Trimester 1

TRIMESTER 1
18 Maret 2021

9+ Penyebab Pusing saat Hamil dan Cara Mengatasinya yang Paling Efektif, Catat!

Pusing saat hamil adalah hal normal dan bisa diatasi dengan pengobatan yang mudah dilakukan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Jika Moms mengalami sakit kepala atau pusing saat hamil, maka Moms tidak sendirian. Berdasarkan laporan tinjauan medis dari US National Library of Medicine, sebanyak 39 persen ibu hamil dan postpartum mengalami pusing.

Walaupun selama kehamilan Moms mungkin memiliki jenis pusing kepala yang berbeda dari biasanya, sebagian besar pusing saat hamil itu tidak berbahaya.

Sebagian besar pusing saat hamil adalah pusing kepala primer. Ini berarti pusing terjadi dengan sendirinya. Ini bukan tanda atau gejala gangguan lain atau komplikasi dalam kehamilan.

Pusing kepala primer meliputi pusing kepala karena tegang, serangan migrain, dan pusing kepala cluster.

Lalu, apa yang menjadi penyebab dan bagaimana cara mengatasi pusing saat hamil? Cari tahu jawaban lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Sering Pusing Saat Hamil, Adakah Bahayanya?

Penyebab Pusing saat Hamil

penyebab pusing saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Saat Moms merasakan pusing saat hamil, mungkin akan kesulitan menjalankan pekerjaan, mengurus rumah, atau melakukan aktivitas lain.

Ini karena kondisi ini bisa membuat Moms merasa lemah, tidak seimbang, merasa sekelilingnya berputar, atau bahkan pingsan.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab pusing saat hamil.

1. Kehamilan Ektopik

Pusing saat hamil dapat terjadi jika Moms memiliki kehamilan ektopik. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang dibuahi tertanam di luar rahim, umumnya di saluran tuba.

Penyebabnya adalah pendarahan vagina akibat dari kehamilan diluar kandungan, Selain pusing, Moms juga mungkin merasakan sakit di perut dan lemas.

Mengutip Mayo Clinic, proses darah bocor dari tuba falopi, Moms mungkin merasakan nyeri panggul atau rasa ingin buang air besar.

Gejala spesifik bergantung pada tempat darah terkumpul dan saraf mana yang mengalami iritasi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menjalani fertilisasi in vitro (IVF) atau perawatan serupa lebih mungkin mengalami kehamilan ektopik. Infertilitas itu sendiri juga dapat meningkatkan risiko ini.

2. Anemia

Yuk-Kenalan,-Apa-Itu-Anemia-Pusing-Saat-Hamil-.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Turunnya jumlah sel darah merah yang sehat selama hamil dapat menyebabkan anemia, mengakibatkan pusing saat hamil muda.

Anemia terjadi ketika Moms tidak mendapat cukup zat besi dan asam folat. Bukan hanya pusing, para ibu hamil juga dapat merasakan kelelahan, pucat, atau sesak napas.

Anemia membuat organ tubuh tidak mendapatkan cukup darah untuk berfungsi 100 persen. Ketika ini terjadi di otak, pembuluh darah di otak akan membengkak dan menyebabkan tekanan yang memicu sakit kepala saat hamil.

Sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke organ lain. Jika Moms mengalami pusing saat hamil, organ menerima lebih sedikit oksigen.

3. Perubahan Hormon

Perubahan hormon pada tubuh selama kehamilan dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi rileks dan melebar sehingga memicu tekanan darah turun.

Hal ini bisa menyebabkan pusing saat hamil muda, terutama saat bangun dari posisi tidur.

Cleveland Clinic memaparkan, pusing saat hamil juga disertai sakit telinga dan adanya peningkatan volume darah.

Tak jarang di awal kehamilan, banyak wanita mengalami kram yang terasa seperti menstruasi.

Baca Juga: 5+ Penyebab Timbul Flek Cokelat Saat Hamil Muda Hingga Trimester Ketiga, Yuk Cari Tahu Moms

4. Berbaring Telentang

5 Posisi Tidur Ibu Hamil untuk Mencegah Pusing Saat Hamil. Catat!

Foto: Orami Photo Stock

Banyak wanita mengalami pusing saat hamil muda, terutama pada trimester pertama dan ketiga.

