pun yang mengalami nyeri dada dan kesulitan bernapas harus pergi ke rumah sakit atau meminta bantuan medis darurat.

Gejala yang mungkin memerlukan bantuan darurat meliputi:

  • Sensasi remuk di tulang dada
  • Nyeri dada yang menyebar ke rahang, lengan kiri, atau punggung
  • Kebingungan, detak jantung yang semakin cepat, atau pernapasan yang cepat.

Baca Juga: 11 Sayur dan Buah untuk Paru-paru yang Direkomendasikan Buat Tubuh

Nah, itu tadi berbagai kemungkinan nyeri dada tengah bisa terjadi beserta apa saja yang Moms bisa lakukan jika mengalaminya. Semoga tetap sehat, ya!

  • https://www.journalmc.org/index.php/JMC/article/view/803/445
  • https://www.thehealthy.com/heart-disease/chest-pains-and-heart-attacks/
  • https://www.healthline.com/health/pulled-chest-muscle
  • https://www.nhs.uk/conditions/broken-or-bruised-ribs/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chest-pain/symptoms-causes/syc-20370838
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/chest-pain
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321133#home-remedies
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait