Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Feb 1, 2018

Penyebab Bibir Sumbing pada Anak dan Cara Menanggulanginya Sejak Dini

Bagikan


Penyebab Bibir Sumbing pada Anak dan Cara Menanggulanginya Sejak Dini

Kesehatan anak merupakan hal yang paling diperhatikan oleh orang tua bahkan sejak Si Kecil masih dalam kandungan.

Namun, terkadang bayi dalam kandungan tidak berkembang dengan sempurna sehingga saat lahir, ada bagian tubuh tertentu yang “berbeda” dengan bayi normal kebanyakan.

Salah satu kasus gangguan kesehatan anak yang mungkin terjadi adalah bibir sumbing. Kondisi ini biasanya terjadi saat kehamilan menginjak usia 3 bulan.

Rasio kejadian bibir sumbing ini adalah 1-2 dari 1000 kelahiran bayi. Kondisi ini banyak dialami oleh bayi ras Asia, Latin dan Amerika dengan berbagai bentuk sumbing yang berbeda.

Baca Juga : 9 Fakta Penyebab dan Risiko yang Terjadi Pada Bayi Prematur

Bibir sumbing bisa terlihat pada bagian atas bibir yang terbelah hingga ke dalam lubang hidung. Masalah kesehatan anak ini dikatakan parah ketika belahan sudah mencapai bagian dalam mulut.

Secara general, kondisi kelainan pada kesehatan anak ini dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

- Belahan pada bibir saja

- Belahan pada bagian dalam mulut

- Belahan pada bagian hidung, bibir hingga dalam mulut.

Apa Penyebab Bibir Sumbing pada Anak?

Bibir sumbing disebabkan oleh sebuah sindrom yang bisa muncul pada saat bayi masih dalam kandungan dan memiliki kemungkinan menyerang bagian tubuh lain.

Selain karena sindrom, kondisi kesehatan anak ini juga mungkin diturunkan dari kedua orang tua melalui gen yang sangat memengaruhi perkembangan janin.

Bibir yang sumbing jelas akan memengaruhi anak-anak dalam menjalani aktivitas sehari-hari, seperti berbicara dan makan. Dalam hal ini, bibir sumbing akan dengan mudah membuat makanan masuk ke dalam rongga hidung.

Bayi juga akan mengalami kesulitan minum susu sehingga ketika mengonsumsi makanan, posisi terbaik adalah dengan duduk tegak supaya tidak tersedak. 

Sedangkan saat berbicara, kondisi kesehatan anak ini akan menghalanginya untuk mengucapkan beberapa huruf mati seperti ‘s’, ‘sh’, ‘ch’ dan ‘j’.

Tapi Moms, jangan khawatir karena gangguan kesehatan anak ini bisa disembuhkan!

Baca Juga : 2 Jenis Infeksi Kehamilan yang Bahayakan Janin dan Cara Mencegahnya

Cara Mengatasi Bibir Sumbing pada Anak

Untuk menanggulangi masalah kesehatan ini, Moms sebaiknya rutin memeriksakan anak ke dokter anak, spesialis THT, dan dokter gigi sebagai langkah penyembuhan pertama.

Setelah memeriksakan kesehatan secara rutin, anak bisa memulai untuk menjalani proses operasi pada usia 3-12 bulan tergantung dari seberapa parahkah kondisi bibir sumbingnya.

Operasi ini akan mengembalikan kemampuan anak untuk berbicara secara normal dan jika diperlukan, operasi kedua yang biasa disebut sebagai pharyngoplasty bisa dilakukan saat buah hati berusia 5 tahun ke atas.

Kesehatan anak tidak akan langsung pulih setelah menjalani dua operasi tadi, oleh karenanya dokter anak akan menganjurkan untuk melakukan operasi tambahan agar bentuk bibir dan kondisi mulut anak menjadi lebih baik dan sempurna.

Jika bentuk bibirnya sudah sempurna nanti, buah hati tidak akan merasa kesulitan lagi dalam menjalani aktivitas sehari-hari seperti makan dan berbicara, bahkan lebih percaya diri bertemu dengan orang banyak.

Baca Juga : Anak-anak Penyandang Disabilitas Ini Memiliki Prestasi yang Luar Biasa, Lo!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.