Berbaring telentang juga dapat menjadi penyebab pusing saat hamil. Ini bukan tanpa alasan, sebab ketika telentang, rahim yang membesar dapat menghalangi aliran darah dari ekstremitas bawah (anggota gerak bawah) ke jantung.

Tak hanya berbaring telentang, kurangnya tidur cukup juga menjadi penyebab pusing saat hamil yang tidak disadari, Moms.

Sebab, rasa tidak nyaman dan mual di malam hari membuat ibu hamil begadang dan tidurnya tidak nyenyak.

5. Tekanan pada Rahim

Pusing saat hamil dapat terjadi karena rahim yang terus membesar sehingga menekan pembuluh darah. Kondisi ini umumnya terjadi ketika janin sudah membesar pada trimester kedua atau ketiga.

Tak hanya pusing saat hamil, perut juga mungkin terasa tak nyaman.

Baca Juga: 5 Perbedaan Morning Sickness dan Hiperemesis Gravidarum, Serupa tapi Tak Sama

6. Berdiri Terlalu Cepat

Ketahui Mengenai Pusing Saat Hamil Hingga Pingsan Saat Hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika ibu hamil berdiri terlalu cepat dari posisi duduk atau tidur, maka darah tidak akan memiliki cukup waktu untuk mencapai otak. Hal ini bisa menyebabkan Moms merasakan pusing bahkan seperti berputar.

Pusing saat hamil ini kerap dialami di trimester awal kehamilan. Perubahan hormon yang tinggi terjadi pada fase kehamilan ini.

Konsumsi sedikitnya delapan gelas cairan sehari untuk menghindari dehidrasi dan pusing saat hamil, Moms.

7. Gula Darah Rendah

Bila Moms kerap menunda-nunda makan atau tidak makan sama sekali, maka gula darah bisa menjadi rendah.

Dampak pada ibu hamil yang memiliki gula darah rendah dapat merasakan gejala, yaitu pusing saat hamil, berkeringat, sakit kepala, dan gemetaran.

Gula darah rendah disebut hipoglikemia. Mengutip Medline Plus, tingkat gula darah di bawah 70 mg/dL dan dapat membahayakan kehamilan.

Gejala yang dirasakan juga muka pucat, dan tidak berenergi.

8. Morning Sickness Parah

4 Cara Menghilangkan Pusing Saat Hamil, Efektif Banget!

Foto: Orami Photo Stock

Pusing dapat terjadi ketika Moms mengalami mual dan muntah yang parah selama kehamilan. Kondisi ini disebut hiperemesis gravidarum yang sering terjadi pada awal kehamilan.

Tak hanya pusing saat hamil muda, Moms juga mungkin mengalami penurunan berat badan karena tak mendapat cukup asupan nutrisi.

Morning sickness terasa tidak nyaman mempengaruhi aktivitas sehari-hari secara signifikan.

Baca Juga: Program Hamil Anak Kedua, Ini Hal yang Harus Moms Pertimbangkan

9. Dehidrasi

Dehidrasi dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Masalah ini muncul ketika ibu hamil tak mendapat cukup cairan dalam tubuh. Padahal saat hamil, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan.

Ketika mengalami dehidrasi, Moms dapat merasakan pusing saat hamil, kelelahan, mulut kering, mudah mengantuk, dan kondisi kesehatan lainnya.

10. Cemas

wanita sering pusing saat hamil muda hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika cemas, Moms mungkin mengalami hiperventilasi (napas berlebihan), di mana lebih banyak menghirup karbondioksida daripada menghirup oksigen. Hal ini juga dapat membuat pusing saat hamil muda.

Kecemasan menyebabkan rasa khawatir yang berlebihan, mudah tersinggung, dan gelisah. Tetapi juga dapat menyebabkan gejala fisik seperti sakit perut, kelelahan, dan pernapasan yang pendek.

Jika Moms stres atau khawatir tentang sesuatu, coba alihkan dengan mendengarkan lagu ataupun meditasi.

Baca Juga: Pusing Berputar-Putar, Hati-Hati Vertigo! Kenali Gejala dan Cara Penanganannya!

