Kesehatan

18 Mei 2021

5 Manfaat Super Oregano, Daun Aromatik Pelengkap Pasta dan Pizza

Pecinta pasta dan pizza khas Eropa pasti tidak asing dengan daun ini, sudahkah mengetahui manfaatnya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Intan Aprilia

Daun oregano mungkin bumbu yang asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, karena biasanya daun aromatik ini memang digunakan dalam hidangan Eropa.

Tidak heran kalau daun ini tidak banyak dibudidayakan layaknya daun jeruk atau daun seledri di Indonesia. Tapi lebih dari sekedar bumbu masak, oregano ternyata memiliki banyak manfaat lain, lho.

Di sebagian besar negara di benua Amerika dan Eropa, oregano adalah daun aromatik yang telah dibudidayakan selama berabad-abad. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan, tanaman ini bisa ditemukan hampir di semua benua.

Menurut Nutrition Today, oregano adalah tanaman dari anggota famili tumbuhan lamiaceae, yang umumnya merupakan varietas daun rempah sebagai bumbu masak yang dijual di Eropa dan Amerika Serikat.

Uniknya, daun ini juga bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pada zaman kekaisaran Yunani dan Romawi kuno, daun oregano digunakan untuk mengobati penyakit seperti luka kulit, meredakan nyeri otot, dan antiseptik.

Baca Juga: 5 Bumbu Rempah Italia yang Menambah Cita Rasa Masakan

Manfaat Oregano

Oregano juga telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit, seperti asma, kram, diare, dan gangguan pencernaan.

Di Yunani, air campuran daun ini juga masih digunakan sebagai obat tradisional melawan demam dan sakit perut serta usaha menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Oregano memiliki beragam kebaikan, mulai dari bumbu masakan hingga mengobati masalah kesehatan. Dikutip dari Healthline, berikut beberapa manfaat super dari daun oregano.

1. Bumbu Masakan

Oregano bumbu masak

Foto: freepik.com

Pada dasarnya, oregano memiliki aroma yang cukup tajam. Bebauan yang muncul dari daun yang sudah kering bahkan jauh lebih tajam dibandingkan daun segarnya.

Karenanya, daun tersebut biasanya sering ditambahkan pada sup, pasta, pizza, daging panggang, hingga makanan rebusan di beberapa negara seperti Italia, Amerika Latin, Turki, dan lain-lain.

Oregano memang memiliki rasa yang agak pahit, namun bisa memberikan rasa pedas dan efek hangat.

Terlebih, aroma oregano bisa mengurangi bau pada ikan dan daging saat diolah menjadi makanan. Dengan demikian, oregano memberikan cita rasa yang berbeda pada setiap makanan.

Baca Juga: 8 Rempah yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Hindari Ya!

2. Melawan Bakteri

Oregano mengandung senyawa tertentu yang memiliki sifat antibakteri yang kuat.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di tahun 2012 menunjukkan bahwa minyak esensial oregano membantu memblokir pertumbuhan Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa, dua strain bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Berdasarkan studi ilmiah lain, daun ini juga terbukti efektif melawan 23 spesies bakteri. Posisi oregano sendiri hampir bisa disamakan dengan tanaman herbal sage dan thyme yang memang sangat berguna untuk melawan bakteri.

Namun, penelitian ini memang terbatas hanya pada tabung reaksi dengan jumlah yang terkonsentrasi, sehingga penelitian lebih lanjut terkait dampaknya terhadap manusia masih perlu dikaji lebih dalam.

3. Mengurangi Peradangan

oregano untuk mengurangi peradangan

Foto: freepik.com

Peradangan merupakan respons imun normal yang terjadi akibat penyakit atau cedera. Tetapi, peradangan kronis diyakini berkontribusi pada perkembangan penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, dan kondisi autoimun.

Oregano yang kaya akan antioksidan dapat membantu menetralkan radikal bebas dan pada akhirnya mengurangi peradangan. Senyawa seperti carvacrol yang terdapat di dalamnya telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi.

Dalam suatu penelitian pada hewan, carvacrol mengurangi pembengkakan pada kaki tikus hingga 57%. Sementara, penelitian pada hewan lain menunjukkan bahwa campuran minyak esensial thyme dan oregano mengurangi gejala inflamasi pada tikus dengan kolitis atau radang usus besar.

Baca Juga: Ketahui 13 Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Rempah!

4. Mencegah Penyakit kardiovaskular

Bagi Moms yang belum tahu, selain digunakan sebagai bumbu masakan, oregano juga dapat diolah menjadi teh.

Teh yang dikonsumsi secara rutin bisa memberikan banyak manfaat kesehatan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Nah, salah satu manfaat super dari teh ini adalah khasiatnya untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Mengingat oregano memiliki efek antioksidan, rempah ini dapat bermanfaat untuk mencegah penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah, terutama pada orang dengan kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi.

Karenanya, teh ini direkomendasikan bagi mereka dengan risiko tinggi penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Namun, penelitian yang membuktikan hal ini sudah cukup lama dan belum terdapat pembaruan.

Adapun karena masih termasuk dalam famili daun mint, Moms dan Dads yang memiliki alergi daun mint tidak disarankan untuk menyeruput teh ini, ya. Hal ini dikarenakan mengonsumsi oregano bagi mereka yang memiliki alergi mint bisa menyebabkan ruam, gatal-gatal, hidung tersumbat, hingga muntah.

5. Melawan Pertumbuhan Sel Kanker

oregano Melawan Pertumbuhan Sel Kanker

Foto: pixabay.com

Antioksidan yang terdapat pada oregano ternyata memiliki manfaat luar biasa untuk menetralkan kerusakan di dalam tubuh akibat radikal bebas sehingga pada akhirnya bisa membantu mencegah dan menghambat perkembangan sel kanker.

Sebuah penelitian di dalam tabung reaksi menunjukkan bahwa daun rempah ini dan senyawa yang terdapat di dalamnya dapat membantu membunuh sel kanker.

Penelitian lain yang masih menggunakan tabung reaksi juga menyimpulkan bahwa pertumbuhan sel kanker usus besar dapat berhenti dengan mencampurkannya dengan ekstrak oregano.

Salah satu senyawa di dalamnya, yakni carvacrol disebut-sebut adalah agen yang mampu menekan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker usus besar.

Namun, perlu diingat bahwa penelitian dengan menggunakan tabung reaksi melibatkan ramuan dan senyawanya dalam jumlah yang tinggi. Sehingga, studi manusia menggunakan dosis yang standar diperlukan untuk menentukan efeknya.

Baca Juga: 12 Makanan Khas Italia yang Tak Kalah Lezat Selain Pizza

Kandungan Oregano

Nutrisi oregano

Foto: thespruce.com

Daun oregano memiliki tiga komponen utama untuk efek antimikroba, yaitu flavonoid, monoterpen, dan asam fenolat.

Dilansir dari penelitian yang dipublikasi Universitas Brawijaya, komponen-komponen tersebut bekerja sama menghambat sintesis asam nukleat, meningkatkan permeabilitas membran sitoplasma dan menghambat metabolisme energi. Proses-proses inilah yang menyebabkan kematian bakteri patogen agar tidak membahayakan kesehatan.

Selain itu, daun ini mengandung minyak esensial yang mengandung senyawa fenolik seperti tanin, fenol, dan lain-lain.

Oregano juga mengandung senyawa asam lemak seperti asam rosmarinat, asam palmitat, asam stearat, asam oleat, asam ursolat, asam kafeat, dan asam kaprat.

Mineral yang terkandung dalam oregano, yaitu kalium, magnesium, mangan, dan zinc. Di sisi lain, vitamin yang terkandung di dalamnya adalah vitamin B3, serta betakaroten.

Berdasarkan literatur ilmiah saat ini, ekstrak oregano secara konsisten dalam tes di laboratorium menunjukkan efek antimikroba terhadap patogen yang ditularkan melalui makanan, meskipun kapasitasnya untuk melawan infeksi masih harus diteliti lebih jauh.

Oregano juga mengandung beberapa antioksidan kuat yang dapat berkontribusi pada temuan dalam studi pendahuluan yang menunjukkan manfaatnya terhadap sistem kardiovaskular, saraf, meredakan gejala peradangan, dan banyak lainnya.

Baca Juga: Si Kecil Suka Pasta? Berikut 5 Resep Pasta untuk Anak yang Mudah Dibuat

Cara membuat teh oregano tidak sulit. Moms dan Dads hanya perlu merebus air dengan 2 sendok daun oregano kering sambal diaduk. Diamkan rebusan daun ini selama 2-4 menit sebelum dikonsumsi. Tapi, karena bisa menyebabkan sakit perut, pastikan Moms dan Dads tidak menyeruput teh ini lebih dari 4 cangkir dalam sehari, ya.

Nah, setelah mengetahui manfaat yang banyak dari daun rempah ini, Moms dan Dads tidak perlu ragu lagi menambahkan daun oregano sebagai bumbu masak dan tehnya untuk rutin dikonsumsi.

  • https://www.healthline.com/nutrition/6-oregano-benefits
  • http://repository.ub.ac.id/124782/
  • https://www.researchgate.net/publication/232240488_Oregano_Overview_of_the_Literature_on_Health_Benefits
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23484421/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait