Pasca Melahirkan

PASCA MELAHIRKAN
7 Desember 2020

8 Obat untuk Puting yang Lecet, Aman untuk Moms dan Si Kecil

Puting lecet merupakan salah satu perhatian umum saat Moms menyusui
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms tengah menyusui pasti memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan seperti puting payudara lecet. Hal ini juga membuat Moms segera mencari obat untuk puting yang lecet.

Namun, jangan khawatir karena hal itu dialami oleh para ibu yang tengah menyusui. Penyebab puting payudara lecet biasanya hasil dari posisi menyusui yang tidak tepat.

La Leche League International mencatat menyusui sendiri adalah keterampilan yang dipelajari untuk Moms dan Si Kecil.

Dilansir dari Canadian Breastfeeding Foundation, meski sedang mengalami puting lecet, Moms tetap harus menyusui bayi seperti biasa, tapi pastikan posisinya tepat. Puting lecet adalah hal yang sering terjadi pada ibu menyusui.

Jika mengetahui penyebabnya, kondisi luka pada puting bisa dicegah dan diobati. Berikut ini adalah rekomendasi krim, salep dan obat untuk puting lecet. Perhatikan ya Moms!

Baca Juga: 6 Makanan untuk ASI Booster Ibu Menyusui

Rekomendasi Salep dan Obat untuk Puting yang Lecet

Rekomendasi salep dan obat untuk puting lecet.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Luka atau lecet di daerah puting payudara kerap dirasakan wanita. Luka pada puting tak jarang disebabkan karena bayi mengunyah, menggigit dan menghisap puting saat minum ASI.

Moms tak perlu khawatir, karena kondisi ini dapat diatasi dengan obat untuk puting yang lecet. Beberapa obat untuk puting lecet yang bisa Moms pakai di rumah, seperti di bawah ini.

1. Salep Mupirocin 2%

Salep atau krim sebagai obat untuk puting yang lecet, dapat menggunakan salep yang ada kandungan Mupirocin 2%.

Menurut International Breastfeeding Center, mupirocin adalah antibiotik yang efektif untuk mematikan bakteri seperti Staphylococcus Aureus, yang biasa ditemukan berkembang biak pada daerah lecet puting payudara.

Meskipun salep Mupirocin dapat diserap tubuh dengan cara diminum, namun dimetabolisme dalam tubuh dengan sangat cepat sehingga Mupirocin akan habis lebih dulu sebelum dapat diukur kadarnya dalam darah.

Dalam bentuk salep, umumnya sebagian besar melekat di kulit sehingga sangat sedikit yang dapat terbawa oleh bayi dan aman seandainya sampai tertelan oleh bayi.

Salep yang mengandung bahan ini dapat sebagai obat untuk puting lecet yang aman dikonsumsi ibu menyusui.

2. Topfer Mamacare Nipple Cream

Rekomendasi krim obat untuk puting yang lecet yang aman bagi bayi adalah Topfer Mamacare Nipple Cream. Ini dapat mengobati puting lecet akibat bakteri atau karena digigit oleh Si Kecil.

Moms bisa menggunakan obat untuk puting yang lecet ini dan mengoleskannya di bagian payudara yang terluka. Telah mengandung zat pelembab alami, yang membuat lecet pada puting dapat terhidrasi dengan baik.

Cukup oleskan krim untuk puting lecet ini di daerah yang terdapat luka dan area sekitarnya. Salep ini dapat digunakan setiap hari dan tidak mengandung pengawet serta parfum yang menyebabkan wangi berlebihan.

Krim untuk puting lecet ini diformulasikan dengan bahan hypoallergenic, yang cocok untuk kulit sensitif. Aman jika tidak sengaja tertelan bayi saat sedang menyusui.

Baca Juga: Kenali Kondisi Mastitis, Payudara Bengkak dan Sakit pada Ibu Menyusui

3. Lansinoh Nipple Cream

Salep obat untuk puting yang lecet dan aman jika tertelan bayi adalah Lansinoh Nipple Cream.

Obat untuk puting lecet ini telah direkomendasikan nomor 1 oleh dokter di Amerika Serikat yang telah teruji secara klinis efektif mengobati puting lecet.

Lansinoh Nipple Cream ini selain mengobati puting lecet, dapat menenangkan dan menyehatkan puting sakit akibat menyusui. Aman untuk ibu dan bayi karena mengandung 100% bahan alami.

Krim untuk puting lecet ini juga telah hypoallergenic, sehingga tidak menyebabkan iritasi atau alergi pada kulit ibu.

4. Pure Mom Nipple Cream

Rekomendasi obat untuk puting yang lecet selanjutnya yang bisa Moms pakai lainnya adalah Pure Mom Nipple Cream.

Krim untuk mengatasi puting lecet ini telah mengandung provitamin B5 yang efektif untuk mengobati luka di area puting payudara.

Selain mengobati, obat untuk puting lecet ini dapat menambah kelembaban alami kulit dan memperbaiki tekstur kulit yang rusak akibat iritasi.

Pure Mom Nipple Cream juga telah mengandung vitamin E sebagai antioksidan kulit yang aman untuk bayi jika tidak sengaja tertelan apabila sedang menyusui.

Vitamin E juga membantu menetralkan radikal bebas yang merusak sel tubuh. Serta mencegah infeksi jamur yang menyebabkan puting lecet.

5. Medela Purelan Nipple Cream

Pilihan krim obat untuk puting yang lecet adalah Medela Purelan Nipple Cream.

Salep ini aman untuk bayi jika tertelan dan dapat menyembuhkan puting lecet atau iritasi yang biasanya disebabkan oleh bakteri atau bayi yang sedang menyusui.

Terbuat dari 100% Lanolin murni (minyak bulu domba), tanpa bahan tambahan dan pengawet, membantu melembabkan puting lecet dan kulit kering selama kehamilan maupun menyusui.

Tidak perlu dilap saat menyusui karena tidak berbahaya bila tertelan oleh bayi. Ini juga aman digunakan pada bayi yang mengalami kulit kering, bibir pecah-pecah, dan hidung kering karena flu (hidung meler) yang berkelanjutan.

Cara penggunaan nya cukup mudah, cukup bersihkan sisa ASI pada puting payudara. Kemudian biarkan kering, lalu oleskan krim salep di sekitar puting yang lecet.

Gunakan secara berkala obat untuk puting lecet ini hingga memudar dalam beberapa hari.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Puting Lecet saat Menyusui, Catat!

Obat Alami untuk Puting Lecet

Obat alami untuk puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Kemudian, seperti apa obat untuk puting yang lecet secara alami? Nah, ada beberapa pilihan beberapa perawatan obat alami di rumah yang bisa Moms terapkan.

6. Gunakan ASI

Moms, ASI yang baru dikeluarkan bisa untuk menghaluskan kembali puting payudara lecet bahkan membantu penyembuhan dengan menawarkan perlindungan antibakteri.

Ada baiknya, Moms mengaplikasikannya obat untuk puting yang lecet alami ini setelah sesi menyusui.

Pastikan untuk mencuci tangan Moms sebelum mengoleskan beberapa tetes ASI ke puting. Biarkan susu mengering sebelum ditutup. ASI bisa menjadi obat untuk puting lecet secara alami tanpa ada bahan kimia.

Tapi, ada catatan jika Moms tengah menderita sariawan pengobatan ini harus dihindari.

7. Kompres Hangat

Air hangat untuk obat puting lecet

Foto: Orami Photo Stock

Ini adalah pilihan obat untuk puting yang lecet yang tersedia aman dan murah.

Meskipun tidak ada manfaat antibakteri, Moms juga mungkin menggunakan kompres hangat setelah menyusui untuk menenangkan puting payudara lecet atau pecah-pecah.

Caranya, celupkan waslap ke dalam air hangat, peras cairan yang berlebih. Kemudian, letakkan waslap di atas puting dan payudara Moms selama beberapa menit lalu keringkan dengan lembut.

8. Bilas Air Garam

Larutan saline buatan rumah ini sebagai obat untuk puting yang lecet yang akan membantu melembabkan kulit dan meningkatkan penyembuhan.

Caranya, campurkan ½ sendok teh garam dalam air hangat. Rendam puting susu dalam mangkuk kecil larutan garam hangat ini sekitar satu menit setelah menyusui.

Moms pun dapat menggunakan botol semprot untuk mengaplikasikan larutan ke semua area puting. Tepuk sampai kering.

Perlu diingat, untuk terus membuat pasokan larutan garam segar setiap hari untuk mengurangi kemungkinan kontaminasi bakteri.

Jika bayi Moms tampaknya tidak menyukai rasa larutan kering, bilas puting susu sebelum menyusui.

Baca Juga: 5 Tips Menyusui Bayi dengan Puting Terbalik

Obat Puting Payudara Lecet yang Tidak Dianjurkan

Hindari teh basah untuk mengobati puting lecet.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari Healthline, Moms pun mungkin pernah mendengar solusi lain puting payudara lecet pecah-pecah. Tetapi diantaranya harus dihindari sebagai berikut ini:

1. Kantung Teh Basah

Teh adalah obat populer di seluruh dunia. Meskipun tidak mahal, asam tannic dari teh dapat memiliki efek astringen pada puting.

Ini dapat mengeringkan puting atau bahkan menyebabkan retak.

Namun tak semua teh dapat memberikan efek memperparah lecet di sekitar puting. Namun jika Moms memiliki kulit sensitif, maka ada baiknya menghindari menggunakan teh basah untuk mengobati lecet pada puting.

Jika Moms ingin efek kehangatan dan menenangkan, dapat dialihkan dengan menggunakan kompres air biasa.

Baca Juga: Benarkah Menyusui Bayi Hilangkan Berat Badan?

2. Salep yang Tidak 100% Lanolin

Beberapa produk yang dipasarkan untuk ibu menyusui dapat mencegah sirkulasi udara dan mengeringkan kulit. Hindari produk yang tidak boleh dicerna, karena bisa berbahaya bagi Si Kecil.

Moms perlu membaca aturan dan kandungan krim atau obat untuk puting yang lecet yang aman dikonsumsi untuk bayi menyusui, karena bisa berakibat fatal pada kesehatan apabila bayi tidak sengaja tertelan krim atau obat puting lecet.

Maka dari itu sebelum pemberian obat untuk puting yang lecet, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu, ya Moms.

Jika Moms harus mencuci puting sebelum makan, Moms akan kehilangan manfaat pelumasan alami.

Ingat Moms, puting payudara lecet merupakan gejala menyusui. Jika memiliki pertanyaan atau masalah, ada baiknya menemui dokter anak atau konsultan laktasi bersertifikat.

Artikel Terkait