Cara Mengatasi Pusing saat Hamil

Meskipun pusing saat hamil termasuk hal biasa, tapi tentu saja Moms akan merasa tidak nyaman. Aktivitas pun jadi terganggu. Nah, karena itu, penting bagi Moms untuk mengetahui cara mengatasi pusing saat hamil. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Minum air

Minum Air

Foto: Orami Photo Stock

Cara menghilangkan pusing saat hamil yang pertama adalah minum air. Moms, kurangnya minum dapat menyebabkan pusing. Penelitian dari Handbook of Clinical Neurology, menunjukkan dehidrasi kronis adalah penyebab dari pusing kepala karena tegang dan migrain.

Nah, meminum air terbukti meringankan gejala pusing kepala pada kebanyakan orang yang mengalami dehidrasi dalam waktu 30 menit hingga tiga jam.

Terlebih lagi, dehidrasi dapat merusak konsentrasi dan menyebabkan iritabilitas, membuat gejala tampak lebih buruk.

2. Tidur Cukup

Ibu hamil tengah tertidur

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi pusing saat hamil yang selanjutnya adalah tidur cukup. Kurang tidur pun dapat membuat pusing.

Sebagai contoh, satu studi dari The Headache Center of Atlanta membandingkan frekuensi dan keparahan pusing kepala pada mereka yang tidur kurang dari enam jam per malam dan mereka yang tidur lebih lama.

Ditemukan bahwa mereka yang kurang tidur memiliki pusing kepala yang lebih sering dan parah.

Namun, terlalu banyak tidur juga terbukti memicu pusing kepala, menjadikan jumlah istirahat yang tepat penting bagi mereka yang mencari pencegahan pusing kepala alami.

Baca Juga: 4 Penyebab Pusing saat Hamil, Mitos atau Fakta ya?

3. Gunakan Minyak Esensial

minyak esensial.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi pusing saat hamil yang selanjutnya adalah menggunakan minyak esensial. Ramainya penggunaan minyak esensial maka taka da salahnya Moms untuk mencoba. Minyak esensial adalah cairan yang sangat pekat yang mengandung senyawa aromatik dari berbagai jenis tanaman.

Mereka memiliki banyak manfaat terapi dan paling sering digunakan secara topikal, meskipun beberapa dapat dicerna. Minyak esensial peppermint dan lavender sangat membantu ketika Anda pusing kepala.

4. Lakukan Yoga

02 - sumber yoga jurnal.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Melakukan yoga juga bisa menjadi cara mengatasi pusing saat hamil. International Journal of Yoga mengungkapkan berlatih yoga pun merupakan cara terbaik untuk menghilangkan stres, meningkatkan kelenturan, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kualitas hidup Moms secara keseluruhan.

Bahkan melakukan yoga dapat membantu mengurangi intensitas dan frekuensi pusing. Satu studi menyelidiki efek terapi yoga pada 60 orang dengan migrain kronis.

Frekuensi dan intensitas pusing kepala berkurang lebih banyak pada mereka yang menerima terapi yoga dan perawatan konvensional, dibandingkan dengan mereka yang menerima perawatan konvensional.

Baca Juga: Sering Pusing Saat Hamil, Adakah Bahayanya?

Cara Mengatasi Pusing saat Hamil Berdasarkan Penyebabnya

cara mengatasi pusing saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Menurut American Pregnancy Association, berikut ini cara menghilangkan pusing saat hamil yang disesuaikan dengan jenisnya.

Jika Moms memiliki pusing kepala sinus, oleskan kompres hangat di sekitar mata dan hidung

  • Bila Moms pusing kepala karena tegang, oleskan kompres dingin atau kompres es di pangkal leher
  • Pertahankan gula darah dengan mengonsumsi makanan yang lebih kecil dan lebih sering, ini juga dapat membantu mencegah pusing kepala di masa depan
  • Mintalah dipijat. Moms dengan memijat bahu dan leher adalah cara yang efektif untuk menghilangkan rasa sakit
  • Beristirahatlah di ruangan yang gelap dan berlatih pernapasan dalam
  • Mandi air hangat atau mandi

Tak lupa, Moms untuk memberitahu dokter jika mengalami pusing berlanjut dan tak kunjung mereda. Ikuti semua saran diet dan olahraga dengan hati-hati. Temui dokter Anda untuk semua tindak lanjut dan pemeriksaan rutin.

Baca Juga: 6 Tips Tidur Nyenyak untuk Penderita Migrain Kronis

Sebagian besar penyebab pusing saat hamil dapat diobati atau dicegah dengan perawatan yang tepat. Selamat mencoba, Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait